Pontianak Post

Page 1

Pontianak Post

Sabtu 19 Juni 2010 M / 6 Rajab 1431 H

Selebritas

Stres Hadapi Tekanan LUNA Maya stres menghadapi tekanan publik yang minta video mesum mirip dirinya diusut. Kepada pengacaranya, OC Kaligis, Luna Maya curhat mengaku tertekan mendapat masalah besar terkait heboh video mesum itu. “Kasihan lho, dia sampai nangis ke saya, dia bilang apa sih yang dia bikin, padahal masih banyak kasus yang lebih besar, seperti korupsi dan sebagainya, kenapa harus kasus Luna yang dibesarbesarkan,” ucap kuasa hukum Luna Maya Luna Maya, OC Kaligis ditemui seusai mendampingi Luna Maya di Mabes Polri, Jln. Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (18/6). u Ke Halaman 7 kolom 5

11.46

15.11 17.50

19:04 04.18

Kesejahteraan

Gaji ke-13 PNS Cair Bulan Ini ADA kabar gembira bagi pegawai negeri sipil (PNS) dan TNI-Polri. Bulan ini, pemerintah akan membayarkan gaji ke-13 untuk seluruh PNS dan anggota TNI-Polri. Untuk pensiunan, pencairan dijadwalkan pada Juli mendatang. Dirjen Perbendaharaan Negara Kemenkeu Herry Purnomo menyatakan, pengucuran anggaran tersebut dilakukan setelah satuan kerja (satker) setiap kementerian dan lembaga non kementerian menyerahkan kelengkapan berkas kepada Kemenkeu. ’’Satkersatker bisa mengajukan pada Senin ini (21/6). Kalau semua kesiapannya sudah beres, Selasa bisa diberikan (gaji ke-13 dibayarkan, Red),’’ jelasnya di gedung Kemenkeu kemarin (18/6). Gaji ke-13 tersebut diberikan pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan meringankan biaya hidup PNS, anggota TNI-Polri, pejabat negara, u Ke Halaman 7 kolom 5

Haji

Potensi Kerugian Jamaah Rp 843 M UPAYA pemerintah menuntaskan persiapan penyelenggaraan ibadah haji 2010 terganjal isu tidak sedap. Indonesia Corruption Watch (ICW) menduga ada potensi kerugian jamaah haji karena inefisiensi pemerintah dalam mengelola BPIH (biaya penyelenggaraan ibadah haji). Lembaga itu mengalkulasi, potensi kerugian dalam pelaksanaan haji tahun ini mencapai USD 457,2 per jamaah atau setara Rp 4,3 juta. Jika dikalikan dengan total jamaah haji Indonesia, nominal potensi 1431 Hijriah kerugian karena inefisiensi tersebut mencapai USD 88,738 juta atau setara Rp 843,019 miliar. ’’Angka itu merupakan perhitungan kami, baik dalam komponen biaya langsung maupun tidak langsung yang ditetapkan Kementerian Agama,’’ ujar Koordinator Monitoring dan Analisis Data ICW Firdaus Ilyas kemarin (18/6). u Ke Halaman 7 kolom 5

pertama dan terutama di kalimantan barat

Tindak Tegas Peneror Pembakaran Mobil dan Ruko Berlanjut

FOTO/AFP

CETAK GOL : Aksi Milan Jovanovic (14), striker Serbia saat mencetak gol ke gawang Jerman.

Panser Bertekuk Lutut

SINGKAWANG-Aksi peneroran di kota Singkawang sudah meresahkan masyarakat. Karena itu, untuk menghentikan aksi tersebut pihak kepolisian akan bertindak tegas. “Siapa pun orangnya yang melakukan akan ditindak tegas. Ini sudah meresahkan,” kata Kapolres Singkawang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Tony EF Sinambela, kepada Pontianak Post, kemarin (18/6). Menurut mantan Kapolres Landak ini, jika memang ada masalah, tentu harus diselesaikan dengan prosedur yang telah diatur. “Silahkan tempuh jalur yang ada. Jangan main teror seperti ini,” kata Tony. Soal teror tersebut, kepolisian sudah mengantongi identitas Tony EF Sinambela pelaku. “Kita sudah kantongi atau curigai pelakunya. Sekarang sudah diselidiki dan nanti akan kita tangkap,” kata Tony. Bila sudah ditangkap, kata Tony, pihaknya akan tahu siapa dibalik semua teror ini. “Pasti ada orang dibelakang aksi ini,” katanya. Soal pesan singkat yang berseliweran dan mengem u Ke Halaman 7 kolom 5

Slovenia v AS Berakhir Seri 2-2 JOHANNESBURG - Satu per satu tim unggulan menuai malu pada Piala Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Setelah Spanyol takluk dari Swiss 0-1, kemudian disusul Prancis dipermalukan Meksiko 0-2, serta tuan rumah Afsel dihajar Uruguay 0-3, tadi malam (18/6) giliran Jerman yang bertekuk lutut pada Serbia, 0-1. Dengan kekalahan Jerman itu persaingan di grup D semakin ketat. Sebab, tiga tim di grup D, yakni Jerman, Ghana, dan Serbia, memiliki koleksi poin sama, yakni tiga poin.

ZULKARNAEN/PONTIANAK POST

u Ke Halaman 7 kolom 1

BEKAS BAKAR : Lokasi bekas mobil yang dibakar didatangi aparat. Aksi teror meresahkan warga Singkawang.

Kasus Singkawang; Patung Naga, Makalah dan Keprihatinan Syarif Ibrahim Alqadrie Dosen Untan

Memasuki Mei 2010 Singkawang dilanda ketegangan. Kondisi ini ditandai meregangnya hubungan Walikota, Hasan Karman (HK), dengan sebagian tokoh masyarakat KalBar. Kesalahfahaman ini tampaknya membawa

“awan kelabu”. Namun, sebagaimana pengamat netral percaya (Equator, 4-5/9-2007:10; Pontianak Post, 25/10-2007:1; Equator, 27-30/11:10) gejala itu tampaknya sudah terlihat sejak awal 2008 ketika HK dilantik sebagai orang nomor satu di Singkawang. Apa Masalahnya? Gejala kontraversi ini mulai tampak ketika

Patung Naga didirikan di perempatan jalan di kawasan kota. Awan kelabu bertambah jelas ketika makalah HK berjudul ‘Sekilas Melayu, Asal Usul dan Sejarahnya,’ yang disajikannya pada pembukaan dalam acara Bedah Buku 2 tahun lalu. Makalan ini tidak dapat diterima dan merisaukan beberapa tokoh masyarakat. Karena

isinya dianggap “menghina” dan “menurunkan” marwah salah satu kelompok etnis tertentu. Sebagai konsekuensi dari kontraversi dan penolakan tersebut, beberapa hal negatif yang sangat mencemaskan dan merisaukan masyarakat terjadi. Bentuk tidak saja tindakan pembakaran dan u Ke Halaman 7 kolom 1

Penyidik Sita Dokumen Gayus JAKARTA-Mabes Polri mulai berani mengusut keterlibatan perusahaan besar yang mengorder Gayus melakukan rekayasa kasus pajak. Seorang petinggi Bumi Resources Denny Adrianz sudah diperiksa polisi. Gayus mencokot Denny sebagai orang yang memberi job miliaran rupiah. “Benar. Sudah diperiksa,” ujar Direktur III/ Pidana Korupsi dan White Collar Crime Brigjen Yovianus Mahar dalam jumpa pers di Mabes Polri kemarin (18/06).

Namun, Denny belum ditetapkan sebagai tersangka. “Kami belum mempunyai cukup bukti keterkaitan,” tambahnya. Dalam dokumen pemeriksaan Gayus, pec atan

pegawai pajak itu mengaku berhubungan dengan tiga perusahaan dalam group Bakrie. Kepada penyidik, u Ke Halaman 7 kolom 1

Prosesi Permohonan Maaf ke Kesultanan di Era Kemerdekaan

Pertama dalam Sejarah Adat Istiadat Kesultanan Sambas Lain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya. Kata pepatah ini mencerminkan setiap daerah memiliki adat istiadat yang berbeda. Walikota Singkawang Hasan Karman (HK) hari ini Sabtu (19/6) akan meminta maaf kepada Kesultanan Sambas di Alwatzikoebillah terkait makalahnya yang menyinggung Kesultanan Sambas. Bagaimana prosesi permohonan maaf dengan adat istiadat Kesultanan Sambas? Thoriq Animardik, Sambas

Online: http://www.pontianakpost.com/

Eceran Rp. 2.500

GLADI RESIK : Gladi resik prosesi permohonan maaf Hasan Karman dalam Istana Sambas kemarin. THORIQ/ PONTIANAK POST

*Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000

Tiada gading yang tak retak, pepatah ini menggambarkan setiap manusia mempunyai kelemahan atau pernah melakukan kesalahan. Sosok HK dinilai melakukan kesalahan dari sebuah karya ilmiah yang berjudul Sekilas Melayu: Asal Usul dan Sejarahnya oleh Kesultanan Sambas serta masyarakat melayu. Tulisan yang dibuat pejabat ini menggemparkan masyarakat Kalbar dan menuai pro dan kontra. Terhadap tulisan yang dibuatnya ini, HK melakukan permohonan maaf kepada Kesultanan Sambas serta sejumlah kesultanan lain dalam sebuah prosesi adat istiadat yang telah lama tidak dilaksanakan. Uray Reza Fahmi, anggota u Ke Halaman 7 kolom 5

Jawa Pos Group Media


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.