Pontianak Post

Page 1

Pontianak Post Senin, 8 Juni 2009 M / 14 Jumadil Akhir 1430 H

P E RT A MA DA N T E RUT A MA DI K AL I M A N T A N B A R A T

Eceran Rp. 2.500

Ancam Boikot Unas 2010 PTN Tuntut Rombak Sistem Tahun Depan

nya, sekitar 75 persen PTN/PTS kecewa terhadap pelaksanaan unas. ’’Kalau masih seperti ini, banyak terjadi pelanggaran, PTN/PTS mengatakan tidak ingin mengawasi unas lagi tahun depan,’’ jelasnya. Ada 57 PTN maupun PTS di Jabar yang ditunjuk untuk mengawal unas. Apalagi, kata Yayat, pengawas dan TPI tidak diberi kewenangan yang jelas dalam mengawal unas. ’’Kami ini hanya duduk-duduk. Kewenangan kami amat terbatas. Tidak boleh memasuki ruang ujian kecuali ada

JAKARTA – Buruknya penyelenggaraan ujian nasional (unas) tahun ini membuat para perguruan tinggi (PTN) yang ditunjuk sebagai pengawas maupun tim pemantau independen (TPI) berpikir dua kali untuk mengawal ujian tahun depan. Kordinator Pengawas dan TPI Unas Jawa Barat dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)Yayat Achdiat menjelaskan, pihaknya bersama semua PTN maupun PTS pengawas unas di wilayah Jabar telah mengevaluasi pelaksanaan unas. Hasil-

Ke Halaman 11 kolom 5

Ramdhani/Radar Bandung

Abror/Rumgapers

Fedrik Tarigan/Nonstop

AKTIVITAS CAPRES: Hari Minggu (7/6) kemarin dimanfaatkan capres dan cawapres untuk meningkatkan pencitraan diri. Capres dan Cawapres Megawati dan Prabowo melakukan kunjungan di Bandung. Tampak Mega-Prabowo berorasi dihadapan simpatisannya di GOR C-Tra Arena Kota Bandung kemarin. (Tengah) Sedangkan Presiden SBY menghadiri peringatan 75 tahun GP Ansor di Gedung Pencak Silat TMII, Jakarta. (Kanan) Wakil Presiden Jusuf Kalla menyempatkan diri menonton Film Capres di XXI EX Plaza, Jakarta.

SBY-Boediono dan JK-Win Selisih Empat Persen JAKARTA--Perang survei semakin meramaikan pertarungan capres-capres yang berlaga di pemilu presiden Juli mendatang. Lembaga Survei Indonesia (LSI) melansir elektabilitas SBY mencapai 70 persen sehingga diyakini menang satu putaran. Kemarin giliran Lembaga Riset Informasi (LRI) melansir elektabilitas SBY dan JK hanya berselisih empat persen sehingga dua pasangan

itu akan lolos ke putaran kedua. LSI melakukan survei dengan biaya Fox Indonesia, bagian dari Tim Sukses SBY-Boedionio. Sedangkan LRI adalah lembaga survei yang dikenal dekat dengan JK-Wiranto. Johan Silalahi, direktur LRI, secara pribadi juga konsultan pencitraan JK-Wiranto.

Berdasar survei LRI pada 2-5 Juni dengan metode teknik sampling gugus bertahap, LRI menemukan elektabilitas pasangan SBY-Boediono unggul di peringkat pertama dengan 33,02 persen. Pasangan Jusuf Kalla-Wiranto berada di belakangnya dengan elektabilitas 29,28 persen.

Sementara pasangan Megawati Soekarnoputri-Prabowo berada di peringkat ketiga dengan elektabilitas 20,09 persen. “Responden yang belum menentukan pilihan juga masih besar, mencapai 17,56 persen,” ujar Direktur LRI Johan Silalahi ketika dihubungi kemarin (7/6). Hasil yang diumumkan LRI itu sangat berbeda dengan LSI, yang Ke Halaman 11 kolom 5

Ranking PTN di Indonesia

Malaysia Tuding TNI Langgar 13 Kali

UI 300 Besar Dunia, Unair 500 Mulai bulan ini adalah musim perguruan tinggi negeri (PTN) menjaring mahasiswa baru. Di kancah dunia internasional, sejumlah PTN terus berusaha menaikkan peringkat. Kampus mana yang paling tinggi?

S O A L pemeringkatan (ranking) PTN, jangan tanyakan kepada Ditjen Dikti (Direktorat Jenderal Penidikan Tinggi). Sebab, mereka memang tak melakukan itu. ’’Supaya jeruk tidak makan jeruk,’’ kata

JAKARTA--Pemerintah Malaysia tidak ingin dijadikan satu-satunya pihak yang disalahkan terkait kasus memanasnya masalah perbatasan di Ambalat. Mereka mencatat, Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebenarnya juga telah melakukan pelanggaran perbatasan sebanyak 13 kali. Menteri Pertahanan Malaysia Datuk Seri

Ke Halaman 11 kolom 1

Ke Halaman 11 kolom 5

Prosesi Pernikahan Dua Budaya Putra Hatta Rajasa dan Cucu Mooryati Soedibyo

Mempelai Pria Naik Kuda Dikawal 30 Prajurit Keraton Dua tokoh berbeda latar belakang budaya besanan. Tokoh asal Palembang, Hatta Rajasa, menikahkan putra sulungnya, Reza Ihsan Rajasa, dengan Oktiniwati Ulfadariah, cucu BRA Mooryati Soedibyo, keluarga Keraton Surakarta. Upacara campuran pun digelar untuk prosesi pernikahan hingga resepsi.

MINTA RESTU: Mooryati Soedibyo menerima sungkem Oktiniwati Ulfadariah.

INGE BEATRIK, Jakarta SABTU siang (6/6) wajah Hatta Rajasa terlihat semringah. Meski waktu, tenaga, dan pikirannya terkuras untuk

dua pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya, yakni menteri sekretaris negara dan ketua tim sukses pasangan capres-cawapres Susilo Bambang Yudhoyono- Boediono, hari itu Hatta tak sedikit pun terlihat kecapean. Dia selalu mengumbar senyum kepada setiap tamu yang menghadiri resepsi pernikahan putranya, Mohammad Reza Ihsan Rajasa, dengan Drg Oktiniwati Ulfadariah. ”Alhamdulillah, sampai saat ini semua berjalan lancar, aman, dan terkendali. Terima kasih atas dukungan semua pihak,” kata pria berambut putih ini. Besan Hatta adalah pasangan KPH Djoko Ramiadji MSc CE dan Merinda Rubiyanti SE, anak pengusaha kosmetik Mooryati Soedibyo. Malam itu resepsi digelar dengan tradisi Keraton Surakarta komplet. Ke Halaman 11 kolom 1

INGE BEATRIK/JPNN

Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000

Jawa Pos Group Media


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.