Pontianak Post Sabtu 15 Agustus 2009 M / 24 Syaban 1430 H
Eceran Rp. 2.500
PERTAMA DAN TERUTAMA DI KALIMANTAN BARAT
Welcome to Indonesia Malam Ini, Martin Sapa Penggemar di Final DBL Jatim SURABAYA – Surabaya semakin menguatkan diri sebagai kiblat basket Indonesia. Hari ini (15/8), satu lagi bintang basket NBA datang ke Kota Pahlawan. Kali ini giliran Kevin Martin, superstar Sacramento Kings. Begitu tiba, Kevin Martin langsung disambut serangkaian kegiatan. Malam ini, dia menghadiri final Honda DetEksi Basketball League (DBL) East Java
2009, di DBL Arena Surabaya. Kemudian, Minggu besok sampai Selasa (16-18 Agustus), dia mulai
inggalan pula sejumlah acara bersama para partner serta kegiatan sosial. “Tidak terasa, Kevin Martin adalah bintang NBA ketiga yang datang ke Surabaya dalam setahun terakhir,” kata Azrul Ananda,
hun berlalu sejak kehadiran Danny Granger, bintang Indiana Pacers, di DBL Arena Surabaya. Pada 23-24 Agustus 2008, Granger menjadi bintang di NBA Basketball Clinic, melatih pemain-pemain DBL. Even itu ter-
Lalu, pada Juni 2009 lalu, untuk merayakan ulang tahun ke-60 Jawa Pos, giliran motor New York Knicks, David Lee, yang hadir. Bedanya, Lee tampil di NBA Madness, sebuah even basketball lifestyle interaktif yang diselenggarakan di mal-mal di Surabaya. Dan sekarang, giliran Kevin Martin. Untuk Indonesia Development
catat dalam sejarah sebagai even resmi pertama NBA di Indonesia.
Camp 2009, Martin tidak tampil sendirian. Dia ditemani dua asisten pelatih NBA, Neal Meyer (Los Angeles Clippers) dan Joe Prunty
KEVIN MARTIN
menjalani Indonesia Development Camp 2009, melatih bintang-bintang muda pilihan DBL, yang datang dari 15 provinsi di Indonesia. Tidak ket-
commissioner DBL. Memang, belum pas seta-
(Portland Trail Blazers). Malam ini, pemain bergaji Rp 100 miliar semusim itu dijadwalkan melakukan tipoff untuk pertandingan final terakhir, antara tim putra SMAN 2 Jember melawan SMA Santa Maria Surabaya. Saat halftime, dia juga akan bermain games, menunjukkan skill-nya di hadapan ribuan penonton final. Para pemain kedua sekolah itu pun sudah membayangbayangkan bagaimana rasanya bermain di hadapan seorang bintang NBA. Bagi SMAN 2 Jember, ini merupakan kali kedua X Ke Halaman 11 kolom 5
Terapkan Strategi Berpencar Penghubung Noordin Tertangkap di Batam
Pengebom Ritz-Carlton Umur 20 Sudah ke Poso PANDEGLANG – Nana Supriatna alias Nana Ikhwan Maulana, pelaku bom bunuh diri di Hotel Ritz-Carlton pada 17 Juli lalu, adalah sosok pemuda desa yang hidup di tengah kungkungan kemiskinan. Untuk jenjang sekolah, dia hanya sampai SD. Untuk tempat tinggal, dia, ibunya, dan saudara-saudaranya harus menumpang di rumah kakak ipar. Rumah di Kampung Kebon Cau, Desa/Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, tersebut sangat sederhana; kira-kira berukuran 8 x 4 meter dan berdinding tripleks. Itu adalah rumah milik Udin, pria yang menikah dengan Yuyun (kakak Nana). Kemarin pagi (14/8) hingga sore, rumah tersebut didatangi ratusan warga dan puluhan wartawan. ”Nana anak yang baik,” kata Ny
TEROR
B
JAKARTA
X Ke Halaman 11 kolom 1
BUKAN TERORIS Bersih, Muh. Djahri Bebas KELUARGA Muh. Djahri bisa bernapas lega. Sebab, kemarin Mabes Polri telah memastikan bahwa pemilik rumah yang rusak diberondong Densus 88 di Dusun Beji, Kedu, Temanggung, Jateng, itu dibebaskan. Pria 59 tahun itu dianggap bersih, tidak terlibat jaringan Noordin M. Top. Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Sulistyo Ishak mengatakan bahwa guru agama tersebut tidak tersangkut terorisme. ’’Muh. Djahri yang sempat ditangkap karena menyembunyikan Ibrohim terbukti tidak secara sengaja dan bukan dalam kapasitas untuk melindungi. Tapi, Aris dan Indra masih ditahan karena kami sedang mendalami keterlibatan kedua orang ini,’’ Muh. Djahri kata Sulistyo. Keluarga di Temanggung menyambut gembira setelah mendengar Muh. Djahri dipulangkan oleh polisi. Meski dua anggota keluarga lain, Aris dan Indra masih ditahan, mereka lega Djahri akhirnya bebas dari dugaan terkait jaringan teroris. ’’Sejak awal kami sudah bilang bahwa memang tidak ada anggota keluarga kami yang terlibat jaringan teroris. Anak saya juga tidak mungkin terlibat. Tapi, kami masih menunggu kedatangan Pak Djahri,’’ tutur Darpinah adik Muh. Djahri yang juga ibu kandung Aris dan Indra, melalui anaknya, Fredy Gustaf.(rdl/vie/jpnn/iro)
“Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” (An-Nisa’: 103)
REUTERS / CRACK PALINGGI
PETI PENGEBOM: Polisi membawa peti mati yang berisi sisa-sisa Ikhwan Maulana, Pelaku bom bunuh diri di Hotel Ritz-Carlton 17 Juli 2009, Jakarta. Peti mati itu diantar ke rumah duka untuk dimakamkan, kemarin (14/8).
SOLO – Noordin M. Top memang nomor wahid. Meski nyaris tertangkap dalam penggerebekan di Temanggung, beberapa hari kemudian jejaknya tak terlacak lagi. Tadi malam sejumlah sumber di kepolisian menyebutkan bahwa pihaknya yakin gembong teroris itu masih berada di Jawa Tengah bagian timur. Namun, jejaknya terus menjauh dari ’’sinyal’’ tim Densus 88. Sumber di kepolisian memperkirakan, Noordin saat ini mengubah strategi pelariannya. Sebelumnya, dia selalu bersama pengawalnya (salah seorang di antaranya adalah Tedy alias Mubarok). Tapi, sejak pengepungan di Temanggung, dia memilih berpencar. Cara seperti itu pernah X Ke Halaman 11 kolom 1
Pidato Kenegaraan tanpa Sail Bunaken Lagu Indonesia Raya Buru Rekor Dunia JAKARTA – Pidato Kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di depan Rapat Paripurna DPR kemarin (14/8) diselingi insiden langka. Saat acara kenegaraan itu dibuka, protokoler DPR lupa mengajak hadirin menyanyikan lagu Indonesia Raya. Ketua DPR Agung Laksono meminta maaf atas kelalaian tersebut. ’’Ada kekeliruan dalam protokoler kami. Alat kelengkapan enggak salah, hanya protokoler yang seharusnya mengingatkan,’’ ujar Agung setelah rapat di gedung DPR, Senayan, Jakarta, kemarin. Seperti halnya acara kenegaraan lainnya, lagu Indonesia Raya seharusnya dinyanyikan pada awal. Setelah itu, acara pembuka dilanjutkan dengan mengheningkan cipta. Baru kemudian masuk ke acara inti, yakni penyampaian pidato dan seterusnya. Namun, yang terjadi dalam acara pidato kenegaraan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-64 Kemerdekaan RI tersebut tidak seperti biasanya. Agung sebagai pemimpin rapat langsung
MUHAMAD ALI/JAWAPOS
KOSONG: Kursi kosong banyak mewarnai gedung DPR saat pidato kenegaraan di gedung DPR-MPR RI, Jumat (14/8).
mengajak hadirin untuk mengheningkan cipta. Dia baru sadar belum mengajak menyanyikan lagu Indonesia Raya setelah pidato sambutan sebagai ketua DPR. ’’Nanti setelah pidato presiden, tolong paduan suara menyanyikan lagu Indonesia Raya karena tadi belum,’’ kata Agung. Lagu kebangsaan itu pun akhirnya dinyanyikan pada akhir acara.
MANADO – Sebanyak 2.612 penyelam dari tanah air dan luar negeri dipastikan berpartisipasi dalam pemecahan rekor dunia penyelaman masal di Manado dalam rangkaian Sail Bunaken 2009. Acara tersebut berlangsung besok (16/8) di Pantai Malalayang. Lalu, pada 17 Agustus di tempat yang sama, akan diselenggarakan upacara pengibaran bendera di bawah air untuk memperingati HUT Ke-64 RI. Kepala Pusat Dinas Penerangan Mabes TNI-AL (Kadispenal) Laksamana Pertama (Laksma) TNI Iskandar Sitompul menjelaskan, peserta terdiri
atas prajurit TNI dan Polri, instansi pemerintah dan swasta, klub Possi, serta masyarakat umum. ’’Dua even itu paling ditunggu oleh masyarakat. Responsnya luar biasa. Sebagian besar peserta sudah datang dan tinggal di sekitar Pantai Malalayang,’’ ujarnya kemarin (14/8). Selama ini, rekor dunia selam masal berturut-turut telah dipecahkan. Pada 2004, rekor tersebut dipegang Australia dengan jumlah 600 penyelam. Kemudian, tahun berikutnya rekor itu dipecahkan Thailand pada Festival Kohtao yang X Ke Halaman 11 kolom 5
Selama hampir sejam presiden menyampaikan pidato yang merupakan tradisi tahunan tersebut. Mengambil tema Refleksi Kemerdekaan dan Dinamika Perjalanan Bangsa, SBY mengupas jatuh bangunnya negara dalam menemukan arah tepat demokrasi. Dia juga menyinggung tantangan dalam reformasi gelombang kedua, termasuk X Ke Halaman 11 kolom 1
Ponpes Al Mukmin, Ngruki, yang Selalu Disorot Gudang Terorisme 11:49 15:09
17:53 19:03 04:27
Wali Murid Terganggu, Manajemen Talak Wartawan Nama Ponpes Al Mukmin, Ngruki, mencuat setiap ada peristiwa pengeboman atau pengungkapan terorisme. Pengaitan itu tentu saja menyebabkan segenap penghuni ponpes terganggu. KARDONO S, Solo
SEJAK 17 Juli lalu, Direktur Lembaga Pendidikan Pondok Pesantren Al Mukmin, Ngruki, Sukoharjo, Jateng, Ustad Wahyudi telah menjatuhkan ’’talak” kepada wartawan atau pers. Sebab, beberapa saat setelah pengeboman Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton di Mega Kuningan (17/7), kata dia, sejumlah Online: http://www.pontianakpost.com/
KARDONO/JAWA POS
RUTINITAS: Kegiatan sehari-hari di Pondok Pesantren Ngruki, Solo.
media massa secara tak langsung justru memojokkan pihaknya. ’’Anggapan-anggapan di luar lebih banyak mengganggu. Setiap pernyataan kami malah tak membuat kondusif suasana. Jadi, bukan bermaksud memusuhi media. Kami hanya tak mau ngomong terkait tudingan antara terorisme dan Ponpes Al Mukmin,’’ kata Wahyudi ketika ditemui di Ponpes Al Mukmin, Ngruki, kemarin siang. Menurut dia, setiap ada insiden peledakan bom atau terorisme sejumlah tudingan pun muncul. Di antaranya, menyebutkan bahwa yang diajarkan di Al-Mukmin hanyalah kitab-kitab Arab. Tak sedikit pula yang menyatakan bahwa ponpes tersebut sebagai gudang teroris. ’’Padahal, di sini (Ponpes Al Mukmin, Red) bahasa pengantarnya adalah bahasa Inggris dan Arab,’’ tegasnya. Lembaga Pendidikan Pondok Pesantren Al Mukmin kini mempunyai 1.600-an santri.
*Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000
X Ke Halaman 8 kolom 1
Jawa Pos Group Media