Pontianak Post

Page 1

Pontianak Post

Selasa 17 November 2009 M / 29 Dzulqaidah 1430 H

P e rt a ma da n T e rut a ma di K al i m a n t a n B a r a t

Eceran Rp. 2.500

Nanan Calon Kapolri

SBY Panggil Kapolri dan Jaksa

JAKARTA--Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kemarin batal menerima rekomendasi Tim Independen Verifikasi Fakta dan Proses Hukum kasus pimpinan KPK nonaktif Bibit Samad Riyanto dan Chandra M. Hamzah (Tim Delapan). Rekomendasi Tim Delapan baru diterima presiden hari ini. Seusai mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma sepulang dari kunjungan ke Malaysia dan Singapura, SBY menuju kediaman pribadi di Puri Cikeas, Bogor. Dari sore hingga tadi malam, presiden memanggil dan mengadakan pertemuan dengan Menko Polhukam u Ke Halaman 7 kolom 5

JAKARTA--Bola panas kasus kriminalisasi pimpinan KPK nonaktif Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah akan segera bergulir ke Istana Presiden. Pagi ini, Tim De-

lapan yang diketuai Adnan Buyung Nasution dijadwalkan menghadap. Meski tutup mulut soal isi rekomendasi, namun kabar adanya usulan penggantian Kapolri dan Jaksa Agung

santer terdengar. Jika memang Kapolri harus diganti, SBY masih membutuhkan persetujuan DPR. Sebab sesuai dengan UU 2 tahun 2002 pasal

11, Kapolri diangkat dan diberhentikan oleh presiden dengan persetujuan DPR. Namun, sejumlah sumber di Mabes Polri menyebut u Ke Halaman 7 kolom 1

SELEBRITAS

Nervous Bertemu Pejabat PRESENTER dan pesinetron Jennifer Arnelita mengatakan nervous ketika kali pertama bertemu dan bertatap muka secara langsung dengan pejabat tinggi negara. Kemarin (16/11), Jennifer dijadwalkan bertemu Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) Helmy Faisal. ”Aku deg-degan banget, bingung mau ngomong apa,” ucap artis kelahiran Balikpapan, 17 September 1984, itu di Kantor Kementerian PDT. Ketika berangkat dari rumah, bintang sinetron Kisah Sedih di Hari Minggu itu bingung memilih pakaian yang cocok. Jennifer Arnelita Sebab, kebanyakan pakaian yang ada di lemari digunakan untuk syuting. ”Aku mikir mau pakai baju apa. Sebab, ini kali pertama aku ketemu pejabat sekelas menteri,” ujarnya.

Lala-Lulu Masuki Masa Optimal Pemisahan Butuh Rp500 Juta untuk Operasi PONTIANAK--Bayi kembar siam Zakiah Nurmala dan Zakiah Nadiwa atau biasa dipanggil Lala dan Lulu kini berusia 5,5 bulan. Mereka memasuki masa optimal untuk menja-

lani operasi pemisahan. Biaya pemisahan diperkirakan mencapai Rp500 juta. Lala dan Lulu kini masih mendapat perawatan intensif di ruang perinatal RSUD dr Soedarso Pontianak. Sang ibu, Rusmiati terlihat sedang mengajak Lala dan Lulu berbicara. Seakan mengerti dengan ucapan ibunya, Lala dan Lulu pun sesekali bersuara. ”Aktif bergerak. Tetapi harus dijaga terus. u Ke Halaman 7 kolom 5

u Ke Halaman 7 kolom 5

CERIA: Rusmiati memangku Lala dan Lulu. Bayi kembar siam ini tumbuh dengan sehat. Chairunnisya/Pontianak Post

CUACA

Waspadai Cuaca Ekstrem JAKARTA – Menjelang puncak musim penghujan pada Desember, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat mewaspadai cuaca ekstrem di sejumlah kawasan Indonesia. Berdasar perkiraan, kondisi cuaca ekstrem tersebut berlangsung sedikitnya tiga hari yang dimulai hari ini (17/11). ’’(Kondisi cuaca ekstrem) itu terutama terjadi di wilayah Indonesia Timur dan Papua Tengah,’’ ujar Edison Gurning, juru bicara BMKG, kemarin (16/11). Menurut dia, salah satu penyebab kondisi cuaca ekstrem itu adalah aktivitas di daerah yang bertekanan rendah di Laut China Selatan dan perairan sebelah utara Maluku. Aktivitas alam tersebut membentuk daerah pumpunan awan yang memanjang dari Laut Jawa, u Ke Halaman 7 kolom 5

Hersan-Mulyadi Duet, Usung Pemimpin Muda Iswanto Jelang Musda Ingkar Lagi Golkar Kalbar

PONTIANAK—Dua kekutan mengusung isu figur pemimpin muda untuk perubahan Partai Golkar dalam Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kalbar, Jumat (20/11) mendatang. Sang pengusung yakni Ketua DPD Partai Golkar Kota Pontianak Gusti Hersan Aslirosa dan Ketua DPD Partai Golkar Sekadau Mulyadi H Yamin. “Kami menyatakan diri untuk berkoalisi dalam musda kali ini.Visi dan misi kami sama untuk membawa perubahan kemajuan Partai Golkar yang ditangani oleh pemimpin muda,” kata Mulyadi, Senin (16/11) di Pontianak. u Ke Halaman 7 kolom 1

Eprizan/Pontianak Post

SIAP MAJU: Hersan dan Mulyadi memastikan diri untuk maju dalam pemilihan Ketua DPD Golkar Kalbar pada Musda yang digelar Jumat (20/11) mendatang.

PONTIANAK—Untuk kesekian kalinya Bendahara KONI Kalbar non aktif Iswanto kembali ingkar. Janjinya untuk membayar uang KONI periode 2009 senilai Rp2,1 miliar, Senin (16/11) kemarin tak terelealisasikan. Iswanto sempat pasrah untuk dibawa ke polisi. Namun, beberapa pengurus KONI mufakat untuk kembali memberi tenggang waktu kepada pria berkulit putih tersebut. Beberapa pengurus KONI yang hadir di Kantor IMI, Jalan Veteran kemarin, diantaranya, Ketua KONI Kalbar Sy Mahmud Alkadrie, Sekretaris KONI Kalbar Firdaus Zarin, Ketua III Sy Usman Almutahar dan Wakil Bendahara KONI Kalbar Satiran. Sementara Ketua I, Slamet Raharjo dan Ketua II KONI Kalbar hanya menyetujui via telepon. u Ke Halaman 7 kolom 5

Dampak Pembangkit Listrik yang ‘Salah Makan’ 11:29 14:53 17:34 18:46 04:05

Dicari, Payung yang Berhemat Rp 10 Triliun Direktur utama PLN harus melakukan ini. Terutama kalau semua orang menghendaki kelistrikan Indonesia bisa baik. Tapi, semua direktur utama PLN, baik yang lalu, yang sekarang, maupun yang akan datang tidak akan bisa melakukan ini.

Catatan Dahlan Iskan BAYANGKAN. PLN memiliki banyak sekali pembangkit listrik raksasa yang mestinya dijalankan dengan gas, kini harus diberi makan solar. PLTG “salah makan” ini meliputi

Mudjadi/Pontianak Post

GENSET: Pedagang menggunakan genset saat pemadaman listrik di Kota Pontianak.

sekitar 5.000 MW!Yang 740 MW dua buah ada di dekat Jakarta.Yang 1.000 MW ada di Gresik. Yang 750 MW ada di Pasuruan. Dan di beberapa tempat lagi di Jawa ini. PLTG (Pembangkit Listrik Tenaga Gas) itu tentu didesain untuk diberi “makan” gas. Namun, PLN tidak bisa mendapatkan gas. Bukankah negeri ini punya banyak Dahlan Iskan gas? Juga dikenal sebagai pengekspor gas? Ya. Itu benar. Tapi, untuk PLN terlalu banyak persoalannya. Kalau saya uraikan di sini bisa menghabiskan

Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000

u Ke Halaman 7 kolom 1

Jawa Pos Group Media


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.