Pontianak Post

Page 1

80

���������

Pontianak Post P e rt a ma da n T e rut a ma di K a l i m a n t a n B a r a t

Senin 22 Maret 2010 M / 6 Rabiul Akhir 1431 H

Eceran Rp. 2.500

Mubeslub Tolak Kepemimpinan Harso Deadline Presidium Tiga Bulan Pilih Ketua Baru MABT PONTIANAK--DPD Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Kabupaten/ Kota se-Kalbar secara resmi menggelar Musyawarah Besar Luar Biasa (Mubeslub), Minggu (21/3). Mereka menyampaikan keluhan atas kepemimpinan Harso Utomo Suwito, sebagai Ketua DPP MABT Kalbar. Pertemuan yang diketuai Yandi Algresto itu sepakat mengeluarkan mosi

Wahyu/Pontianak Post

KONFRENSI PERS: Yandi Algresto bersama pengurus MABT Kabupaten/Kota setelah menggelar musyawarah besar luar biasa, kemarin.

tidak percaya. Kemudian membentuk tim presidium untuk melaksanakan roda kepengurusan DPP MABT Kalbar, sampai terpilihnya ketua umum DPP MABT yang definitive. “Saat ini tanpa ada ketentuan prosedur dan mekanisme yang jelas, kepeminpinan DPP MABT telah berjalan lima tahun, itukan melanggar AD/ART yang telah disepakati bersama. Sampai saat ini hal tersebut belum terselesaikan dengan baik,” kata Yandi saat konfrensi pers di Wisma Nusantara, Minggu (21/3). Yandi mengatakan, selain itu pelanggaran yang dilakukan harso adalah terjadinya u Ke Halaman 7 kolom 5

Susno Simpan Borok Polri Siap Bongkar Kasus Lain, Hari Ini ke Propam JAKARTA – Nyali mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji bakal diuji. Hari ini jenderal bintang tiga nonjob itu akan menghadiri undangan Divisi Profesi dan Pengamanan (propam) Mabes Polri. Susno yang kemarin masih berada di Palembang, Sumatera Selatan, menyatakan siap datang. ’’Mau tidak mau, saya harus datang,’’ujar Susno kemarin (21/3).

Mantan Kapolda Jawa Barat itu mengatakan sedang mempersiapkan diri. ’’Saya tahu ini pengalihan isu. Sekarang bukan lagi makelar kasus yang diperiksa, tapi Susno yang melaporkan ini diperiksa propam, dianggap melecehkan,’’ tambahnya. u Ke Halaman 7 kolom 5

Ketika Nyanyian Susno Panaskan Trunojoyo

Efek Laporan Tak Direspon KOMPOSISI religius karya Bimbo itu mengalun dari mulut Komjen Pol Susno Duadji Tuhan sebelum Tempat aku berteduh Di mana aku mengeluh konferensi pers digelar Dengan segala peluh di Rumah Makan Sari Tuhan Tuhan Yang Maha Esa Minang di Jalan JuanTempat aku memuja da, Jakarta Pusat, Kamis (18/3) lalu. Dengan Dengan segala do`a kemeja merah bata, Susno menyenand-

GROW WITH CHARACTER

Crisis Take It as A Challenge TAHUN 1998, khususnya sesudah Pak Harto “jatuh” dan menyerahkan kepresidenan kepada Habibie, memang benar-benar waktu yang berat! Proses transisi sambil menunggu Pemilu 1999 diwarnai dengan ketidakpastian. Sementara itu, Presiden Habibie yang “belum siap” waktu itu harus bekerja keras. Meyakinkan TNI bahwa dia memang “layak” jadi presiden, orang Timor Timur mengambil kesemHermawan Kartajaya patan untuk merdeka, juga ada anggapan bahwa dia antibisnis. Macam-macam pokoknya. Yang menarik, justru pada masa-masa tidak menentu itu, tiap orang atau entrepreneur yang bisa melihat peluang malah akan mendapatkan sesuatu. Yang putus asa u Ke Halaman 7 kolom 1

ungkan lagu itu. Jenderal bintang tiga nonjob itu menyerahkan nasib sepenuhnya kepada Tuhan. Setelah merampungkan lagu itu, Susno lantas duduk. Semua wartawan siap mendengar pernyataan alumniAkpol angkatan 1977 itu. Susno tak segera memberi pernyataan. Dia terdiam sejenak sambil menghela napas. “Bismillah,” katanya.

Susno tidak sedang ingin membuat album. Tujuannya menyanyikan lagu legendaris itu hanya satu: Susno tak gentar dengan ancaman siapapun. Sebab, dia sudah menyerahkan semuanya kepada Tuhan yang menjadi pelindungnya. “Untuk apa saya takut. Saya mengatakan kebenaran,” katanya dengan u Ke Halaman 7 kolom 5

Posisi Umar Patek Terdeteksi JAKARTA--Pengejaran terhadap tersangka kasus terorisme mendapat perkembangan baru. Tim pemburu mulai menemukan titik terang jejak Umar Patek alias Mike. Umar kini sedang diintai di sebuah kota. “Informasi ini sedang diverifikasi tim,” kata sumber Pontianak Post tadi malam (21/3). Umar Patek adalah buronan berharga USD1 Juta Dolar. Dia juga mempunyai keahlian merakit bom dan jago perang gerilya. Apakah polisi yakin orang yang diburu itu Umar Patek. “Kami memperoleh info dari tersangka yang sudah tertangkap. Tersangka ini dalam jaringan

orang penting,” kata sumber itu. Dia enggan menyebut kota. “Ada koran kamu di sana,” katanya tanpa merinci. Dia hanya menyebut satu tim CRT ikut mobile ke lokasi itu. Tim CRT atau Crisis Response Team adalah tim khusus Densus 88 Mabes Polri yang berada di garda terdepan untuk menyergap. Informasi yang dihimpun koran ini dari sumber yang lain menyebut informasi keberadaan Umar Patek ini muncul dari pengakuan Amman Abdurrahman yang ditangkap di Sumedang Jumat (19/3) lalu. Amman ini adalah guru dari Yudi Zulfahri (sudah tertangkap) dan

�������� �������� ���� ��� ��������� �� ������� ��� ������� ��� ��������� ��� �������

������� ��������� ������ ����� ������ ������ �����

2,4 Juta Siswa Ikuti Unas JAKARTA--Sekitar 2.448.071 siswa SMA, MA, dan SMK bakal mengikuti ujian nasional (unas) hari ini. Sebanyak 41.327 di antaranya adalah siswa yang tidak lulus tahun lalu dan ikut ujian ulang tahun ini. Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) berharap agar pelaksanaan unas hari pertama ini diawali dengan kejujuran. Siswa diimbau tidak percaya dengan isu beredarnya soal maupun kunci jawaban palsu seperti yang mewarnai persiapan unas di NTB. u Ke Halaman 7 kolom 1

u Ke Halaman 7 kolom 1

David Gunarni; Pemenang Kompetisi Gaya Hidup The Biggest Loser Asia

Diet Ketat dan Olahraga hingga Tengah Malam, Nyaris Menyerah Ajang kompetisi gaya hidup The Biggest Loser Asia benar-benar mengubah David Gunarni. Berkat kontes itu, bobot atau berat badannya turun drastis. Kini David leluasa mengenakan baju-baju ukuran normal.

Igna Ardiani Astuti, Jakarta “INI celana saya dulu,” tutur David Gunarni kepada para wartawan sambil menunjukkan celana jins berukuran 48. Celana jins jumbo itu terlihat kontras dengan tubuhnya yang ramping dan atletis.

Igna Ardiani/Jawa Pos

KENANGAN: David memperlihatkan celana ukuran 48 miliknya sebelum mengikuti The Biggest Loser Asia. Berat badan David ketika itu 159 kg. Kini menjadi 84 kg dengan ukuran celana 34.

Melihat kondisi David sekarang siapa mengira bahwa jins itulah yang dulu kerap dikenakan pria kelahiran 5 Maret 1984 tersebut. Celana itu menjadi bukti bersejarah bagaimana David menjalani hari-hari sebagai pria dengan berat badan 159 kilogram. Tetapi, semua itu sekarang telah berubah. Setelah menjadi jawara The Biggest Loser Asia (TBLA), David bukan lagi sosok yang gampang berkeringat dan ngos-ngosan. Saat hadir dalam konferensi pers TBLA di Terazza Bianco Lounge, Hotel Akmani, Jakarta, Jumat (19/3) lalu, pria yang berprofesi sebagai salesman produk tekstil itu sudah menjadi pribadi baru. Berat badannya kini 84 kg dan ukuran celana 34. “Inilah saya yang sekarang,” ujar David yang ketika itu mengenakan kemeja kotak dan jins. David merupakan pemenang musim pertama

Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000

u Ke Halaman 7 kolom 1

Jawa Pos Group Media


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.