Pontianak Post

Page 1

Pontianak Post Kamis 23 Juli 2009 M / 1 Syaban 1430 H

P E RT A MA DA N T E RUT A MA DI K AL I M A N T A N B A R A T

Eceran Rp. 2.500

Polisi Telusuri Jalur Noordin Setelah Terbukti Pelaku Bom Bunuh Diri Bukan Nur Sahid dan Ibrahim JAKARTA – Upaya polisi segera mengungkap kasus teror bom di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton, agaknya,

belum menunjukkan titik terang. Sebab, hingga kemarin identitas dua jenazah yang diduga sebagai pelaku bom bunuh diri dalam peristiwa itu belum diketahui. Semula polisi berharap dua jenazah itu adalah Nur Sahid alias Nur Hasdi alias Nur Hasbi dan Ibrahim. Namun, setelah dilakukan tes DNA, hasilnya tidak identik. Artinya, dua

jenazah itu bukan Nur Sahid dan bukan Ibrahim. ”Sejauh ini belum ada yang cocok,” kata Ketua Tim DisasterVictim Identification (DVI) Brigjen Pol Eddy Saparwoko di media center Bellagio Mall kemarin (22/7). Meski demikian, bukan berarti Nur Sahid dan Ibrahim lantas diabaikan. Ke Halaman 11 kolom 1

Lalu, Siapa Nur Sahid? SETELAH melalui tes DNA bahwa potongan kepala yang diduga sebagai pelaku bom bunuh diri di Hotel JW Marriott ternyata bukan Nur Sahid alias Nur Hasdi alias Nur Hasbi, polisi terus mengembangkan penelusuran. Muncul dugaan, hasil tes DNA itu semakin membuktikan bahwa posisi Nur dalam jaringan Noordin M. Top memang penting. Sebab, dalam kelompok Noordin, pelaku bom bunuh diri bukanlah orang dengan kemampuan tinggi dan dianggap tidak terlalu penting perannya dalam jaringan. Menurut sumber Pontianak Post di kepolisian yang sedang sibuk mengungkap teror bom Jakarta itu, Nur Sahid punya peran penting di beberapa serangan bom. ”Namanya baru muncul sejak penggerebekan

di Wonosobo 2006 lalu,” kata sumber tersebut. Saat itu polisi menembak mati Abdul Hadi dan Jabir. Abdul Hadi adalah orang yang merekrut Asmar Latin Sani, pelaku bom bunuh diri di Marriott 2003. Sedangkan Jabir dikenal sebagai perakit bom andal. Jabir juga disebut-sebut sebagai murid langsung Dr Azhari. Selain menembak mati dua pelaku aksi teror, polisi menangkap Salahuddin. Nama terakhir itu dipercaya terlibat pengeboman Mal Atrium Senen pada 2002. Setelah penggerebekan, polisi mengumumkan tengah memburu seseorang berinisal ND, yang dipercaya sebagai salah satu otak serangan. ND inilah yang disebut-sebut sebagai Nur Sahid.

TEROR

B

JAKARTA

Agung/Radar Surabaya

SKETSA PELAKU BOM: Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Nanan Sukarna mengumumkan sketsa wajah yang diduga pelaku peledakan bom di Hotel JW Marriott dan Ritz Calrton di Media Center Jakarta, Rabu (22/7).

Ke Halaman 11 kolom 5

SBY Bantah Kaitkan Bom dengan Pilpres

Lahan Patiware Dijaga Ketat

JAKARTA--Desakan agar Presiden meminta maaf kepada rakyat atas pidato yang diungkapkan tujuh jam setelah ledakan bom di Hotel JW Mariott dan Ritz-Carlton, ditanggapi Susilo BambangYudhoyono (SBY) dengan bantahan. SBY merasa tidak pernah menuduh pihak tertentu atau mengaitkan pengeboman dengan Pilpres. “Yang terjadi, berubah dari apa yang saya omongkan. Dalam bahasa politik, seperti dipelintir, dan diputar-balik. Apa yang menjadi isu kemudian, SBY dianggap menuduh begitu saja, ada kaitan

Sawit Dibabat Saat Pemkot Singkawang Ajukan Banding

Susilo B Yudhoyono

Ke Halaman 11 kolom 5

Panel Umumkan 28 Finalis Keajaiban Alam Dunia JENEWA--Grand Canyon (AS), Matterhorn (gunung salju abadi di Swiss), Great Barrier Reef (karang laut terbesar di dunia yang berlokasi di lepas pantai Queensland,Australia), dan Taman Nasional Komodo (Indonesia) bersaing dengan 24 tetenger

alam spektakuler lain di tahap akhir jajak pemilihan Tujuh Keajaiban Alam Baru (New 7 Wonders of Nature). Hal ini diumumkan organisasi New 7 Wonders yang dipimpin petualang Bernard Weber di Jenewa, Ke Halaman 11 kolom 5

Kusdharmadi/Pontianak Post

BARANG BUKTI: Polisi mengambil barang bukti pohon sawit yang dibabat massa.

KARIMUNTING—Lahan dan kebun sawit PT Patiware Perintis Makmur di wilayah Kabupaten Bengkayang dan Kota Singkawang dijaga ketat polisi. Mereka berpakaian lengkap dan senjata laras panjang AK 47 dari Polres Bengkayang. Pengamanan itu dilakukan setelah terjadi pengerusakan pohon sawit saat terjadi sengketa antara Pemkot Singkawang dengan perusahaan. “Sejak insiden penggerusakan itu, kami ditugaskan di sini,” kata salah anggota polisi saat ditemui Pontianak Post di lahan PT Patiware Perintis Makmur, Desa Karimunting, Rabu (22/7). Selain aparat kepolisian, pihak perusahaan juga memperketat keluar masuknya orang yang tak dikenal. “Sekuriti sangat ketat dan tidak memperkenankan orang yang tak dikenal masuk,” kata salah satu pengaman perusahaan. Kemarin, sejumlah anggota Polres Singkawang dipimpin Kaur Bin Ops Polres Singkawang IPTU Paijo dan penyidik IPDA Yusuf bersama anggota reskrim turun langsung melihat sawit yang dibabat massa pada 13-17 Juli lalu. Sejumlah batang sawit yang dibabat diukur dan dibawa ke Polres Singkawang Ke Halaman 11 kolom 1

Kesaksian Peserta Breakfast Roundtable Castle Asia soal Bom Marriott

Duduk Paling Ujung, Selamat karena Terhalang Pilar Saat bom meledak di Hotel JW Marriott Jumat (17/7), para bos perusahaan multinasional baru saja memulai pertemuan rutin. Inilah kesaksian mereka yang lolos dari maut.

AHMAD BAIDHOWI, Jakarta SETIAP Jumat pagi, para bos perusahaan multinasional di Indonesia menggelar pertemuan sekaligus makan pagi di Hotel JW Marriott, Mega Kuningan. Penyelenggaranya adalah perusahaan konsultan, Castle Asia. Pagi itu pertemuan yang dikemas dalam Breakfast Roundtable tersebut juga berlangsung seperti biasanya. Tapi, baru

AFP Photo/Arif Ariadi

SELAMAT: Kevin Moore salah seorang warga asing yang berhasil selamat dari peristiwa ledakan bom.

beberapa menit pertemuan dimulai, bom menyalak. Tak heran bila banyak peserta pertemuan yang menjadi korban (luka dan meninggal) akibat meledaknya bom Jumat pagi itu. Sebab, bom memang menyalak di tempat mereka melakukan meeting. Salah seorang pengusaha yang selamat dari teror bom di JW Marriott Mega Kuningan enam hari lalu itu adalah Noke Kiroyan. Dia adalah pendiri KiroyanKuhon Partners (perusahaan konsultan) yang juga mantan CEO Rio Tinto Indonesia dan Newmont Pacific Nusantara. Menurut Noke, pagi itu peserta pertemuan mulai berdatangan sekitar pukul 07.30 WIB. ’’Awalnya, saya dan beberapa orang yang datang lebih dulu duduk di sofa di pinggir ruang JW Lounge,’’ ujarnya. Beberapa menit berselang, peserta pertemuan lain mulai berdatangan. Setelah mencapai sekitar 10 orang, peserta pun bergeser dari sofa di pinggir JW Lounge menuju meja panjang yang ada di tengah ruang. Biasanya acara diskusi dimulai sekitar pukul 07.45.

Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000

Ke Halaman 8 kolom 2

Jawa Pos Group Media


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.