Pontianak Post

Page 1

57

���������

Pontianak Post P e rt a ma da n T e rut a ma di K a l i m a n t a n B a r a t

Rabu 14 April 2010 M / 29 Rabiul Akhir 1431 H

SJ Seret Penyidik Polri dan Jaksa

Perkelahian Antarpemuda, Satu Tewas, Tiga Luka Serius PONTIANAK--Perkelahian antarpemuda, Selasa (13/4) malam di Jalan Tanjung Raya I, Gang Damai memakan korban. Satu pemuda tewas dan tiga lainnya mengalami luka serius. Para korban berdomisili di Parit Lengkong, Mega Timur, Kecamatan Ambawang, Kabupaten Kubu Raya. Korban tewas bernama Aris (20). Menurut paman korban, Agus (29), familinya itu mengalami luka tusuk di dada bagian kiri, mengarah ke jan-

tung. Agus kemarin berada di Poltabes Pontianak. Dia beserta puluhan warga lain sengaja mendatangi Poltabes untuk melihat tersangka Ds (20), pelaku penusukan yang telah diamankan polisi Rabu (13/4). Ds tertangkap pukul 10.00 WIB di kediamannya, Kampung Luar, Tanjung Raya I. Kapoltabes Pontianak melalui Kasat Reskrim Kompol Sunario kepada Pontianak Post menjelaskan Ds adalah

SELEBRITAS

Surat Keringanan Hukuman AKTRIS asal Wales yang saat ini menetap di AS, Catherine Zeta-Jones, 40, menjadi contoh ibu tiri yang baik. Bintang film The Phantom, The Mask of Zorro, dan Entrapment itu tidak tega melihat anak tirinya, Cameron Douglas, dipenjara dalam waktu lama karena kasus narkoba. Apalagi, anak kandung aktor Michael Douglas (suami Zeta-Jones) dari istri pertama, Diandra Luker, tersebut terancam hukuman 10 tahun. Hal itu terjadi setelah Januari lalu Cameron mengaku bersalah memiliki Catherine Zeta-Jones dan menggunakan methamphetamine serta kokain di sebuah hotel di Manhattan pada Juli 2009. Saat ini, Cameron dibui di Metropolitan Correctional u Ke Halaman 7 kolom 5

Eceran Rp. 2.500

JAKARTA--Peranan Syahril Djohan (SJ) dalam kasus mafia pajak Gayus Tambunan semakin terang. Setelah dipertemukan dengan para penyidk kasus Gayus, SJ mulai bicara blak-blakan. Bahkan, SJ menyebut nama-nama yang menerima kucuran duit kasus ini. “Ada aliran ke A ke B dan ke C. Ini kesaksiannya sementara,” ujar salah satu pemeriksa SJ Kombes Budi

u Ke Halaman 7 kolom 5

Waseso di sela-sela pemeriksaan tadi malam. Budi yang juga menjabat sebagai Kepala Pusat Pengamanan Internal Propam Mabes Polri tidak merinci siapa saja yang disebut SJ menerima duit dari Gayus. Yang jelas, semua penyidik kasus Gayus mengenal mantan diplomat itu. “Kesaksian SJ ini akan kami cek dengan bukti-bukti dan saksi-saksi u Ke Halaman 7 kolom 1

Selidiki Kaitan Kasus Lama Tangis Haru di Poltabes

Kapolda: Termasuk Perampokan Bank Kalbar PONTIANAK--Kepolisian menelusuri kembali kasus-kasus pembunuhan lama yang masih diselimuti misteri siapa pelakunya seperti Agitha dan Jemingin. Termasuk perampokan Bank Kalbar Cabang Sungai Jawi. Hal ini terkait terungkapnya pembunuhan Urai Qori (18) disertai ditemukannya pula pabrik narkoba berikut senjata dan uang palsu di rumah tersangka Edwin Rahadi (38). ”Kemungkinan-kemungkinan lainnya akan diselidiki. Apakah ada keterkaitanketerkaitannya. Makanya saya perintahkan untuk terus menyelidikinya sampai tuntas. Baik narkobanya, senjata api, uang palsu, dan pembunuhannya,” kata Kapolda Kalbar Brigjen Pol Erwin TPL Tobing, Selasa (13/4). Penegasan Kapolda Kalbar ini sekaligus menanggapi pemberitaan Pontianak Post mengenai rencana polisi untuk menyidik ulang kematian Agitha dan Jemingan. Dua kasus pembunuhan yang menghebohkan pada tahun 2007 itu hingga kini tidak tahu siapa pelakunya. Polisi seakan kehilangan jejak mengungkap kasus ini.

RAUT kesedihan terpancar dari wajah Isdar. Pria berusia 46 tahun ini ingin bertemu anaknya Julianda Sari, salah satu tersangka terkait kasus home industry sabu-sabu di kediaman Edwin Rahadi (38). Isdar benar-benar tak mampu menahan emosinya ketika dia diberikan kesempatan bertemu Sari di Poltabes Pontianak, Selasa (13/4) siang. Ayah dan anak ini saling berangkulan di ruang tunggu Reskrim Poltabes. Kucuran air mata keduanya tidak bisa tertahan lagi. Isdar nampak tidak bisa menyembunyikan kesedihan ketika melihat anaknya menggunakan pakaian bertuliskan tahanan Poltabes. Menurut pria yang berdomisili di Perumnas Singkawang itu, ia tidak menyangka bahwa anaknya bisa terlibat dalam kasus Edwin, menjadi bagian dari sindikat home industry sabu-sabu. Meskipun sejauh mana keterlibatan anaknya masih dalam penyelidikan kepolisian. “Saya tahunya Sari bekerja di Taxi Rahadi,” kata Isdar. Sari pernah mengabarinya bekerja perusahaan taxi milik Edwin tersebut. Isdar merincikan belum genap sebulan anaknya bekerja di tempat itu, sesuai sejak kabar pertama yang ia terima. Pengakuan Sari kepada Isdar, ia menjadi operator di Taxi Rahadi.

u Ke Halaman 7 kolom 1

u Ke Halaman 7 kolom 5

GROW WITH CHARACTER

Membangun Brand Lewat Singapura KALAU Anda mau menang di ASEAN, Anda mesti bisa “diterima” di Singapura. Mau tidak mau, suka atau enggak suka, itulah kenyataannya. Bagi orang Indonesia, jarak Singapura dari Jakarta hanya 75 menit penerbangan. Dari Batam malah hanya sejam dengan feri. Tapi, jarak kualitasnya sangat jauh. Kualitas orang mulai pendidikan sampai disiplin, kualitas pemerintah mulai kejelasan peraturan sampai bebas korupsi, juga Hermawan Kartajaya kualitas infrastruktur mulai pelabuhan sampai ICT. Karena itu, tidak banyak orang Indonesia yang berhasil di Singapura. Apalagi, bagi orang Singapura, kita orang Indonesia dianggap kurang qualified. Jadi, diam-diam mereka sudah look down dan underestimate terhadap orang Indonesia. u Ke Halaman 7 kolom 1

HARU: Isdar memeluk anaknya, Juliandi Sari, yang diduga terlibat home industry sabu-sabu di kediaman Edwin Rahadi. Sari baru sebulan berpisah dengan orangtuanya setelah diterima bekerja sebagai operator Taxi Rahadi.

Shando/Pontianak Post

Ekspansi Sawit Ancam Danau Sentarum

Merpati Terbelah Dua

PONTIANAK--Ekspansi sawit dalam skala besar mengancam eksistansi Taman Nasional Danau Sentarum, Kabupaten Kapuas Hulu. Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan menyampaikan kekhawatirannya itu setelah melakukan peninjauan hutan dari udara, Selasa (13/4). Saat peninjauan itu, dia didampingi Menteri Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta, dan Gubernur Kalbar Cornelis. Mereka juga meninjau sejumlah titik hutan di Kabupaten Sanggau, Sintang, Bengkayang dan Kabupaten Sambas. Zulkifli Hasan

MANOKWARI--Pesawat Merpati Nusantara Airlines (MNA) jenis Boeing 737-300 dengan nomor penerbangan PK-MDE 836 yang terbang dari Sorong mengalami kecelakaan saat landing di Bandara Rendani Manokwari, Selasa (13/4) sekitar pukul 10.55 WIT. Badan pesawat yang didalamnya terdapat 103 penumpang, 6 diantaranya anak-anak dan bayi, u Ke Halaman 7 kolom 5

u Ke Halaman 7 kolom 5

David Setiabudi; Dosen yang Juga Kreator Game Pertama di Indonesia

11:45 15:00 17:49 18:58 04:24

Bikin Versi Petualangan hingga Pacaran Sehat David Setiabudi punya keahlian langka, yakni menjadi kreator game komputer. Dari tangannya, lahir 32 game. Oleh Muri (Museum Rekor Indonesia), dia dikukuhkan sebagai kreator game pertama dari Indonesia.

Tri Mujoko Bayuaji, Jakarta

DAVID sebenarnya merupakan seorang dosen komputer grafis. Sehari-hari, pria 34 tahun itu mengajar di Kampus Universitas Tarumanegara (Untar), Jakarta. Dia adalah dosen pertama yang

KREATOR: David Setiabudi, kreator game pertama Indonesia.

Istimewa

mengajar mata kuliah pembuatan game di kampus tersebut. David memang tidak bisa jauh-jauh dari game. Boleh dibilang, dia merupakan kreator game paling aktif di Indonesia. ’’Saya membuat game sejak di bangku SMA,’’ katanya di Kampus Untar, kawasan Pedurenan, Jakarta, pekan lalu. Game pertama yang dibuat David saat itu berjudul Siege Arm, sebuah game tembak-tembakan pesawat melawan musuh. Game tersebut dibuat sangat sederhana karena menggunakan program komputer biasa saat itu. Game karya pertama David pun hanya didistribusikan kepada sesama temannya di bangku SMA Albertus, Malang, Jawa Timur. Berangkat dari game itulah, David bertekad ingin mengembangkan diri sebagai kreator game. Jalan yang ingin dia tempuh adalah berkuliah di jurusan seni. Namun, apa daya,

Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000

u Ke Halaman 6 kolom 1

Jawa Pos Group Media


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.
Pontianak Post by Pontianak Post - Issuu