Selengkapnya Baca Hal 16-17
Pontianak Post
Kamis 22 Oktober 2009 M / 3 Dzulqaidah 1430 H
P e rt a ma da n T e rut a ma di K al i m a n t a n B a r a t
Eceran Rp. 2.500
Dudi Anung/Rumgapres
KABINET: Presiden SBY didampingi Wapres Boediono mengumumkan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II di Istana Merdeka Jakarta, tadi malam. Hari ini para pembantu presiden itu akan dilantik.
Satu Calon Menteri Gagal Ikuti Psikotes
SELEBRITAS
Dikira Jadi Rektor hingga Telepon Bohongan
Kabinet SBY Klop dengan Audisi Cikeas FEDRIK TARIGAN/INDOPOS
CURHAT: Maia dan Tamara tampil cantik dalam sebuah acara di Ritz Carlton, Jakarta, Rabu (21/10).
Biasa Curhat sambil Ngopi SEBAGAI sahabat dekat, Tamara Geraldine tahu banyak tentang Maia Estianty. Termasuk, rencana Maia menikah lagi tahun depan. Tamara yang juga presenter itu juga belajar banyak tentang arti harapan kepada mantan personel Ratu tersebut. Menurut Tamara, Maia memang penuh harapan. Itu terlihat pada cara Maia menghadapi hari esok. Setiap menjelang tidur, ibu Al, El, dan Dul itu selalu berbicara kepada Tamara tentang rencana-rencana hidup. ”Belum lama ini, dia bilang tahun depan mau kawin.
u Ke Hal 11 kolom 5
u Ke Halaman 11 kolom 5
11:29
14:46 17:33
18:42 04:07
GEMPA kembali melanda tanah air. Musibah itu kini dialami saudara kita di Sumatera Barat dan sekitarnya. Ribuan warga kehilangan sanak saudaranya. Tempat tinggal ambruk, begitu juga dengan fasilitas umum lainnya. Mari kita berdarma untuk meringankan beban mereka. Bantuan dapat disampaikan ke Redaksi Pontianak Post (Lantai 5), Graha Pena Pontianak, Jalan Gajahmada 2-4 Pontianak. Atau melalui Bank Kalbar rekening Simpeda (online) nomor 1025049523 a.n Kalbar Peduli Sumatera. Sekecil apapun bantuan Anda begitu berharga. Kami juga siap menjemput bantuan Anda. Hubungi telepon atau sms 081345653653 atau (0561) 7918676.
POSKO IKSB KALBAR Jumlah sebelumnya 174.985.450 164 PT. Jasa Putra Khatulistiwa Ptk 50.000.000 165 Apotik Mitra Pontianak 50.000.000 166 Hamba Allah Pontianak 500.000 167 Masdi Pontianak 500.000 168 DT.Zalbifri Pontianak/Mandor 10.000.000 169 TK Kristen Imanuel Ptk Jl. Gajah Mada 8.870.000 170 Dra Niniek MurterananUntan Ptk 1.000.000 171 H. Sakirman Pontianak 3.000.000 u Ke Halaman 11 kolom 6
JAKARTA--Dari sejumlah nama calon yang diaudisi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Wapres Boediono di Puri Cikeas, hanya satu nama yang terpental. Dia adalah Nila Juwita Anfasah Moeloek yang sebelumnya diplot menjadi menteri kesehatan (Menkes). Ketika susunan anggota Kabinet Indonesia Bersatu II diumumkan SBY tadi malam, pos Menkes ditempati Dr dr Endang Rahayu Sedyaningsih. Dia merupakan mantan kepala pusat penelitian dan pengembangan di Departemen Kesehatan (Depkes). u Ke Halaman 11 kolom 4
Agus Wahyudi/Jawa Pos
GAGAL: Nila Juwita Anfasah Moeloek saat mengikuti audisi Cikeas.
JAKARTA--Selain Seskab Sudi Silalahi, Hatta Rajasa juga kebagian tugas menghubungi para calon menteri. Tadi malam, Hatta bercerita mengenai pengalamannya menelepon para kandidat. Hatta mengatakan, banyak tingkah lucu dari calon menteri yang dia telepon. u Ke Halaman 11 kolom 1
Jembatan Kapuas III Tak Prioritas Pemkot
Tiga Wakil Kalbar Masuk Komisi XI
pendek. Sedangkan PONTIANAKjangka panjang, akan -Pemerintah Kota dilakukan jika angPontianak tidak mengaran memadai. jadikan pembangunan Wacana membanJembatan Kapuas III gun Jembatan Kapuas menjadi prioritas daIII pernah digulirkan lam lima tahun kedesaat Walikota Pontipan. ”Jembatan Kaanak dijabat Buchary puas III adalah mimpi Abdurrahman. Ketika jangka panjang. Boleh itu Buchary mewasaja, tetapi kami tidak canakan Pontianak akan berkutat pada Sutarmidji Equator Harbour hal itu,” ujar Walikota Pontianak Sutarmidji di rumah jaba- Bridge dengan pembangunan jalan lingkar luar dan rencana pembantannya, Rabu (21/10) sore. Dalam melaksanakan pemban- gunan Jembatan Kapuas III yang gunan dan penataan, pemkot mem- menghubungkan daerah Jeruju fokuskan pada tantangan jangka u Ke Halaman 11 kolom 1
PONTIANAK--Tiga anggota DPR dari daerah pemilihan Kalimantan Barat bergabung dalam komisi yang membidang keuangan. Dua wakil lagi masuk bergabung dalam komisi infrastruktur. Sementara lima lainnya bergabung dalam komisi yang terpisah. Ketiga legislator yang bergabung dalam Komisi XI itu adalah Kamarudin Sjam (Golkar), Dolfie OFP (PDIP), dan Lim Sui Khiang (Demokrat). Komisi ini akan membidangi keuangan, perencanaan pembangunan nasional, perbankan, dan lembaga keuangan bukan bank. Menurut Anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat AlbertYaputra, penempatan kader dalam komisi dibahas dalam fraksi. “Memang ada wakil dari Kalbar yang tergabung dalam satu komisi. Kalau kami di Demokrat, penentuan berdasarkan rapat fraksi. Kami tidak tahu bagaimana fraksi lain,” kata Albert yang dihubungi dari Pontianak, tadi malam. u Ke Halaman 11 kolom 1
238 Tahun Kota Pontianak; Banyak Problem yang Belum Terselesaikan
Selamat Tinggal Parit, Selamat Datang Banjir Besok, Jumat (23/10), Kota Pontianak tepat berusia 238 tahun. Pontianak tempo dulu sangat berbeda dengan era globalisasi saat ini. Tak ada lagi parit yang dilalui sampan sebagai sarana transportasi. Kini, saluran drainase primer tergantikan oleh bangunan pertokoan. Banjir pun kerap menghiasi Kota Khatulistiwa ini saat hujan deras datang.
CHAIRUNNISYA, Pontianak
Marius AP/Pontianak Post
PARIT DULU DAN KINI: Parit pernah menjadi urat nadi bagi Kota Pontianak. Terlihat parit di Jalan Agus Salim pada tahun 1952. (Kanan) Kondisi parit di tempat yang sama setelah 57 tahun berlalu. Sempit dan mengering.
PONTIANAK pada 30-40 tahun lalu. Dikenal sebagai kota yang memiliki banyak parit.
Setiap sore, puluhan ibu-ibu mencuci di parit yang lebarnya mencapai delapan sampai 10
meter. Hanya menggunakan kain sebagai kemban. Sesekali terdengar obrolan dan tawa
mereka. Sedangkan tangan terus menggosok cuciannya.
Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000
u Ke Halaman 8 kolom 2
Jawa Pos Group Media