Pontianak Post

Page 1

51

Pontianak Post

���������

P e rt a ma da n T e rut a ma di K a l i m a n t a n B a r a t

Selasa 20 April 2010 M / 6 Jumadil Awal 1431 H

Internal Kantor Pajak Terlibat Tersangka Dibantu Atasan

SURABAYA – Kasus pemalsuan setoran pajak di Kanwil Direktorat Jenderal Pajak I Jatim semakin melebar. Satu per satu keterlibatan pegawai internal kantor pajak mulai terkuak. Itu diketahui setelah Suhertanto, salah seorang tersangka yang ditangkap Unit Pidum Satreskrim Polwiltabes Surabaya, kemarin (19/4) membeberkan empat modus mafia pajak lainnya. PNS yang bertugas sebagai konsultan pajak di

Akui Modus Pemalsuan

Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Karangpilang itu mengaku, kejahatan tersebut dilakukan dengan melibatkan jaringan di dalam kantor pajak, bukan dengan sembilan tersangka yang diringkus polisi bersama dia pada Minggu lalu (18/4). Modus pertama kejahatannya, menurut Suhertanto, adalah memainkan SSP (surat setoran pajak).

JAKARTA-Dirjen Pajak Mochamad Tjiptardjo menilai kasus mafia pajak yang terbongkar di Surabaya bukan hal baru. ’’Banyak kasus serupa yang sedang kami tangani sekarang,’’ ujarnya di Kantor Ditjen Pajak, Jakarta, kemarin (19/4). Menurut Tjiptardjo, pemalsuan dokumen-dokumen pajak memang menjadi modus yang kerap dijumpai. Beberapa aksi yang ditangani Ditjen Pajak, antara lain, pemalsuan faktur pajak. Modusnya Mochamad Tjiptardjo hampir sama dengan kasus di Surabaya. Beberapa oknum menipu wajib pajak (WP) perusahaan yang akan membayar kewajiban pajak mereka. ’’Sehingga manajemen (perusahaan) tidak tahu perbuatan

u Ke Halaman 7 kolom 5

Uang Rp200 Juta untuk Hapus Pajak Rp600 Juta Suhertanto, salah seorang otak pemalsuan surat pajak, mengaku juga berkongkalikong dengan atasannya di kantor pajak. Bagaimana caranya? Berikut petikan wawancaranya:

Eceran Rp. 2.500

Apakah karena Anda orang dalam pajak, sehingga tahu titik lemahnya dan dalam lima tahun bisa memainkan pajak ratusan perusahaan dengan validasi palsu? u Ke Halaman 7 kolom 1

u Ke Halaman 7 kolom 1

Pesawat Latih Tabrak Motor Dua Tewas, Dua Kru Kritis

TANGERANG – Insiden kecelakaan pesawat kembali terjadi di tanah air. Pesawat latih jenis Tobago 10 dengan register PK-AGU milik Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug

menabrak sepeda motor kemarin pagi (19/4). Insiden tersebut terjadi saat pesawat akan lepas landas (take off) di Runway 30 Bandara Budiarto di Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang. Akibat tabrakan tersebut, dua pengendara sepeda motor tewas seketika di lokasi. Yopi Hermawan, 17, siswa kelas I SMK BhaktiAnindya, danAzzumar, 22,

warga Kampung Rau Timur, Kecamatan Cimencang, Serang, meninggal dengan luka di kepala. Kondisi dua kru pesawat kritis. Mereka terluka serius akibat terimpit badan pesawat. Instruktur pilot Teja Ariputra, 23, dan siswa STPI bernama Sephazka Abdillah, 19, dilarikan ke u Ke Halaman 7 kolom 1

TIPIKOR

Korupsi Dana Alkes di Perbatasan JAKSA Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Salim SH menyatakan bahwa Budiarto Maliang melakukan mark up untuk pengadaan alat-alat kesehatan yang harusnya dibagibagikan kepada puskesmas di wilayah perbatasan (termasuk diwilayah Kalbar), tertinggal dan terpencil di seluruh Indonesia pada tahun 2008 hingga 2009.Akibat mark-up tersebut negara dirugikan sekitar Rp9 miliar. “Akibat perbuatan terdakwa, negara dirugikan Rp9 miliar karena alat-alat kesehatan digelembungkan harganya,” kata Agus Salim dalam persidangan di PN Tipikor Jakarta, Senin (19/04). Dalam persidangan yang dipimpim majelis hakim u Ke Halaman 7 kolom 5

GROW WITH CHARACTER

Christopher Lovelock Diabadikan di Indonesia SELAIN Prof Philip Kotler, saya juga berkenalan dan cukup dekat dengan Prof Christopher Lovelock. Ceritanya menarik, sih. Profesor asal Inggris itu sudah lama tinggal di Amerika dan dulu mengajar di Harvard Business School (HBS). Dialah yang diminta Dean HBS waktu itu untuk menyusun kurikulum services marketing. Saat itu HBS belum punya kelas dan buku teks. Chris, yang risetnya sudah berfokus di industri services, akhirnya Hermawan Kartajaya setuju untuk melakukan hal tersebut. Dia bekerja keras untuk menyusun silabus, menulis buku teks, dan mengajarkannya sendiri. Tapi, karena itulah Chris dianggap sebagai pionir sekaligus master pelaksanaan marketing di industri jasa. u Ke Halaman 7 kolom 1

Yan Cikal/Radar Banten

BANGKAI PESAWAT: Bagian badan pesawat jenis TB 10 - PK AGU, usai menabrak pengguna sepeda motor di Bandara Budiarto, Curug, Tangerang, Banten, Senin (19/4). Dua orang tewas dalam kecelakaan itu.

Markus Diluar Institusi Polisi Mantan Pengacara Edwin Menjawab

PONTIANAK—Hanafi Kasimin SH, mantan pengacara Edwin Rahadi menjawab pernyataan Kapoltabes Pontianak Kombes Pol MAsep Sjahruddin terkait mafia kasus (markus) yang disampaikannya di media. ”Pernyataan markus yang saya sampaikan, bukan menuding di tingkat kepolisian tetapi kalaupun diduga ada, itu berada diluar intitusi tersebut,” katanya dia menjawab Pontianak Post, Senin(19/4) di rumahnya. Menurut Hanafi, kepolisian terutama Poltabes Pontianak sudah bekerja profesional dan maksimal. Ia bahkan menjunjung tinggi proses penyidikan yang sudah berjalan sangat-sangat luar biasa. “Saya acungkan jempol,” ucapnya. Dengan pekerjaan cepat tersebut, Hanafi Kasimin apa yang disampaikan Kapoltabes benar adanya. Sangat tidak mungkin penyidik dari pimpinan tertinggi hingga penyidik terendah terlibat markus. ”Saya tegaskan sekali lagi. Saya berbicara diluar intitusi kepolisian,” ungkap Hanafi. Lantas bagaimana dengan permintaan penyidik membuktikan markus? Hanafi enggan menjawab lebih jauh dan terperinci.Akan tetapi, katanya, melihat persoalan markus diduga ada ketika kasus sudah berjalan kedepannya. ”Kita lihat nantilah,” kata dia. Hanafi yang juga ketua DPD KAI Kalbar bahkan mengaku sudah menjelaskan persoalan u Ke Halaman 7 kolom 1

Bayar Pajak Pelayanan Bukan PPN Pemerintah Tak Ingin Ganda PONTIANAK—Pajak pertambahan nilai untuk restoran ditiadakan sejak tahun 2000. Selama ini yang ditarik kepada konsumen di setiap rumah makan atau restoran adalah pajak pelayanan sebesar 10 persen. Pemungutan ini sudah tidak dilakukan sejak Undang-Undang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (UU PDRD) disahkan. “Nantinya pajak ini yang disetorkan kepada kas daerah. Jadi masyarakat

jangan salah anggapan. Pajak pertambahan nilai untuk restoran tidak ada dari dulu, yang ada itu pajak pelayanan,” ujar Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kota Pontianak, Rudi Enggano Kenang saat ditemui Senin (19/4) pagi. Rudi menjelaskan ada dua jenis yang ditarik pemerintah pusat, yakni pajak pertambahan nilai dan penghasilan. Pajak pertambahan nilai ditarik jika suatu badan atau orang memproduksi barang sehingga ada nilai tambahnya. Rudi Enggano

Giatkan Sosialisasi Perubahan Aturan PONTIANAK—Pemerintah mesti giat mensosialisasikan perubahan peraturan yang terkait pajak yang dikenakan ke masyarakat. Darmawan, warga Jalan Sepakat misalnya, selama ini mengetahui bahwa restoran

u Ke Halaman 7 kolom 5

u Ke Halaman 7 kolom 5

Turiman Faturachman

Menyusuri Kampung Bersejarah China Benteng, Tangerang, yang Terancam Digusur 11:43 15:01 17:47 18:57 04:22

Dupa di Teras Rumah, Kertas Mantra di Pintu Kampung China Benteng tampak seperti museum hidup di Kota Tangerang. Kampung itu ada sejak ratusan tahun lalu. Masyarakatnya menghuni kawasan di sepanjang bantaran Sungai Cisadane. Demi alasan penghijauan, kampung tersebut bakal digusur dan warga dipaksa pergi.

Thomas Kukuh-Igna, Jakarta Sekilas, tak ada yang istimewa dari perkampungan di bantaran Sungai Cisadane, Kelurahan Mekarsari, Ke-

Thomas Kukuh/Jawa Pos

MENUNGGU GUSURAN: Ong Yo Nio (kiri), warga China Benteng, tak tahu bahwa rumahnya akan segera digusur.

camatan Neglasari, Tangerang, tersebut. Kondisinya tak jauh berbeda dengan kawasan bangunan di pinggir sungai pada umumnya. Memprihatinkan dan berdesakan. Selain itu, sempit, kumuh, dan sumpek. Sebagian besar rumah di kawasan tersebut dibuat dari gedek. Banyak yang reot. Kalaupun ada yang sudah ditembok dengan bata, bangunannya tidak mulus lagi. Catnya memudar. Bahkan, banyak rumah yang tidak dicat. Selain itu, mayoritas rumah di sana hanya berlantai tanah. Kendati begitu, ada yang sedikit berbeda dan unik di kampung tersebut. Di teras hampir semua rumah dipasang dupa. Lalu, di atas pintu ditempel kertas berwarna kuning. Kertas kecil berukuran sekitar 20 x 6 sentimeter itu bertulisan huruf Tiongkok berwarna merah. ”Kata leluhur kami, itu mantra untuk menolak bala. Tapi, saya nggak tahu namanya apa. Cuma nurut kata orang tua,” kata Loa Sun Yam, 39, warga yang tinggal di RT 04/RW 04, saat ditemui Pontianak Post kemarin siang (18/4).

Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000

u Ke Halaman 6 kolom 3

Jawa Pos Group Media


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.