50
���������
Pontianak Post
Rabu 21 April 2010 M / 7 Jumadil Awal 1431 H
KOLOM
Kartini Sang Pembebas SETIAP tahun pada tanggal 21 April, perhatian kita tertuju pada sosok perempuan yang cantik, ayu, cerdas dan mempunyai nilai juang yang sangat tinggi. Perempuan tersebut pembawa perubahan bukan saja bagi perempuan, tetapi bagi bangsa Indonesia pada umumnya. Bagaimana tidak, pada saat Nusantara dibelenggu penjajah, muncul perempuan pahlawan terkenal yang memperjuangkan kesetaraan dan kebebasan. Sosok perempuan pejuang Hj. Redatin Parwadi yang dengan daya fikir luas dan kemampuan korespondensi tinggi, berontak terhadap belenggu adat istiadat, tradisi, budaya yang merendahkan martabat perempuan Indonesia.
P e rt a ma da n T e rut a ma di K a l i m a n t a n B a r a t
Kantor DPRD Dikirimi Peluru Diselidiki Motif Politik dan Keterkaitan Edwin
SAMBAS – Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sambas Selasa (20/4) heboh dengan paket berupa 62 butir peluru tajam aktif. Peluru itu jenis untuk senjata serbu terdiri dari kaliber 56, 64 dan 65. Kiriman yang tidak diketahui pengirimnya ditujukan kepada anggota Fraksi Partai Demokrat Burhanudin Usman. Hingga saat ini pihak kepolisian menyelidiki motif pengiriman paket itu. Apakah terkait dengan politik atau terkait dengan kasus Edwin Rahadi, tersangka pembunuhan Uray Qori. Informasi yang dihimpun Pontianak Post, Staf Sekretariat DPRD Sambas Hamdani mejanya di depan pintu ketua DPRD Sambas. Setiap surat mau pun tamu yang ingin bertemu dengan Ketua DPRD Sambas Mas’ud Sulaiman melalui dirinya. Senin (19/4), Hamdani bekerja seperti biasa. Agenda yang diketahuinya kemarin yakni ada masyarakat Kecamatan Subah menyampaikan aspirasi di ruang pertemuan komisi dan rapat panitia khusus LKPj Bupati Sambas di ruang sidang utama. Sekitar pukul 13.00, Hamdani tetap mengerjakan tugas sebagai staf yang diperban-
u Ke Halaman 7 kolom 1
LISTRIK
Enam Keputusan untuk Bali DISELA-SELA acara retret tiga hari di Istana Tampak Siring, Bali (Senin–Rabu) ini, saya sempat ’’mencuri’’ waktu melihat O l e h proyek PLTU di Celukan Bawang yang sudah tiga tahun macet itu. Inilah salah satu proyek yang membuat listrik di Bali byar-pet. Kalau saja proyek 3 x 135 MW tersebut selesai tepat waktu, alangkah cukupnya listrik di Bali saat ini. Tapi, menyesali keadaan saja tidak cukup. Yang penDahlan Iskan ting, sejak dua bulan lalu, Dirut PLN krisis listrik di Bali sudah berakhir. Tidak ada lagi byar-pet. Meski sifatnya masih pas-pasan. Masih belum bisa memenuhi antrean daftar tunggu yang sangat panjang itu. Karena itu, saya harus banyak membuat keputusan untuk Bali. u Ke Halaman 7 kolom 1
GROW WITH CHARACTER
Ke Museum Puri Lukisan di Ubud
Eceran Rp. 2.500
tukan sebagai ajudan Ketua DPRD. Suasana siang itu sedikit sepi, karena ruang sidang utama ditutup untuk kepentingan rapat. “Saya sendiri tidak mengetahui siapa yang menaruh bungkusan plastik bewarna putih di atas meja kerjanya. Karena sewaktu itu, saya meninggalkan meja kerja menuju ruang ketua DPRD,” katanya. Ia menjelaskan seketika saat keluar dari ruang ketua sudah mendapati ada bungkusan di meja kerja. Dikatakannya, karena tidak tahu siapa pemilik sehingga tidak berani membukanya. “Saya tidak tahu isi bungkusan. Karena itu saya bersama supir Ketua DPRD Sambas Arif menyimpan bungkusan di tempat yang lebih aman,” jelas Hamdani. Pria yang sudah bertahun-tahun menjadi pegawai di Sekretariat DPRD Sambas ini mengemukakan Selasa (20/4) dirinya bersama Arif u Ke Halaman 7 kolom 1
THORIQ ANIMARDIK/PONTIANAK POST
BUKA: Anggota Polres Sambas sedang melihat bungkusan yang ternyata berisi peluru di halaman DPRD Sambas.
Orang Dalam Pajak Ditangkap Ada Kasi Penagihan, Ada Programer Andal
SURABAYA – Aparat Polwiltabes Surabaya ingin bergerak cepat dalam mengusut kasus pemalsuan setoran pajak
PROSES berpikir untuk mengembangkan konsep marketing yang sejalan dengan zaman bagi saya tidak pernah berhenti. Hal itu tidak bisa terlepas dari perkembangan MarkPlus. Marketing 3.0 buat saya punya arti tersendiri. Terutama, ketika saya memasuki usia 60 tahun pada 18 November 2007. Mulai saat itu, saya sadar bahwa saya sudah memasuki suatu life stage berikutnya. Bisa-bisa the last life stage. Karena itu, saya mulai menetapkan Hermawan Kartajaya tema untuk diri sendiri tiap tahun. Khusus tahun ke-60 tersebut, saya menetapkan tema In Search of Meaning. Artinya, Mencari Makna Hidup. Kira-kira seperti itu.
di Kanwil Ditjen Pajak Jatim I. Kemarin (20/4) dua orang dalam kantor pajak itu ditangkap. Mereka adalah Kasi Penagihan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Rungkut Edwin dan Dino
Artanto selaku OC (operator consul) KPP Mulyorejo. Dua nama tersebut dibawa ke kantor polisi karena ”nyanyian” Suhertanto yang lebih dulu ditangkap dan saat ini menikmati pengapnya tahanan. u Ke Halaman 7 kolom 5
u Ke Halaman 7 kolom 5
Persiapan Tim Dokter RSUD dr Soetomo Jelang Operasi ”Bersejarah” Cangkok Liver Pertama 11:43 15:01 17:47 18:57 04:22
Hindari Serangan Kuman, Pasien pun Pindah Kamar Sebuah operasi ”bersejarah” transplantasi liver (cangkok hati) akan dilaksanakan di RSUD dr Soetomo Sabtu nanti (24/4). Disebut bersejarah karena baru kali pertama dilakukan oleh rumah sakit yang menjadi pusat rujukan di Indonesia Timur itu. Hingga kemarin (19/4), berbagai persiapan sudah dilakukan.
ARUM PRIMASTY, Surabaya
Dite Surendra/Jawa Pos
AKAN DIOPERASI: Ramdam Aldil Saputra, balita yang mengidap penyakit kelainan fungsi hati “sirosis billier” (saluran empedu tidak terbentuk) digendong ibunya, Sulistyowati di Graha Amerta Dr Soetomo.
Kamis pekan lalu (15/4), saat jam menunjukkan pukul 14.30, pintu kamar 609 Gedung Rawat Inap Utama (GRIU) Graha Amerta RSU dr Soetomo tertutup rapat. Di luar hanya terlihat beberapa perawat dan dokter yang silih berganti lewat. Dari dalam kamar itu, sesekali terdengar suara anak kecil. Anak tersebut adalah Ramdan Aldil Saputra. Umurnya baru tiga tahun. Tapi, dia sudah terkena penyakit berat, yakni atresia bilier. Itu adalah kelainan congenital (bawaan sejak lahir), di mana saluran empedunya tidak terbentuk. Akibatnya, cairan empedu Ramdan tidak bisa mengalir dari hati ke usus. Padahal, cairan itu berfungsi sebagai pembunuh racun dan kuman dalam organ pencernaan. Akibatnya, daya tahan tubuh Ramdan sangat lemah. Kelainan tersebut juga mengakibatkan cairan empedu Ramdan
menyebar ke liver. Jika dibiarkan, kondisi itu bisa mengakibatkan sel-sel hati Ramdan rusak. Puncaknya, terjadi sirosis atau gagal hati yang mengakibatkan gangguan fungsi hati. Salah satu dampaknya, hati tidak mampu lagi memproduksi globulin dan albumin. Globulin dan albumin adalah antibodi untuk melawan berbagai macam infeksi oleh kuman. Maka, satu-satunya cara untuk menyelamatkan nyawa Ramdan adalah operasi transplantasi liver. Untuk melaksanakan operasi itu, tim dokter RSUD dr Soetomo mempersiapkan diri dengan sangat serius. Januari lalu, disponsori Jawa Pos, sembilan dokter dan dua perawat RSUD dr Soetomo belajar transplantasi liver di Tianjin, Tiongkok. Saat operasi nanti, yang didonorkan untuk Ramdan adalah liver ibunya,
Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000
u Ke Halaman 7 kolom 5
Jawa Pos Group Media