Pontianak Post Kamis, 21 Mei 2009 M / 25 Jumadil Awal 1430 H
Eceran Rp. 2.500
P E RT A MA DA N T E RUT A MA DI K AL I M A N T A N B A R A T
Hercules Terbelah, 98 Tewas MAGETAN – Korps TNIAU tidak bisa khidmat ketika memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-101
kemarin (20/5). Itu menyusul musibah jatuhnya pesawat angkut jenis C-130 Hercules Alpha 1325 di Desa Geplak, Kecamatan
Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, sekitar pukul 06.30. Korban yang meninggal 98 orang, termasuk dua warga setempat. Sementara, total korban yang selamat dilaporkan 15 orang (termasuk korban dari Geplak). Demikian kata Kepala Dinas Penerangan TNI-AU Marsekal Pertama TNI F.H.B. Soelistyo saat memberikan keterangan pers di lapangan parkir Halim Perdanakusuma, Ja-
Panglima TNI Duga Akibat Kabut JAKARTA--Presiden Susilo BambangYudhoyono sore kemarin memanggil para petinggi TNI dan dan Menteri Pertahanan untuk membahas penanganan musibah jatuhnya pesawat Hercules C-130 di Magetan. SBY memerintahkan TNI melakukan investigasi menyeluruh untuk memastikan penyebab jatuhnya pesawat angkut TNI AU tersebut. Rapat berlangsung selama 1 jam, dari pukul 16.00. Hadir Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso, KSAU Marsekal Soebandrio, KSAD Jenderal Agustadi Sasongko Purnomo, KSAL Laksamana Tedjo Edhy Purdijatno, dan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono. Dalam keterangan persnya, SBY menyampaikan rasa duka yang mendalam atas jatuhnya korban jiwa Ke Halaman 8 kolom 1
karta, Rabu (20/5). ’’Sekitar sepuluh dari lima belas orang yang selamat itu kondisinya mengkhawatirkan, sedangkan lima yang lain sudah bisa berkomunikasi,” ungkap Soelistyo. Pesawat tersebut, tutur Soelistyo, mengangkut 110 orang. Mereka terdiri atas 99 penumpang dan 11 kru. ’’Salah satu korban meninggal ada satu perwira tinggi, yaitu Marsekal Pertama Harsono,” katanya. Harsono adalah panglima Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional IV Biak. ’’Dari 15 korban yang selamat, 11 orang di antaranya dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soedono, Madiun, dan empat lainnya dirawat di
Rumah Sakit (RS) TNI-AU Lanud Iswahjudi,” kata Direktur Utama RSUD dr Soedono Madiun dr Dodo Anondo MPH Rabu malam. Dia menyebutkan, ada lima korban yang mengalami luka di bagian kepala dan gegar otak. Bahkan, ada yang perlu menjalani CT-Scan dan dicuci. Pesawat yang dipiloti oleh Kapten Mayor Danu Setiawan dan dikopiloti Kapten Younan tersebut berangkat dari Lanud Halim Perdanakusuma dengan rute penerbangan Jakarta, Magetan, Makassar, Kendari, Ambon, dan Biak. Belum diketahui secara pasti penyebab petaka pagi itu. Ke Halaman 11 kolom 1
Sugeng Dias/Jawa Pos
TERBELAH: Badan pesawat Hercules Alpha 1325 terbelah setelah terhampas di sawah. Pesawat yang mengangkut 99 penumpang dan 11 kru ini jatuh sekitar pukul 06.30 WIB di Desa Geplak, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kemarin.
SBY-JK Ribut Soal Harsono Baru Dua Bulan Jenderal Anggaran Pertahanan JAKARTA--Jatuhnya pesawat angkut Hercules C-130 TNI AU justru menjadi komoditas politik bagi calon presiden Jusuf Kalla dan Susilo Bambang Yudhoyono. Kedua capres yang akan bertarung pada pilpres, 8 Juli itu bersitegang soal kaitan antara anggaran pertahanan dengan kecelakaan tersebut. Jusuf Kalla menilai jatuhnya pesawat Hercules itu tidak bisa dilepaskan
dari keterbatasan anggaran pertahanan. Akibat pemotongan anggaran pertahanan, TNI tidak memiliki cukup anggaran untuk pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista). Tahun ini, pemerintah memang memotong anggaran pertahanan namun meningkatkan alokasi belanja sosial seperti pembagian bantuan langsung tunai menjelang pemilu. Akibat keterbatasan anggaran itulah, Ke Halaman 11 kolom 5
PONTIANAK—Pangkalan TNI-AU Supadio Pontianak kemarin berduka. Marsekal Pertama Pnb Harsono S.Sos, mantan Danlanud Supadio dan Pratu Alfons Rumansara bersama putrinya Jenny (2,5) menjadi korban jatuhnya pesawat Hercules di Desa Geplak Kecamatan Karas, Magetan, Jawa Timur, Rabu (20/5) pagi. Alfons tercatat anggota Lanud Supadio Pontianak yang sedang cuti. Ia berencana pulang ke Biak, Papua, tempat kelahirannya. Komandan Lanud Supadio, Kol Pnb Yadi Indrayadi, terkejut begitu mengetahui musibah jatuhnya pesawat C 130 HerculesAlpha 1325. “Saya betul-betul merasa kehilangan,” katanya menjawab Pontianak Post saat di Auditorium Untan, kemarin. Menurut Yadi, Marsma Harsono menjabat Danlanud Supadio 2002-2004. Di tahun 2003, yang bersangkutan pernah menulis buku berjudul Menoreh Prestasi di Langit Khatulistiwa. Buku itu kini menjadi salah satu kenangan dari Harsono. Buku tersebut dibuat pada 2003 ketika Harsono menjadi komandan di pangkalan udara Supadio. Ke Halaman 11 kolom 1
Mudjadi/Pontianak Post
KENANGAN: Kolonel Pnb Harsono bersama istri saat menjabat Dan Lanud Pontianak pada peringatan HUT TNI-AU ke 57 pada tahun 2003.
Pratu Alfons R; Prajurit Lanud Supadio Korban Jatuhnya Hercules di Magetan
Jamuan Terakhir Sebelum Berpisah Mata Immaculata Neti berkaca-kaca. Ia terbata-bata. Tak kuasa menahan duka yang begitu mendalam. Suami tercinta Pratu Alfons R (30) dan putri pertamanya Zenny R (2,5) pergi untuk selamanya. Keduanya dikabarkan meninggal dalam tragedi maut, jatuhnya pesawat C 130 Hercules Alpha 1325 di Desa Geplak, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Rabu (20/5) pagi.
DENY HAMDANI, Pontianak
Sugeng Dias/Jawa Pos
KEPERGIAN kedua permata hatinya ini, membuat Neti benar-benar tak berdaya. Komplek Dirgantara Perumahan 4 Nomor 14, kemarin didatangi banyak kolega, sahabat, keluarga dan para sahabat. “Saya tidak percaya. Padahal, suami dan anak saya (Alfons dan Zenny) pergi karena ingin mengunjungi keluarga di Biak, Irian Jaya,” katanya kepada para wartawan di tempat kediamannya. Kata Neti, ia tidak memiliki firasat apapun kalau kepergian suaminya, yang Alfons R tengah menjalani cuti bersama anak pertamanya, adalah perpisahan terakhir. Sebab, sebelum pamitan ingin ke Biak-Jayapura, mereka masih sempat bersenda gurau di ruang tengah.
EVAKUASI: Petugas mengevakuasi penumpang pesawat Hercules Alpha 1325.
Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000
Ke Halaman 8 kolom 5
Jawa Pos Group Media