Pontianak Post Jumat 18 September 2015 M / 4 Dzulhijjah 1436 H
Eceran Pontianak Rp 3.000
pertama dan terutama di kalimantan barat
Bandara Lumpuh Total Kabut Asap Makin Pekat Kapal Barang Tolak Berlayar
MUJADI/PONTIANAK POST
TAMBAH PEKAT: Kabut asap yang menyelimuti Kota Pontianak semakit pekat. Kualitas udara sudah katagori berbahaya bagi kesehatan. Tampak suasana kabut asap di pinggiran sungai Kapuas, kemarin (17/9).
PONTIANAK – Kabut asap semakin parah di Pontianak. Kualitas udara masuk katagori berbahaya bagi kesehatan. Bahkan pekatnya kabut asap pun hingga membuat Bandar Udara Supadio nyaris lumpuh total, kemarin (17/9). Hingga berita ini diturunkan, tidak ada aktivitas penerbangan sama sekali di Bandara tersebut. Hampir 80 penerbangan dari dan menuju Pontianak berstatus ditunda (delay) dan batal (cancel). Angka tersebut merupakan yang terparah sejak dimulainya bencana kabut asap dua minggu terakhir. General Manager PT Angkasa Pura II Cabang Bandara Supadio, Bayuh Iswantoro mengkonfirmasi kerugian yang dialami pihaknya mencapai Rp200-300 juta selama peristiwa kabut asap. “Dari tadi pagi (kemarin) belum ada satupun pesawat yang berani berangkat dan landing di Bandara Supadio. Sudah ada pesawat
Penerbangan Bandara Supadio 17 September 2015 (Hingga Pukul 17.00) Ditunda
Berangkat
24 penerbangan
0 Penerbangan
Dibatalkan
Datang
14 penerbangan
0 Penerbangan
Ditunda Sementara 24 penerbangan
grafis:BudiKecik/PontianakPost
yang mau berangkat pukul 20.00 ini, tetapi belum pasti juga, karena jarak pandang masih sangat terbatas. Hari ini adalah jarak pandang yang terburuk dalam beberapa hari terakhir,” ujarnya uKe Halaman 11 kolom 1
Cari Aktor Intelektual Pembakar Lahan ilustrasi:budikecik
JAKARTA -- Polisi tak main-main mengusut serta menjerat pembakar lahan dan hutan yang telah menyebabkan kabut asap dan puluhan ribu rakyat menderita saluran pernapasan. Ancaman hukuman yang akan diberikan pun tak main-main. Tak cuma pidana, sanksi administratif
selebritas
juga menunggu terutama untuk tersangka korporasi yang terbukti membakar lahan dengan sengaja. Polri pun berharap ada sanksi selain pidana kepada pembakar lahan, terutama korporasi. “Sanksinya bisa teguran tertulis sampai pencabutan izin usaha,” tegas Kepala
Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Suharsono, Kamis (17/9), di Mabes Polri. Pemerintah bahkan tak hanya memasukkan nama perusahaan yang terbukti membakar lahan dalam daftar hitam. Namun, orang-orangnya misal pejabatnya, direksi, hingga pemilik saham akan
diblacklist. “Sehingga tidak terjadi jika sekarang ditutup, besok bikin bendera (perusahaan pakai nama) baru. Jadi, orangorangnya langsung diblacklist,” ungkap Suharsono. Sejauh ini Polri baru menjerat tujuh perusahaan pembakar lahan sebagai tersangka. Yak-
ni PT BMH, PT RPP dan PT RPS yang semuanya berada di Sumatera Selatan. Kemudian, PT LIH di Riau, serta PT GAP, PT NBA dan PT ASP di Kalimantan Tengah. “Tersangkanya ada GM, Manajer Operasional dan pekerja,” uKe Halaman 11 kolom 1
DPR Ngotot Tunjangan Naik, Presiden Menolak Wapres: Kenaikan Tunjangan saat Krisis Tidak Pas JAKARTA – Di tengah situasi prihatin karena lesunya perekonomian, muncul usul kenaikan tunjangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan presiden. Sayang, usul kenaikan tunjangan DPR yang melukai hati rakyat itu disetujui pemerintah,
sedangkan usul kenaikan gaji presiden mental. Sebab, Presiden Jokowi langsung menolaknya.
Presiden menegaskan tidak setuju jika gaji dan tunjangannya dinaikkan. Menurut Jokowi, kondisi perekonomian
Indonesia sedang melambat sehingga tidak tepat untuk menaikkan gaji presiden. ’’Jangan aneh-aneh, ekonomi
melambat. Gini urusan gaji, urusan tunjangan, malu,’’ uKe Halaman 11 kolom 5
Jaksa Kawal Pembangunan, TNI Siap Bergandengan Afgan & Rossa
Sisa 40 Tiket Saja PENYANYI Afgan Syahreza, 26, bersiap menghadapi hari istimewa. Pelantun Sadis itu bakal mengadakan konser tunggal luar negeri pertamanya. Dia akan tampil di Plenary Hall Kuala Lumpur Convention Center, Malaysia, uKe Halaman 11 kolom 5
SILATURAHMI: Para kontraktor lima asosiasi saat silaturahmi dengan Kajati Kalbar, kemarin (17/09).
PONTIANAK-Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat menyatakan kesiapannya untuk mengawal dan mengawasi pembangunan di Provinsi Kalimantan Barat, sebagai tindaklanjut dari nawa cita atau prioritas pembangunan pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla berjalan lancar. “Kami siap mengawal semua pembangunan di pemerintah daerah, dalam artian agar berjalan dengan baik dan sesuai program pemerintah,” kata Asisten Pidana Khusus Kejati, Didik Istiyanta, kemarin. Menurut Didik, komitmen
tersebut kemudian dipertegas dalam petemuan antara Presiden Joko Widodo dengan para penegak hukum di Bogor beberapa waktu lalu. “Beberapa waktu lalu pak Jokowi mengumpulkan para penegak hukum, kejaksaan, Polri dan KPK. Beliau minta para penegak hukum untuk mengawal pembangunan pemerintah. Disamping itu diharapkan juga bisa mengembalikan nilai Rupiah terhadap Dolar” katanya. Dikatakan Didik, sebagai uKe Halaman 11 kolom 1
SALAT ISTISQA
Digelar di Untan
Umat Islam di Kalbar akan menggelar salat Istisqa secara masal, Minggu 20 September 2015. Pelaksanaannya akan berlangsung dari pukul 08.00 wib hingga selesai di Halaman Auditorium Universitas Tanjungpura. Informasi yang dihimpun Pontianak Post, pelaksanaan salat minta hujan kepada Allah SWT ini sejatinya akan dilaksanakan di halaman Masjid Raya Mujahidin. Sosialisasi dan publikasi secara berantai melalui media sosial gencar dilakukan. Namun hingga kemarin, pihak penyelenggara belum mendapat izin dari pihak yayasan masjid terbesar di Kalbar itu. Padahal masjid adalah milik umat yang boleh digunakan untuk kemashlahatan umat. uKe Halaman 11 kolom 5
11.39
14.45
17.43
18.51
04.19
Jadwal Shalat Sepanjang Masa: H. Syekh Abdul Rani Mahmud Alyamani.
Online: http://www.pontianakpost.co.id/
Melihat Aktivitas Antasari Azhar setelah Kembali Ngantor
Sang Teman Sempat Bingung Mau Digaji Berapa Antasari Azhar harus berkali-kali melayani pertanyaan mengapa dirinya bisa berkeliaran di luar penjara. Meski berpeluang mengajukan pembebasan bersyarat, mantan ketua KPK itu tetap berharap grasinya dikabulkan presiden.
ASIMILASI: Mantan Ketua KPK Antasari Azhar, saat berada di Kantor Notaris Handoko Halim, Jl. Soleh Ali 58 Sukasari Tangerang. Antasari menjalani proses pembinaan atau asimilasi sebagai haknya selaku terpidana.
Gunawan Sutanto, Jakarta SETIAP melewati bangunan kantor notaris bercat putih itu, Antasari Azhar selalu tak lupa berkirim SMS. Yang dituju adalah si pemilik kantor, Handoko Halim. Isinya, permintaan maaf karena tidak bisa mampir. Tapi, itu dulu. Kini mantan ketua KPK tersebut tak perlu
lagi berkirim pesan pendek. Sebab, sekarang dia justru berkantor di bangunan yang terletak di Jalan Kyai Soleh Ali 58, Tangerang, tersebut sebagai konsultan. Ya, sejak 12 Agustus lalu, t e r p i d a na p e mbu nu ha n uKe Halaman 11 kolom 1
MUHAMAD ALI/JAWAPOS
*Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 3.000 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 4.000 *Ketapang Rp 4.000 *Kapuas Hulu Rp 4.000 C
M
Y
K
Jawa Pos Group Media