Pontianak Post Selasa 16 Maret 2010 M / 30 Rabiul Awal 1431 H
Eceran Rp. 2.500
PERTAMA T A DAN TERUTAMA T A DI KALIMANTA T N BARAT A
SELEBRITAS Gemas Bonbin Pribadi PUTRI Indonesia 2009 Qory Sandioriva menyatakan gemas dengan hobi orang-orang kaya Indonesia yang memelihara harimau di rumah mereka. Mahasiswi Sastra Prancis UI itu yakin bahwa harimau lebih nyaman tinggal di hutan daripada di dalam kerangkeng. ’’Biarkan harimau menjadi raja di habitatnya. Saya tidak setuju harimau dipelihara di rumah seperti kucing,” tutur Duta Harimau Sumatera itu. Qory Sandioriva Dara kelahiran 17 Agustus 1991 tersebut mengatakan, mengandangkan harimau akan menghilangkan kemampuannya untuk bertahan hidup di alam liar. Karena itu, tidak sedikit harimau yang dilepasliarkan tetap berupaya mencari mangsa di permukiman penduduk terdekat dengan habitatnya. (noe/agm)
FOTO : JPNN
DIPISAH : Lala-Lulu bayi kembar siam dempet hati, saat ditangani tim RSCM di Jakarta. Operasi pemisahan berjalan sukses, kemarin (15/3).
Operasi Lala-Lulu Berhasil Kembar Siam Dempet Hati JAKARTA—Operasi pemisahan Zahkiah Nurmala-Zahkiah Nadipa (lala-lulu), bayi kembar
siam dempet hati berhasil dilakukan, kemarin (15/3). Saat ini, kondisi bayi asal desa Mega Timur, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat, stabil dan dirawat di ruang intensive care
unit (ICU) RSCM (Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo). Sebanyak 34 tim dokter RSCM gabungan RSUP-Soedarso Pontianak terlibat operasi menegangkan. Kurang lebih 5 jam dari 8 jam jadwal operasi
atau sejak pukul 07.30-13.00 Wib, terlepas dari detik-detik maut di meja operasi. Kini keduanya tengah intensif menjalankan masa penyembuhan dan pemulihan (recovery). Selama menunggu operasi,
kedua orang tua Lala-Lulu, Sumiran(47) dan Rusmiati(38) sangat khawatir. Keduanya berdebar dan ketakutan melihat ruang bedah RSCM-Jakarta. Maklum sudah 2 bulan, X Ke Halaman 7 kolom 1
Polisi Belum Tetapkan Tersangka 15 Mahasiswa Diperiksa
KPK Perpanjang Penahanan Gubernur KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan Gubernur Kepri Ismeth Abdullah, tersangka dugaan korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran (damkar) di Otorita Batam (OB) periode 2005. KPK menambah masa penahanan Ismeth selama 30 hari lagi. Juru Bicara KPK Johan Budi mengungkapkan, perpanjangan masa penahanan itu dilakukan untuk kepentingan penyidikan. ’’Masa Ismeth Abdullah penahanan selama 20 hari pertama sudah habis. Untuk kepentingan penyidikan, masa penahanan tersangka kami perpanjang 30 hari X Ke Halaman 7 kolom 5
GROW WITH CHARACTER Ketua Mao dan Deng Xiao Ping PILAR terakhir atau keempat dari The M House adalah Implementation Pillar. Artinya, pilar pelaksanBagi saya, percuma saja ah perusahaan punya piukuh di value, strategy, tactic kalau tidak kukuh tu pelaksanaan. Ketua Mao pernah dita rahasia suksesnya meukan Tiongkok. “Satu en inspirasi, sembilan uh sembilan persen immentasi. Malah gak ada sepnya blas. Karena itu, k ada gunanya banyak teori kalau pelaksanaannya gak kuat. Tapi, Anda juga tidak boleh alergi pada teori. Sebab, langsung pada implementasi bisa ngawur Seperti X Ke Halaman 7 kolom 1
Aparat kepolisian terlihat bersiaga penuh dan terus berjaga-jaga melakukan pengamanan terhadap kemungkinan adanya bentrok susulan bersamaan dengan aksi mereka. Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fisip Untan Onjen kepada Pontianak Post menjelaskan aksi yang mereka lakukan adalah sebagai bentuk aksi damai
PONTIANAK—Paska bentrok mahasiswa Teknik dan Fisip Untan (12/3) lalu, hingga kini polisi masih menangani kasus hukumnya. Namun belum ada tersangka yang ditetapkan. “ Dalam menetapkan tersangka polisi tak bisa buru-buru,” kata Kabid Humas Polda Kalbar, AKBP Suhadi ketika dihubungi, Senin (15/3). Polisi, menurut Suhadi, bakal serius mengungkap pelaku pembakaran dan pemukulan dua wartawan yang lagi meliput perseteruan dua fakultas di Universitas Tanjungpura Pontianak tersebut. Arif, wartawan Metro Pontianak jadi korban kebrutalan mahasiswa yang membabi buta hingga mengakibatkan dia mesti divisum dan menjalani opname di Rumah Sakit Umum St. Antonius. Serta, Faisal, Stringer Metro TV, yang diseret, dipukuli dan disekap di ruang UKM FT, oleh mahasiswa Teknik, mengungkap pelaku itu
X Ke Halaman 7 kolom 1
X Ke Halaman 7 kolom 5
MUJADI/PONTIANAK POST
AKSI DAMAI: Aksi damai mahasiswa Fisip Untan berkaitan kejadian bentrok dengan Fakultas Teknik. Mereka orasi dan mengelilingi Tugu Digulis.
Gelar Aksi Damai
PONTIANAK- Senin (15/3) puluhan mahasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik Universitas Tanjungpura Pontianak dan sejumlah wartawan berbondongbondong menuju bundaran digulis untuk melakukan aksi damai dan solidaritas terhadap kisruh antar mahasiswa dan penyekapan, pemukulan dan penganiayaan terhadap dua wartawan di dalam kampus Untan.
Umar Patek di Aceh Melatih Para Teroris, Bangun Kekuatan Baru JAKARTA – Data baru hasil investigasi terhadap tersangka teroris yang sudah tertangkap terus bermunculan. Kali ini, polisi menemukan fakta bahwa Umar Patek pernah berada di kamp pelatihan di Aceh. Fakta tersebut dibenarkan Kepala
Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Komjen Ito Sumardi. Menurut pimpinan korps bersandi Sidik Sakti Indera Waspada itu, Umar Patek pernah melatih para teroris di Aceh. ’’Menurut keterangan dan faktanya, memang dia melatih di sana juga,’’ ujar Ito setelah mengikuti latihan gabungan penanggulangan teror di Halim, Jakarta, kemarin. Kehadiran Umar di
Kasus Bansos Bermodus Tradisional
kemarin ( 15/03) Jaja yang tertembak di Leupung, Aceh Besar, Jumat lalu (12/3) memang terkenal kaya. Dia punya bisnis ekspedisi, tambak, dan perbengkelan. ”Secara hukum, semua bisnis Jaja legal. Tapi, dana pribadi Jaja yang kami duga digunakan men-support Dulmatin,” katanya. Karena itu,
PONTIANAK—Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GN-PK) Pusat menyatakan prihatin kasus bantuan sosial Provinsi Kalimantan Barat sampai ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Soalnya, kasus tersebut seharusnya cukup ditangani oleh kepolisian atau kejaksaan di daerah. “Kita prihatin, ini tanda-tanda institusi yang menangani tipikor di daerah ini mandul atau kurang punya nyali,” kata Ketua GN-PK Pusat Adi Warman didampingi Penasehat GN-PK Pusat, RJ Suhandoyo, di Pontianak, kemarin (15/3). Pernyataan itu diungkapkannya usai membuka diklatsus (pendidikan dan pelatihan khusus) tindak pidana korupsi di Hotel Grand Mahkota untuk GN-PK Koordinator wilayah Kalimantan Barat. Menurut Adi, GN-PK melihat bahwa KPK bukanlah sebuah lembaga yang berisi malaikat. KPK juga memiliki berbagai keterbatasan misalnya dari segi
X Ke Halaman 7 kolom 5
X Ke Halaman 7 kolom 5
X Ke Halaman 7 kolom 5
Kang Jaja Donatur Terbesar PENELITIAN tim analis Densus 88 Mabes Polri terkait dengan pendanaan jaringan Dulmatin semakin menunjukkan titik terang. Salah satu fakta yang terungkap adalah penyumbang dana terbesar jaringan ini. ”Donatur terbesar Dulmatin ini Kang Jaja atau sering disebut Ajengan Jaja,” kata seorang perwira analis kepada Pontianak Post
Mestinya Tak Perlu ke KPK
Tony Rafty ; Wartawan Australia yang Pernah Meliput Perang di Surabaya
Seniman Otodidak, Ingin Karyanya Bisa Dipamerkan Tony Rafty ingin sekali bisa menT gunjungi Surabaya, kota yang memberinya banyak kenangan. Dia juga berharap karya-karyanya –sebagian telah diarsip dan menjadi milik National Library of Australia di Canberra– bisa dipamerkan di Surabaya. Leak Kustiya, SURABAYA
SELAIN sebagai jurnalis, Tony Rafty adalah seniman otodidak yang tekun. Berr bekal pena dia merekam kejadian di Indonesia era perjuangan dengan cara yang unik, yaitu sketsa. Karena keunikannya itulah, lantas Rafty sering bertemu dengan presiden pertama RI, Soekarno. Tidak untuk urusan Online: http://www.pontianakpost.com/
-TONY RAFTY FOR JAWA A POS
SKETSA: Tony Rafty memperlihatkan sketsa Adam Malik kepada Pemred Jawa Pos, Leak Kustiya, di rumahnya di pinggiran Kota Sydney, Australia, (7/3).
berita saja, tapi juga sebagai teman diskusi, terutama soal kesenian. Kalau sudah bertiga: Rafty, Soekarno, dan Affandi (pelukis), semua bisa lupa waktu. Rafty menunjukkan sketsa pelukis ekspresionis dari Jogja, Affandi, di atas kertas ukuran A-3 yang juga dibubuhi tanda tangan sang maestro. Kalau berada di rumah Affandi, sepertinya tak ada perbedaan antara presiden, wartawan, atau pelukis. Semua teman. Perjuangan Indonesia, lukisan, semua dibicarakan tanpa beban apa-apa. ”Dia (Soekarno, Red) sangat senang berbicara tentang masa depan Indonesia, keindahan, dan kesenian. Ngobrol tentang itu bisa dia lakukan hingga berjam-jam meski tanpa kopi,” katanya. Rafty juga berteman dengan Basuki Abdullah. Dia menyesalkan tewasnya sang pelukis realis kelahiran Solo pada 1993. Basuki Abdullah dibunuh pembantunya yang menginginkan arloji mewah
*Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000
X Ke Halaman 7 kolom 1
Jawa Pos Group Media