Pontianak Post
Rabu, 11 Februari 2009 M / 15 Shafar 1430 H
P e rt a ma da n T e rut a ma di K al i m a n t a n B a r a t
SBY Tetap Sahabat dengan Golkar
SELEBRITAS
Cipika Cipiki Tertangkap Kamera PANGERAN Cendana Tommy Soeharto belum kehilangan pamor di hadapan wanita cantik. Setelah menduda, kini dia dikabarkan dekat dengan artis seksi Catherine Wilson. Kemesraan keduanya terekam kamera wartawan saat hadir dalam pembukaan Klapa New Kuta Beach milik Tommy dan Made Putrawan di kawasan Pecatu Indah Resort, Jimbaran, Bali, Minggu (8/2). Mereka tampak duduk berdekatan kurang lebih dua jam. Bukan hanya mengobrol. Mereka bahkan sempat Catherine Wilson saling cium pipi. Apakah keduanya ada hubungan spesial? Keduanya tak mau menjawab secara tegas. ’’Aku single, dia duda. Jadi, nggak masalah kan?’’ kata Catherine kepada wartawan. Keket –sapaan akrab Catherine Wilson– mengaku mengenal mantan suami Ardhia Pramesti Regita Cahyani itu sejak sebulan lalu. ’’Dia orangnya memiliki u Ke Halaman 11 kolom 5
JAKARTA – Hubungan hangat Presiden SBY dengan Wapres Jusuf Kalla sempat tidak nyaman. Itu dalam kapasitas mereka sebagai petinggi parpol. SBY sebagai ketua Dewan Pembina Partai Demokrat kemarin memberi klarifikasi terhadap partnernya itu untuk menjaga hubungan sebagai sahabat dekat. Ketidaknyamanan SBY tersebut berawal dari pernyataan Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Ahmad Mubarok yang dimuat di sebuah media cetak nasional kemarin. Di media tersebut, Mubarok dianggap telah merendahkan Partai Golkar. Yaitu, menyebut partai berlambang pohon beringin itu hanya akan memperoleh 2,5 persen suara nasional. Atas pernyataan dalam pemberitaan tersebut, selain Donny/radar mojokerto/JPNN beberapa petinggi Partai MUSPIDA BAHAS DUKUN: Bupati Jombang dan jajaran muspida mengundang keluarga Ponari dalam rapat Golkar, ketua umum sekamendadak di Pendapa Kecamatan Megaluh kemarin. ligus Wapres Jusuf Kalla yang sedang melawat ke luar negeri turut menanggapi Susilo B Yudhoyono secara keras. Sebagaimana diberitakan harian ini kemarin, Kalla yang sedang berada di Belanda langsung menyindir Mubarok sebagai orang mimpi buruk yang tidak tahu. SBY mengaku bisa memahami tanggapan keras para Dusun Kedungsari, Desa Balongsari, bil keputusan terkait tempat praktik yang petinggi Golkar tersebut. ’’Kalau seandainya Pak Jusuf Kecamatan Megaluh, Jombang, kemarin langsung heboh sejak dibuka 19 Januari Kalla berada di tanah air, malam ini mungkin saya segera lalu itu. Hadir juga guru-guru Ponari, bertemu langsung untuk membahas masalah ini,’’ ujar (10/2). Radar Mojokerto (Jawa Pos Group) aparat Desa Balongsari, Kapolres Jom- SBY saat jumpa pers di kediamannya, Cikeas, Bogor, JOMBANG – Berakhir sudah melaporkan, untuk mengakhiri praktik bang AKBP M. Khosim, dan Bupati kemarin (10/2). praktik pengobatan oleh dukun cilik yang selalu dijubeli puluhan ribu orang Jombang Suyanto, u Ke Halaman 11 kolom 5 Ponari. Jatuhnya empat korban tewas setiap hari itu, Pemerintah Kabupaten Dalam pembicaraan secara tertutup akibat tidak terkendalinya antrean warga Jombang mengadakan rapat muspida hampir dua jam, diputuskan bahwa membuat pemerintah daerah, kepolisian kemarin sore. Dalam rapat dadakan di tempat praktik Ponari ditutup. Keluarga setempat, dan keluarga sepakat menutup Pendapa Kecamatan Megaluh itu, kelu- Ponari diminta untuk menandatangani tempat praktik pengobatan Ponari di arga Ponari dihadirkan untuk mengamu Ke Halaman 11 kolom 1
Setelah Kader Demokrat Membuat Kalla Marah
Praktik Dukun Cilik Tutup Bupati Tak Jamin Berlaku Permanen
Akan Ditahan, Rizal Melawan
“Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang ber iman.” (An-Nisa’: 103)
11:59 15:18
18:03 19:13 04:36
JAKARTA--Ketua Komite Bangkit Indonesia Rizal Ramli terancam ditahan. Meski sudah diperiksa berulangkali, mantan menko di era Gus Dur itu memang belum ditahan oleh penyidik Direktorat 1 Bareskrim Mabes Polri. Dir 1 Keamanan dan Transnasional Brigjen Badroddin Haiti menegaskan penyidik bukan takut. “Tapi, pemberkasan belum selesai. Jadi belum saja,” ujarnya di Hotel Arya Duta kemarin. Menurut mantan Kapolda Sulteng itu, Rizal tetap akan ditahan. “Masih dalam bulan ini,” katanya. Beberapa penyidik menyebut kemungkinan Rizal akan ditahan pekan depan. Pernyataan Badroddin itu langsung direspon Rizal. “Polisi digunakan oleh kekuasaan yang semakin panik Raka Denny/Jawa Pos dan khawatir,” katanya. Menurut Rizal, tak ada alasan SIDANG KORUPSI BI: Empat mantan Deputi Gubernur BI Aulia Pohan, Maman Soemantri, Bun Bunan Hutapea dan polisi menahannya. Sebab, dia selalu kooperatif datang Aslim Tadjuddin menjalani sidang lanjutan kasus korupsi aliran dana BI di pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa (10/2). ke pemeriksaan dan menjawab semua pertanyaan. Barang bukti juga sudah disita polisi dan tak mungkin dihilangkan. “Saya nggak mungkinlah melarikan diri. Saya kan calon presiden, bisa-bisa rakyat sebel. Ini sangat mengada-ada,” katanya. Rizal lantas mempermasalahkan pernyataan yang yang diajukan empat terdakwa korupsi yang dilontarkan dalam eksepsi banyak dikeluarkan Badrodin. Menurut Rizal, pernyataan dana BI Rp 100 miliar, Aulia Tantowi yang masuk ranah perkara. Karenanya, Badrodin tak konsisten. “Pernyataannya selalu bolakPohan Cs. Kemarin di Pengadilan jaksa tidak menanggapinya lebih jauh. balik. Katanya mau nangkap saya sejak tahun lalu,” kata Tipikor, jaksa yang dipimpin Rudi Mar- Tanggapan seharusnya diberikan setelah calon presiden dalam Pemilu 2009 itu. gono menangkis seluruh argumen yang pemeriksaan perkara di persidangan Menurut Rizal, semakin aktif kegiatannya berkamdilontarkan kuasa hukum para mantan belum berlangsung. panye, makin santer pula kabar tentang penahanannya. Salah satunya tudingan kuasa hukum “Kalau saya semakin aktif dan respon masyarakat JAKARTA--Jaksa Penuntut Umum petinggi bank sentral tersebut. Jaksa menyebutkan bahwa argumen (JPU) terus mematahkan “perlawanan” u Ke Halaman 11 kolom 5 u Ke Halaman 11 kolom 5
Jaksa Patahkan Eksepsi Aulia Cs KPK Upayakan Pengembalian Dana Rp 100 M
Oleh-Oleh dari Perjalanan ke Papua
Saudara Mati Potong Jari, Tabrak Babi Hitung Puting Bukan hanya memotret suku Dani di Kurulu yang istimewa dan unik. Berkeliling Wamena dan desa-desa di sekitarnya juga merupakan pengalaman menarik yang tak terlupakan. Paling tidak, itulah yang dialami wartawan Jawa Pos Nany Wijaya pada hari keduanya di ibu kota Lembah Baliem itu.
KALAU ada yang paling saya tunggu selama dua hari di Lembah Baliem, itu adalah matahari. Nikmatnya tinggal di kaki Pegunungan Jayawijaya ini adalah saat mentari mulai meninggi. Sebab, ketika itu cuaca menjadi hangat, tapi tidak terlalu panas. Sedangkan saat mentari tenggelam, apalagi tengah malam, hujan pula, dingin-
Nany Wijaya/Jawa Pos
SEPERTI PAKAI WIG: Seorang kepala suku (karena itu berdasi) sedang memamerkan uang hasil pemotretan dengan jari yang buku-bukunya terpotong.
nya luar biasa. Karena itu, tidur pun harus pakai kaus kaki dan tutup kepala. Mirip tidur di musim dingin. Karena cuaca sedang bersahabat dan tak mau kehilangan momentum, saya yang hari itu ditemani Dirut Cendarawasih Pos (Jawa Pos Group) Suyoto dan korespondennya, Djoko, serta sopir sewaan asal Toraja, Yavet, sudah meninggalkan hotel pada pukul 09.30 waktu setempat. Di hari kedua itu kami tidak punya sasaran khusus seperti pada hari pertama. Kami hanya berkeliling kota. Menikmati pemandangan di pusat Kota Wamena. Memotret orang-orang yang berlalu lalang sambil menggendong anak di bahu atau yang membawa noken (tas rajutan khas Papua). Cara penduduk asli Papua membawa noken, menurut saya, sangat unik. Mereka tidak menggantungkan tali di bahu, melainkan di ubun-ubun. Padahal, noken itu bukan sekadar hiasan atau untuk menyimpan dompet, karena orang sana tidak biasa menyimpan uangnya di dompet, apalagi kemudian menaruhnya di noken.
Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000
u Ke Halaman 8 kolom 1
Jawa Pos Group Media