Pontianak Post Selasa, 23 September 2008 M / 23 Ramadhan 1429 H P E RTA M A D A N T E R U TA M A D I K A L I M A N TA N B A R AT
22 RAMADHAN 1429 H
04:07
04:17
11:37
39.699 Bayi Tak Miliki Akta Lahir
22 SEPTEMBER 2008
14:37
17:41
Terancam Kehilangan Kewarganegaraan
18:49
PONTIANAK—Sedikitnya 39.699 bayi di Kalimantan Barat tidak memiliki akta kelahiran. Mereka terancam kehilangan kewarganegaraan. Divisi Advokasi World Vision
SELEBRITI Jadi Duta Autis NADINE Chandrawinata yang dikukuhkan sebagai Duta Autis oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi The London School of Public Relation di Senayan City barubaru ini. Penyematan selempang dilakukan Director and Founder STIKOM LSPR, Prita Kemal Gani dan disaksikan CEO Senayan City, Handaka Sentosa. Tak hanya Nadine, pemenang Wajah Femina 2006, Cut Nuremelia pun dijadikan duta autis. Usai penobatan, Nadine Chandrawinata Puteri Indonesia 2005 tersebut mengaku senang lantaran sejak awal dirinya menyukai kegiatan yang berkaitan dengan anak ◆ Ke Halaman 11 kolom 5
Eceran Pontianak Rp.2.500
Indonesia Lucky Lumingkewas kemarin (22/9) di Pontianak mengatakan tidak jelasnya kewarganegaraan bayi karena belum tercatat kelahirannya di Dinas/Kantor Catatan Sipil setempat. Menurutnya, di tingkat nasional data Susenas 2004 mengindikasikan bahwa masih 60 persen balita Indonesia belum tercatat kelahirannya.
“Artinya sekitar 15 juta balita Indonesia tidak punya akta kelahiran atau dari 10 balita Indonesia hanya empat punya bukti kewarganegaraan. Tingginya persentase balita belum tercatat kelahirannya menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara terburuk di Asia Tenggara dalam pencatatan kelahiran,” paparnya. ◆ Ke Halaman 11 kolom 5
Satroni Bank, Perampok Bersenpi Sikat Rp 1,2 M MEDAN – Menjelang Lebaran, tensi kriminalitas di Kota Medan, Sumatera Utara meningkat. Kemarin, sekitar pukul 12.45, kawanan perampok bersenjata api menyatroni kantor kas Bank Mandiri Darma Agung di Jalan TD Pardede. Uang senilai Rp 1,2 miliar yang terbungkus tiga karung besar digasaknya. Sumut Pos (Jawa Pos Group) melaporkan, selain menggunakan senjata api laras panjang dan pistol, kawanan perampok yang berjumlah enam orang itu mengenakan penutup wajah (sebo). Aksi perampok berlangsung cepat. Mereka datang mengendarai tiga sepeda motor. Begitu parkir, seorang perampok langsung masuk ke bank. Kemudian dua temannya menyusul menuju kasir. Di depan kasir, ketiganya menodongkan senjata dan Yusrizal/Sumut Pos KETERANGAN: Security Bank Mandiri di Kampus Darma Agung, menjelaskan kepada Kapoltabes Medan Anton S meminta pengunjung tiarap. Pegawai bank yang (dua dari kiri ) tentang terjadinya perampokan pada Senin (22/9) kemarin.
◆ Ke Halaman 11 kolom 5
Komjen Bambang Lulus Aklamasi Teruskan Misi Kapolri Sutanto Berantas JudiIllegal Logging Jaga Puasamu Wahai Pemuda ALHAMDULILLAH, segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam, shalawat dan salam kepada penghulu para nabi, nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dan para sahabat seluruhnya. Selanjutnya semoga sepanjang tahun antum dalam keadaan baik, dengan datangnya bulan Ramadhan yang penuh berkah, semoga Allah mengembalikan kita dan umat dengan kebaikan, anugerah dan berkah, dan telah terwujud cita-cita dalam meraih kebebasan, Syabarudin
◆ Ke Halaman 11 kolom 1
Catatan Ringan: Dahlan Iskan
Jangan Kaget karena Toilet
JAKARTA – Langkah Kabareskrim Komjen Pol Bambang Hendarso Danuri menjadi Kapolri tidak menemui batu sandungan. Dalam proses fit and proper test di gedung DPR kemarin (22/9), komisi III menerima secara aklamasi jenderal bintang tiga itu menduduki kursi Tribrata I. Lulusan Akpol 74 tersebut bakal menggantikan Kapolri Jenderal Pol Sutanto yang pensiun pada 30 September. “Pukul 14.00 besok (hari ini) hasil ◆ Ke Halaman 11 kolom 1
Muhamad Ali/Jawa Pos
CALON KAPOLRI: Bambang Hendarso Danuri sebelum menjalani uji kalayakan dan kepatutan calon Kapolri didepan anggota Komisi III DPR RI, Senin (22 /9).
KPK Punya Semua Bukti Pencairan Cek Pengakuan Agus Condro usai Diperiksa JAKARTA – Agus Condro mulai membuka identitas 41 anggota DPR yang menerima cek perjalanan setelah pemilihan deputi gubernur senior (DGS) Bank Indonesia pada 2004. Sayang, dia tak menyebutkan rinci nama-nama rekannya di
Komisi IX DPR periode 1999–2004 yang terindikasi menerima suap usai pemilihan yang dimenangkan Miranda Goeltom tersebut. Agus kemarin diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama tujuh jam, pukul 10.30 hingga 17.30. Setelah pemeriksaan, kepada wartawan, dia membeberkan beberapa nama anggota DPR yang mencairkan cek itu. Menurut dia, di antara 41 penerima cek tersebut, tujuh orang mencairkan
sendiri, sepuluh orang menguangkan atas nama kerabatnya, dan sisanya 24 orang memakai nama orang lain. ’’Nama William Tutuarima dan Suwarno (mantan anggota Komisi IX DPR, Red) itu memang ada,’’ ujarnya di gedung KPK kemarin. William kemarin juga diperiksa KPK bersamaan dengan mantan kader PDIP tersebut. Sebagaimana diberitakan, Agus Condro mengungkap dugaan suap ◆ Ke Halaman 11 kolom 5
SUDAH lama, lebih tiga bulan, saya tidak tinggal di Hotel Mulia Jakarta. Begitu ke situ lagi, pekan lalu, eh, sudah ada lagi yang berubah: kamar mandinya menjadi yang paling modern di Jakarta –dan tentu di Indonesia. Di luar negeri pun saya belum merasakan toilet seperti yang di Mulia sekarang ini. Saya lama tidak ke Mulia bukan karena kecewa, tapi karena tarifnya yang kian mahal. Saya merasa kurang sopan untuk tinggal di hotel yang kini bertarif sekitar Rp 2 juta/ malam itu. Apalagi, saya lebih sering masuk hotel menjelang tengah malam dan sudah harus ke bandara pukul empat pagi. Tapi, memang harus diakui, hotel ini tidak punya cacat untuk dicela. Pelayanannya, lobby-nya, coffee-shopnya, kamarnya dan teruta-
ma kamar mandinya, sangat nyaman. Makanannya yang lengkap dan kualitasnya yang tinggi menjadi salah satu keunggulannya. Saking terkenalnya coffeeshop Mulia ini hingga sering tamu tidak kebagian kursi. Padahal, luas coffee-shop itu sekitar 1.000 meter persegi. Tak ayal bila kios majalah di seberangnya kini ditutup untuk perluasan coffeeshop-nya. Hotel Mulia, yang tidak menggunakan manajemen franchise, memang boleh dibanggakan. Inilah contoh bisnis, di mana lokal bisa mengalahkan asing. Nasional bisa mengalahkan internasional. Inilah bukti bahwa yang internasional atau asing bukanlah segalagalanya. Mulia rupanya ingin terus mempertahankan rekor sejak awalnya. ◆ Ke Halaman 11 kolom 1
Djaja Surya Atmadja; Sosok di Balik Pengungkap Kasus Mr X
Andai sejak awal tes DNA (deoxyribonucleic acid) dipakai untuk identifikasi Mr X dalam pembuktian pidana, kasus “salah tangkap” Kemat Cs di Jombang, Jatim, mungkin tak terjadi. Tak banyak ahli yang mendalami ilmu yang disebut the silent evidence itu. Djaja Surya Atmadja salah satunya. FAROUK ARNAZ, Jakarta
○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○
Terpikat Forensik karena juga Urusi Orang Hidup
RUANG di bangunan lantai II yang lokasinya tak jauh dari kamar mayat Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta, itu tak beda jauh dari gambaran sebuah laboratorium pada umumnya. Online: http://www.pontianakpost.com/
Berbagai cairan warna-warni dalam tabung berbagai ukuran ditata rapi di atas meja bertingkat. Ada yang isinya tinggal separo, ada yang masih penuh. Puluhan pipet ditaruh di bawahnya. Di pojok depan arah pintu masuk ada puluhan buku yang juga ditata bertingkat. Di lab tes DNA milik Departemen Kedokteran Forensik, Fakultas Kedoktyeran UI, itulah sudah 12 tahun dokter Djaja Surya Atmadja melakukan tugasnya. Yakni, sejak dia pulang dari sekolah doktoral di Universitas Kobe, Jepang. “Laboratorium ini (pembangunannya) saya cicil sejak kuliah di Jepang. Ada beberapa mesin bekas yang saya bawa. Di sana (Jepang) sudah tidak dipakai, tapi di sini bermanfaat. Kini nilainya sudah miliaran rupiah,” kata Djaja, panggilan akrabnya. Saat ditemui siang itu Djaja baru usai mengajar mahasiswanya. “Saya tak segan berbagi ilmu DNA untuk anak bangsa. Tak khusus mahasiswa UI, tapi dari mana pun saya selalu menerima,” katanya. Masih sedikitnya dokter yang meminati bidang ini, Muhamad ali / Jawa Pos PROFESIONAL: Lecturer and DNA Expert Djaja Surya Atmadja di Univ Djaja mengklaim dia menjadi satu-satunya ahli DNA Indonesia, Salemba, Jakarta.
◆ Ke Halaman 11 kolom 1
*Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000 Jawa Pos Group Media