Pontianak Post

Page 1

Pontianak Post

Sabtu 22 Agustus 2009 M / 1 Ramadhan 1430 H

Selebritas Kenangan Ramadhan

pertama dan terutama di kalimantan barat

Jamaah Membludak, Shalat Hingga di Penitipan Barang Tarawih Pertama di Mujahiddin Harga Bawang Putih Melonjak

Model sekaligus presenter Arzeti Setyawan punya kenangan tersendiri saat Ramadhan. Pada usia lima tahun, dia menerima hadiah uang dari orang tuanya sebagai imbalan karena berpuasa. Jumlahnya Rp 100 untuk sehari puasa. “Jadi, kalau bisa satu bulan itu, saat Lebaran saya dapat uang Rp 3 ribu,” ceritanya. Memang, kata Arzeti, alangkah lebih baik jika untuk berbuat kebaikan tidak perlu pakai reward. Tapi, hingga kini dia merasa tidak ada dampak negatif akibat strategi orang Arzeti Setyawan tuanya itu. “Justru saya jadi termotivasi untuk berbuat kebaikan,” tutur istri Aditya Setyawan itu. Arzeti juga ingin menerapkan cara serupa kepada ketiga buah hatinya. Namun, saat ini dia belum bisa menerapkan cara itu. Sebab, anak pertamanya, Bagas, u Ke Halaman 11 kolom 5

Foto B’ring/PONTIANAK POST

SUJUD: Hari pertama shalat Tarawih, jamaah membludak memenuhi tempat ibadah. Tampak para muslimah sedang bersujud di Masjid Raya Mujadihin Pontianak, kemarin (21/8) malam.

22-8 04:16 04:26 11:47 15:05 17:51 19:01 23-8 04:15 04:25 11:47 15:04 17:51 19:01

Mutiara Ramadhan Ramadhan Ditinjau dari Berbagai Aspek ALHAMDULILLAH bulan Ramadhan 1430 H tahun ini dapat kita jumpai. Suatu kenikmatan yang luar biasa telah diraih. Peluang mendekatkan diri kepada Allah seraya memohon ampun kepadaNya dapat dilakukan. Kita berharap semoga ibadah puasa tahun ini lebih berkualitas dibandingkan puasa kita pada tahun-tahun sebelumnya. Tentunya masih segar diingatan kita ayat yang populer di dalam Qs. AlBaqarah 183, yang artinya: “Wahai orang-orang yang beriman diwajibkan bagimu H. Rasmi Sattar berpuasa sebagaimana telah diwajibkan kepada orang-orang yang terdahulu sebelum kamu, agar kamu menjadi orang yang bertakwa. Puasa itu hanya beberapa hari saja.” Ayat ini merupakan suatu perintah dari Allah, bahwa puasa itu wajib. Oleh karenanya bagi orang yang beriman melaksanakan puasa Ramadhan atau u Ke Halaman 11 kolom 1

KPK Cipinangkan Eks Menkes MANTAN Menteri Kesehatan (Menkes) Achmad Sujudi dijebloskan ke Lapas Cipinang kemarin. Menteri era Presiden Megawati itu ditahan setelah diperiksa KPK sebagai tersangka pengadaan alat kesehatan pada 2003 yang merugikan negara Rp 91 miliar. Achmad yang kemarin mengenakan kemeja biru muda digiring keluar ruang penyidikan pada pukul 19.30 setelah diperiksa sekitar sebelas jam. Tak banyak komentar dari mantan pejabat kelahiran Bondowoso tersebut. ’’Pemeriksaan tadi hanya mengulang konfirmasi dari Achmad Sujudi yang sebelumnya. Yang pasti, kalau selesai, akan dijelaskan. Tak ada pertanyaan yang prinsipal,’’ ujarnya sambil menuju mobil tahanan KPK yang menunggu di depan gedung. u Ke Halaman 11 kolom 6

PONTIANAK-Malam pertama Ramadhan, semua masjid melakukan shalat tarawih. Tak terkecuali dengan Masjid Raya Mujahiddin. Masjid Raya Kota Pontianak ini melaksanakan tarawih pertama dengan petugas muazin Juaini, SP, sebagai imam dan khatib kuliah tujuh menit (kultum) H.Sy.Ahmad Abdurrahman. Terlihat antusias masyarakat Kota Pontianak, dalam melaksanakan sholat tarawih di hari pertama malam ramadhan, di Masjid Raya Mujahiddin. Hal ini terbukti dengan tidak muatnya ruangan di dalam dan di selasar masjid. Sehingga beberapa jama’ah yang terlambat, sholat di tempat penitipan sandal, depan kantor yayasan, dan di jalan menuju tempat berwudhu. Sebelum sholat tarawih, dilaksanakan terlebih dahulu sholat isya berjamaah dan Kultum. Pada penyampaian kultum Ahmad menjelaskan tentang kenikmatan hidup yang telah diberikan Allah SWT, karena telah mempertemukan kembali pada bulan ramadhan tahun ini. “Tidak semua saudara kita beruntung bisa bertemu bulan ramadhan tahun ini, oleh karena itu sudah sepatutnya kita bersyukur,” kata Ahmad. Selain itu dalam khutbahnya, dia juga berpesan u Ke Halaman 11 kolom 5

Dana Teroris Terlacak di 13 Bank Polisi Waspadai Kunjungan Obama Jadi Target Sniper

Lepas Iwan, Incar Target Kakap

JAKARTA – Densus 88 Mabes Polri harus memeras otak menelusuri dana operasional yang digunakan jaringan terorisme. Sebab, dugaan bahwa pengeboman di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton itu menghabiskan dana miliaran rupiah dipatahkan oleh penelitian Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Hasilnya, nilai sekitar 80 transaksi yang dicurigai polisi terkait dengan terorisme ternyata kecil. ’’Nilainya hanya ratusan ribu rupiah,’’ kata Ketua PPATK Yunus Husein setelah mengikuti pengucapan sumpah Wakil Ketua PPATK Erman Suherman di Gedung Mahkamah Agung kemarin (21/8). Jika dikumpulkan, menurut penelitian itu, transaksi yang dilakukan sepanjang lima tahun terakhir tersebut hanya bernilai jutaan rupiah. Terakhir, PPATK diminta polisi mengecek transaksi mencurigakan sebulan lalu. ’’Apakah benar orang yang diminta itu menerima dana

permintaan dari kepolisian. ’’Kami bisa langsung membekukan,’’ tegasnya. Namun, PPATK juga berupaya menelusuri setiap kecurigaan. Selama ini, mereka mendapatkan data, antara lain, dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mengeluarkan UN Consolidated List. Dalam data itu disebutkan daftar teroris seluruh dunia. ’’Kami juga

SETELAH diperiksa selama enam hari oleh tim Densus 88 Mabes Polri, Iwan Herdiyansyah, 27, yang diduga terlibat jaringan terorisme dibebaskan kemarin (21/8). Sekitar pukul 09.00, bapak dua anak itu tiba di rumahnya, kawasan Cibingbin, Kuningan. Dia disambut istri, Ita Hernawati, dan keluarganya. Beberapa tetangga dekatnya juga berdatangan untuk menyalami Iwan. Dia pulang dengan diantar tim Densus 88. Kepada Radar Cirebon (Jawa Pos Group) yang menIwan Herdiyansyah emui di rumahnya, Iwan menuturkan bahwa dirinya dibebaskan tim Densus 88 setelah dinilai tidak terbukti terlibat dalam jaringan terorisme. Itu dibuktikan lewat surat perintah pelepasan

u Ke Halaman 11 kolom 1

u Ke Halaman 11 kolom 1

UKON FURKON SUKANDA/INDO.POS.

TERUS DIBURU: Petugas kepolisian terus menyebarkan poster bergambar buronan yang diduga menjadi jaringan teroris di Stasiun Senen, Jakarta.

Rp1 miliar? Setelah dicek, hanya ratusan ribu,’’ ujar Yunus. Namun, PPATK juga menemukan bahwa transaksi yang dicurigai milik jaringan teroris tersebar di 13 bank besar. Transaksi tersebut terjadi di Jakarta, Bekasi, Solo, Makassar, dan Poso. Yunus tak merinci bank mana saja yang dimaksud. Hanya, kata dia, aliran dana transaksi tersebut sangat mudah dibekukan jika ada

H5N1 & H1N1 Bisa Bergabung Kejagung Target Positif Flu Babi Tambah Dua Orang PONTIANAK—Pertemuan atau gabungan antara stren virus H1N1 dan H5N1 akan menghasilkan virus yang lebih mematikan dengan daya serang yang lebih cepat. Pemerintah dan masyarakat mesti waspada terhadap kemungkinan itu. “Bisa jadi kedua virus itu terjadi mutasi dengan gen kombinasi. Ini lebih menakutkan,” kata Kepala Bidang Bina Penanggulangan Pencegahan dan Penyuluhan Lingkungan Dinas Provinsi Kalbar Dr Monthe Krisman MKes di sela-sela simulasi investigasi dan pencegahan pandemi H1N1 dan H5N1 kemarin

(21/8) di Pontianak. Menurut mantan Wakil Direktur RSUD Soedarso ini, peluang terjadinya kombinasi dua virus tersebut, sangat besar. Sebab, Indonesia termasuk negara pandemik flu burung.

Berkas Antasari Agustus Rampung

‘’Karena itu diperlukan strategi komprehensif untuk mengantisipasi hal tersebut dan kita tetap siap mengantisipasi pandemi itu,’’ terangnya. Kombinasi virus ini, akan menghasilkan keganasan flu burung yang daya mematikannya tinggi sementara tingkat penyebarannya yang cepat serupa dengan virus flu babi dan bisa menular antar manusia ke manusia. “Secara umum, perangkat medis kita sudah siap dengan peralatannya. Posko pun sudah kita siagakan,” katanya. Sementara jumlah positif warga Kalbar yang tertular flu babi meningkat dari tujuh menjadi sembilan orang. Satu orang diantaranya

JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) berharap berkas perkara Antasari Azhar dalam kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnain bisa kelar akhir bulan ini. Alasannya, masa penahanan ketua nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu berakhir pada 31 Agustus mendatang. ’’Harapannya, akhir Agustus

u Ke Halaman 11 kolom 5

u Ke Halaman 11 kolom 5

Rani Trauma Psikis

Rani Juliani

Hipnoterapis untuk Mantan Calon Pengantin Noordin M. Top

Program Ulang Otak Teroris Redam Gangguan Jiwa Batal jadi calon pengantin

USIANYA sekitar 22 tahun. Pria ini mahasiswa jurusan ilmu komunikasi di salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta. Dia dibawa orang tuanya ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) sekitar setahun lalu. ’’Dia masuk ke RSCM satu hari setelah Lebaran tahun lalu. Tanggal pastinya saya lupa,’’ kata Dr Agung. Sampai kini, pemuda itu masih menjalani rawat jalan. Ketika pertama datang ke RSCM, lanjut Agung, dia mengalami kebimbangan berat. ’’Kondisinya sangat kacau. Sering bicara tidak jelas, bahkan tidak mengenali dua orang tuanya,’’ lanjut alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Udayana tersebut. Berdasar pengakuan orang tua korban, anaknya pernah dipengaruhi orang-orang radikal yang membenarkan tindakan Noordin M.Top menebar teror. Hanya, dia tidak pernah mau mengungkapkan penyebab dirinya bimbang itu. ’’Dia hanya bilang bertemu orang jahat,’’ tutur Agung. Pria yang namanya dirahasiakan itu menjalani rawat inap dua bulan di RSCM. ’’Enam bulan setelah perawatan, kondisinya membaik. Dia juga kembali kuliah sambil rawat

(pelaku bom bunuh diri) kadang bisa memicu gangguan jiwa. Kepala Departemen Psikiatri Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Dr AAA Agung Kusumawardhani SpKJ (K) dan hipnoterapis Mardigu Wowiek Prasantyo pernah menangani mantan calon pengantin jaringan Noordin M. Top. Ada terapi khusus untuk mereka. DEDI MIRWAN, Jakarta Online: http://www.pontianakpost.com/

Eceran Rp. 2.500

AAA Agung Kusumawardhani

*Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000

u Ke Halaman 8 kolom 1

Jawa Pos Group Media


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.