Pontianak Post Jumat, 26 Juni 2009 M / 3 Rajab 1430 H
P E RT A MA DA N T E RUT A MA DI K AL I M A N T A N B A R A T
Proses Hukum Nelayan China Tetap Berlanjut Utusan Dubes Datang, Ungkap Hubungan Baik RRC-Indonesia PONTIANAK--Dua utusan Kedutaan Besar RRC untuk Indonesia datang ke Pontianak, Kamis (25/6). Tujuannya, melihat langsung 77 nelayan asal negeri tirai bambu itu, yang ditangkap di Laut China Selatan, Sabtu (20/6). Utusan tersebut adalah Consellor Kedubes RRC, Zhang Jianxin dan Assisten To Army, Naval & Air Attache, Major Zhao Yunfei. Setibanya di Pontianak, keduanya langsung ke Stasiun Pengawasan dan Pengendalian Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (P2SDKP) Pontianak menemui nelayannya. Didampingi Kepala Stasiun P2SDKP Pontianak, Bambang Nugroho, Zhang dan Zhao berkeliling ke tempat penampungan sementara 77 nelayan RRC. Nelayan kemudian dikumpulkan. Dihadapan nelayan, Zhang mengatakan, Ke Halaman 11 kolom 5
Eceran Rp. 2.500
Pemerintah Stop Kirim TKI ke Malaysia Hanya Tenaga Formal Diizinkan JAKARTA – Pemerintah Indonesia akhirnya resmi menghentikan pengiriman tenaga kerja (TKI) sektor informal ke Malaysia. Penghentian itu dilakukan hingga selesainya pembicaraan review atas MoU mengenai
penempatan dan perlindungan TKI di Malaysia. Keputusan tersebut dicapai dalam rapat tertutup antara Menakertrans Erman Soeparno, Duta Besar RI untuk Malaysia Da’i Bachtiar, Wakil Menlu Triyono Wibowo, dan Atase Ketenagakerjaan Indonesia di Malaysia Teguh H. Cahyono di Ke Halaman 11 kolom 5
Mudjadi/Pontianak Post
PROSES DEPORTASI: Utusan Kedubes RRC berdialog dengan nelayan China di Stasiun P2SDKP Pontianak, kemarin.
Bali Paling Rawan Flu Babi RS Sanglah Isolasi Empat Warga Australia DENPASAR--Serangan virus flu babi di tanah air semakin sulit dibendung. Pulau Bali, tampaknya, menjadi sasaran utama virus H1N1 di Indonesia. Buktinya, setelah RS Sanglah mengisolasi dua pasien asing asal Australia –yang satu positif dan seorang lagi berstatus suspect influenza A (H1N1)– keNamun, di antara tujuh orang yang marin rumah sakit rujukan terbesar menjalani pemeriksaan dan screedi Bali-Nusa Tenggara itu kembali ning di ruang isolasi Nusa Indah, kedatangan tujuh warga Australia. hanya dua yang dinyatakan suspect
Prita Divonis Bebas, Pengunjung Terharu H1N1 (selengkapnya lihat grafis). Kini mereka mendapat penanganan ekstra dari para medis. Ke Halaman 11 kolom 1
BPKP Audit Kinerja KPK JAKARTA – Polemik penyadapan nomor handphone yang diduga polisi milik Rani Juliani dan Nasrudin Zulkarnaen menjadi pintu masuk untuk mengaudit Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kemarin (25/6) pimpinan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mendatangi gedung komisi di Jalan HR Rasuna Said.
Setelah bertemu dengan pimpinan KPK, Kepala BPKP Didi Widayadi mengungkapkan maksud kedatangannya ke lembaga yang memenjarakan banyak koruptor itu. ’’Kami akan melakukan audit terkait isu-isu kontroversial. Barangkali ini bisa dikembalikan ke ranah profesional,’’ jelas Didi. Kedatangan BPKP itu, lanjut dia,
juga terkait warning Presiden SBY yang menyebutkan bahwa kekuasan yang cenderung terlalu besar, apalagi tanpa control, berbahaya. Sindiran itu ditujukan kepada KPK. Menurut dia, audit meliputi dua hal. Yaitu, audit kinerja dan pertanggungjawaban keuangan, termasuk di dalamnya hibah. Ke Halaman 11 kolom 1
TANGERANG--Prita Mulyasari akhirnya bisa tersenyum ceria. Setelah menjalani proses sidang empat kali, wanita 32 tahun itu dibebaskan hakim melalui putusan sela di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang kemarin. Dalam amar putusannya, majelis hakim yang dipimpin Karel Tuppu dengan dua hakim anggota, Arthur Hangewa dan Perdana Ginting, itu secara bulat menolak dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) terhadap Prita. Ke Halaman 8 kolom 2
SUJUD SYUKUR: Prita sujud syukur setelah divonis bebas hakim PN Tangerang.
M JAKWAN/TANGERANG EKSPRES
Debat Calon Presiden yang Mulai Menarik Perhatian Pemirsa
Mega Irit Senyum, SBY Coba Guyon, Kalla jadi Bintang Gelak tawa dan kelakar memenuhi studio Metro TV, Jakarta, tadi malam. Debat capres yang mempertemukan Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono, dan Jusuf Kalla berlangsung cair dan segar. Saling menyerang, tapi tidak menjatuhkan.
DALAM debat capres kali ini, masingmasing calon mengusung bala bantuan. Dari kubu Megawati ada ketua DPP PDIP Puan Maharani dan Sekjen Pramono Anung. Prabowo Subianto yang menjadi cawapresnya tidak hadir. Begitu pula Jusuf Kalla (JK). Wiranto Agus Wahyudi/Jawa Pos yang menjadi cawapresnya tidak hadir. ISTIRAHAT: Jeda iklan dimanfaatkan capres untuk istirahat dan berkonNamun, pejabat teras Partai Golkar sultasi dengan tim kampanye.
memadati tribun pendukungnya. Antara lain Ketua Tim Kampanye Nasional Fachmi Idris, Ketua DPP Burhanuddin Napitupulu, Priyo Budi Santoso, Sekjen Soemarsono, dan Fuad Bawazier. Yang terlihat full team hanya capres Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dia datang bersama cawapres Boediono. Selain itu, Ketua Tim Sukses Nasional Hatta Rajasa datang. Begitu juga first lady Any Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono yang duduk tepat di belakang kursi SBY ketika break. Dibandingkan putaran pertama, debat capres kemarin lebih menarik dengan lontaran jokes segar. Terutama JK yang sejak awal terus memancing SBY dan Megawati dengan sindiran bernada gurauan. SBY pun tak mau kalah. Namun, Megawati cenderung pasif. Kelakar JK itu diawali sejak pemaparan visi dan misi. Mendapat giliran ketiga, JK menjelaskan tentang bagaimana upaya pengentasan kemiskinan. Dia mengatakan, lapangan kerja harus dibuka seluas-seluasnya. Yang bisa melakukannya selain pemerintah adalah
Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000
Ke Halaman 11 kolom 1
Jawa Pos Group Media