Pontianak Post

Page 1

Pontianak Post Senin 23 November 2009 M / 6 Dzulhijjah 1430 H

Eceran Rp. 2.500

P E RT A MA DA N T E RUT A MA DI K A L I M A N T A N B A R A T

Ditunggu, Feri Tenggelam, 26 Tewas Keberanian SBY Ganti Kapolri

Pemilik Kapal dan Tiga Balita Ikut Jadi Korban

DUMAI – Kecelakaan kapal kembali terjadi di tanah air. Tiga kapal mengalami musibah di wilayah berbeda dalam waktu hampir bersamaan kemarin (22/11). Sebuah kapal feri tenggelam, sedangkan dua kapal lain kandas setelah dihantam gelombang di Kepulauan Riau. Dalam musibah terakhir, seluruh penumpang selamat. Feri Dumai Express 10 milik PT Lestari Indoma Bahari yang berangkat dari Pelabuhan Sekupang, Batam, dengan tujuan Dumai, Riau, tenggelam sekitar pukul 09.30. Kapal tersebut tenggelam setelah pecah menjadi dua akibat dihantam gelombang sekitar 4-6 meter di perairan Yu Kecil atau Takong Hiu di Kabupaten Karimun atau sekitar 8 mil dari Pelabuhan Tanjungbalai Karimun, Kepulauan Riau. Lokasi tenggelamnya kapal berada di 01.12. 500 U dan 103. 20. 3.30 T. Kapal nahas tersebut tenggelam setelah satu setengah jam perjalanan dari Ke Halaman 7 kolom 5

Tri/Batam Pos

SELAMAT: Penumpang selamat Kapal Feri Dumai Expres 10 bertemu keluarganya. Kapal dengan 255 penumpang dan 14 awak ini tenggelam dihantam gelombang di Perairan Takong Hiu, Kabupaten Karimun, Minggu (22/11).

Dengar Suara Jeritan lewat Ponsel Adik YUSMANITA, 39, salah seorang keluarga korban feri Dumai Express 10 yang karam di perairan Kepulauan Riau kemarin pagi (22/11), bergegas menuju Dumai bersama suami, Azman, 40, setelah tragedi itu. Sebab, adik Yusmanita bernama Epi Osnita, 22, adalah salah satu penumpang Dumai Express 10 dengan tujuan Batam-Dumai.

Suami istri itu sudah 15 tahun menetap di Duri. Sedangkan Epi Osnita tiga tahun ini bekerja di PT Simano, Batam. Karena kontrak kerja Epi habis, Yusmanita meminta adiknya pulang ke Duri. Dalam perjalanan pulang itulah, feri Dumai Express 10 mengalami musibah setelah diterjang ombak. Ke Halaman 7 kolom 1

Dorong Percepat Buka Border Dialog Meneg PDT dengan Jajaran Redaksi Pontianak Post PONTIANAK--Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal H A Helmy Faishal Zaini menegaskan untuk turut mendorong percepat pembukaan border baru di Kalbar, selain Entikong. “Kalau memang itu menjadi salah satu upaya untuk memajukan kawasan perbatasan, mengapa tidak (segera dibuka)?” ujarnya saat Ke Halaman 7 kolom 1

Bering/Pontianak Post

KUNJUNGAN: Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal H A Helmy Faishal Zaini saat berdialog dengan jajaran redaksi Pontianak Post kemarin.

JA K A RTA - juga dosen PerHari ini Presiden g u r u a n Ti n g g i SBY akan menguIlmu Kepolisian mumkan sikapnya Kombes (purn) terkait rekomenBambang Widodasi Tim Delapan. do Umar menilai Tak hanya soal BHD layak untuk kasus hukum Bidiganti. ”Sekarang bit dan Chandra, ini publik makin rekomendasi Tim mempertanyakan Delapan juga meninstitusi Polri. cakup reposisi di Apalagi setelah Susilo B Yudhoyono tubuh Polri dan Komjen Susno Kejagung. SBY didesak untuk Duadji kembali menjabat Keberani mengambil keputusan pala Bareskrim,” kata Bambang strategis mengganti Kapolri. saat diskusi dengan tokoh-tokoh Purnawirawan polisi yang Ke Halaman 7 kolom 1

Jerat Aktor Kuat Pembobol APBD KONI Tetap Wajibkan Iswanto Kembalikan Uang Rp2,1 Miliar

mana. Jangan sampai persoalan ini dikerucutkan,” ujar aktivis Anti Korupsi Kontak Rakyat Borneo, Agus Budiman. Meski ditegaskan Kapoltabes Pontianak, Kombes M Asep SyPONTIANAK--Korupsi ahrudin, bahwa yang dilakukan dana KONI senilai Rp 2,1 Iswanto dengan menggunakan miliar mulai bergulir ke proses uang KONI Rp 2,1 miliar hukum. Ketua KONI Kalbar, adalah korupsi, Agus khawatir, Syarif Machmud melaporkan aparat nantinya menjerat dengan wakil bendaharanya, Iswanto pasal penggelapan. Dirinya ke Poltabes Pontianak. Untuk membenarkan mencuatnya itu polisi diminta lebih bijak koruspi ini melalui KONI. Hal menyikapinya. Bukan terpe- ini hanya sebagai pintu masuk. rangkap pada dana KONI, tapi Uang tersebut merupakan uang negara yang kebetulan saja memperosesnya secara utuh. “Sekarang yang aktif pengu- mengalir melalui KONI. “Harus rus KONI, mungkin menganggap meletakkan kasus ini dari awal. institusnya tercemar. Tetapi mesti Dari mulai mengalirnya hingga ditegaskan penelusuran dana, ke muara,” katanya. praktek korupsi itu dimulai dari Ke Halaman 7 kolom 5

Menelusuri Jejak Anggodo ”Akar Jati” Widjojo di Bisnis Perkayuan 11:31 14:55 17:35 18:48 04:05

Sakti di Perhutani, Jagoan Kayu Jawa NAMA Anggodo Widjojo sebagai raja kayu di Perhutani sudah menjadi rahasia umum. Di kalangan pengusaha kayu, dia bahkan dijuluki si ”akar jati”.

SEORANG pengusaha kayu yang mengaku sangat hapal sepak terjang Anggodo menceritakan mengapa dia dijuluki si akar jati. ’’Kalau sudah lawan Anggodo, itu bukan berhadapan dengan daun jati lagi, tapi akar jati. Menancap di mana-mana pengaruhnya,’’ kata pria paro baya yang tak mau disebutkan namanya itu. Dwi Pambudo/Rakyat Merdeka. Jika pengusaha kayu, lanjutnya, PENJELASAN: Anggodo Widjojo didampingi kuasa hukumnya memberikan keteingin mendapatkan bahan baku dari rangan dihadapan Tim Delapan di Gedung Dewan Pertimbangan Presiden, Jakarta.

Perhutani, salah satu cara yang paling paten harus bergabung menjadi ”komplotan” Anggodo. Dilihat dari jejaknya, bisnisAnggodo dimulai dari Semarang, meski ayahnya mempunyai basik bisnis di Surabaya, tepatnya di Jalan Karet. Pada awal 1980an, Anggodo mempunyai bengkel mobil Fiat dan Mercedes-Benz di Jalan Pemuda, Semarang. Tak lama kemudian, Anggodo banting setir. Dia menjual dua bengkelnya tersebut (yang kini berdiri gedung BCA), dan menjadikannya modal untuk bisnis kayu.

Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000

Ke Halaman 7 kolom 1

Jawa Pos Group Media


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.