Pontianak Post
Sabtu 12 September 2009 M / 22 Ramadhan 1430 H
Selebritas Ganjal Bantal Guling NGGAK heran kalau Nadine Chandrawinata memiliki ragawi nyaris sempurna. Jebolan Putri Indonesia ini sangat mengatur tubuhnya demi menjaga sehat. Selain sudah lama menjadi vegetarian, Nadine juga sangat memperhatikan asupan yang masuk ke tubuhnya. ‘Hidup jadi seimbang dan jantung juga sehat. Kita jadi lebih fresh,’ kata Nadine beberapa waktu lalu.Jika sedang tidur pun Nadine mengatur cara dia berbaring. Seperti kedua kakinya diganjal oleh guling. ‘Saya memang selalu meNadine Chandrawinata naruh kaki saya di atas guling. Agar peredaran darah lancar,ucapnya. Sebelum tidur usai melakukan aktivitas penuh, Nadine biasanya meredam kakinya dengan air panas yang diisi garam. Anehnya gadis blasteran Jerman ini emoh ke salon. (aal)
pertama dan terutama di kalimantan barat
Eceran Rp. 2.500
Polisi Interogasi Pejabat KPK Sebut Masih Saksi, tapi JAM Pidsus Anggap Ada Tersangka
MUHAMAD ALI / JAWA POS
KPK-MABES POLRI: Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Chandra M. Hamzah bersama tiga pimpinan kolektif KPK lainnya tiba di Bareskrim Mabes Polri Jakarta, kemarin (11/9) untuk menjalani pemeriksaan Mabes.
JAKARTA – Sejak berdiri enam tahun lalu, kemungkinan baru terjadi pada tahun ini satu per satu pimpinan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dipanggil dan diperiksa polisi. Kemarin Direktorat III Pidana Korupsi Mabes Polri memeriksa empat pimpinan KPK. Mereka adalah Chandra M. Hamzah, Bibit Samat Riyanto, M. Jasin, dan Haryono Umar. Mereka diinterogasi terkait kasus penyalahgunaan wewenang yang dilakukan salah satu pimpinan KPK. Hingga tadi malam, status mereka sebagai saksi. Namun, Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus) Marwan Effendy di Kejagung siang kemarin menyebutkan, ada tersangka berinisial C. Inisial itu disebut-sebut mengarah ke Chandra. Empat pimpinan KPK tersebut datang memenuhi panggilan polisi hampir bersamaan, sekitar pukul 09.20 WIB. Chandra datang menumpang Isuzu Panther hitam B 1797 RFS ditemani Kabiro Humas KPK Johan Budi. Dia mengenakan baju batik hitam, baju yang sama saat diperiksa penyidik Polda Metro Jaya dalam kasus u Ke Halaman 11 kolom 5
Dukung Pejabat KPK-Polri Saling Periksa 12-9 04:10 04:20 11:41 14:48 17:45 18:53 13-9 04:10 04:20 11:41 14:47 17:45 19:53
Mutiara Ramadhan Puasa dan Kesehatan PUASA diperintahkan Allah kepada umat Islam dan umat-umat lain sebelumnya agar kita menjadi takwa (la’allakum tattaquun, Al Baqarah 183), bukan supaya kita sehat. Tak ada satu pun keterangan lain yang secara terang-terangan menyebutkan kaitan antara puasa dan sehat, selain hadis Nabi yang artinya kira-kira, “Berpuasalah kamu, maka kamu akan sehat.” Lantas dimanakah letak keterkaitan antara puasa Ramadhan yang kita jalani setiap tahun ini dan kesehatan? Ns. Masmuri, S.Kep Menjalankan ibadah pua Dosen STIKES YARSI Pontianak sa adalah sebuah kewajiban bagi umat muslim. Namun jika ditilik dari sisi kesehatan dibalik nilai ibadah yang dijalankan sebulan penuh tiap tahun ini, juga tersimpan banyak manfaat, di antaranya bagi kesehatan. Dalam hal ini, sudah banyak sarjana tertarik meneliti hubungan puasa dengan kesehatan jasmani. Ternyata, makin mereka selidiki makin banyak mereka dapatkan hal-hal yang u Ke Halaman 11 kolom 1
Pencucian Uang Usut Kasus Baru Robert SETELAH divonis empat tahun penjara dalam kasus penggelapan dana nasabah, Robert Tantular masih harus bersiap menghadapi jeratan kasus baru. Kejaksaan Agung bersama dengan Kepolisian RI akan mengusut kasus tindak pidana korupsi dan pencucian uang (money laundering) yang melibatkan pemegang saham Bank Century itu. Jaksa Agung Hendarman Supandji mengatakan, kasus tersebut merupakan tindak lanjut dari temuan uang Robert di Hongkong dan Jersey, Inggris. ’’Ini ada pencucian uang di sana,’’ kata Hendarman setelah salat Jumat di Masjid Baitul Adli, Kejagung, kemarin (11/9). Hendarman mengatakan sudah menerima laporan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait temuan uang Robert. Selanjutnya, dia memerintah Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM Intel) dan JAM Pidana Khusus (Pidsus) merumuskan u Ke Halaman 11 kolom 1
WAKIL Presiden Jusuf Kalla mendukung pemeriksaan yang dilakukan Polri terhadap pimpinan KPK, serta rencana pemeriksaan KPK terhadap pejabat Polri yang diduga melakukan tindak pidana korupsi. Kalla menilai pemeriksaan tersebut menunjukkan kedua lembaga penegak hukum sedang menjalankan tugasnya. ’’Tidak ada warga negara yang kebal hukum. Tidak boleh ada orang yang mengatakan saya tidak bisa diperiksa, dan tidak boleh ada orang yang menghindar (dari pemeriksaan),” ujar Jusuf Kalla usai salat Jumat di Masjid Baiturrahman, Istana Wakil Presiden, kemarin (11/9). Kalla mengatakan, pejabat KPK dan pejabat Polri seharusnya tidak alergi dengan pemeriksaan hukum, karena pemeriksaan tidak berarti bersalah. Kalla juga membantah pemeriksaan
terhadap pejabat KPK sebagai upaya mengerdilkan peran KPK. ’’KPK kan biasa periksa orang, ya mesti harus bisa diperiksa juga. KPK juga pasti tahu tidak berarti orang yang diperiksa itu bersalah, jadi tidak boleh ada orang menghindar,” katanya. Wakil presiden menilai tidak ada masalah bila KPK berniat memeriksa pejabat tinggi Polri berinisial SD dalam dugaan kasus korupsi. Sementara Polri kemarin telah memeriksa Wakil Ketua KPK Chandra M. Hamzah dalam dugaan kasus penyalahgunaan wewenang. Menurut dia, Polri dan KPK adalah lembaga penegak hukum. Tugas keduanya pun juga hampir sama, yakni memeriksa dan menindaklanjuti pemeriksaan ke proses hukum berikutnya. ’’Jadi kalau sekarang (KPK-Polri) saling memeriksa, bagus lah, artinya
mereka sedang menjalankan tugas masing-masing. Jadi masalah kalau tidak bisa diperiksa, karena menandakan di republik ini ada yang kebal hukum” tegasnya. Dia yakin saling periksa kedua pejabat KPK dan Polri tidak akan mengganggu hubungan KPK dan Polri, karena banyak polisi yang bertugas sebagai penyidik KPK. ’’Saya kira bukan hubungan antarinstitusi, bukan KPK dengan Polri, tapi antara orang-orang yang dianggap bersalah, tapi yang dianggap belum tentu juga bersalah. ini lebih transparan,” katanya. Kalla mengakui, pemeriksaan tersebut akan berdampak buruk bagi KPK bila Chandra ditetapkan pengadilan bersalah menyalahgunakan wewenang jabatannya. Apalagi, Ketua KPK Antasari Azhar
lr
i
u Ke Halaman 11 kolom 5
Hujan Iringi Peringatan 11 September Pengambil Keputusan Obama Pimpin Upacara Century Diusulkan Mengheningkan Cipta Kebal Hukum
NEW YORK - Ribuan warga Amerika Serikat (AS) menghadiri peringatan atau ulang tahun ke-8 tragedi 11 September (9/11) di New York, Pentagon (gedung Dephan AS) dekat Washington, maupun lokasi jatuhnya pesawat United Airlines Flight 93 di Shanksville, Pennsylvania, kemarin (11/9). Kendati hujan deras mengguyur kota-kota di AS sepanjang hari, acara peringatan tetap berlangsung khidmat. Dengan berpayung atau mengenakan jas hujan, mereka mengikuti acara mengheningkan cipta bagi para korban. Di New York, ratusan warga dan keluarga korban tragedi 9/11 mendatangi Ground Zero. u Ke Halaman 11 kolom 1
REUTERS
Berdoa: Obama berdoa saat memperingati kejadian 11 September.
Jadikan Perbatasan Kawasan Ekonomi Khusus PONTIANAK – Pembangunan daerah perbatasan Kalimantan Barat mendapat perhatian khusus dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Itu diutarakan SBY pada Ketua Umum Kadin Pusat MS Hidayat saat buka puasa bersama di Jakarta Convention Center baru-baru ini. Melalui Menteri Keuangan yang juga Menko Perekonomian Sri Mulyani, Kadin diminta menginventarisasikan permasalahan di perbatasan. “Niat Pak SBY makin kuat ketika men u Ke Halaman 11 kolom 1
Santyoso Tio
Kita segera lakukan koordinasi dan rapat dengan pemda dan perguruan tinggi, dimana selama ini kami sudah bekerjasama dengan mereka. Kami memikirkan apakah bisa daerah perbatasan dapat dijadikan kawasan ekonomi khusus
JAKARTA – Bayang-bayang jerat hukum terhadap para pengambil kebijakan penyelamatan Bank Century, sepertinya, menguatkan tekad pemerintah untuk memberikan perlindungan hukum. Dalam merancang Undang-Undang Jaring Pengaman Sektor Keuangan (RUU JPSK), pemerintah kukuh memasukkan aturan kebal hukum bagi para pengambil kebijakan. Sekretaris Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) Raden Pardede mengatakan, kebijakan yang dibuat saat situasi perekonomian krisis tidak bisa dibandingkan dengan kebijakan yang diambil ketika situasi normal. ’’Jadi, pengambil kebijakan harus dilindungi,’’ ujarnya di Kantor Departemen Keuangan kemarin (11/9). Kemarin Menteri Keuangan Sri Mulyani mengadakan pertemuan tertutup di Kantor Departemen Keuangan dengan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution, Kepala Eksekutif Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Firdaus Djaelani, dan Raden Pardede. ’’Ngobrol biasa saja kok,’’ kata Raden saat ditanya tentang agenda pertemuan itu. Mengenai kebutuhan imunitas atau kekebalan hukum, Raden mengatakan, hal itu tidak spesifik dikaitkan dengan kasus Bank Century yang kini memanas. ’’Jangan langsung dikaitkan dengan Century. Intinya, kebijakan yang diambil (saat krisis) harus dilindungi.
BI Geram, Tak Mau Komentar
u Ke Halaman 11 kolom 5
Muhammad Awi Chengho; Mualaf yang Berdakwah Keliling Dunia dengan Sepeda Motor
Direstui Anak Istri, Tahun ini Lebaran di Brunei Darussalam Menyampaikan pesan tauhid dan kedamaian diseluruh pelosok dunia menjadi cita-citanya. Dengan menggunakan sepeda motor, niat itu direalisasikan Chow Cin Wi setelah menemukan kebahagiaan hidup di jalur Islam. Setiap daerah yang disinggahi, dia selalu menyampaikan dakwah. WAHYU ISMIR, Pontianak
Muhammad Awi Chengho atau Chow Cin Wi (45 tahun), seorang Wahyu Ismir/Pontianak post mualaf keturunan Tionghoa, melaku- KELILING: Muhammad Awi Chengho dengan sepeda motor pemberian kan perjalanan dakwah selama dua ustadz Arifin Ilham berusaha berdakwah keliling dunia. Online: http://www.pontianakpost.com/
PO
tahun mengelilingi Nusantara dengan mengendarai sepeda motor. “Puluhan kota Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan telah saya singgahi,” kata Awi Chengho, di Masjid Mujahiddin Pontianak, Jumat (11/9). Ia mengaku sejak 2007 lalu bertolak dari Medan untuk melakukan perjalanan jauh dengan tujuan berdakwah. Hobinya jalan-jalan dengan sepeda motor sedikit banyak membantu dirinya dalam menekuni profesi sebagai ustadz. Hampir seluruh daerah di Indonesia pernah disinggahinya. Melewati jalanan dengan kondisi topografi dan cuaca yang berbeda-beda. Bermodalkan bekal secukupnya, ia mencoba memberikan ilmu yang dimilikinya kepada orang lain. “Awal saya melakukan ini pada tahun 2007. Tapi untuk di luar Sumatera mulai tahun 2008. Saya tidak mau menggunakan pesawat terbang. Lebih enak naik motor karena saya bisa jalan sembari berdakwah. Kalau naik pesawat, dakwahnya tidak akan bisa merata,” ungkap suami Nur Betty de Fretes ini memulai cerita.
*Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000
u Ke Halaman 8 kolom 5
Jawa Pos Group Media