Pontianak Post

Page 1

Pontianak Post Senin 21 Desember 2009 M / 4 Muharram 1431 H

Eceran Rp. 2.500

P E RT A MA DA N T E RUT A MA DI K A L I M A N T A N B A R A T

SELEBRITAS

Perampokan Sadis, Empat Tewas Suami Lomba Sampan, Istri dan Anak Regang Nyawa

MENIKAH: Elisabeth dan Ben Joshua

PONTIANAK—Perampokan sadis mewarnai akhir tahun 2009. Pelaku tak segan menghabisi korban untuk mendapatkan harta yang diinginkan. Dua perampokan berbeda akhir pekan ini menyebabkan empat orang tewas. Kedua perampokan ini bermotif ekonomi. Perampokan pertama terjadi di RT16, RW7 Dusun Sei Terumbu, Desa Nipah Panjang, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya. Kedua pasutri, petani kelapa, dihabisi dengan cara keji, Sabtu (19/12) menjelang malam oleh

Grogi Baca Janji Nikah AKTOR Ben Joshua melepas masa lajang. Bintang sinetron dan layar lebar tersebut menikahi kekasih yang sudah empat tahun mendampinginya, Elisabeth Nura Paska. Keduanya menjalani pemberkatan di Gereja Katolik Santo Yakobus, Kelapa Gading, kemarin (20/12). Setelah prosesi janji suci, pasangan berbahagia itu meluangkan waktu untuk berbincang dengan media. Senyum mengembang dan kemesraan ditunjukkan Ben dan Elsa --panggilan akrab Elisabeth-- saat menghadapi wartawan. Ben menyatakan cukup gugup saat pemberkatan. Apalagi, dia takut silap lidah saat mengucapkan janji pernikahan. “Sudah latihan berulang-ulang, tetapi kalah dengan gugup dan grogi,” tutur dia.

Ke Halaman 7 kolom 1

Ke Halaman 7 kolom 5

Bearing/Pontianak Post

BARANG BUKTI: Cincin yang ditemukan dalam kantong celana pelaku pembunuhan.

Suami-Istri Petani Kelapa Dihabisi dengan Sadis SOSOK

Kunjungi Indonesia 2010 SEJUMLAH pemimpin negara Eropa sudah menjadwalkan kunjungan ke Indonesia. Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa menyatakan, Presiden Prancis Nicolas Sarkozy dan Kanselir JermanAngela Merkel melawat ke Indonesia pada 2010 dan 2011. ’’Dalam pembicaraan dengan Presiden SBY, Sarkozy berkunjung pada penghujung 2010, sedangkan Merkel pada 2011,’’ujar Marty di Jakarta kemarin (20/12). Marty mengatakan, kunNicolas Sarkozy jungan itu merupakan tindak lanjut lawatan Presiden SBY ke sejumlah negara Eropa pada 13–20 Desember 2009. Sebelumnya, pada 15 Desember 2009, Presiden SBY melakukan kunjungan kenegaraan ke Prancis dan bertemu dengan Presiden Sarkozy di Istana Elysee, Paris. Ke Halaman 7 kolom 5

PEMERINTAHAN

Perkuat Kewenangan Gubernur JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi bakal memperkuat peran gubernur. Sebab, selama ini peran gubernur sering tumpang tindih dengan pejabat tinggi departemen. Selain itu, kebijakan ini dimaksudkan agar alur perizinan daerah bisa langsung diselesaikan di tingkat provinsi. Depdagri akan mengundang para gubernur untuk rapat koordinasi bersama di Pekanbaru, Riau, hari ini (21/12) hingga besok. Itu dilakukan untuk mendorong agar peran gubernur di daerah lebih kuat. Tidak semua harus mengandalkan pusat. ’’Gubernur adalah perwakilan pemerintah pusat di daerah. Kita harus mendorong peran mereka,’’ kata Gamawan di Jakarta Sabtu lalu (19/12). Menurut Gamawan, beberapa peraturan masih diteken pusat. Akibatnya, itu menghalangi upaya percepatan izin daerah. ’’Kita akan terus mendorong peran gubernur,’’ ujar mantan gubernur Sumatera Barat itu. Ke Halaman 7 kolom 5

BATU AMPAR--Perampokan dan pembunuhan sadis terjadi di RT16, RW7 Dusun Sei Terumbu, Desa Nipah Panjang, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya. Kedua pasutri, petani kelapa ini dihabisi dengan cara keji, Sabtu (19/12) petang oleh beberapa penjahat. Sang suami, Samad Johan (49) ditusuk benda tajam dan dipangkung benda tumpul beberapa Bearing/Pontianak Post kali. Sementara, istrinya diikat, dibekap hingga PEMBUNUHAN 3ROLVL PHODNXNDQ LGHQWL¿NDVL NRUEDQ SHPEXQXKDQ GL tewas tidak bernapas. Beting, kemarin. (Bawah) Tempat kejadian perkara diamankan polisi.

Ke Halaman 7 kolom 5

Pelayanan RS Mengecewakan ICW Minta Menkes Beri Sanksi Tegas

Ekonomi Tak Terpengaruh Pansus Jaminan Menko Hatta Rajasa Terkait Skandal Century JAKARTA-- Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, tim ekonomi Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II akan tetap solid dan tidak terpengaruh oleh proses politik pengungkapan kasus Bank Century. Hatta mengatakan, Menkeu harus fokus bekerja mengelola perekonomian. “Tentu tim ekonomi solid, dan Menkeu sangat diperlukan untuk menyelesaikan agenda-agenda pembangunan ekonomi nasional kita,” kata Hatta usai menyambut ke-

datangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Bandara Internasional Halim Perdana Kusuma, Jakarta, kemarin (20/12). Meskipun Menkeu tidak perlu nonaktif, Chief Economist Bank BNI Tony Prasetiantono mengusulkan agar presiden segera menunjuk Wakil Menkeu. “Saran saya, presiden segera tunjuk wakil Menkeu, supaya punya waktu menghadapi kasus Century,” kata Tony. Tony mengatakan, proses politik di DPR harus tetap dilanjutkan untuk memperjelas duduk masalah kasus Bank Century ini. “Saya yakin kasus ini bakal berujung dengan happy ending. Kebijakan bail out Century sudah benar, dan bisa dipertanggungjawabkan

secara profesional dan ekonomi,” kata Tony. Sementara itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga meyakinkan bahwa penanganan kasus Century hingga kini tetap bergulir. Tim KPK juga tetap bekerja sebagaimana biasa. Menurut Wakil Ketua KPK Bibit Samad Rianto, penanganan kasus itu mengacu kepada unsur korupsi dan alat bukti yang didapat tim. “Penanganannya mengacu dua hal tersebut,” jelas Bibit, kemarin. KPK juga akan mematangkan penanganan kasus Century dengan mengundang sekali lagi, Polri dan Kejagung. “Minggu depan kami mengundang lagi mereka,” ucapnya. Ke Halaman 7 kolom 1

JAKARTA – Pelayanan di bidang kesehatan masih menjadi problem mendasar yang dikeluhkan sebagian besar masyarakat. Setidaknya, kesimpulan itu diperoleh melalui survei Citizen Report Card (CRC) Indonesia Corruption Watch (ICW) pada November 2009 terkait pelayanan kesehatan. Hasilnya, rumah sakit pemerintah dan swasta belum ramah terhadap pasien, terutama yang miskin. Menurut Koordinator Divisi Monitoring Publik ICW Ade Irawan, hal itu terbukti dengan banyaknya keluhan pasien miskin terhadap pelayanan rumah sakit. Keluhan tersebut, antara lain, terkait dengan buruknya pelayanan perawat, sedikitnya kunjungan dokter pada pasien rawat inap, serta lamanya waktu pelayanan oleh tenaga kesehatan. Baik apoteker

maupun petugas laboratorium. ’’Selain itu, pasien mengeluhkan rumitnya pengurusan administrasi serta mahalnya harga obat,’’ jelas Ade kemarin (20/12). Survei ICW mengambil sampel 738 pasien miskin yang terdiri atas pasien rawat inap dan rawat jalan. Mereka adalah pemegang kartu jaminan kesehatan masyarakat (jamkesmas), keluarga miskin (gakin), dan surat keterangan tidak mampu (SKTM)) di lima daerah. Yaitu, Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Total ada 23 rumah sakit yang disurvei. Lebih lanjut, Ade menjelaskan, 28,4 persen pasien miskin menyatakan, pengurusan administrasi rumah sakit masih rumit dan berbelit-belit. Sekitar 46,9 persen mengeluhkan antrean panjang. Pasien rawat inap juga mengeluhkan ihwal rendahnya kunjungan dan disiplin dokter terhadap pasien. Ke Halaman 7 kolom 5

Annette Frambach; Dari Belgia, 35 Tahun Tularkan Ilmu Olah Vokal di Indonesia

Suami Meninggal, Terpaksa Buka Kursus di Rumah Kontrakan Awalnya Annette Frambach tinggal di Indonesia karena ikut suami pada 1960. Empat belas tahun kemudian, sang suami meninggal dunia. Meski demikian, perempuan asal Belgia itu tak kembali ke negaranya. Sejak itulah aktivitasnya sebagai guru olah vokal dimulai, hingga melahirkan murid-murid berprestasi di tanah air. Lucky Nur Hidayat/Jawa Pos

Lucky Nur Hidayat, Jakarta

SENDIRI: Annette Frambach tinggal sendiri dikediamannya di Kompleks Sentul City, Bogor.

UMUR Annette hampir berkepala delapan. Tepatnya 77 tahun. Tapi, dia masih energik. Bicaranya lantang dan sangat fasih berbahasa Indonesia. Di usianya yang sudah tergolong senja itu, Annette tinggal sendirian di kawasan perumahan elite, kompleks Sentul City, Bogor. Rumah itu bertipe 65 dan ada kolam renangnya yang menghadap langsung ke rimbunnya lahan hijau. “Tiap hari saya selalu berenang. Dua kali sehari. Pagi satu jam, sore sekitar setengah jam saja. Untuk menjaga kebugaran,” katanya kepada Pontianak Post yang mengunjungi rumahnya kemarin. Tinggal sendiri di perumahan dilakoni Annette sejak delapan tahun lalu. Anak-anak dan cucu-cucunya tinggal di tempat lain. Koran ini sempat menyatakan keheranannya mengapa dia tinggal sendiri. “Apanya yang aneh kalau

Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000

Ke Halaman 7 kolom 1

Jawa Pos Group Media


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.