81
XPSME!DVQ
Pontianak Post
Minggu, 21 Maret 2010 M / 5 Rabiul Akhir 1431 H
GROW WITH CHARACTER
Bertahan secara Kreatif TAHUN 1998 benar-benar jadi “titk balik” bagi Indonesia. Saya merasa “beruntung” pernah mengalami hal itu, karena bisa merasakan sendiri bagaimana domino effect itu terjadi. Dulu di buku, saya belajar tentang depresi tahun 1929 dan malaise tahun 1930. Tapi, tidak bisa membayangkan bagaimana krisis ekonomi bisa terjadi di seluruh dunia. Baru pada 1998 itulah saya bisa merasakan bagaimana begitu Thailand Hermawan Kartajaya “jatuh”, maka beberapa negara lain ikut jatuh. Termasuk Indonesia yang paling parah. Bahkan, Korea Selatan yang waktu itu sudah masuk negara maju mengalami devaluasi besar juga. Malaysia juga kena, begitu juga negara-negara Asia lainnya. Semuanya berawal dari KKN atau Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme, suatu istilah yang dipopulerkan Amien Rais! Bukan monopoli Indonesia, tapi di hampir semua negara Asia hal itu terjadi karena ada suatu pemerintahan yang “kuat”. Power tends to Corrupt, Absolute Power always create Corruption! Karena itulah, di Asia banyak konglomerat yang sebenarnya
Eceran Rp. 2.500
P E RT A MA DA N T E RUT A MA DI K A L I M A N T A N B A R A T
Kejaksaan Diduga Terlibat Satgas Curigai Proses Pengusutan Kasus Pajak JAKARTA--Kasus “mafia sitaan pajak” yang dibeber Komjen Pol Susno Duadji ternyata sudah divonis Pengadilan Negeri Tangerang pada 5 Januari 2010. Pegawai
Dirjen Pajak Gayus Tambunan yang didakwa menggelapkan Rp 395 juta “hanya” diganjar setahun hukuman percobaan. Satgas Pemberantasan Mafia Hukum mencurigai adanya hal yang salah dalam pengusutan kasus tersebut. Anggota Satgas Denny Indrayana mengatakan, proses itu tak hanya melibatkan pengadilan yang
memvonis kasus tersebut. Juga ada pihak yang terlibat sejak awal proses penyelidikan, penyidikan, hingga penuntutan. Denny menilai tuntutan terhadap Gayus terlalu ringan, yakni hanya enam bulan dengan masa percobaan satu tahun. “Itu perlu dicek juga di kejaksaan. Tuntutannya perlu dicek. Apalagi, putusannya
juga tidak berat,” kata Denny di Jakarta kemarin (20/3). Gayus didakwa dengan pasal penggelapan dan pencucian uang. Namun, Pengadilan Negeri Tangerang memvonis Gayus bersalah hanya pada pasal penggelapan. Dakwaan pencucian uang tidak terbukti. Ke Halaman 11 kolom 1
Ke Halaman 11 kolom 1
TOKOH
Tutup Usia SATU lagi tokoh masyarakat Kalbar menghadap sang ilahi. Dia adalah Drs H Hadari H Majri. Pria yang pernah menjabat Ketua Cabang HMI Pontianak ini merupakan sosok yang sangat bersahaja. Banyak merasa kehilangan dengan kepergian beliau. Pagi itu suasana Komplek Fajar Permai, Jalan Paris II terlihat ramai. Tepatnya di rumah nomor 14 A, di halaman terpasang sebuah tenda. Terlihat juga berbagai macam ucapan duka yang Hadari H Majri berbaris rapi di depan rumah. Itulah rumah almarhum Drs. H. Hadari H. Majri, yang dipanggil Allah SWT pada Sabtu, pukul 03.00 di RSU St Antonius Pontianak. Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai orang yang mempunyai multi talenta. Berbagai macam organisasi maupun partai politik serta organisasi keagamaan pernah dilakoninya, baik sebagai ketua HMI Cabang Pontianak, legislator provinsi maupun Kota Pontianak dari Partai Golkar. Tak hanya itu, almarhum juga dikenal sebagai ulama karismatis yang banyak meninggalkan warisan berupa pesan yang disampaikan saat memberikan ceramah. Usia senja bukanlah alasan untuk berhenti berdakwah. Ke Halaman 11 kolom 5
SENYOM SIMPOL
Nasehat Pak Mude TAON bejalan udah maok setengahnye. Saatnye si Jubai berangkat ke kote ntok ncarek kereje. Maksodnye, timbang saban hari noreh getah, kan lebeh bagos carek perobahan idop. Kerene ini barok pertame kalinye di pegi ke kote, sorangsorang agek, mangkenye Wak Letuk, sebagai pak mudenye tentu ngaseh nasehat macam-macam same kemenakannye itu. Ape agek, Salmah kan temasok perempuan “Toing” Minhard bening. Kulet puteh, tinggi dan umor maseh mude gak. ‘”Kalau kau maok kerje di kote tu Salmah, haros siap-siap jak. Banyak godaannye. Jadi, kau jangan nak macam-macam. Kalau ade ape-ape cepat kau calling jak ke kampong nih,’’ kate Wak Letuk yang kalau ngomong suke nak nambah-nambah ngan cakap inggeres tu. Ke Halaman 11 kolom 5
Agung Rahmadiansyah/JPNN
SELAMATKAN PALESTINA: Ribuan massa PKS meramaikan lapangan Monas Jakarta, Sabtu (20/3). Mereka menggelar aksi solidaritas bagi Palestina, menuntut Israel menghentikan pembangunan perumahan di kawasan Masjid Al-Aqsha.
Massa PKS Serukan Penyelamatan Al Aqsa JAKARTA--Sekitar 100 ribu kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kemarin (20/3) menggelar demonstrasi di silang Monas, Jakarta. Massa yang melakukan long march ke arah Bundaran HI tersebut menyerukan penyelamatan Masjid Al
Aqsa yang terancam oleh aksi militer Israel. “Aksi itu adalah pressure publik kepada Israel untuk menghentikan penghancuran MasjidAlAqsa,” kata Hidayat Nur Wahid, politikus PKS, dalam keterangannya men-
jelang aksi bertema Selamatkan Masjid Al Aqsa dari Cengkeraman Zionis Israel tersebut. Aksi itu dihadiri kader PKS dari tiga provinsi. Selain DKI Jakarta, massa dari Banten dan Jawa Barat mengambil bagian dalam unjuk rasa yang diwarnai
PONTIANAK--DPP Majelis Adat Budaya Tionghoa Kalimantan Barat menggelar jumpa pers di sekretariatnya, Sabtu (20/3). Itu dilakukan menjawab rencana musyawarah besar luar biasa MABT Kalbar yang akan digelar hari ini. Panitia mubeslub diketuai Yandi Algresto SAg dengan sekretaris Mervyn. “Saya harus klarifikasi dulu bahwa Yandi bukan Sekjen MABT Kalbar. Yang benar Pak Suhardjo Lie, tapi ia sudah mengundurkan diri pada 23 Januari lalu di sekretariat ini dihadapan pengurus DPD MABT kabupaten/kota se-Kalbar saat itu,” jelas Renaldi, sekretaris I MABT Kalbar. Suhardjo Lie mengundurkan diri untuk
Ke Halaman 11 kolom 5
Polda-KPK Koordinasi
Harso Digoyang, Harso Melawan Hari ini Mubeslub MABT Kalbar
guyuran hujan tersebut. Hidayat menyatakan, harus ada upaya dari pemerintah dan dunia untuk menyelamatkan masjid bersejarah itu. Dalam kurun waktu terakhir ini, kebrutalan
lebih fokus sebagai Ketua DPD MABT Mempawah. Tapi sampai saat ini, MABT Kalbar belum menerima surat tertulis dari Suhardjo yang menyatakan dirinya mengundurkan diri. Ini membuat, jabatan Sekjen MABT Kalbar vakum hingga sekarang. “Sangat kami sayangkan jika daerah mengirim surat ke Yandi yang isinya mendesak diadakan mubeslub,” ujarnya. Ia pun mempertayakan, kenapa pengurus daerah mengirimkan surat keYandi, padahal kepengurusannya di tingkat MABT Kota Pontianak sebagai sekretaris umum. Meski telah memiliki SK, kepengurusan DPD MABT Kota Pontianak belum dilantik.
Tangani Kasus Bansos Kalbar PONTIANAK--Walau Badan Pemeriksa Keuangan RI telah menyerahkan hasil audit investigasi kasus bantuan sosial (bansos) Provinsi Kalbar ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), namun Kepolisian Daerah Kalbar tidak lantas berpangku tangan. Kabid Humas Polda Kalbar AKBP Suhadi mengatakan polisi akan berkoordinasi dengan KPK dalam menangani kasus yang ditengarai merugikan APBD Kalbar 2006-2008 senilai Rp22,14 miliar tersebut. “Proses hukum yang ditempuh polisi telah melangkah jauh,” katanya kemarin
Ke Halaman 11 kolom 5
Ke Halaman 11 kolom 1
Carmanita; Perempuan Sukses Membatik Sedan Mercy Seharga Rp1 Miliar
Bekerja ala Sangkuriang, Digarap di Garasi yang Steril Tangan kreatif Carmanita mampu melahirkan karya yang tergolong langka. Perempuan 54 tahun itu berhasil membatik sedan Mercedes-Benz C 250 Avant Garde. Gara-gara warnanya yang batik itu, harga jual Mercy itu terkerek naik.
SUGENG SULAKSONO, Jakarta SORE itu, Kamis (18/3), setelah menjadi salah seorang narasumber jumpa pers untuk acara Panasonic Gobel Awards 2010, Carmanita menyingkir dari tengah keramaian.
Istimewa
MOBIL BATIK: Carmanita berpose dengan Mercedes Benz C 250 Avant Garde yang sudah dibatik olehnya dengan teknologi airbrush.
Perempuan berkacamata dengan dandanan unik itu kemudian menuju sebuah sofa empuk di salah satu sudut kafe yang cukup sunyi di Hotel Nikko. ’’Fiuh... I never dream before but i did it anyway!’’ katanya mengenang pekerjaannya membatik mobil Mercy. Kini mobil itu sudah menjadi milik Piyu, gitaris grup band Padi. Piyu-lah sang pemenang lelang untuk amal dengan penawaran Rp1 miliar. Harga asli mobil Mercedes-Benz C 250 Avant Garde Rp 670 juta. Lelang dilakukan pertengahan Februari lalu di Balai Kota Jakarta. ’’Ini hadiah dari Tuhan. It’s like a gift,’’ ujar perempuan kelahiran Bandung, 10 Juli 1956, yang terlihat awet muda dan selalu tampil modis itu. Bagi Carmanita, batik harus dieksplorasi lebih kreatif. Apalagi, sebagai budaya asli Indonesia, batik sudah mendapat pengakuan
Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000
Ke Halaman 11 kolom 1
Jawa Pos Group Media