Pontianak Post

Page 1

Selengkapnya Baca Hal 16-17

Pontianak Post

Selasa 27 Oktober 2009 M / 8 Dzulqaidah 1430 H

SELEBRITAS

Tak Mau Dipoligami LANTARAN ingin dimiliki dan memiliki sepenuhnya, Rianti Cartwright tak mau dipoligami. Dia yakin, sang kekasih Alfonso Nainggolan yang biasa disapa Cas tak akan berpoligami. ’’Aku ingin dimiliki dan memiliki sepenuhnya. Aku yakin 100 persen, dia tidak akan poligami,’’ ujar Rianti. Walau secara tegas menolak poligami, mantan VJ MTV tersebut tak masalah bila perempuan lain memilih hal itu. Sebab, perempuan mempunyai pilihan mau atau tidak dipoligami. Maraknya klub poligami di Indonesia membuat Rianti khawatir. Namun, bintang Ayat-Ayat Cinta itu tak bisa menilai Rianti Cartwright apakah perkumpulan tersebut benar atau tidak. ’’Jika seseorang merasa sesuai serta sukarela menjalani, silakan saja. Kalau saya, tidak mau,’’ jelasnya. Klub poligami hadir di beberapa daerah di Indonesia seperti Papua, Jakarta, Tasikmalaya, dan Garut. Klub tersebut kali pertama berdiri di Malaysia. Kemudian merambah ke Australia, Singapura, Timur Tengah, dan Thailand. (irf/jpnn/oki)

P e rt a ma da n T e rut a ma di K al i m a n t a n B a r a t

Eceran Rp. 2.500

Pemprov Ancam Pidana Mereka sudah kita surati. Pengembalian dana itu harus tuntas pada Desember 2009. Kalau tidak dikembalikan sih, bisa lari ke situ (pidana).

Jika Dana Bansos Rp10,07 Miliar Tidak Dikembalikan

Syakirman

PONTIANAK--Pemprov Kalbar mengancam akan melakukan pidana jika pimpinan dan anggota DPRD masa bakti 2004-2009 yang meminjan dana bantuan sosial (Bansos) tidak mengembalikannya dalam

waktu 60 hari. Jumlah pinjaman yang dilakukan secara bertahap itu mencapai 10,07 miliar. Sekda Kalbar Syakirman mengakui ada sebagian dana bantuan sosial untuk Dewan Pembina Fakultas Kedokteran dan KONI Kalbar yang digunakan pimpinan dan anggota DPRD masa bakti 20042009. Walaupun tidak ada aturan yang mendasari kebijakan ini tetapi u Ke Halaman 11 kolom 1

Saya tidak tahu soal peminjaman dana itu. Karena tidak melewati sekretariat dan semuanya langsung yang bersangkutan dengan pemprov.

Bambang S

Hari Listrik NasionaL Secercah Harapan Masyarakat Kalbar untuk PLN

Selesai Syuting, Julia Roberts Nikmati Sunset

Berharap tak Ada Kenaikan TDL sebelum Pemadaman Bergilir Teratasi

BADUNG – Syuting film Eat, Pray, Love yang dibintangi artis cantik Julia Roberts kemarin (26/10) mengambil lokasi di Pantai Padang-Padang, Pecatu, Kabupaten Badung, Bali. Julia Roberts yang berperan sebagai Elizabeth Gilbert tersebut beradegan renang dengan lawan mainnya, aktor Javier Bardem, yang berperan sebagai tokoh Felipe. Terik matahari siang itu, tampaknya, tidak dirasakan oleh dua bintang Hollywood tersebut. Hanya, seperti sebelumnya, lokasi syuting itu tertutup untuk umum. Pengamanan ekstraketat menaungi pengambilan gambar film yang diproduseri aktor Brad Pitt tersebut. Setidaknya, dalam radius sekitar 500 meter, lokasi syuting telah disterilkan. Penjagaan diterapkan empat lapis. Di bagian terdepan, ada sejumlah bodyguard yang didatangkan dari luar negeri. Di lapisan kedua, para pecalang berjaga-jaga. Selanjutnya, polisi dan TNI juga ikut mengamankan.

Begitu besar harapan masyarakat Kalimantan Barat terhadap kinerja PLN di daerah ini. Memperingati Hari Listrik Nasional (HLN) ke 64 yang jatuh pada 27 Oktober 2009, PLN bisa bekerja maksimal sehingga kehandalan listrik dapat terjamin dan pemandaman bergilir dapat dieliminier. Berikut harapan mereka.

Stephanus Paiman Penanggung Jawab FRKP

u Ke Halaman 8 kolom 5

SANTAI: Julia Roberts bersama aktor Javier Bardem seusai syuting Film Eat, Pray, Love di Pantai Padang-Padang, Pecatu, Kabupaten Badung, Bali. Reuters

PERUSAHAAN Listrik Negara (PLN) Kalbar harusnya menjadikan peringatan Hari Listrik Nasional sebagai tolak ukur untuk memperbaiki pelayanannya. Sehingga tidak byar pet lagi. Alasan layangan dan mesin tua sudah sangatsangat klasik. Jika memang kondisi mesin sudah tua menjadi alasan pemadaman Stephanus Paiman listrik, seharusnya PLN bisa mencari solusi. Perusahaan bisa membuat program untuk mengajukan dana pembelian mesin baru. u Ke Halaman 11 kolom 1

Nasib Kepala BKPM Menggantung 11:28

14:47 17:33

18:42 04:06

GEMPA kembali melanda tanah air. Musibah itu kini dialami saudara kita di Sumatera Barat dan sekitarnya. Ribuan warga kehilangan sanak saudaranya. Tempat tinggal ambruk, begitu juga dengan fasilitas umum lainnya. Mari kita berdarma untuk meringankan beban mereka. Bantuan dapat disampaikan ke Redaksi Pontianak Post (Lantai 5), Graha Pena Pontianak, Jalan Gajahmada 2-4 Pontianak. Atau melalui Bank Kalbar rekening Simpeda (online) nomor 1025049523 a.n Kalbar Peduli Sumatera. Sekecil apapun bantuan Anda begitu berharga. Kami juga siap menjemput bantuan Anda. Hubungi telepon atau sms 081345653653 atau (0561) 7918676.

Pontianak Post Sumbangan Hingga Minggu (25/10) Rp 235,555,800 Sumbangan Senin (26/10) 1 Pelanggan Sari Bundo Pontianak Rp 1,400,000 2 Dharma Kasih Rp 1,150,500 3 MTS Al ikhsan Rp 1,200,000 4 Keluarga Besar Bina Mulia Rp 15,700,000 5 Panitia Pawang teknik Untan Rp 1,282,000 Jumlah Rp 20,732,500 Total Rp 256,288,300 u Ke Halaman 11 kolom 6

Gita Irawan Belum Kunjung Dilantik JAKARTA – Posisi Gita Irawan Wirjawan sebagai kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) masih menggantung. Hingga kini, keppres pengangkatan dirinya belum diteken, sehingga belum juga dilantik. Padahal, sebagian menteri di Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II sudah tancap gas merumuskan programprogramnya. Meski belum dilantik, Gita turut serta dalam rombongan pejabat pendamping Presiden Susilo BambangYudhoyono (SBY) dalam KTT ASEAN di Hua Hin, Thailand. Setelah mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma kemarin, Gita enggan berkomentar mengenai jabatannya. ’’Wah, saya tak mau berkomentar. Tanya Jubir saja,’’

katanya. Begitu mendarat, Gita langsung bergegas meninggalkan Halim. Dia tidak mengikuti rapat di ruang VIP bandara yang dipimpin presiden. Seluruh rombongan pejabat yang ikut ke Hua Hin, yakni Menteri Luar Negeri (Menlu) Marty Natalegawa, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, Menteri Perdagangan (Mendag)

Rekayasa Kasus KPK, Jaksa Agung Panggil Ritonga JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya bersuara soal rekayasa kasus yang menimpa dua pimpinan lembaga itu, Bibit Samad Rianto dan Chandra M. Hamzah. Pernyataan tersebut dikemukakan pimpinan komisi menyusul beredarnya transkrip rekaman yang memperkuat dugaan rekayasa kasus itu. Plt Pimpinan KPK Tumpak Hatorangan Panggabean mengakui keberadaan rekaman tersebut. Namun, dia tidak mau membeberkan isi transkrip rekaman itu. ”Kalau ditanya apakah rekaman itu ada, kami katakan ada sebagai salah satu bukti penyelidikan,” ucapnya di gedung komisi kemarin (26/10). Rekaman tersebut, kata dia, didapatkan dalam penyelidikan dugaan korupsi pengadaan Sistem Komunikasi Radio Terpadu (SKRT) yang melibatkan Direktur PT Masaro Radiokom

u Ke Hal 8

kolom 1

u Ke Halaman 8 kolom 1

Ketut Liyer; Sosok Penting dalam Film Eat, Pray, Love yang Dibintangi Julia Roberts

Tolak Bermain Film meski Diiming-imingi Rp 200 Juta

Dite Surendra/Jawa Pos Rdr Smrg

Nama Ketut Liyer, warga Pangosekan, Ubud, Gianyar, Bali, disebut dalam novel Eat, Pray, Love karya Elizabeth Gilbert. Kini ketika novel yang sangat laris di Amerika itu difilmkan, Liyer pernah ditawari bermain bersama Julia Roberts, sang pemeran utama. Siapa Ketut Liyer? Mengapa dia menolak tawaran itu?

OKA SURYAWAN, Gianyar

SEORANG pria uzur terlihat duduk bersila, sambil memakan buah pir yang telah dikupas kulitnya. Di sebelah kirinya duduk dengan setia salah seorang kerabatnya. Dia ikut membantu mengupaskan buah pir. Pria yang mengenakan kaus oblong putih itu tidak lain adalah Ketut Liyer yang

akrab dipanggil Mangku Liyer. Ketika didatangi Radar Bali (Jawa Pos Group), Liyer mencoba berdiri untuk menyambut. Tapi, dia seperti menahan sakit. ’’Maaf, saya menderita kencing batu. Pinggang terasa sakit kalau dibuat berdiri,” tutur suami almarhumah Ni Lami itu. u Ke Halaman 11 kolom 1

Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000

Ketut Liyer SYUTING: Julia Robert dan Javier Bardem saat syuting film Eat, Pray, Love di Pantai Padang Padang, Pecatu, Kabupaten Badung.

Jawa Pos Group Media


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.