20
���������
Pontianak Post
Jumat 21 Mei 2010 M / 7 Jumadil Akhir 1431 H
P e rt a ma da n T e rut a ma di K a l i m a n t a n B a r a t
Eceran Rp. 2.500
Ketapang-Bengkayang Peluang Dua Putaran Hitungan Cepat Milton dan Jarot Klaim Menang
PONTIANAK—Peta perolehan suara pilkada enam kabupaten semakin jelas. Firman-Panji (Melawi) semakin kokoh dengan perolehan suara 54.289 (49,27 persen). Begitu juga SimonRupinus (Sekadau) yang meraih 56.359 (55,52 persen) dan Nasir-Agus (Kapuas Hulu) dengan 44.463 (37.63 persen). Persaingan ketat perolehan suara justru terjadi di Kabupaten Ketapang dan Bengkayang. Data sementara, masing-masing calon belum mengungguli perolehan suara
secara dominan. Sedangkan Kabupaten Sintang, pasangan Milton-Juan dan Jarot-Kartiyus mengkalim sama-sama menang berdasarkan hitungan cepat. Data Desk Pilkada Ketapang menunjukkan pautan suara antarcalon tidak terlalu jauh. Bahkan tidak ada calon yang mencapai diatas 30 persen. YasyirMartin 65.257 (29,79%), Henrikus-Boyman Harun 58.700 (26,80%), AR MecerJamhuri 44.336 (20,19%), Ismet Siswadi-Suhermansyah u Ke Halaman 7 kolom 1
Thoriq/Pontianak Post
HUJAN BATU: Massa mendatangi Kantor Bupati Sambas, kemarin (20/5). Mereka mendesak bupati mencabut izin dua perusahaan sawit. Aksi demo berakhir dengan pelemparan batu yang membuat kaca kantor bupati pecah.
Demo Cabut Izin Sawit Ricuh Kaca Kantor Bupati Pecah, Kepala BPMPD Dihujani Batu SAMBAS--Aksi unjuk rasa Kamis (20/5) yang menuntut pencabutan izin dua perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Patiware dan PT Argo Wiratama di Kantor Bupati Sambas ricuh. Kaca kantor Bupati Sambas berderai dilempari sedikitnya 3.000 massa yang menunggu kepastian jawaban dari pejabat sekretariat daerah.
Massa yang tergabung dalam Gerakan Kebangkitan Rakyat Sambas ini terdiri atas Perimbas, Lembaga Gemawan, STSD, GMNI, FMN, UPLINK, IMTEK serta warga lima kecamatan. Penyampaian aspirasi semula berlangsung damai dan lancar. Pengunjuk rasa mulai berkumpul pukul 09.00 di halaman Gedung DPRD Sambas sambil menunggu massa lainnya. Para demostran didominasi warga yang berasal dari Kecamatan Sajad, Teluk Keramat, Tangaran, Sejangkung dan Jawai. Sekitar pukul 09.30, massa berkonvoi menuju Kantor Bupati Sam-
KONGRES DEMOKRAT
Kubu AU Siap Mediasi DPC-DPC yang Dipecat BANDUNG - Kubu Anas Urbaningrum siap menjembatani ketua DPC Partai Demokrat yang dipecat karena diduga mendukung salah satu kandidat. “Bila memang ada yang merasa tidak pas kita akan konsultasikan dengan ketum dan sekjen sebagai penanggungjawab,” kata salah satu anggota tim sukses AU, Ruhut Sitompul kepada wartawan di Bandung, kemarin (20/5). Anggota Komisi III DPR ini juga menegaskan, persoalan tersebut akan ditindaklanjuti tim verifikasi yang ada di partainya untuk mengetahui kebenarannya. u Ke Halaman 7 kolom 5
bas dan berorasi menunggu kehadiran kepala daerah. Tidak ada satu pun pejabat yang keluar menemui para pengunjuk rasa termasuk sekretaris daerah. Hanya Kasat Pol PP Sambas bersama pejabat kepolisian yang berusaha memfasilitasi pertemuan dengan Asisten II Sambas. Ketika para koordinator masing-masing desa sedang berkoordinasi dengan Asisten II Sambas, sejumlah massa terprovokasi ingin masuk ke dalam kantor bupati. Sekitar pukul 12.00, cuaca Kota u Ke Halaman 7 kolom 5
Target Sapu Bersih, Golkar Raih 4 Bupati PONTIANAK--Walau target sapu bersih, menang pilkada di enam kabupaten, Partai Golkar masih bersyukur bisa meraih empat diantaranya. ”Kita berharap keunggu-
lan sementara ini terus bertahan sampai perhitungan selesai,” kata Sekretaris DPD Partai Golkar Kalbar Adang Gunawan dihubungi Pontianak Post, Kamis (20/5). u Ke Halaman 7 kolom 1
Gagal Wamenkeu, Anggito Mundur Susno Belum Tentu Pilih Kembali ke Kampus UGM JAKARTA – Bayangan Anggito Abimanyu untuk duduk di kursi wakil menteri keuangan (Wamenkeu) sirna sudah. Sempat digadang-gadang sebagai kandidat kuat, kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) itu ternyata tak mendapat tempat. Keputusan mengejutkan pun diambil. Anggito mundur dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Ditemui setelah serah terima jabatan menteri keuangan di kantor Kemenkeu kemarin (20/5), Anggito tampak santai. Apakah keputusan mundur itu dilandasi
kekecewaan karena dirinya tidak terpilih sebagai wakil menteri? Inilah jawabannya. ’’Kan saya sudah bilang. Sejak enam bulan ini, seharusnya saya sudah ditempatkan sebagai Wamen (wakil menteri keuangan, Red). Tapi, kan belum ada kepastian sampai sekarang. Jadi, begitu ada Wamen yang definitif, ya sudah,’’ ujarnya lirih. Pada 6 Januari lalu, rencananya presiden melantik wakil menteri keuangan beserta beberapa wakil menteri lain. Saat itu, Anggito yang menjabat kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) disebut-sebut sebagai kandidat.
Anggito Abimanyu
Whistle Blower
LPSK-Satgas Sulit Beri Perlindungan
JAKARTA – Keinginan mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji untuk mendapatkan perlindungan dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) serta Satgas Pemberantasan Mafia Hukum, tampaknya, sulit terealisasi. Sebab, menurut dua lembaga itu, belum ada regulasi untuk melindungi seorang whistle blower. Bahkan, menurut Ketua LPSK Abdul Haris Semendawai, pihaknya belum bisa memastikan u Ke Halaman 7 kolom 1 apakah Susno benar-benar seorang whistle blower atau bukan. Karena itu, hingga kini LPSK terus mencari bukti-bukti otentik untuk mengetahui apakah Susno layak disebut sebagai peniup peluit yang harus diberi perlindungan atau tidak. tahun 2009,” kata Rosliansyah. ’’Kami harus mengetahui motif (Susno Menurut dia akan menjadi keanehan bila keterangan Sutarmidji tidak diminta. menjadi whistle blower, Red) sebenarnya apa,’’ Sementara menyangkut pemberian hibah ucap Haris dalam diskusi bertema Perlindungan tahun 2007, keterangan mantan Wali Kota Saksi dalam Pengungkapan Skandal Korupsi di Buchari A Rachman diperlukan dan telah Jakarta kemarin (20/5). Untuk mendapatkan bukti-bukti tentang diperiksa. Kaitannya, lanjut dia, wali kota tetap keterlibatan Susno, lanjut Haris, pihaknya terus tahu jika pembanguann bermasalah. Hibah berkoordinasi dengan tim pengacara, penyidik, secara resmi ditandatangani Sutarmidji dan semua pihak yang berhubungan dengan kasus itu. ’’Ini dilakukan agar semuanya bisa selaku wali kota. Menanggapi pernyataan itu, dijelaskan berkembang,’’ tambahnya. Bahkan, LPSK terus berkoordinasi dengan Sutadmidji, jika ingin menjadikan wali kota
Sutarmidji: Cukup Sekda jadi Saksi Kasus Korupsi Pembangunan Sirkuit PONTIANAK--Wali Kota Pontianak, Sutarmidji menyatakan cukup Sekda Kota Pontianak yang menjadi saksi dalam proses hukum dugaan korupsi pembangunan sirkuit motor di Pontianak Utara. “Saya ketika itu (2007) wakil wali kota Pontianak. Tidak punya kewenangan memerintahkan mengeluarkan duit. Sekda cukuplah, karena dia ketua panitia anggaran. Daripada repot-repot menyuruh
saya menjadi saksi,” ujar Sutarmjidji seusai peresmian gedung kantor terpadu di Jalan Sutoyo, Kamis (21/5) pagi. Seperti diberitakan, Penasehat Hukum Gusti Hersan, Rosliansyah menginginkan Wali Kota Pontianak Sutarmidji ikut memberikan kesaksian di pengadilan. Dia menganggap wali kota adalah saksi kunci untuk mencari kebenaran formil. “Untuk kaitan dana hibah bantuan tahun 2009, dalam persidangan nanti kita akan meminta kepada majelis hakim memeriksa wali kota. Jika dana hibah tahun 2007 bermasalah tidak mungkin dibantu lagi
u Ke Halaman 7 kolom 5
u Ke Halaman 7 kolom 5
Penelitian Terbaru Retroscreen Virology Ltd Inggris 11:41 15:05 17:45 18:58 04:16
Plasmacluster Ions Mampu Nonaktifkan Virus Influenza H1N1 Tipe Baru Lindungi keluarga dari ancaman bahaya udara kotor, virus dan bakteri di sekitar anda dengan menggunakan produk-produk berteknologi Plasmacluster dari SHARP. SHARP kini konsisten memberikan lini produk baru yang dirancang memperbaiki kondisi udara di dalam ruangan sebagai wujud nyata kontribusinya terhadap kesehatan masyarakat.
SHARP Corporation bekerjasama Retroscreen Virology Ltd. yang didirikan Profesor John S. Oxford (University of London, United Kingdom)
FOTO BERSAMA: Kazuo Nishikawa (Air-Conditioning Sys. Manager SHARP Corp.), Fumihiro Irie (President Director PT. SEID), Takashi Suzuki (Air-Conditioning Sys Vice G.M. SHARP Corp.), Naoya Takahashi (Global Sales General Manager Sharp Corp.), Andry AU. (Ass.GM. Home Appliances PT SEID), Rumbi Lahari (Air Purifier Product Marketing PT. SEID) berpose setelah mengumumkan teknologi Plasmacluter Ions dari SHARP terbukti mampu menonaktifkan virus tipe baru H1N1 berdasarkan penelitian Retroscreen Virology Ltd, UK.
telah membuktikan bahwa ion plasmacluster dengan kepadatan tinggi mampu mengurangi aktivitas dari virus influenza H1N1 tipe baru (dikenal dengan Flu Babi), dalam kondisi pasif maupun aktif di udara. Pada eksperimen terbaru yang dilakukan selama 2 jam, terbukti ion Plasmacluster mengurangi 99.9% aktivitas virus influenza H1N1 tipe baru dalam kondisi pasif (virus diletakkan di cawan petri dengan konsentrasi 300.000 ions/cm3). Eksperimen lainnya dilakukan selama 40 menit, dengan virus influenza H1N1 tipe baru dengan kondisi aktif (ditempatkan di dalam kotak eskperimen dengan volume 1 m3, konsentrasi
Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000
u Ke Halaman 7 kolom 1
Jawa Pos Group Media