Pontianak Post

Page 1

National IT Expo Baca Halaman 6-7

Pontianak Post

Sabtu 24 April 2010 M / 10 Jumadil Awal 1431 H

SELEBRITAS Rambut Selai Kacang PENYANYI dan penulis lagu Melly Goeslaw tidak hanya dikenal lewat tembang karya-karyanya yang populer, tetapi juga dandanan yang unik. Istri musikus Anto Hoed itu selalu mengenakan dandanan yang aneh. Misalnya, memakai rambut palsu dengan warna menyala sampai gaun yang terbuat dari sedotan. Kamis malam lalu (22/4) Melly tampil di Kelapa Gading, Jakarta, dengan dandanan rambut cokelat. Tetapi, itu bukan karena dia menggunakan pewarna rambut, melainkan selai kacang. ’’Rambutku kali ini diwarnai denMelly Goeslaw gan selai kacang supaya berwarna cokelat. Biar bisa menyatu, selai kacang dicampur dengan garam,’’ ujar perempuan yang bernama asli Meliana Cessy Goeslaw tersebut. Saat itu, rambut pendek pelantun tembang Ketika Cinta Bertasbih tersebut disambung dengan rambut palsu, lalu dibentuk seperti gelung. Lantas, seluruh

Eceran Rp. 2.500

PERTAMA DAN TERUTAMA DI KALIMANTAN BARAT

Polri Usut Jaksa Gayus JAKARTA – Penyidikan kasus Gayus Halomoan Tambunan mulai menyentuh jaksa-jaksa yang sebelumnya menangani perkara mantan pegawai Ditjen Pajak itu. Kejaksaan Agung (Kejagung) telah merestui permintaan Mabes Polri untuk memeriksa dua jaksa sebagai saksi. Dua jaksa tersebut adalah Cirus Sinaga dan Fadil Regan. ’’(Jaksa) yang meneliti berkas, yang menangani langsung (perkara Gayus),’’ kata Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus) Marwan Effendy setelah salat

Jumat di Masjid Baitul Adli, Kejagung, kemarin (23/4). Izin pemeriksaan terhadap jaksa itu mengacu pada pasal 8 ayat (5) UU Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan. ’’Itu kan wewenang jaksa agung (memberikan izin) dan jelas diizinkan,’’ terang mantan kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur tersebut. Namun, Marwan menyatakan tidak mengetahui kapan jadwal pemeriksaan dua jaksa yang sudah dijatuhi X Ke Halaman 11 kolom 1

Rusuh Batam Tak Pengaruhi Investasi

X Ke Halaman 11 kolom 5

11.44

15.00

17.48

18:57

04.23

GROW WITH CHARACTER New Life, New Wave AWAL 2008, saya diajak Stephanie, anak perempuan saya, untuk check-up di Mayo Clinic. Memasuki usia ke-60 pada 18 November 2007, dengan tema In Search of Meaning, kesehatan menjadi penting. Tanpa kondisi fisik yang memadai, pencarian makna hidup dengan terus-menerus mencari akan terhenti. Karena itu, saya selalu menambahkan PQ atau kecerdasan memelihara kondisi fisik sebelum IQ, EQ, dan SQ. Sejak kena diabetes pada usia 37 tahun lalu, sebetulnya saya jadi makin sadar kesehatan. Dulu tidak perHermawan Kartajaya nah berolahraga dan kerjanya cuma makan ngawur. Tapi, setelah kena, malah hati-hati dalam memilih makanan. Tapi, karena saya sangat addicted untuk joging, jadi sekarang lutut saya agak terganggu. Sudah tidak joging, hanya jalan cepat sekali-sekali. Hampir setiap hari saya tes darah puasa. Kalau ketinggian jadi mengurangi intake, kalau kerendahan menambah intake. Dari pengalaman saya, kalau saya stick pada bento White Lotus untuk lunch dan dinner, selalu aman. Semua sudah terukur untuk kondisi saya. Di Rochester, tempat Mayo Clinic, saya dinyatakan sehat setelah diperiksa tiga hari dari rencana X Ke Halaman 11 kolom 1

AFP PHOTO / Budiono

EVAKUASI : Polisi mengawal warga negara asing, untuk dievakuasi setelah terjadi kerusuhan di Komplek PT Drydock Dunia Graha kota Batam, kemarin (22/4).

JAKARTA – Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri memastikan insiden kerusuhan di perusahaan galangan kapal PT Drydock World Graha, Batam, murni kasus lokal yang terjadi karena komunikasi yang buruk di antara pekerja lokal dan asing. Insiden itu diyakini tidak akan berpengaruh pada investasi perusahaan asing di Indonesia. Kapolri optimistis kejadian tersebut tidak akan meluas ke perusahaan-perusahaan lain. ’’Khusus di company itu. Tidak (akan) meluas ke wilayah Batam lainnya,’’ katanya setelah rapat kabinet yang membahas kerusuhan Batam di Istana Wapres, Jakarta, kemarin (23/4). Rapat yang dipimpin Wapres Boediono tersebut dihadiri X Ke Halaman 11 kolom 5

Perspektif Anggaran Lemah Kirimi Surat ke Penerima Bansos Uang Rakyat Kalbar Kerap Dikorup PONTIANAK—Menguaknya akumulasi kerugian keuangan Kalbar sebesar Rp73,48 miliar hasil pemeriksaan BPK RI yang kasusnya telah dilimpahkan ke KPK, mendapat sorotan tajam dari para aktivis di daerah ini.

Kepolisian dan kejaksaan hanya memiliki political will dalam pemberantasan korupsi. Namun nihil action.

Banyak juga pejabat yang dikirim surat. Sekarang tinggal dari pihak yang menggunakan dana bansos, sudah melengkapi atau belum Deman Huri Gustria

X Ke Halaman 11 kolom 5

Paryadi

X Ke Halaman 11 kolom 1

Melihat Penangkaran Arwana yang Disebut Susno Terkait Markus

Omzet Miliaran Rupiah, Karyawan Hanya 39 Orang .HWLND PHQJXQJNDS NDVXV PD¿D pajak, mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji pernah menyebutkan adanya kasus lagi yang diduga ’’dimainkan’’ di Mabes Polri. Kasus itu lantas dikaitkan dengan sebuah perusahaan penangkaran arwana di Pekanbaru, Riau. Namanya PT Salmah Arowana Lestari. Lantas seberapa besar perusahaan itu? BUDDY S.-AZNIL F., Pekanbaru

PT SALMAH Arowana Lestari (SAL) berlokasi di sebuah kawasan sejuk di Kecamatan Muara Fajar, tepatnya di Jl Ikan Parang. Di sana, ada tembok beton

Online: http://www.pontianakpost.com/

PONTIANAK—Wali Kota Pontianak, Sutarmidji mengaku belum bisa berkomentar terhadap dugaan korupsi penyalahgunaan dana bantuan sosial Kota Pontianak sebesar Rp21,46 miliar. Dia menyerahkan penanganan persoalan itu ke Wakil Walikota. ”Mohon maaf saya tidak ada komentar karena masih belum masuk kantor. Tanya wakil wali kota saja,” ujar Sutarmidji saat

JPNN

SIAP EKSPOR: Ikan Arwana di dalam kantong plastik yang siap di ekspor oleh PT SAL ke luar negeri.

tinggi yang menjadi pembatas dengan areal perkebunan milik masyarakat sekitar. Kawasan di Jl Ikan Parang itu memang sejuk. Kanan kirinya banyak ditanami pepohonan teduh. Di sekitarnya, sangat jarang ditemui permukiman warga. Kalaupun ada, lokasinya tersembunyi di balik rerimbunan perkebunan sawit. Ketika wartawan Riau Pos (Jawa Pos Group) sudah berada di depan pintu gerbang PT SAL, beberapa petugas keamanan langsung mencegat dan bertanya dengan wajah curiga. ’’Mau ke mana, Bang?’’ tanya salah seorang penjaga keamanan itu. Setelah tahu bahwa yang datang, para penjaga tersebut mempersilakan masuk. Sebelum datang ke PT SAL, wartawan meminta izin melalui pengacara PT SAL, Jhoni Riyanto SH. Dengan diantar petugas, kami diarahkan

*Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000

X Ke Halaman 11 kolom 1

Jawa Pos Group Media


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.
Pontianak Post by Pontianak Post - Issuu