Pontianak Post

Page 1

Pontianak Post Eceran Rp. 2.500

P E RT A MA DA N T E RUT A MA DI K AL I M A N T A N B A R A T

Minggu 19 Juli 2009 M / 25 Rajab 1430 H

Pelaku Rekrutan Noordin Dibantu Pecahan Jaringan Kastari JAKARTA--Motivasi pelaku “bom sarapan” di hotel JW Marriott dan hotel Ritz Carlton semakin jelas. Dugaan penyidik Densus 88, serangan bom itu merupakan gebrakan balik dari jaringan Noordin M Top yang sedang diburu. “Benar-benar runyam Mas, kecolongan,” ujar sumber Pontianak Post yang sejak lama terlibat dalam berbagai kasus pengungkapan terorisme. Momentum kedatangan MU di Indonesia, lalu suasana siaga satu setelah pilpres, dan momentum menjelang Ramadhan dinilai sangat luar biasa. “Dalam logika kita, benar-benar kutuk marani sunduk,” kata perwira asal Jogjakarta itu. Artinya, pelaku terorisme melakukan aksinya di saat semua aparat keamanan sedang bersiaga. “TB1 marah besar,” ujarnya. TB1 adalah istilah untuk menyebut Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri. Padahal, berbagai analisa intelijen sudah dibuat.

TEROR

B

JAKARTA

Ke Halaman 11 kolom 1

Raka Denny/Jawa Pos

TUTUP PLANG NAMA: Seorang karyawan Ritz Carlton Hotel menutup plang nama hotel tersebut. Peristiwa ledakan bom pada Jumat (17/7) membuat hotel ini menjadi perhatian seluruh dunia.

Tak Utuh Lagi, Mayat Korban Sulit Dikenal

Penghuni Kamar 1808 Menyamar jadi Korban JAKARTA--Tim Densus 88 Anti Teror Mabes Polri betul-betul harus kerja keras mengungkap jaringan pelaku penyerangan Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton. Ini setelah ada indikasi bahwa masih ada satu bom yang hingga kini belum jelas keberadaannya. Informasi yang dihimpun dari sumber-sumber di lingkungan Mabes Polri dan Densus 88 menyebutkan, sebetulnya ada empat bom yang telah disiapkan para teroris tersebut. Dua meledak (satu di Hotel JW Marriott, satu di Ritz Carlton) dan satu lainnya

berhasil dijinakkan di kamar 1808 Hotel JW Marriott. Nah, satu lainnya hingga kini masih belum jelas keberadaannya. Inilah yang membuat polisi bekerja keras melakukan pelacakan. Satu PR lainnya adalah menemukan safe house, rumah aman yang dipakai untuk menyimpan keempat bom tersebut. “Masih belum ditemukan,” ucap salah satu sumber tadi. Dia kemudian menceritakan bahwa bahan-bahan tersebut sebenarnya sudah dikumpulkan di Cilacap pada Ke Halaman 11 kolom 1

Polisi Australia %DQWX ,GHQWL¿NDVL

REUTERS/Dita Alangkara

TINJAU: Presiden SBY menyaksikan kerusakan Ritz Carlton Hotel akibat ledakan

RUMAH Sakit Polri Dr Sukanto terus melakukan proses identifikasi mayat korban bom di Hotel JW Marriot dan RitzCarlton kemarin (18/7). Namun, petugas Kedokteran Kepolisian (Dokpol) Mabes Polri mengaku kesulitan mengidentifikasi mayat-mayat itu. Tidak ada mayat yang kondisinya utuh. Beberapa bagian tubuh mer-

eka terlepas. Sejumlah orang mendatangi rumah sakit di Kramat Jati, Jakarta Timur, itu untuk mengetahui apakah keluarga mereka menjadi korban. Sayangnya, petugas belum bisa memastikan identitas mereka. “Sebenarnya kita juga menemukan identitas. Tapi, terpisah dan semrawut. Ini tidak bisa diselesaikan dalam 1-2 hari. Kami harus Ke Hal 11

kolom 5

Pemerintah Tanggung Biaya Pengobatan JAKARTA--Pemerintah memastikan menanggung seluruh biaya pengobatan korban bom di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton. Hal itu disampaikan Menko KesraAburizal Bakrie saat bersama Menkes Siti Fadilah Supari menjenguk korban bom di RS Metropolitan Medical Centre (MMC) kemarin (18/7). Dari 36 korban yang dibawa ke RS MMC yang berlokasi di kawasan Rasuna Said, Jakarta, 15 orang telah dipulangkan dan enam orang pindah berobat ke Singapura maupun rumah sakit lain di Jakarta. Dari 15 korban yang kini masih dirawat di sana, Aburizal Bakrie enam di antaranya warga negara asing. Tiga orang diantara 15 korban yang dirawat butuh perawatan di ruang Intensive Care Unit (ICU). “Dua orang di antara WNA dan satu WNI,” kata Rebecca, perwakilan sekretariat RS MMC, kemarin. Ke Halaman 11 kolom 5

“Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman.” (An-Nisa’: 103)

Jawa Pos

KEVIN MARTIN: Hadir di Indonesia.

PEMBUKAAN: Ribuan penonton memadati DBL Arena pada pembukaan DBL Jatim, kemarin.

Top Scorer Kings Masih Dijadwalkan Hadir di Surabaya SURABAYA--Siapa bintang NBA yang bakal hadir lagi di Surabaya, kemarin (18/7) diungkapkan identitasnya di Opening Party Honda DetEksi Basketball League (DBL) East Java 2009. Pengumuman disampaikan di sela-sela pertandingan kompetisi basket pelajar terbesar itu, di DBL Arena Surabaya.

Kevin Martin, top scorer Sacramento Kings, dijadwalkan tampil di Surabaya pada 15-18 Agustus mendatang. Pada hari pertama, dia akan menghadiri final Honda DBL seri Jawa Timur. Kemudian, dia tampil di Indonesia Development Camp 2009, memberi materi latihan kepada

pemain-pemain terbaik DBL dari berbagai penjuru Indonesia. Pemain 26 tahun itu tidak sendirian. Dia didampingi dua asisten pelatih NBA, yaitu Neal Meyer (Los Angeles Clippers) dan Joe Prunty (Portland Trail Blazers). Ke Halaman 11 kolom 5

Mereka yang Kehilangan Orang-orang Terdekat 11:48 15:14

17:52 19:06 04:21

Victor Dapat Cucu, tapi Kehilangan Anak Keluarga dan kolega korban bom dua hotel mewah di Mega Kuningan masih meratapi petaka itu. Dengan wajah duka, mereka silih berganti datang ke rumah sakit yang merawat atau menyimpan jasad orang-orang tercintanya tersebut.

AGUNG PUTU ISKANDAR, Jakarta LIDAH Victor Mokodompis kemarin (18/7) seperti kelu. Kendati dicegat banyak wartawan, dia tak banyak omong. Lelaki dengan uban di rambut itu keluar masuk ruang ante mortem RS Kepolisian Pusat Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Agung Putu Iskandar/Jawa Pos

KORBAN: Edi, salah seorang kerabat keluarga, menyodorkan foto Evert Mokodompus, lelaki yang diduga kuat ikut jadi korban di Marriott.

Dia tidak memedulikan terik mentari yang membuat keringat membasahi baju abu-abunya yang lusuh. Sesekali, dia berbincang dengan dua kerabatnya. “Saya ingin memastikan apakah anak saya jadi korban bom,” ujarnya pelan lantas kembali masuk ke ruangan yang dijaga seorang satpam dan seorang anggota Polri itu. Anak Victor bernama Evert Mokodompis. Setelah ledakan di JW Marriott dan RitzCarlton, lelaki 33 tahun itu tidak pulang. Dia pun tak bisa dihubungi via ponselnya. Keluarga pun khawatir. Jangan-jangan, Evert ikut menjadi korban. Edi, salah seorang keluarga kerabat Victor, menuturkan, kalau selamat, Evert pasti langsung menghubungi keluarga. Sebab, Ratna, istri Evert, sedang berada di rumah sakit untuk persiapan melahirkan anak keduanya saat ledakan itu terjadi.

Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000

Ke Halaman 11 kolom 1

Jawa Pos Group Media


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.