Pontianak Post
Kamis, 18 Desember 2008 M 20 Dzulhijjah 1429 H
P e rt a ma da n T e rut a ma di K a l i ma nt a n B a r a t
SELEBRITI
Wajib Bayar Rp 1,7 M PENGADILAN Negeri Jakarta Pusat mengabulkan gugatan MD Entertainment atas kasus wanprestasi atau penyalahan kontrak kerja yang dilakukan artis Cinta Laura. Cinta –panggilan akrabnya– diharuskan membayar ganti rugi Rp 1,7 miliar lebih. Hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memutuskan Cinta secara sah dan meyakinkan melakukan wanprestasi. Bintang sinetron Upik Abu & Laura itu diwaCinta Laura jibkan meneruskan sisa kontrak kerja dengan MD. Yakni, syuting sebanyak 52 episode. u Ke Halaman 11 kolom 1
“Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang ber iman.” (An-Nisa’: 103)
11:40 15:06
17:45 18:59 04:13
Zulkarnaen Fauzi/Pontianak Post
BERTAHAN: Kawasan pertokoan di Kota Singkawang kemarin lumpuh. Genangan air membuat arus kendaraan terhenti.
Singkawang Banjir, Ribuan Mengungsi SINGKAWANG--Air terus beranjak naik. Ribuan warga Kota Singkawang kemarin dievakuasi. Pemerintah sudah menyalurkan bantuan dan membuka dapur umum. Begitu juga dari pihak TNIAD. Mereka membuka dapur umum untuk di Singkawang Utara dan Tengah yang dipusatkan di Tarakan. Pantauan Pontianak Post di Kecamatan Singkawang Utara, sejumlah warga mulai diungsikan ketempat yang lebih aman. Menurut Camat Singkawang Utara, Syaifuddin, mereka ditampung di SDN 10 Setapuk Besar sebanyak 60 KK dan
Setapuk Kecil 12 KK. “Rumah mereka sudah kebanjiran sejak dua hari lalu. Kemarin mulai kita ungsikan dan hari ini (kemarin) bertambah terus. Ada juga yang enggan mengungsi. Mereka menginap di rumah keluarga yang masih aman,” kata camat. Diakuinya, para pengungsi tersebut telah memperoleh bantuan dari Dinas Sosdukcapil Kota Singkawang, seperti beras, mie instan dan lainnya. Selain dari pemerintah, dari kalangan partai politik juga telah menyerahkan bantuan. Kata camat, pihaknya juga telah
membuka dapur umum di SDN 2 Setapuk Kecil. Diakui Syaifuddin, bila air terus naik, pihaknya akan melakukan evakuasi. “Untuk sementara mereka masih bisa bertahan, walaupun kita imbau untuk mengungsi. Tapi kalau airnya terus naik, terpaksa harus dievakuasi. Air terus beranjak naik, karena curah hujan cukup tinggi,” katanya. Camat Singkawang Barat men jelaskan, saat ini sejumlah warga telah diungsikan. Ada dua tempat yang disediakan oleh pemerintah u Ke Halaman 11 kolom 5
Bush Laris Hinaan, Obama Panen Pujian
Biro Pontianak Post Singkawang DPC PPP Singkawang PT Borris Utama Yayasan Cinta Bahari Hamba Allah Susi Gang Harmonis Falih Ramdan Siapa yang menyusul?
Konsul Malaysia Belum Balas Surat Gubernur PONTIANAK—Sekretaris Daerah, Drs H Syakirman, mengungkapkan sampai kemarin siang pemerintah provinsi belum men-
: 4 duz mie instan : 10 duz mie instan : 5 duz mie instan : 5 duz mie instan : Rp150 ribu : Rp100 ribu : 2 duz mie instan
Bajak Laut Somalia Sekap 11 WNI
u Ke Halaman 11 kolom 5
erima surat balasan dari Konsulat Jenderal Malaysia terkait insiden penembakan WNI di Kuching beberapa waktu lalu. “Kita masih menunggu balasan Konjen,” katanya kemarin. Ketika dikonfirmasi, Konsul Jenderal Malaysia yang berkedudukan di Pontianak, M Zairi M Basri, mengakui pihaknya
Pontianak Post membuka Posko Pembaca Peduli Banjir Singkawang. Bantuan berupa beras, mi instans, obat-obatan, selimut dan makanan kaleng sangat dibutuhkan saudara kita di penampungan. Bagi pembaca yang peduli, bantuan dapat diantarkan langsung ke Pontianak Post, Lantai II, Gedung Graha Pena Pontianak, Jalan Gadjahmada atau Biro Pontianak Post Singkawang Jalan Gunung Raya Nomor 15 telp (0562) 631912. Sekecil apapun bantuan anda sangat berharga.
Daftar Penyumbang:
NEW YORK – Akhir 2008 menjadi momen tak terlupakan bagi Presiden AS George W. Bush dan Presiden terpilih AS Barack Hussein Obama. Namun, nasib keduanya bertolak belakang. Setelah insiden pelemparan sepatu oleh wartawan Iraq pada Minggu lalu (14/12), Presiden Bush menjadi kepala negara yang paling hina di dunia. Sedangkan Obama menjelang pelantikannya 20 Januari nanti justru terus menuai pujian. Penghargaan terbaru yang diterima mantan siswa SDN Menteng 1 Jakarta Pusat itu adalah Person of The Year 2008 oleh majalah Time tadi malam. Meskipun bisa ngeles dari lemparan Murtada Al-Zaidi, Bush tidak bisa menghindar dari kejatuhan reputasinya. Bush kini menjadi paria. Saat ini melemparkan sepatu ke wajah presiden AS ternyata menjadi tindakan yang paling
Zairi: Tidak Ada Pelanggaran HAM Penembakan WNI
Pembaca Peduli Banjir Singkawang
memang belum membalas surat dari gubernur tersebut. Menurut dia, surat itu bukanlah merupakan surat protes melainkan lebih kepada permintaan penjelasan dari pihak Malaysia, terutama mengenai kronologis penembakan serta sebab-sebab kematian 4 WNI di Kota Samarahan, Kuching. u Ke Halaman 11 kolom 1
JAKARTA – Indonesia tidak bisa lagi mengabaikan gawatnya perairan Somalia. Ini setelah 11 WNI yang menjadi anak buah kapal kapal berbendera Malaysia dibajak di perairan paling gawat sedunia itu Selasa (16/12) waktu setempat. Juru Bicara Departemen Luar Negeri Teuku Faizasyah mengemukakan, dari komunikasi terakhir para pembajak dengan pihak Malaysia, 11 WNI tersebut dalam keadaan selamat. ”Namun, posisinya belum bisa dipastikan,” ujarnya di Jakarta kemarin (17/12). Dia menjelaskan, kapal penarik berisi para WNI dibawa perompak ke arah Pantai Somalia, sedangkan kapal yang ditarik ditinggalkan begitu saja.
Meski berada di cengkraman pembajak, hingga kini belum ada permintaan tebusan yang ditujukan kepada keluarga korban maupun pemerintah Indonesia. ”Biasanya perompak itu minta tebusan berupa kapal,” imbuh Faizasyah. Dia juga mengaku belum mendapat nama-nama dan asal WNI yang disandera perompak Somalia tersebut. u Ke Halaman 11 kolom 5
Wawancara Buchary A Rahman Setelah 10 Tahun Memimpin Kota Pontianak
Bangun Pijakan Menuju Pontianak Terdepan di Kalimantan 10 tahun Buchary A Rahman memimpin Kota Pontianak. Banyak suka dan duka yang telah dilalui. Senin (22/12) mendatang dia akan mengakhiri tugasnya. Apa yang telah diperbuat dokter spesialis kulit ini selama memimpin. Bagaimana suka dan dukanya. Apa pula hambatan terbesar? Berikut petikan wawancara Buchary dengan wartawan Pontianak Post B Salman dan Budi Darmawan ketika ditemui di rumah dinasnya beberapa waktu lalu.
Mudjadi/Pontianak Post
PEMBANGUNAN: Pengerjaan turap beton di Dermaga Shenghi salah satu upaya menata keindahan pelabuhan di Sungai Kapuas Pontianak.
Apa kabar Pak? Alhamdulillah baik. Anda berdua bagiamana kabarnya? Buchary balik bertanya kepada Pontianak Post. Jabatan anda tinggal menghitung hari. Apa yang anda rasakan sekarang? Senang? Atau malah sedih? Biasa-biasa saja. Kalau pas ada perpisahan misalnya, memang suasananya sedih. Sehingga banyak orang nangis untuk saya haaaa.... Kemarin ada 7 orang kepala dinas dan 4 kepala badan datang menemui saya. Semuanya nangis dihadapan saya. Itulah saya. Saya tidak bisa marah. Saya selembe jak. 10 tahun anda memimpin Kota Pontianak. Apa hambatan terbesar yang ada rasakan? Terus-terangan selama 10 tahun saya memimpin Kota Pontianak, hambatan terbesar yang saya rasakan adalah perilaku masyarakat. Untuk mengubah satu kebiasan butuh waktu. Begitu juga merubah suatu tradisi. Tapi tidak semuanya hambatan itu berpangkal dari prilaku.
Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000
u Ke Halaman 11 kolom 1
Jawa Pos Group Media