Pontianak Post

Page 1

Pontianak Post Eceran Rp. 2.500

P E RT A MA DA N T E RUT A MA DI K A L I M A N T A N B A R A T

Kamis 17 Desember 2009 M / 30 Dzulhijjah 1430 H

Rampok Bersenjata Bobol Bank Kaji Ulang Penarikan Polisi di Bank

Karyawan dan Satpam Disekap PONTIANAK--Komplotan bersenjata api merampok Bank Kalbar Cabang Pembantu Dahlia di Jalan HRA Rahman, pukul 15.15 WIB. Perampok berjumlah tiga orang itu berhasil membawa kabur uang Rp270 juta. Pimpinan bank, teller, customer service, akuntan, satpam, cleaning service, pembersih ATM dan seorang nasabah yang semuanya berjumlah 10 orang disekap di dua ruangan terpisah. Ketiga perampok membawa pistol. Satpam yang berdiri dekat teller dan customer service

PONTIANAK--Pudek I Fakultas Hukum Untan, DR Hermansyah, menilai kebijakan pemerintah menarik personel kepolisian dari penjagaan bank perlu dibatalkan atau paling tidak dikaji ulang. Soalnya, penarikan tersebut justru membuat keamanan di bank menjadi rapuh. Hal ini telah terbukti melalui insiden perampokan Bank Kalbar, kemarin sore. Menurut Hermansyah, kebijakan penarikan personel polisi ini dapat dibeHermansyah narkan apabila satuan pengamanan (satpam) yang berjaga di bank juga memiliki keterampilan dan kemampuan yang memadai baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Satpam di bank juga hendaknya dapat dipersenjatai terlebih dahulu. “Perampokan bank ini adalah pertama kali terjadi di Kalbar. Ini warning bagi aparat polisi karena mereka berada di lini terdepan dalam pengamanan. Kewaspadaan harus ditingkatkan. Bukan tidak mungkin kejadian yang sama terulang kembali,” katanya. Hermansyah juga mengakui, saat ini sudah terdapat kursus-kursus mengenai sistem pengamanan di Indonesia. Namun, walau bagaimanapun, kepolisian dinilai masih menjadi satu-satunya intitusi pengamanan yang formal dan memiliki sarana prasarana serta keterampilan yang lebih memadai dibandingkan dengan satpam. Ke Halaman 7 kolom 5

tidak dapat berbuat apa-apa. Dua orang langsung menodongnya. “Awalnya kira nasabah, masuk tergesa-gesa langsung todong saya. Saya sempat dibanting ke lantai, baru dibawa ke belakang,” tutur Satpam Bank Kalbar Cabang Pembantu Dahlia, Budi Kurniawan. Melihat kejadian itu, cutomer service bernama Wirda Dhaniga lari ke belakang untuk menyelamatkan diri. Salah seorang kawanan rampok menodong pistol ke arahnya, memintanya tidak bersuara. Ke Halaman 7 kolom 5

Shando Safela/Pontianak Post

OLAH TKP 7LP ,GHQWL¿NDVL WHQJDK PHODNXNDQ RODK 7.3 GL %DQN .DOEDU FDEDQJ Dahlia Sungai Jawi beberapa saat setelah terjadi perampokan.

*UD¿V 6LJLW

Data untuk Bailout Century Tak Valid Diungkap BPK dalam Rapat Pansus di DPR

Polisi Tembak Panglima OPM FFI 2009

Aktris Terbaik F E S T I VA L Film Indonesia digelar tadi malam, (16/12) di Kemayoran, Jakarta. Di ajang tahunan itu, Titi Sjuman berhasil membawa pulang penghargaan Pemeran Utama Wanita Terbaik. Lewat aktingnya sebagai Adjeng di Mereka Bilang, Saya Monyet!, Titi mengalahkan aktris-aktris top lainnya yang juga ARTIS TERBAIK: Titi Sjuman

Ke Hal 7 kol 5

Mabes Pastikan Identitas Kelly Kwalik lewat DNA JAKARTA--Operasi tim khusus Mabes Polri berhasil menewaskan Panglima Tentara Pembebasan Nasional Operasi Papua Merdeka (TPN-OPM) Kelly Kwalik. Selain menewaskan Kelly, lima orang lainnya juga berhasil ditangkap. Hingga tadi malam, tim identifikasi forensik Mabes Polri masih melakukan pengecekan identitas secara lengkap. “Tim akan berada di Jayapura sampai selesai. Peralatan juga sudah dibawa kesana,” ujar Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Nanan Soekarna. Jika peralatan dan alat identifikasi yang ada di Jayapura tidak cukup, sampel akan diterbangkan ke Jakarta. “Tapi, itu nanti kalau di Jayapura memang kurang,” katanya. Ke Halaman 7 kolom 1

AFP PHOTO / ANDRA

JUMPA PERS: Kadiv Humas Nanan Soekarna memperlihatkan foto Kelly Kwalik.

JAKARTA – Satu per satu fakta diungkap dalam rapat panitia khusus (pansus) DPR untuk hak angket skandal Bank Century. Ketika BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) diundang kemarin, muncul pengakuan bahwa Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani sebenarnya telah meminta Bank Indonesia (BI) bertanggung jawab atas membengkaknya dana talangan (bailout) ke Century. Pengakuan tersebut disampaikan anggota BPK Hasan Bisri. Dia menambahkan, BI diminta bertanggung jawab karena telah memberikan data yang tidak valid tentang kondisi keuangan Bank Century. Padahal, data tersebut digunakan sebagai pertimbangan komite koordinasi (KK) untuk menyelamatkan Bank Century. ’’Karena itu, Menkeu bilang akan minta BI bertanggung jawab secara official (resmi, Red),’’ kata Hasan saat rapat pansus di DPR kemarin. Menurut Hasan, pernyataan Menkeu itu menunjukkan pengakuan bahwa rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) maupun KK tidak memiliki data valid, lengkap, dan mutakhir saat akhirnya memutuskan menetapkan Bank Century sebagai bank gagal berdampak sistemik, sehingga harus diselamatkan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). ’’Karena data yang tidak valid itulah, kebutuhan dana bailout akhirnya membengkak,’’ jelasnya. Sesuai hasil audit investigasi BPK, dalam rapat KSSK dan KK pada 21 November 2008, data Bank Century yang disodorkan BI menyatakan bahwa untuk menaikkan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) dari –3,53 persen menjadi 8 persen dibutuhkan dana Rp 632 miliar. Ke Halaman 7 kolom 5

Mellie Pirieh; Istri Bos Sinar Mas Group, yang Meninggal setelah Berjuang Melawan Komplikasi Penyakit

Sakit Parah pun, Besarkan Hati Sesama Penderita Kanker Keluarga bos Sinar Mas Group Eka Tjipta Widjaja berduka. Mellie Pirieh Widjaja, istri Eka yang telah memberi tujuh anak itu, meninggal karena komplikasi beberapa penyakit yang diderita. Jenazah Mellie dimakamkan kemarin di pemakaman keluarga Mar-

NURWAHID-SATIBI, Jakarta RIBUAN orang mengantar keberangkatan jenazah Mellie Pirieh Widjaja ke peristirahatan terakhirnya kemarin pukul 12.30. Mereka adalah keluarga, kolega, para karyawan

senior Sinar Mas Group, serta jemaat Gereja Pantekosta Indonesia Barat (GPIB) Paulus, Menteng, Jakarta Pusat. Jenazah Mellie diberangkatkan dari rumah Jimmy Widjaja di kawasan Salemba Raya. Di rumah anak ketiga pasangan Eka-Mellie itulah jasad Mellie disemayamkan selama empat hari. Di rumah itu pula keluarga menerima ucapan belasungkawa dari ribuan pelayat yang datang tiap hari. Mulai pejabat tinggi pemerintahan, para pengusaha, hingga para tetangga. Di halaman rumah yang sangat luas dan banyak tumbuhan rindang tersebut, ratusan karangan bunga belasungkawa dijajar. Ya, tiap hari ribuan pelayat datang silih berganti memberi penghormatan terakhir kepada mendiang. Di bawah tenda-tenda besar yang didirikan di halaman rumah putra konglomerat Agus Wahyudi / JAWA POS MENINGGAL: Putra-putri dari Eka Tjipta Widjadja, saat melihat jenazah ibunya di papan atas Indonesia itu, para pelayat disambut rumah duka Salemba, Jakarta.

Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000

Ke Halaman 7 kolom 1

Jawa Pos Group Media


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.