Pontianak Post
Rabu 19 Agustus 2009 M / 28 Syaban 1430 H
SELEBRITAS
Berasa Lega Sekarang KISRUH putusan KPU dengan Mahkamah Agung plus Mahkamah Konstitusi sempat membuatnya gundah. Tapi kini Rachel Maryam mengaku lega setelahsemuanya berakhir dengan kepastian dirinya melenggang ke Senayan. Meskipun sempat dinyatakan lolos sebelum terjadinya kontroversi tersebut, dirinya juga sempat menjalani syukuran kecil-kecilan. Namun hal itu berubah ketika diumumkannya surat keputusan MA yang bertentangan dengan KPU. ”Tapi aku sudah siap segalanya Rachel Maryam temasuk mental. Meskipun hal itu membuatku tidak mendapatkan kursi aku tetap siap,” pungkasnya.
P e rt a ma da n T e rut a ma di K al i m a n t a n B a r a t
Lima Eksekutor Mulai Disidang Hari ini,Tim KPK Periksa Antasari
Jangan sampai ada usaha untuk memutus rantai persidangan antara lima terdakwa di Tangerang dan yang akan di sidang di Jakarta Selatan,” tegas Andi yang nampaknya tidak bisa lagi menahan emosi kekecewaannya. Kekecewaan Andi ini bermula karena dalam dakwaan yang dibacakan terhadap lima terdakwa, tidak dikaitkan dengan empat terdakwa lain (diantaranya Antasari Azhar-red). Padahal menurutnya, pembunuhan ini merupakan order.
TANGERANG - Lima eksekutor pembunuh Direktur Utama PT Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen kemarin pukul 10.00 WIB di PN Tangerang resmi menjalani sidang. Seluruh terdakwa dihadirkan satu persatu dengan materi mendengarkan dakwaan dari JPU didampingi 6 dari 22 pengacara yang disiapkan untuk membela. Anehnya, sejak dakwaan terhadap Daniel Daen Sabon dibacakan dalam persidangan, tidak tersebut sama sekali nama tokoh sentral yang diduga oleh keluarga Nasrudin sebagai tokoh dibalik kasus ini yakni, Antasari Azhar. Begitu juga dengan surat dakwaan terhadap empat terdakwa lainnya yakni Hendrikus Kia Walen, Heri Santosa, Fransiskus Tadon Kerans dan Eduardus Noe Ndopo. Materi sidang hanya sebatas membacakan kronologis dan peran masing-masing terdakwa dengan diakhiri ancaman Pasal 340 junto 55 ayat 1 kesatu KUHP dengan hukuman mati. Antasari Azhar Saat jaksa membacakan dakwaan, hanya tersebut nama Kombes Pol Wiliardi Wizar, yang berstatus sebagai saksi dalam surat dakwaan. Wiliardi Wizar disebut-sebut sebagai tokoh yang memberikan anggaran dan meminta untuk melakukan aksi pembunuhan. Nama Wiliardi Wizar disebut dalam surat dakwaan yang ditujukan kepada Hendrikus Kia Walen dan Eduardus Noe Ndopo. Hendrikus merupakan aktor yang berperan mencarikan eksekutor Nasrudin di lapangan. Sedangkan Eduardus Noe Ndopo merupakan tokoh yang menerima mandat Wiliar Wijar untuk menghabisi nasrudin dengan dalil tugas negara menjaga stabilitas nasional jelang Pemilu legislatif. Tiga terdakwa lainnya dalam surat dakwaan hanya dijelaskan sebagai eksekutor yang melakukan
u Ke Halaman 11 kolom 5
u Ke Halaman 11 kolom 5
u Ke Halaman 11 kolom 5
KPK
UKON FURKON SUKANDA/INDO POS
Eksekusi Dua Kepala Daerah
SIDANG PERDANA: Para tersangka pembunuhan Direktur PT Rajawali Putra Banjaran Nasrudin Zulkarnaen saat akan menjalani sidang perdana mereka di Pengadilan Negeri Tangerang, kemarin (18/08).
KPK terus mendorong pelaksanaan hukuman bagi para terpidana korupsi. Kemarin, penyidik mengeksekusi Bupati Pelalawan Tengku Azmun Jafaar, terpidana korupsi penerbitan izin usaha pemanfaatan hasil hutan kayu dan hutan tanaman (IUPHHK-HT), ke Lapas Cipinang. Koruptor yang merugikan negara sekitar Rp 1,2 triliun itu sebelumnya ditahan di tahanan Bareskrim Mabes Polri. Selain diantarkan sejumlah penyidik, siang kemarin pihak keluarga juga turut mendampingi mantan orang nomor satu di Pelalawan itu. Azmun harus menjalani masa hukuman untuk 11 tahun ke depan. Eksekusi itu dilakukan setelah KPK menerima salinan putusan dari MA secara lengkap.
Minta SBY Tidak Ingkar Janji
u Ke Halaman 11 kolom 5
“Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang ber iman.” (An-Nisa’: 103)
11:48 15:07
Eceran Rp. 2.500
TANGERANG-Kekecewaan mendalam atas meninggalnya Direktut Utama PT Rajawali Putra Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen belum hilang dari perasaan keluarga. Buktinya, keluarga besar Nasrudin menegaskan seluruh terdakwa eksekutor Nasrudin Zulkarnaen wajib harus menerima hukuman mati. Kalau tidak, keluarga besar Nasrudin yang asli Makasar ini siap melakukan tindakan yang lebih. Presiden SBY juga diminta untuk konsisten dalam menegakkan supremasi hukum.
Demikian ditegaskan oleh adik kandung Nasrudin Zulkarnaen yang menghadiri persidangan, Andi Syamsudin. Meski begitu, Andi masih enggan menjelaskan apa yang akan dilakukan keluarganya terhadap seluruh terdakwa, apabila tidak divonis hukuman mati. Seluruh terdakwa yang dimaksud oleh Andi diantaranya adalah Ketua KPK non aktif, Antasari Azhar. “Lihat saja nanti. Tak satupun Saya takuti di negeri ini kecuali keluarga. Akan kita lihat babak selanjutnya.
Berminat jadi Ketum Golkar Arus Penumpang
17:52 19:02 04:26
Tommy Soeharto
JAKARTA - Keluarga Cendana berusaha kembali ke dunia politik. Putra bungsu mantan Presiden Soeharto, Hutama Mandala Putra alias Tommy Soeharto, kemarin mendeklarasikan diri menjadi calon ketua umum Partai Golkar. Pangeran Cendana menilai Munas Partai Golkar pada 4-7 Oktober di Pekanbaru adalah waktu yang tepat baginya untuk terjun lagi ke dunia politik, setelah selama 10 tahun lebih banyak menekuni dunia bisnis. Mantan anggota MPR dari Fraksi Karya Pembangunan 1993-
1998 ini menilai Golkar adalah partai yang sesuai dengan panggilan jiwanya. Terjun sebagai ketua umum dinilainya juga salah satu bentuk tanggung jawab terhadap ancaman stagnasi di partai yang dilahirkan dan dibesarkan oleh ayahnya. “Sampai sekarang saya masih tidak pernah keluar dari Golkar dan sampai sekarang masih menyimpan KTA (kartu tanda anggota) Golkar. Sebagai kader, saya berhak menjadi ketua umum,” kata Tommy dalam keterangan pers di gedung Granadi, Jakarta, kemarin (18/8). Meski sepuluh tahun terakhir dia tidak aktif dalam kegiatan partai, bos kelompok usaha u Ke Halaman 11 kolom 1
Klimaks dengan Buzzer Beater Diana All-Star Games Tutup IDC 2009 SURABAYA – Program Indonesia Development Camp (IDC) 2009 resmi berakhir kemarin (18/8). Sebelum penutupan, dilakukan All-Star Games. Sebanyak 48 pemain putra dan putri yang menjalani camp intensif u Ke Halaman 11 kolom 1
Dita Putri/DetEksi
MVP: Dari kiri, Joe Prunty (NBA), Diana Pusphaningtyas (MVP All-Star Game), Amelia Herawati (MVP Camp), Kevin Martin, Indra Wijaya (MVP Camp), Handry Saria Santosa (MVP All-Star Game), dan Neal Meyer (NBA) usai penyerahan award Most Valuable Player dalam penutupan Indonesia Development Camp di DBL Arena Surabaya, 18 Agustus.
Kalbar-Sarawak Tak Terpengaruh
Pasien Flu Babi Capai 908 Orang PONTIANAK-Imbauan Gubernur Cornelis agar warga Kalbar menghindari bepergian ke Sarawak sampai saat ini belum berdampak langsung pada arus transportasi antarnegara. Penumpang bus antarnegara tetap normal.Ancaman virus H1N1 seperti tak digubris. Padahal hingga data terakhir di Indonesi, pasien flu babi sudah mencapai 908 orang. Pantauan Pontianak Post kemarin (18/8), Armada Setia Jaya Sakti (SJS) misalnya. Jumlah penumpang yang berangkat ke Malaysia masih stabil, bahkan bertambah. Sekitar 60 penumpang berangkat setiap harinya, dengan menggunakan tiga bus. Peningkatan ini mulai terjadi sejak tanggal Juli lalu, karena sudah mulainya musim liburan Universitas dan 17-an. “Libur Universitas masih berlangsung, ditambah lagi libur menyambut 17-an selama tiga hari, jadi orang banyak berlibur ke Malaysia,” ujar Kepala Staf tiketing SJSA Hua. Dia menambahkan, Hal yang sama juga dialami Armada Eva. Menurut A Ling, petugas tiket, sampai sekarang belum terjadi penurunan jumlah penumpang. “Masih stabil, tak ada perubahan yang berarti,” katanya. Pernyataan yang sama disampaikan oleh A Kiun, Manajer Armada Eva Pontianak. Menurutnya isu flu Babi yang merebak selama ini tidak menyurutkan kemauan orang Pontianak ke Malaysia. Karena kebanyakan penumpang yang berangkat adalah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan u Ke Halaman 11 kolom 5
Kehidupan Generasi Ketiga Keturunan Jawa di Pontian, Johor, Malaysia
Jaga Budaya, Impor Lagu Campursari lewat TKI Sebagian penduduk Kota Pontian, Johor, Malaysia, merupakan keturunan Jawa. Mereka umumnya generasi ketiga dari warga yang dimobilisasi Belanda di zaman penjajahan. Sampai sekarang mereka tetap menjaga bahasa dan tradisi nenek moyang. Di kota itulah buron polisi nomor satu, Noordin M.Top, menghabiskan masa remaja. ZULHAM MUBARAK/JAWA POS
ZULHAM MUBARAK, Pontian, Malaysia
REHAT BERLADANG: Sebagian warga kampung Jawa yang sedang beristirahat di sebuah kedai makan di Pontian. Mereka sebagian besar berprofesi sebagai nelayan, peladang, dan pedagang.
ANGIN laut menyapu pantai. Enam orang bertubuh liat berkulit legam mendorong sebuah perahu ke darat, di pesisir Pontian, Kamis pekan lalu (13/8). Lamat-lamat terdengar aba-aba. “Siji.. loro.. telu (satu, dua tiga, Red),” teriak salah seorang pendorong perahu itu. Tiap kali aba-aba, perahu maju satu langkah membelah pasir. Percakapan mereka menggunakan bahasa Jawa ngoko. Nelayan asal Indonesia” “Bukanlah, Bang. Kami ini warga Malaysia asli,” kata Zainuddin bin Sarip, 33, dalam bahasa Jawa. “Kami orang Malaysia dengan darah Jawa tulen,” sambungnya buru-buru. Pontian terletak 62 kilometer dari Johor Bahru, ibu kota negeri Johor. Ibu kotanya disebut Pontian Kechil. Umumnya warga kawasan itu pengolah tanaman bakau, nelayan, petani sawit, dan komoditas perkebunan lain. “Tapi, menangkap ikan masih merupakan aktivitas
Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000
u Ke Halaman 8 kolom 1
Jawa Pos Group Media