Pontianak Post Selasa, 7 Oktober 2008 M / 7 Syawal 1429 H
P E RTA M A D A N T E R U TA M A D I K A L I M A N TA N B A R AT
Eceran Pontianak Rp.2.500
SELEBRITI Ultah jadi Pusat Perhatian MERAYAKAN ultah ke-25 di Las Vegas, Nicky Hilton menjadi pusat perhatian pengunjung. Adik sosialita Paris Hilton tersebut menghelat pesta di nightclub Pure, Caesars Palace, Sabtu malam (Minggu WIB). Dalam foto yang dirilis Gossip Girls kemarin (6/ 10), perempuan yang berprofesi sebagai desainer tersebut dihujani hadiah plus kue. Beberapa anggota keluarga dan teman, termasuk kekasihnya, David Katzenberg, serta orang tuanya, Rick dan Kathy, plus Nicky Hilton sang kakak, Paris, yang membawa pacarnya, rocker Benji Madden, bergembira bersama. (tia)
ABROR RIZKI / RUMGAPRES
KRISIS AS: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Wakil Presiden M.Jusuf Kalla, memimpin rapat paripurna Kabinet Indonesia Bersatu, di lantai III Kantor Menteri Sekretaris Negara. Rapat membahas gejolak ekonomi global akibat krisis keuangan di AS.
Pasar Finansial Tenggelam SBY Yakinkan Krisis 1998 Tak Terulang
Bursa Efek Indonesia Turun Paling Parah
KRISIS ekonomi 1997-1998 masih meninggalkan memori kelabu bagi bangsa Indonesia. Karena itu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berusaha menenangkan masyarakat bahwa krisis keuangan di Amerika Serikat (AS) tak akan membuat Indonesia jatuh seperti
JAKARTA—Pasar finansial Indonesia memulai perdagangan awal pekan ini dengan sangat buruk. Setelah libur panjang Lebaran, pasar uang dan pasar saham mencatat kinerja terjelek sepanjang tahun. Meski tim ekonomi pemerintah Minggu (5/10) lalu melaksanakan rapat darurat untuk menenangkan pasar, hal itu terbukti tak efektif meredam kepanikan investor.
◆ Ke Halaman 11 kolom 5
◆ Ke Halaman 11 kolom 1
Cakada Dilarang Terima Bantuan Pihak Asing Besok Kampanye Dimulai “Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” (An-Nisa’: 103)
11:32
14:42
17:36
18:45
PONTIANAK—Pasangan calon kepala daerah (cakada) Kota Pontianak dilarang menerima sumbangan atau bantuan untuk kampanye yang berasal dari negara asing, lembaga swasta asing, lembaga swadaya masyarakat
asing, dan warga negara asing. “Mereka juga dilarang menerima sumbangan atau bantuan kampanye dari penyumbang atau pemberi bantuan yang tidak jelas identitasnya serta dari pemerintah daerah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah,” kata Ketua KPU Kota
Pontianak, Hefni Supardi pada acara rapat koordinasi persiapan pilwako dan halal bi halal di Hotel Merpati, Senin (6/10) malam. Hefni menegaskan, pasangan calon yang menerima sumbangan tidak boleh menggunakannya dan wajib melaporkan kepada KPUD ◆ Ke Halaman 11 kolom 5
04:12
Jimly Mundur dari MK
informasi baru atas dugaan keterlibatan besan Presiden SBY tersebut dalam kasus korupsi senilai Rp 31,5 miliar itu. Menurut Antasari, KPK selama ini tetap berjalan secara profesional. Lembaga tersebut akan berjalan sesuai rel hukum acara yang berlaku. ’’Testimonium de auditu (satu kesaksian bukan
JAKARTA – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie kemarin (6/10) secara resmi mengajukan surat pengunduran diri sebagai hakim konstitusi. Jimly menyerahkan sendiri surat pengunduran dirinya itu saat rapat permusyawaratan hakim MK. Dalam suratnya, Jimly menyatakan mengundurkan diri sejak 6 Oktober 2008. Alasannya, Jimly akan menerjuni akitivas di bidang lain yang lebih cocok. DPR diminta mengisi kekosongan posisi hakim konstitusi itu hingga akhir November. Ketua MK Mahfud M.D. membenarkan adanya surat pengunduran diri Jimly itu. ’’Tadi siang (kemarin, Red) suratnya diberikan ke saya dan ditembuskan ke semua hakim,’’ kata Mahfud kemarin. Sebenarnya, kata Mahfud, pihaknya baru akan mengumumkan kepada pers pada Rabu (8/10) besok. Sebab, sembilan hakim konstitusi hari ini (7/10) akan menemui Presiden SBY di Kantor Presiden. Salah satu agendanya menyampaikan pengunduran diri Jimly sebagai hakim MK. Setelah menemui presiden, mereka akan bergeser ke Senayan untuk bertemu dengan Ketua DPR Agung Laksono. Jimly saat dikonfirmasi mengenai pengunduran dirinya menolak memberikan keterangan. ’’Besok (hari ini, Red) saja kumpul di MK setelah kami menghadap presiden,’’ kata Jimly singkat. Pengunduran diri Jimly itu memang cukup mengejutkan. Sebab, Jimly yang memimpin MK selama dua periode memiliki jasa besar dalam membesarkan MK. Sejumlah kalangan menilai, dia berhasil membangun MK dan memopulerkan lembaga yudikatif baru
◆ Ke Halaman 11 kolom 5
◆ Ke Halaman 11 kolom 5
HAJI 2008 Pondokan Minus 5 Ribu JAKARTA—Departemen Agama (Depag) gagal memenuhi target akomodasi pemondokan haji atau maktab yang dijanjikan tuntas sebelum Lebaran. Hingga kini, Depag mengaku pemondokan di Arab Saudi masih kurang untuk lima ribu orang. Depag kembali berjanji menuntaskan perolehan maktab sebelum pengundian atau qu’rah yang dilakukan pada 16–18 Oktober mendatang. ’’Sebelum qur’ah, pasti akan kami tuntaskan itu,’’ tegas Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Slamet Riyanto kepada Pontianak Post kemarin (6/10). Qur’ah adalah undian untuk membagi penempatan maktab bagi kelompok terbang (kloter) di Indonesia. Tahun ini, pelaksanaan qur’ah terlambat dibanding
MUHAMAD ALI/JAWAPOS
MUNDUR: Ketua MK Machfud MD bersama Jimmly Ashshidiqie saat halal bihalal, kemarin.
SHANDO SAFELA/PONTIANAK POST
HALAL BI HALAL: Pasangan calon walikota dan wakil walikota saat menghadiri halal bi halal yang diselenggarakan KPU Kota Pontianak tadi malam.
◆ Ke Halaman 11 kolom 1
Ketua KPK Tak Mau Intervensi Penyidik Soal Perubahan Status Aulia Pohan dalam Kasus BI JAKARTA—Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak mau gegabah mengubah status mantan Deputi Gubernur
Bank Indonesia (BI) Aulia Pohan menjadi tersangka dalam kasus korupsi aliran dana BI. Ketua KPK Antasari Azhar masih berusaha mengulur waktu untuk memastikan status Aulia dari janji yang seharusnya bisa diumumkan seusai Lebaran. Saat ditemui di gedung KPK kemarin (6/10), dia belum berani mengeluarkan
Hadiah Lebaran Tak Terlupakan saat Reuni Pemilik Hati Baru
Saat Lebaran lalu CEO/ Chairman Jawa Pos DAHLAN ISKAN menjadi orang asing satu-satunya yang diundang hadir pada reuni hampir seribu orang pemilik hati baru di Tianjin, Tiongkok. Inilah catatannya:
○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○
Jaga Semangat, si Juru Selamat Simpan Boneka dan Bejana
SAYA mendapat hadiah Lebaran yang istimewa: hasil pemeriksaan total setelah satu tahun ganti hati bisa dibilang istimewa. Tekanan darah, gula darah, albumin, protein, sgot/sgpt, bilirubin, wbc, rbc, afp, tacrolimus, jantung, ginjal, paruparu, dan lain-lainnya sangat normal. Bagaimana dengan kankernya? Inilah yang sejak semula dikhawatirkan. Sebelum hati saya diganti, sudah tumbuh tiga kanker besar (6 cm, 4 cm, dan 2 cm). Online: http://www.pontianakpost.com/
Robert Lai/Jawa Pos
ACUNGKAN JARI: Dahlan Iskan (kiri) berfoto bersama “alumnus” termuda yang ganti hati sejak berusia 7 bulan. Tampak Prof Deng Yong Lin (tengah) yang mengoperasi anak yang kini berusia 2 tahun itu.
Juga sudah terlihat bibit-bibit kanker di seluruh hati dalam jumlah yang tidak terhitung. Yang dikhawatirkan, bibit kanker itu sudah menyebar pula ke bagian lain tubuh saya. Memang sebelum ganti hati dinyatakan tidak ditemukan kanker di tempat lain. Tapi, siapa tahu bibit itu masih terlalu kecil sehingga tidak terlihat. Karena itu, saya harus melakukan pemeriksaan lagi, setahun setelah ganti hati. Siapa tahu hal-hal yang dulu masih amat kecil kini sudah mulai kelihatan. Alhamdulillah, hasil pemeriksaan intensif dua hari sebelum Lebaran itu menggembirakan: tetap tidak ditemukan sesuatu. Bahkan, kini saya sudah dinyatakan boleh hidup normal. Boleh makan apa saja dan bekerja seperti sebelum sakit. Tentu saya tetap mendengarkan nasihat banyak orang agar lebih berhati-hati. Mestinya jadwal pemeriksaan saya adalah tanggal 6 Agustus 2008. Tapi, hari itu ada Olimpiade Beijing. Kota Tianjin termasuk jadi pusat pertandingan, terutama sepak bola. Bahkan, rumah sakit tempat saya ganti hati itu jadi rumah sakit Olimpiade. Tidak boleh menerima ◆ Ke Halaman 7 kolom 1
*Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000 Jawa Pos Group Media