Pontianak Post

Page 1

91

���������

Pontianak Post

Kamis 11 Maret 2010 M / 25 Rabiul Awal 1431 H

pertama dan terutama di kalimantan barat

Eceran Rp. 2.500

Jajak Pendapat Persepsi Publik soal Bailout Century

Boediono-Sri Mulyani Tak Perlu Mundur Kasus bailout Bank Century menyedot perhatian masyarakat. Pemberitaan terus menerus dan siaran langsung siang dan malam televisi baik kegiatan pansus maupun sidang paripurna DPR-RI seakan menenggelamkan kasus-kasus lain yang sebenarnya tidak kalah me-

POLING Pontianak Post mencoba menampung aspirasi masyarakat terhadap persoalan ini. Dalam poling yang dilakukan selama dua hari, 8 dan 10 Maret 2010, tanggapan masyarakat melalui SMS cukup tinggi. Sedikitnya terdapat 246 pengirim SMS. Bagaimana persepsi masyarakat terhadap lembaga DPR-RI? Masyarakat yang menjawab membanggakan atau hebat sebesar 56 responden atau 22,76 persen. Sedangkan menjawab menyebalkan atau membosankan terdapat 138 responden atau 56,10 persen. Menjawab biasa-biasa saja

narik perhatian masyarakat.

u Ke Halaman 7 kolom 1

Dulmatin Siapkan Penerus Latih Sejumlah Kader Ahli Perakit Bom JAKARTA--Personel Densus 88 Mabes Polri belum bisa tidur nyenyak meskipun Dulmatin sudah tewas. Polisi meyakini sejumlah latihan perakitan bom sudah dilakukan pria bernama asli Joko Pitono itu. Apalagi Dulmatin adalah juru rakitbom tingkat wahid diatas level Dr Azahari. Kapolri Jendral Bambang Hendarso Danuri menegaskan kemampuan perakitan yang dimiliki Dulmatin memang luar biasa. “Dari pengakuan Ali Imron ( perakit bom Bali 1, terpidana seumur hidup, red) Dulmatin memang hebat. Dia lebih tinggi kelasnya dari Dr Azahari,” kata BHD di Rupatama Mabes Polri, kemarin (10/3). Raut muka orang nomor satu di tubuh Korps Bhayangkara itu tampak berseri-seri. Bambang juga mengajak seluruh jajaran perwira tinggi Mabes u Ke Halaman 7 kolom 5 AFP Photo / Romeo Gacad

FOTO TERORIS: Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri memperlihatkan foto Dulmatin kepada wartawan dalam jumpa pers, kemarin (10/3).

11.55

15.01 17.59

19:07 04.34

grow with character Simplicity of Al Ries SAYA pernah “nyambangi” Al Ries ke Atlanta, Amerika Serikat. Sejak memberikan 5-minute keynote speech di seminar pertama di Jakarta, kami memang berteman. Saya juga sempat melibatkan dia dalam proyek Toyota Dyna. Waktu itu untuk suatu proyek repositioning salah satu produk truk baru. Saya memberikan semua data dan hasil riset ke Al Ries, kemudian dia “mikirin” bagaimana cara memoHermawan Kartajaya sisikan produk itu. Hebatnya, walaupun Al Ries bekerja dari New York dan Atlanta, dia bisa membayangkan apa yang terjadi u Ke Halaman 7 kolom 1

DPR Desak KPK Sidik Kasus Century Jangan Identikkan Islam Bila Masih Lamban, dengan Terorisme Ancam Tolak Budget Plan 2011

JAKARTA--Gelar perkara kasus Bank Century oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berlangsung sejak Jumat (5/3) belum juga menemui titik terang. Hingga kemarin (10/3) tidak ada kejelasan tentang kelangsungan gelar perkara tersebut. Bahkan, muncul dugaan adanya perbedaan pendapat di tubuh KPK. Hal itu memicu salah seorang inisiator Pansus Hak Angket

Century, Eva Kusuma Sundari, untuk meminta KPK mempercepat kinerja dalam menetapkan status kasus Bank Century. Bahkan, salah satu anggota Komisi III DPR itu mengancam tidak mengabulkan rencana anggaran (budget plan) KPK. ’’Semua partner di Komisi III punya otonomi anggaran. Kami bisa menggunakan hak bujet berdasar kinerja. Kalau Komisi III menganggap penanganan kasus Century tidak ada progress, kami akan menolak peningkatan anggaran KPK,’’ ungkap Eva ketika dihubungi kemarin (10/3). Sebelumnya Eva mengung-

kapkan pernyataan serupa dalam sidang praperadilan kasus Bank Century oleh Masyarakat Antikorupsi Indonesia (Maki) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada hari yang sama. Politikus PDIP itu menegaskan, DPR pernah menolak menyetujui rencana angaran periode 2006–2007 untuk Kejaksaan Agung. Alasannya, kelayakan rencana anggaran tersebut dianggap tidak memuaskan. ’’Kami terpaksa tidak dapat menaikkan anggaran,’’ kata Eva. Langkah serupa dapat diterapkan kepada KPK. u Ke Halaman 7 kolom 5

besar. Oleh karena PONTIANAKitu, Ahmad mengh-Ketua Majelis endaki agar keUlama Indonesia polisian bertindak (MUI) Kalbar, profesional dalam Ahmad Zaim meupaya penanganan negaskan bahwa masalah tindak termasyarakat Indoorisme. nesia dan dunia “Isu terorisme bahwa Islam buseperti ini menjadi kanlah identik bahan adu domba dengan terorisme. terhadap ummat Sehingga penginAhmad Zaim Islam. Masyarakat dentikan madrasah, pesantren dan berbagai harus menilai secara benar atribut keislaman lainnya den- makna terorisme tersebut. u Ke Halaman 7 kolom 5 gan terorisme adalah salah

SBY Jadi Kepala Negara Keenam Berpidato di Parlemen Australia

Dapat Applause Enam Kali, Sebut Mel Gibson dan Nicole Kidman Tidak banyak kepala negara yang berpidato di hadapan Parlemen Australia. Kemarin (10/3) Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendapatkan kesempatan langka itu. Naufal Widi A.R., Canberra

JARUM jam menunjukkan pukul 14.25 waktu Canberra, Australia (selisih 4 jam dengan WIB). Bel berbunyi lima menit di The House of Representatives Chambers, parlemen Australia. Anggota parlemen di ruangan mulai bersiap-siap menempati tempat duduk masing-masing. Perdana Menteri Australia Kevin Rudd Online: http://www.pontianakpost.com/

AFP Photo/Pool/Tim Wimborne

PIDATO: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan salam penghormatan sebelum pidato di parlemen Australia, kemarin (10/3).

dan Ketua Partai Oposisi Tony Abbott juga memasuki ruang sidang utama. Keduanya mengambil posisi duduk berhadapan di kursi pada sebuah meja utama di tengah ruangan, persis di depan podium Speaker (ketua parlemen) Harry Jenkins. Saat bel berhenti, Herry Jenkins masuk ke ruangan dan menuju tempat duduknya. Dia lantas membuka forum resmi itu dengan mengucapkan selamat datang kepada Ketua Senat John Hogg, para senator, dan undangan yang akan mendengarkan pidato Presiden SBY. Ya, kemarin (10/3) SBY mendapatkan kesempatan menyampaikan pidato di hadapan anggota parlemen Australia yang terdiri atas 150 anggota House of Representatives dan 76 senator Australia. Dia menjadi kepala negara keenam dari luar

*Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000

u Ke Halaman 7 kolom 5

Jawa Pos Group Media


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.