Pontianak Post
Kamis, 18 Juni 2009 M / 24 Jumadil Akhir 1430 H
P e rt a ma da n T e rut a ma di K al i m a n t a n B a r a t
Kelulusan SMK Pontianak Jeblok
Korban Tewas Ledakan Tambang Jadi 33 Orang PADANG – Korban tewas akibat ledakan di tambang batu bara Bukit Bual, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat (Sumbar), terus bertambah. Hingga tadi malam sudah 33 nyawa melayang. Mereka adalah para pekerja di antara 46 orang yang bekerja di penambangan tersebut. Pemprov Sumbar langsung all out menurunkan timnya untuk menangani musibah yang terjadi Selasa lalu (16/6) itu. Mereka mendirikan dua posko penanggulangan bencana. Satu posko induk dan satu posko lapangan. ”Posko induk ada di Balai Kota Sawahlunto dan posko lapangan di Bukit Bual,” kata Sekdaprov Sumbar Firdaus K. Dia kemarin turun ke lokasi musibah untuk melakukan pengecekan. Seperti diberitakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00. Penyebabnya semburan gas metan dari dalam tambang. Proses evakuasi korban sangat sulit karena medannya berlorong-lorong. Menurut Kabid Dinas Pertambangan Kota u Ke Halaman 11 kolom 5
Eceran Rp. 2.500
PONTIANAK--Tingkat kelulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kota Pontianak jeblok.Persentasenya hanya mencapai 83,37 persen. Jauh dibawah tingkat kelulusan unas S M K secara nasional 95,9 persen. Kendati demikian, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pontianak Mulyadi Sukir menilai jumlah kelulusan kali ini lebih baik. u Ke Halaman 11 kolom 1
JPNN Photo
EVAKUASI KORBAN: Tim SAR melakukan evakuasi korban ledakan di Tambang Batubara Bukit Bual Kota Sawahlunto, Sumatera Barat. Korban tewas hingga kemarin menjadi 33 orang.
Besan SBY Divonis 4,5 Tahun
Lebih Berat dari Tuntutan, Aulia Pohan No Comment
JAKARTA--Besan Presiden SBY,Aulia Pohan, harus memupus keinginan untuk bebas dari jerat hukum. Sebab, kemarin majelis hakim Pengadilan Tipikor akhirnya mengganjar mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia itu dengan pidana 4,5 tahun penjara.Aulia terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi aliran dana Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia senilai Rp 100 miliar. Aulia tidak sendirian di penjara. Ketua Majelis Hakim Kresna Menon juga menghukum tiga anggota dewan gubernur bank sentral lain. Mereka adalah Maman H. Soemantri (4,5 tahun), Bunbunan E.J. Hutapea (4 tahun) dan Aslim Tadjudin (4 tahun). Di samping itu, mereka harus menanggung beban denda masing-masing Rp 200 juta subsider 3 bulan penjara. Putusan terhadap ayah artis Anissa Pohan itu justru lebih berat dibanding tuntutan jaksa yang dikoordinatori Rudi Margono. Pada sidang dua pekan sebelumnya, u Ke Halaman 11 kolom 5
Pekan Ini, Umumkan Kelulusan SMP JAKARTA – Siswa SMP bisa segera mengetahui hasil ujian nasional (Unas) atau ujian ulang. Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) akan mengirimkan hasil unas ke seluruh dinas pendidikan provinsi hari ini (18/6). Selanjutnya, hasil unas dan ujian ulang SMP diharapkan diumumkan sekolah secepatnya. BSNP menargetkan pengumuman ujian itu paling lambat minggu ketiga bulan ini (pekan ini). Anggota BSNP Yunan Yusuf menyatakan, dari dinas pendidikan provinsi, hasil kelulusan u Ke Halaman 11 kolom 5
Manohara Serahkan Bukti Perkosaan J A K A RTA - Manohara Odelia Pinot kembali melapor ke Mabes Polri kemarin. Kali ini dia datang ke gedung Bareskrim untuk melengkapi laporan atas dugaan penganiayaan yang dilakukan suaminya, Tengku Fakhry.
AGUNG RAHMADIANSYAH/Radar Surabaya
DIVONIS: Aulia Pohan seusai divonis 4,5 tahun penjara dalam sidang Pengadilan Tipikor, kemarin.
u Ke Hal 11 kol 5
Manohara
Pisau Haifu; Revolusi Dunia Medis dari Chongqing, Tiongkok
Tuntaskan Tumor Kecil Hanya dalam Puluhan Menit Selain mengeksplorasi angkasa luar dan terus membangun megaproyek infrastruktur, Tiongkok –lewat Haifu Chongqing– juga menyelam ke tubuh manusia. ”Pisau Haifu” itu membunuh kanker dengan fokus ultrasound. Tanpa pembedahan, kesakitan, transfusi, serta tanpa mengusik sisa organ yang sehat.
ROHMAN BUDIJANTO, Chongqing SALAH satu tantangan terbesar dunia medis adalah bagaimana menyembuhkan tanpa menimbulkan kesakitan baru. Juga
Rohman Budijanto/Jawa Pos
TITIK PANAS: Demonstrasi ultrasound Haifu System menghasilkan pemanasan yang dilokalisasi, di dalam air menjadi titik putih.
tanpa mengorbankan bagian organ yang sehat. Amat kerap orang harus kehilangan salah satu payudara, misalnya, demi menyelamatkan hidupnya dari kanker. Padahal, bagian dari yang dipotong keseluruhan itu hanya beberapa titik yang terkena kanker. Teknologi pembedahan juga mengharuskan pengorbanan berupa kerusakan jaringan kulit dan otot. Untuk membenahi liver yang rewel terkena kanker, orang harus dikoyak perutnya. Belum lagi pengorbanan berupa pendarahan dan karenanya harus disiapkan transfusi. Kalau berhasil, dilanjutkan dengan proses penyembuhan yang memakan waktu. Tantangan ini dijawab dengan kemajuan teknologi ultrasound untuk bidang medis. Ilmuwan Tiongkok dari Chongqing Haifu Technology menciptakan alat yang mampu ”membunuh” kanker tanpa pembedahan. Namanya HIFU (high intensify focused ultrasonic) atau HIFU
Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000
u Ke Halaman 11 kolom 1
Jawa Pos Group Media