Pontianak Post
Minggu, 15 Februari 2009 M / 19 Shafar 1430 H
SELEBRITAS
Dinner Bersama Keluarga LARANGAN keras MUI mengenai perayaan Valentine Day, tidak menghentikan langkah sederet artis untuk tetap merayakannya. Bagi mereka yang merayakan, valentine dimaknai untuk menunjukan kasih sayang kepada orang terdekat. Artis muda Ully Auliani merupakan salah satu artis yang ikut merayakannya. Ketika ditanyakan mengenai larangan keras MUI agar umat Islam tidak merayakan hari valentine, iapun menyayangkan hal tersebut. “Kasihan, ada yang salah sama Ully Auliani mereka. Apa salahnya mengungkapkan kasih sayang. Valentine kan hanya untuk mengungkapkan kasih sayang. Kenapa MUI harus
P e rt a ma da n T e rut a ma di K al i m a n t a n B a r a t
Jelang Seminar Kiat Diri & Perusahaan Menghadapi Krisis Global
Aqua Dwipayana: Berhenti Kerja Dunia Tidak Kiamat Pakar Komunikasi dan motivator, Aqua Dwipayana akan berbagi kiat suksesnya di Pontianak. Ia akan tampil sebagai narasumber dalam seminar Kiat Diri dan Perusahaan Menghadapi Krisis Global yang digelar Pontianak Post, Kamis (26/2) mendatang.
Aqua Dwipayana
”Berhenti Kerja Dunia Tidak (Akan) Kiamat.” Itulah judul buku kelima yang ditulis Aqua. Buku tersebut termasuk dalam tiga buku laris (best seller) karya Aqua. Dua buku lainnya adalah ”Berani Memulai Bisnis” dan ”Berani Memulai Bisnis 2”. Mantan wartawan Jawa Pos ini menulis buku ”Berhenti Kerja Dunia Tidak (Akan) Kiamat” selama dua hari. Buku itu sengaja ditulisnya menjelang dirinya meninggalkan perusahaan
multinasional, PT Semen Cibinong (sekarang ganti nama jadi PT Holcim), tempat Aqua selama 10 tahun mengabdikan dirinya. Dalam buku tersebut, Aqua menyampaikan berbagai pandangan dan tekadnya bahwa untuk mengabdi dan mencari rejeki, lahannya luas sekali, tidak hanya di satu tempat saja. Di mana ada kemauan, pasti di situ ada jalan. Berbekal itulah, sehingga Aqua dengan mantap, di usia yang masih
relatif mudah, sekitar 35 tahun (Aqua kelahiran 23 Januari 1970) memutuskan meninggalkan pekerjaan tetapnya sebagai karyawan. Keputusan Aqua berhenti dari PT Semen Cibinong, merupakan tekad yang sudah lama dipendamnya. Bagi Aqua yang memiliki keyakinan kuat bahwa rejeki manusia sudah diatur sama Allah SWT, meninggalkan perusahaan tersebut sama sekali tidak masalah. u Ke Halaman 11 kolom 1
u Ke Halaman 11 kolom 5
HONDA DBL 2009
Kris Samiaji/Sumatera Ekspres
Nuansa pink: Para penonton Honda DBL menggunakan pakaian bernuansa pink.
Pink Valentine di Opening Palembang PALEMBANG--Nuansa Valentine mewarnai GOR Sriwijaya, tempat diselenggarakannya pembukaan Honda DetEksi Basketball League (DBL) Sumatera Ekspres 2009 di Palembang, kemarin. Ribuan penonton datang menaati dress code merah muda, ramairamai membunyikan clapper berwarna merah muda. Para pemain yang bertanding pun kompak mengenakan tali sepatu merah muda. “Jarang-jarang ada kesempatan kompetisi di hari seperti ini. Kalau di Surabaya, karena kompetisi diselenggarakan bulan Juli-Agustus, kami biasanya punya tema khusus saat u Ke Halaman 11 kolom 5
“Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang ber iman.” (An-Nisa’: 103)
11:59 15:17
18:03 19:13 04:37
BILATERAL
Kunjungan Hillary Tak Bahas Hambali JAKARTA--Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Hillary Clinton bakal berkunjung ke Indonesia pada 18-19 Februari. Jelang kunjungan singkat tersebut, Menteri Luar Negeri Nur Hassan Wirajuda menyiratkan tidak ada pembahasan masalah Hambali. Hambali adalah warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi tersangka teroris dan telah enam tahun ditahan AS di penjara Guantanamo, Kuba. Hillary Clinton Menurut Hassan, selain belum melihat kejelasan kebijakan AS soal penutupan penjara Guantanamo, alasan lain karena Indonesia u Ke Halaman 11 kolom 1
MENIKAH MASSAL: Perayaan Hari Kasih Sayang kemarin diwarnai dengan pernikahan massal 101 pasangan di Klang, Selangor Malaysia. Sebagian besar mereka adalah muda-mudi Tionghoa. AFP PHOTO / Saeed KHAN
Tiga WNI Tewas Ditembak PDRM Kembali Berdalih untuk Pembelaan Diri
DUNGUN--Tiga warga Indonesia yang diduga terlibat aksi perampokan dengan menggunakan senjata tajam tewas ditembak Polisi
Diraja Malaysia (PDRM) dalam suatu penggerebekan di Kampung Shantong. Dua WNI lagi berhasil meloloskan diri. Diduga keduanya juga terkena tembakan dalam penggerebakan pada Sabtu (14/2) pukul 2.45 pagi itu. Ketua Jabatan Siasatan Jenayah negeri, Asisten Komisioner Mohd. FauziAbduri seperti dilansir Utusan
Online kemarin mengungkapkan penggerebekan dilakukan setelah anggotanya melakukan pengintaian sebuah rumah. Pelaku yang mengetahui posisinya dikepung kemudian menaiki mobil untuk melarikan diri. “Saat petugas menghadang, salah seorang tersangka berusaha menyerang polisi dengan meng-
gunakan parang. Polisi kemudian melepaskan tembakan sehingga mengenai tersangka. Empat kawanan lagi kemudian melarikan diri ke kawasan hutan,” kata Fauzi. Polisis terus melakukan pengejaran. Keempat kawanan rampok itu kemudian ditemukan masyarakat di tepi jalan di Batu 7 1/2, Jalan Shantong, Paka. Mereka
ditemukan sekitar dua kilometer dari lokasi penggerebakan pada pukul 5 pagi. “Dua pelaku berusaha menyerang polisi dan mereka mati ditembak. Dua lagi berhasil melarikan diri,” katanya. Hasil penggerebakan itu, polisi merampas sejumlah barang bukti u Ke Halaman 11 kolom 5
Imbas Rusuh DPRD, Nanan Staf Ahli
KPK Usulkan Pengawas Independen
JAKARTA--Mutasi Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Utara imbas demo anarkis di DPRD Sumut akhirnya benar terjadi. Inspektur Jenderal Nanan Soekarna harus rela meninggalkan jabatan tertinggi di Polda Sumut itu. “Beliau digantikan oleh Brigjen Pol Badrodin Haiti,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira ketika dihubungi koran ini, kemarin (14/2). Badrodin Haiti sebelumnya menjabat Direktur I
JAKARTA--Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merancang strategi baru untuk mempercepat reformasi birokrasi di semua lembaga negara. Setelah memelototi kinerja Inspektorat Jenderal (Itjen), KPK kali ini mengusulkan pembentukan lembaga pengawas internal yang lebih independen. “Ini seperti badan khusus tapi (bertugas) mengawasi semua penyelewengan di departemen,” jelas Wakil Ketua KPK M Jasin di Gedung KPK, kemarin. Menurut Jasin, badan tersebut dibentuk karena kinerja Itjen yang tidak banyak bisa diharapkan. “Kalau ada lembaga ini, tugas pemeriksaan menteri yang selama ini menjadi tugas Itjen akan dapat dilaksanakan. Nantinya tidak ada lagi alasan sungkan,” kata Jasin.
u Ke Halaman 11 kolom 1
Sikapi Kinerja Itjen dan Bawasda
Nanan Soekarna
u Ke Halaman 11 kolom 5
I Made Wardana; Berdiplomasi lewat Kesenian Bali di Eropa
Latih Mahasiswa Konservatorium hingga Anak Cacat Belasan tahun I Made Wardana dan istrinya, Ni Wayan Yuadiani, menjalankan diplomasi gamelan dan tari Bali di jantung Eropa. Bagaimana hasilnya kini?
TOMY C. GUTOMO, Brussels WARGA asing jatuh cinta dengan Bali sudah biasa. Tapi, membuat mereka sampai bersemangat belajar menari dan menabuh gamelan Bali itu yang luar biasa. Pesona itulah yang dipancarkan I Made Agus Wardana sehingga sanggar tari dan musik KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di Brussels kini dipenuhi warga Belgia. Hidupnya kesenian Bali di Belgia memang tak lepas dari I Made Agus Wardana dan istrinya, Ni Wayan Yuadiani. Selama belasan tahun keduanya mengajar menabuh
Tomy C. Gutomo/Jawa Pos
gamelan dan tari Bali di sana. Made –sapaan I Made Agus Wardana– adalah staf KBRI untuk Belgia dan Luksemburg. Sedangkan Ni Wayan bukan hanya guru ’’pendamping’’ bagi Made karena di tanah asalnya wanita itu adalah penari Bali. Berkembangnya kesenian Bali di Belgia dimulai pada 1995. Saat itu KBRI Belgia mendapat hibah seperangkat gamelan dari Pemerintah Provinsi Bali. Bantuan itu tak lepas dari misi Dubes Indonesia untuk Belgia saat itu, Sabana Kartasasmita, untuk mengembangkan diplomasi melalui kesenian. ’’Pak Sabana saat itu juga meminta bantuan STSI (Sekolah Tinggi Seni Indonesia) Denpasar (sekarang ISI) untuk mengirimkan pengajar gamelan ke Belgia. Maka, dikirimlah saya pada 1996,’’ tutur Made. Awalnya Made hanya mengajar orang-orang Indonesia yang berada di Brussels sehingga terbentuklah grup gamelan KBRI Brussels dan gamelan Dharma Wanita KBRI. Pada acara-acara internal KBRI, grup itu kerap tampil. Dari situlah makin banyak yang ter-
KESENIAN BALI: Warga Brussels memainkan gamelan Bali.
Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000
u Ke Halaman 11 kolom 1
Jawa Pos Group Media