Pontianak Post
Jumat 9 Oktober 2009 M / 20 Syawal 1430 H
P e rt a ma da n T e rut a ma di K al i m a n t a n B a r a t
Eceran Rp. 2.500
Korban Tewas 784 Orang, Kesehatan Warga Menurun PADANG--Jumlah korban yang meninggal terus bertambah. Data Satkorlak Sumbar menyebut jumlah korban tewas mencapai 784 orang. Sehari sebelumnya adalah 739 orang. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan tetap melanjutkan pencarian korban hilang. Saat ini, total ada 242 orang yang dinyatakan hilang. Sementara itu, Tim Solidaritas Gempa Sumatera (GGS) Kalbar kemarin telah membagikan 185 paket makanan di Desa Sungai Lawai Tinggi, Sungai Lawai Rendah, Lamang Tanah dan Beringin, Kecamatan Sungai Limau. “Jalan penghubung menuju Desa Sun-
gai Lawai Tinggi putus akibat longsor,” kata Awalaudin Razab, Tim SGS Kalbar kepada Pontianak Post tadi malam via handphone. Bantuan masyarakat Kalbar ini diserahkan diatas perbukitan. 90 persen bangunan empat desa itu mengalami rusak parah. Aliran listrik masih belum tersambung. “Tenda terpal, obat-obatan, makanan kaleng dan lampu senter benar-benar berharga bagi korban gempa. Apa yang kami bawa rasanya sangat kurang sekali melihat kebutuhan masyarakat di sini,” kata Awal. Desa ini, lanjutnya, belum pernah mendapat bantuan dari relawan lainnya.
Untuk menuju desa yang berada di atas bukit itu, menurulAwal, sangat sulit. Mereka berjalan kaki menuju tiga desa lainnya dengan menuruni perbukitan hingga kecuraman hingga 70 derajat. Danrem 032 Wirabraja Kolonel Infrantri Mulyono menjelaskan hingga kemarin, tim evakuasi baru berhasil menemukan 506 korban tewas akibat gempa yang mengguncang Sumbar. Sedangkan, 481 korban lain masih dalam proses pencarian. Seluruh korban tersebut ditemukan di Kab Agam, Pariaman dan Kota Padang. Evakuasi untuk korban di Kabupaten Pariaman difokuskan di Kecamatan
Patamuan, Limo Koto dan Limo Koto Timur. Sementara, di Kabupaten Agam, upaya evakuasi dikonsentrasikan di Kecamatan Malalak Selatan dan Malalak Timur. Untuk wilayah Padang, tim terjun di empat lokasi yang diduga menelan korban cukup banyak. Yaitu, Hotel Ambacang, Bimbel LIA, Sentra Pasaraya dan Ruko Ayu. Danrem mengatakan, proses evakuasi dilakukan seluruh satuan. Mulai Tentara Nasional Indonesia maupun Kepolisian. ”Kami juga dibantu oleh sejumlah relawan baik dari dalam dan luar negeri,” pungkasnya. u Ke Halaman 11 kolom 1
Afp Photo / Bay Ismoyo
PATAH TULANG: Dokter mengobati seorang ibu yang mengalami patah tulang akibat tertimpa bangunan rumah saat terjadinya gempa.
Antasari Ajak Rani Lebih Intim Terungkap di Sidang Perdana Kasus Pembunuhan Nasrudin
JAKARTA – Keterlibatan mantan Ketua KPK AntasariAzhar dalam kasus pembunuhan Dirut Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen mulai dibeber di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kemarin (8/10).Yang menarik, dalam sidang itu jaksa penuntut umum (JPU) mengurai secara kronologi dan detail pertemuan Antasari dengan Rani Juliani (istri Nasrudin) di Hotel Gran Mahakam. Pertemuan itulah yang selama ini disebut-sebut menjadi pemicu terjadinya pembunuhan terhadap Nasrudin yang diduga diotaki Antasari. Dalam surat dakwaan yang dibacakan JPU disebutkan, pertemuan di kamar 803 Hotel Gran Mahakam sekitar Mei 2008 itu awalnya membahas keanggotaan Antasari di Modern Golf Tangerang. Saat itu pula Antasari sempat mengajak Rani melakukan hubungan suami istri. Namun, Rani menolak ajakan itu dengan mengatakan, ”Lain kali aja, Pak.” u Ke Halaman 8 kolom 1
SIDANG PERDANA: Mantan Ketua KPK Antasari Azhar berbicara dengan Tim Kuasa Hukumnya setelah mendengarkan dakwaan Jaksa Penuntut Umum di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Kamis (8/10).
Agung Rahmadiansyah/Radar Surabaya
Papan Reklame Bertenaga Surya Pertama di Indonesia dari SHARP Visi SHARP menuju tahun 2012 adalah berkontribusi kepada dunia melalui bisnis yang sadar lingkungan dan kesehatan, fokus pada produk-produk penghasil energi dan hemat energi. Panel Surya PHOTOVOLTAIC sebuah produk pembangkit energi terbarukan yang menghasilkan listrik dari intensitas cahaya matahari, merupakan salah satu bukti nyata dan jawaban yang diberikan oleh SHARP.
GEMPA kembali melanda tanah air. Musibah itu kini dialami saudara kita di Sumatera Barat dan sekitarnya. Ribuan warga kehilangan sanak saudaranya. Tempat tinggal ambruk, begitu juga dengan fasilitas umum lainnya. Mari kita berdarma untuk meringankan beban mereka. Bantuan dapat disampaikan ke Redaksi Pontianak Post (Lantai 5), Graha Pena Pontianak, Jalan Gajahmada 2-4 Pontianak. Atau melalui Bank Kalbar rekening Simpeda (online) nomor 1025049523 a.n Kalbar Peduli Sumatera. Sekecil apapun bantuan Anda begitu berharga. Kami juga siap menjemput bantuan Anda. Hubungi telepon atau sms 081345653653 atau (0561) 7918676.
Sumbangan Kamis (8/10) Pontianak Post 1 Keluarga Besar Bawari Jl.Merdeka No 173 Pontianak Rp 5,576,000 2 U.Arya .F.J Rp 100,000 3 Bapak-ibu Jl.AdiSucipto Rp 300,000 4 Hamba Allah Rp 150,000 5 Hamba Allah Rp 100,000 6 Pensiun Unit Depag Prov.Kalbar Rp 500,000 7 SMP & SMA Bhayangkari Rp 1,978,000 u Ke Halaman 11 kolom 1
HAMPIR semua kegiatan perkantoran, industri maupun rumah tangga membutuhkan energi listrik. Sedemikian vitalnya hingga manusia berusaha membangun pembangkit-pembangkit tenaga listrik dalam skala ukuran dan macam untuk memenuhi kebutuhan energi listrik mereka. Dari data terakhir yang di dapat dari PLN konsumsi listrik untuk triwulan kedua 2009 adalah sebesar 64,8 tera watt hour (TWh). Di DKI Jakarta sendiri, proporsi terbanyak adalah pengguna listrik bisnis dan rumah tangga. Sedangkan konsumsi listrik satu papan reklame yang berdurasi 6 jam per
hari, rata-rata membutuhkan energi listrik sebanyak 192.000 KWh, yang mampu menyalakan satu buah desa kecil. Salah satu gerakan hemat energi yaitu dengan hemat bahan bakar dan menggunakan bahan bakar dari non-fosil yang dapat diperbaharui seperti tenaga angin, tenaga air, energi panas bumi, dan tenaga matahari. Dunia pun sudah mulai merubah tren produksi dan penggunaan bahan bakarnya, dari bahan bakar fosil beralih ke bahan bakar non-fosil, terutama tenaga surya yang tidak terbatas. SHARP sadar dan peduli akan u Ke Halaman 11 kolom 5
UI Peringkat 201 Terbaik Dunia DEPOK--Kualitas pendidikan dan sistem manajemen Universitas Indonesia (UI) patut diacungi jempol. Pada 2009 ini, UI menduduki peringkat ke-201 universitas terbaik dunia. Raihan itu meningkat jika dibandingkan dengan tahun 2008 (peringkat ke-287) dan pada 2007 (peringkat ke-395). ’’UI menggeser beberapa universitas prestisius di Filipina, Malaysia, dan Vietnam,’’ papar Kepala Humas dan Protokol UI Visnu Juwono di Depok, Kamis kemarin u Ke Halaman 11 kolom 1
PERTAMA: Billboard Sharp pertama di Indonesia yang menggunakan Solar Panel sebagai sumber energi.
Ical Angkat Nurdin dan Rizal Mallarangeng Idrus Marham Jabat Sekjen
Ketua Umum Golkar: Aburizal Bakrie
PEKANBARU--Jajaran kepengurusan DPP Golkar yang dibentuk Aburizal Bakrie penuh dengan kejutan. Ada kader yang baru bergabung langsung mendapatkan tempat strategis. Kader pemula, seperti Rizal Mallarangeng, mendapatkan pos ketua bidang pemikiran dan kajian kebijakan. Padahal, partai berlambang beringin itu dikenal mempunyai tradisi kaderisasi yang kuat dalam merekrut pemimpin. Sebelum dievaluasi, nama mantan
calon gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bahkan masuk sebagai ketua bidang keagamaan dan kebudayaan. Namun, belakangan, nama Khofifah yang sebelumnya menjadi kader PKB itu dicoret, digantikan Wakil Ketua MPR Hajriyanto Y Thohari. Nurdin Halid yang sudah menjalani hukuman sebagai terpidana kasus korupsi juga diberi tempat. Nurdin yang kini menjabat ketua umum PSSI mendapatkan pos ketua bidang khusus. Belum dirinci apa u Ke Halaman 11 kolom 5
Wisata Kuliner Nyeleneh ke Snack Street, Beijing
Tinggal Pilih, Mau Ngemil Kalajengking atau Kelabang Kalau ke Beijing, sempatkan mampir ke Snack Street di kawasan Wang Fu Jing Street. Dengan harga terjangkau, beragam camilan tak lazim bisa Anda nikmati.
SURGA KULINER: Melihat stok sate langka di Snack Street, Beijing, Tiongkok.
Tatang MahardikaLeak Kustiya, Beijing BAO Han tertawa geli melihat ekspresi ketakutan kedua gadis di depannya. Pria yang berbadan agak tambun itu pun kembali menggoda mereka dengan menyodorkan lagi sate yang dia pegang sejak tadi. ’’Ahhh,’’ teriak kedua gadis itu
Leak Kustiya/Jawa Pos
serentak dengan raut muka jijik sambil setengah berlari menjauh dari stan makanan Bao. Wajar kalau kedua gadis itu
merinding. Sebab, sate yang di tangan Bao bukan sembarang sate. Yang ditusuk di sebatang lidi dari bambu itu lima ekor kalajengking
yang belum sepenuhnya mati. Binatang itu masih menggeliat dengan menggerakkan kaki dan ekor penyegatnya.
Terlihat ’’mengerikan’’ untuk ukuran sebuah makanan, memang. Dan, di Snack Street, semacam
Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000
u Ke Halaman 11 kolom 1
Jawa Pos Group Media