Pontianak Post
Jumat 18 September 2009 M / 28 Ramadhan 1430 H
P e rt a ma da n T e rut a ma di K al i m a n t a n B a r a t
Eceran Rp. 2.500
Densus Pecahkan Kepala Noordin MUTIARA RAMADHAN
Berlebaran dengan Pakaian Taqwa ISLAM memiliki ajaran begitu indah. Setelah memerintahkan ummatnya menjalani pelatihan selama sebulan penuh, tibalah hari berbuka yang dinanti-nantikan yang di dalam bahasa Indonesia dikenal dengan hari lebaran. Saya tidak tahu persis kenapa kata ‘Ied diterjemahkan dengan lebaran, padahal arti harfiah ied adalah kembali, yaitu kembali berbuka atau kembali fitrah. Kalau kata lebaran berasal dari kata ‘lebar’ yang diberi akhiran –an, Harjani Hefni, Lc, MA mungkin artinya adalah, STAIN Pontianak pada hari itu, kaum muslimin melebarkan pintu hatinya untuk meminta atau memberi maaf kepada dan buat saudaranya yang pernah berbuat salah. Atau juga berarti membuka pintu rumahnya lebar-lebar untuk menerima tamu yang akan bertandang ke rumahnya. Apapun makna dari ied atau lebaran semuanya bermuara kepada satu tujuan, yaitu adanya kegembiraan dan keceriaan pada hari itu dari semua orang yang terlibat aktif menjalani pelatihan dalam bulan ramadhan karena mereka sudah berhasil menjalankan perintah Allah. u Ke Halaman 11 kolom 1
17-9
04:09 04:19 11:39 14:43 17:43 18:51
18-9
04:08 04:18 11:39 14:42 17:43 18:51
SOLO – Setelah sembilan tahun buron, pelarian Noordin M. Top berakhir di Dukuh Kepuhsari, Mojosongo, Jebres, Solo. Gembong teroris asal Malaysia itu tewas bersama tiga teroris lain, Bagus Hadi Pranoto alias Urwah, Hadi Susilo, danArio Sudarso alias Aji, saat digerebek 15 anggota Crisis Response Team Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri kemarin (17/9). Noordin tewas dengan luka pecah di kepala bagian belakang. Luka berat juga dialami anggota teroris yang lain. Ketua RT 3 RW 2 Dukuh Kepuhsari Suratmin bersama Lurah Mojosongo Sri Wahyono mengatakan menjadi saksi mata sesaat sebelum empat mayat dievakuasi dari rumah Hadi Susilo, tempat penggerebekan. ’’Sebelum dimasukkan ke kantong mayat, saya dan Pak Lurah
sempat diajak petugas ke lokasi menyaksikan empat mayat yang tewas dalam penggerebekan,’’ ungkap Suratmin di rumahnya kemarin. Dia yakin bahwa salah satu mayat tersebut adalah Noordin. ’’Mayat dia berada di sisi paling utara. Selain bercambang lebat dan berkulit putih, dilihat dari ukuran fisiknya mayat tersebut juga lebih besar bila dibandingkan dengan tiga mayat yang lain,’’ katanya. Dia juga mengatakan, pakaian yang dikenakan mayat yang diduga Noordin berbeda dengan ketiga mayat lainnya. Yakni, mengenakan serban di kepala dan bercelana lebih pendek. ’’Saat mayat diangkat, kepala bagian belakang rusak. Dua mayat lainnya mengalami luka patah di bagian Istimewa tangan dan kaki serta beberapa TEWAS: Noordin M Top dengan wajah berjenggot tewas setelah penggerebekan Tim Detaseu Ke Halaman 11 kolom 5
men Khusus 88 di Kampung Kepuhsari, Kelurahan Mojosongo, Jebres, Solo.
Terlacak dari Jejak VCD Jihad Jibril BAGAIMANA kisah Densus 88 sukses mengendus Noordin M. Top dkk? Operasi di Solo kemarin sebenarnya ditujukan untuk melacak Bagus Hadi
Pranoto alias Urwah, pelaku bom Kedubes Australia 2004. ’’Kami mendapat pengakuan dari Muhammad Jibril bahwa dia pernah berkomu-
n i k a s i d e n ga n U r wa h d i u Ke Halaman 11 kolom 1
Hidup Sehat di Tengah Polusi Udara SBY Tunjuk Plt dengan Berbagai Macam Virus Penyakit Pimpinan KPK Segera Terbitkan Perppu
Udara bersih dan segar sudah semakin jarang ditemui. Bahkan polusi udara sudah menjadi bagian dari masalah internasional. Penggunaan bahan bakar yang tidak bijaksana dan kebakaran hutan membuat pencemaran udara yang membahayakan kesehatan manusia, dan tidak sedikit penyakit yang ditimbulkan dapat mengakibatkan kematian.
BAHAYA polutan asap yang mengandung Pb (timbel) dikhawatirkan berpengaruh buruk bagi tingkat kecerdasan anak sehingga akan menurunkan kualitas sumber daya manusia. Polusi udara di luar ruangan dapat menyusup masuk ke dalam ruangan. WHO menyatakan kontribusi dari polusi u Ke Halaman 11 kolom 5
SERTIFIKASI: Sharp Ion Plasmacluster mendapatkan sertifikat yang menyatakan bahwa mampu menonaktifkan Virus Influenza Tipe A (H1N1). Teknologi Ion Plasmacluster juga telah mendapatkan 13 verifikasi dari badan penelitian di Jepang dan negara lain.
JAKARTA - Presiden Susilo BambangYudhoyono (SBY) segera menunjuk pelaksana tugas (Plt) pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk sementara waktu menggantikan yang kini menjadi tersangka. Penunjukan itu didasarkan pada peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu) yang segera diterbitkan. SBY mengatakan, kepemimpinan KPK tidak efektif dengan hanya tersisa dua orang. Padahal, sesuai undang-undang, pimpinan KPK baru bisa diberhentikan tetap dan diganti setelah menjadi terdakwa. Penggantian melalui mekanisme seleksi di parlemen juga membutuhkan waktu lama. ’’Saya berpikir, saya memiliki proposal mengangkat pelaksana tugas anggota KPK. Sampai ada kejelasan, apakah kembali aktif atau diberhentikan tetap,’’ kata presiden saat buka puasa bersama wartawan Istana Kepresidenan u Ke Halaman 8 kolom 2
Susilo dan Munawaroh, Pasutri yang Sembunyikan Noordin M. Top
Tetangga Curiga, Sering Keluar Rumah Pukul 02.00 Satu di antara empat orang yang tewas dalam penggerebekan oleh Densus 88 kemarin pagi adalah Hadi Susilo. Dia adalah pengontrak rumah yang dijadikan persembunyian gembong teroris Noordin M. Top. Di mata tetangga, Susilo dikenal tertutup dan jarang sekali bergaul. Istri Susilo, Putri Munawaroh, dikenal sebagai guru mengaji.
WAHYU IMAM-M.SIDIQ, Solo
AFP
RUSAK: Rumah kontrakan Hadi Susilo rusak berat setelah penggerebekan Noordin M. Top
PASANGAN Susilo, 24, dan Putri Munawaroh, 20, boleh dibilang masih pengantin baru. Mereka menikah setahun lalu. Keduanya baru lima bulan tinggal di rumah kontrakan di Kampung Kepuhsari, RT 3, RW 11, Kelurahan Mojosongo, Jebres, Solo. Tapi, mereka melapor secara resmi ke ketua RT setempat tiga bulan lalu. Itu pun dilakukan setelah didesak sejumlah warga sekitar rumahnya. Saat itu, sepengetahuan warga, rumah tersebut hanya ditinggali dua orang, Susilo dan istri. Karena itu, ketika rumah itu digerebek tim Densus 88 dan ternyata di dalamnya ada tiga orang lagi –salah seorang di antara mereka gembong teroris Noordin M. Top– warga pun kaget bukan kepalang. ’’Kaget karena kami tak pernah tahu bahwa di dalam rumah itu ada Noordin. Kami heran, kapan Noordin dan komplotannya itu masuk ke rumah Susilo?’’ kata Suratmin, ketua RT 3,
Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000
u Ke Halaman 11 kolom 1
Jawa Pos Group Media