Pontianak Post

Page 1

54

���������

Pontianak Post

Sabtu 17 April 2010 M / 3 Jumadil Awal 1431 H

sELEBRITAS Takut Disadap Aktris dan sutradara Lola Amaria tidak tergoda untuk terjun ke dunia politik. Meski kini banyak sahabatnya yang mencoba kemampuan di dunia politik, artis kelahiran Jakarta, 30 Juli 1977, itu lebih memilih menekuni dunia peran. ’’Saya enggak mau jadi pejabat. Enakan jadi orang film. Bebas, nggak dikatain korupsi dan nggak d i s a d a p ,’’ u j a r Lola Amaria saat ditemui di PPHUI, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis malam lalu (15/4). Lola menuturkan, sejumlah parpol (partai politik) Lola Amaria pernah menawari dirinya untuk terjun ke dunia politik. Namun, saat ini dia menyatakan belum berminat. ’’Aku mikir dua kali. Mungkin bisa, tetapi aku harus belajar dulu,’’ tutur kekasih sutradara Arya Kusumadewa itu. u Ke Halaman 7 kolom 5

Honda DBL

pertama dan terutama di kalimantan barat

Eceran Rp. 2.500

Komnas Ham Temukan Pelanggaran Mediasi Kasus Priok Capai Tiga Kesepakatan

Ahli waris yang datang adalah Habib Ali Zaenal bin Abdurrahman Alaydrus dan Habib Salim bin

JAKARTA – Insiden dalam upaya penggusuran makam Habib Hasan bin Muhammad Al-Hadad alias Mbah Priok memasuki babak baru. Dalam proses mediasi kedua di Kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) kemarin (16/4), terungkap hal-hal baru. Antara lain, temuan investigasi bahwa banyak pelanggaran HAM yang terjadi dalam upaya penggusuran lahan makam di Koja, Jakarta Utara, tersebut. ’’Tetapi, semua masih harus dianalisis lebih lanjut. Yang jelas, kasusnya sangat serius dan terkait dengan hak asasi manusia,’’ ujar Wakil Ketua Komnas HAM Ridha Saleh kepada wartawan. Ridha mengatakan, proses mediasi tertutup antara PT Pelindo II dan ahli waris makam Mbah Priok menghasilkan tiga butir kesepakatan untuk menyelesaikan sengketa di antara kedua belah pihak. Mediasi sempat alot karena kedua pihak awalnya bersikukuh kepada argumentasi masing-masing. Namun, lanjut Ridha, akhirnya dihasilkan tiga kesepakatan bersama. Pertama, ahli waris makam Mbah Priok menyetujui rancangan

u Ke Halaman 7 kolom 5

u Ke Halaman 7 kolom 5

ABROR RIZKI / RUMGAPRES

SILATURAHMI : Presiden SBY bersilaturahmi dengan ahli waris Habib Alwi (Mbah Priuk),usai sholat Jumat di Wisma Negara, Jakarta, kemarin (16/4).

SBY- Ahli Waris Mbah Priok Berdialog JAKARTA – Wakil ahli waris makam Habib Hassan bin Muhammad Al Haddad alias Mbah Priok kemarin (16/4) menemui Presiden Susilo Bam-

bang Yudhoyono (SBY). Pertemuan dan dialog singkat itu berlangsung secara informal setelah shalat Jumat di Wisma Negara, Jakarta.

Hakim Gayus Terima Rp50 Juta Tuntut Hukum Mati Edwin

HERMITIANTA/RADAR JOGJA)

LOVE HONDA DBL: Suporter tim basket putri SMAN 1 Babarsari Depok Sleman pada hari pembukaan kompetisi Honda DBL 2010 seri D.I. Jogjakarta di GOR UNY Jogjakarta (16/4).

Melawan Hujan, Mengejar Rekor JOGJAKARTA – Pada 2008 dan 2009, Jogjakarta menjadi tuan rumah terheboh kompetisi basket pelajar terbesar di Indonesia, Honda Development Basketball League (DBL). Di luar ’’kandang’’ DBL di Surabaya, tidak ada kota lain yang menyedot penonton sebanyak Jogjakarta. Tahun ini u Ke Halaman 7 kolom 1

11.44

15.00 17.48

JAKARTA – Satu per satu aliran dana dalam penanganan kasus Gayus Halomoan P. Tambunan terkuak. Setelah sejumlah pemberian yang diterima penyidik Polri, kini terungkap kucuran dana dari Gayus ke hakim yang menyidangkan perkaranya di Pengadilan Negeri Tangerang. Hal itu terungkap dalam pemeriksaan Komisi Yudisial (KY) terhadap Muhtadi Asnun, ketua majelis hakim perkara penggelapan dengan terdakwa Gayus.’’Yang memeriksa adalah saya, Pak Busyro (Ketua KY Busyro Muqoddas, Red), dan anggota lain,’’ kata Zaenal Arifin, koordinator Bidang Pengawasan Kehormatan, Keluhuran Martabat, dan Perilaku Hakim KY, kemarin (16/4).

Keluar Besar Uray Siap Demo

u Ke Halaman 7 kolom 5

Pedagang Baju Produksi Narkoba Beromzet Miliaran Rupiah

grow with character Ingat Nabi, Belajarlah Sampai ke Tiongkok!

u Ke Halaman 7 kolom 1

u Ke Halaman 7 kolom 1

u Ke Halaman 7 kolom 5

18:57 04.23

Di Tiongkok ada Kotler Marketing Group atau KMG yang dipimpin Milton Kotler. Dia itu adik Philip Kotler yang usianya berbeda dua tahun. Walaupun usia hampir sama, sikap dan perilaku mereka sangat berbeda. Philip adalah seorang Demokrat, tapi Milton merupakan Republican. Philip hidup sangat sehat dan teratur, sedangkan Milton adalah perokok cerutu berat. Philip adalah profesor, Milton menHermawan Kartajaya jadi konsultan dan sekaligus deal maker. Philip pergi ke mana-mana karena undangan datang dari seluruh dunia. Sedangkan Milton suka ke

JAKARTA – Siapa sangka pasangan suami istri (pasutri) Pintarjo dan Emma yang sehari-hari pedagang baju di Pasar Pagi, Mangga Dua, memproduksi ekstasi dan sabu-sabu berskala besar di rumahnya. Hal itu terungkap dari penggerebekan rumah mereka di Perumahan Pluit Timur, Blok U Selatan No 64, Kelurahan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara. Dari lantai dua rumah tersebut, aparat Polrestro Jakarta Barat menyita barang bukti 46 ribu butir ekstasi merek Mercy dan 2012 berikut peralatan cetak, 29 ribu butir pil Lexotan, 17 kg Ketamin, 250

PONTIANAK—Usai dilakukan rekonstruksi pembunuhan Uray Qori oleh Edwin, Rabu (14/4), tuntutan agar pelaku dihukum berat terus bergulir. Kali ini datang dari keluarga korban. Mereka menuntut agar pelaku dihukum mati. Bahkan siap melakukan demo jika pelaku dalam persidangan tidak divonis mati. Jumat (16/4), Uray Fauzi, paman Uray Qori datang ke Poltabes Pontianak memenuhi panggilan. Dia memberikan kesaksian terkait pembunuhan Qori. Fauzi adalah adik kandung dari ayah Qori, Uray Iskandar yang telah menetap di Kota Pontianak. Uray Fauzi Sendirian Fauzi 30 datang ke Poltabes. Ia menSeluruh gatakan, masih berduka Uray akan atas sepeninggal keponakannya. Pembunuh Qori, berdemo, jika gadis asal desa Bekut keEdwin tidak dicamatan Tebas kabupaten vonis hukuman Sambas, diminta hukuman berat. Karena penmati ganiayaan terhadap Qori, anak kakak kandungnya amat kejam. Bahkan, hingga sekarang belum ada permintaan maaf dari keluarga pelaku pembunuh Qori kepada pihak keluarga korban. “Sampai saat ini keluarga Edwin belum ada minta maaf sama sekali,” katanya saat di ruang tunggu reskrim Poltabes Pontianak. Fauzi menegaskan, atas kejadian yang menimpa familinya itu, dia meminta hukuman yang pantas

Fery Pradolo/INDOPOS

SITA: Ribuan pil ekstasi dan shabu kemari disita usai pengungkapan pabrik ekstasi oleh satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat di kawasan Perumahan Pluit Timur, Jakarta Utara.

Risalah Makam Mbah Priok, Pemicu Bentrok Satpol PP dan Warga

Dianggap Suci, Jadi Sejarah Lahirnya Tanjung Priok Siapa Mbah Priok? Mengapa dia begitu dikeramatkan warga di sekitar hingga makamnya pun tetap dilindungi sampai mati? THOMAS AQUANIO, Jakarta

Para peziarah kemarin (15/4) tetap berdatangan ke makam Mbah Priok di Koja, Jakarta Utara. Jumlah mereka bahkan mencapai ratusan. Mereka, tampaknya, tidak terpengaruh peristiwa berdarah, bentrok antara aparat satpol PP dan warga, Rabu lalu (14/4). Kemarin sekitar pukul 11.00, para peziarah terlihat sedang khusyuk berdoa. Mereka duduk bersila di teras depan bangunan berukuran sekitar 6 x 8 Online: http://www.pontianakpost.com/

Thomas Kukuh Aquino / JAWA POS

MAKAM MBAH PRIOK: Teras makam keramat Habib Hasan bin Muhammad al Haddad (mbah Priuk) di Koja, Jakarta Utara, banyak didatangi warga untuk berdoa.

meter di kompleks pemakaman tersebut. Tak sedikit di antara mereka yang sampai menitikkan air mata saat berdoa. ’’Ya Allah… berilah kami ampun. Bersihkanlah kami dari segala dosa dan berilah kami kekuatan untuk menunjukkan kebenaran,’’ kata Habib Salim Alatas saat memimpin doa. Saat itu, dia duduk bersila di depan pintu utama makam yang berwarna hijau. Peziarah lainnya duduk melingkar memadati teras. Makam-makam yang dikeramatkan tersebut memang berada di dalam bangunan. Pontianak Post sebenarnya ingin masuk. Tapi, tak bisa sembarangan. Sebab, hanya ahli waris dan orang-orang tertentu yang bisa masuk. Karena itu, para peziarah harus puas hanya sampai di teras bangunan tersebut. Di depan pintu masuk bangunan makam itu, terpasang dua foto ulama. Mereka adalah Al Habib Zein Bin Muhammad Al Haddad dan Al Habib Ahmad Bin Zein Bin Muhammad Al Haddad. Makam

*Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000

u Ke Halaman 7 kolom 1

Jawa Pos Group Media


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.
Pontianak Post by Pontianak Post - Issuu