Pontianak Post

Page 1

Pontianak Post

Selasa, 30 Juni 2009 M / 7 Rajab 1430 H

FLU BABI

P e rt a ma da n T e rut a ma di K al i m a n t a n B a r a t

Motif Antasari Tak Hanya Rani Kapolri Yakin Kejaksaan Langsung Nyatakan P-21

Kematian Capai 263 Orang JAKARTA--Jumlah kasus flu influenza A H1N1 (flu babi) terus bertambah di berbagai negara. Hingga kini, hampir 60 ribu kasus dilaporkan di seluruh dunia. Kasus kematian akibat virus flu tipe baru itu juga terus meningkat. Data yang dirilis WHO, sejauh ini tingkat kematiannya mencapai 263 orang. Kasus terbanyak masih terjadi di Amerika Serikat. Negeri Paman Sam itu telah melaporkan ada 21.449 kasus dengan 87 kematian. Diikuti Siti Fadilah Supari Meksiko dengan 8.279 kasus dan 116 kematian. Posisi selanjutnya dibuntuti Kanada dengan 6.732 kasus termasuk 19 kematian.

Eceran Rp. 2.500

JAKARTA--Satu per satu tersangka kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen semakin dekat meja persidangan. Kemarin (29/6), penyidik kepolisian melimpahkan berkas perkara tiga tersangka ke Kejaksaan Agung untuk tahap prapenuntutan.

Tiga tersangka itu adalah berkas Sigid Haryo Wibisono, Wiliardi Wizar, dan Jerry Hermawan Lo. Dengan begitu, tinggal berkas Antasari Azhar yang belum masuk. Berkasnya akan disetor terakhir. Kapolri Jendral Bambang Hendarso Danuri memastikan semua berkas akan tuntas dalam pekan ini. “Insya Allah nanti langsung P-21 (dinyatakan lengkap) karena kita sudah berkoordinasi dengan kejaksaan agung,” ujar Bambang di Mabes

Polri kemarin. Jika berkas Antasari dinyatakan lengkap (P-21) oleh jaksa, maka penyidik akan menindaklanjutinya dengan pelimpahan tahap kedua. Yakni meliputi berkas, tersangka, dan barang bukti. Selanjutnya, jaksa akan menyusun surat dakwaan untuk diajukan ke pengadilan. Setelah pelimpahan ke pengadilan, jaksa tinggal menunggu penetapan jadwal persidangan dari u Ke Halaman 11 kolom 1

Antasari Azhar

u Ke Halaman 11 kolom 1

Adrianto/Indopos

BERKAS LENGKAP: Kapolri Jendral Bambang Hendarso Danuri menjelaskan kelengkapan berkas kasus penembakan Nasrudin Zulkarnaen di Mabes Polri, kemarin. Kapolri berjanji semua berkas akan tuntas dalam pekan ini.

Djoko Tjandra PK, Jaksa Eksekusi Uang Rp 546 M JAKARTA--Djoko Soegiarto Tjandra, terpidana kasus korupsi dana hak tagih (cessie) Bank Bali, mulai melakukan perlawanan. Kemarin (29/6), melalui kuasa hukumnya, Djoko mengajukan permohonan Peninjauan Kembali (PK) melalui Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Permohonan PK yang diajukan kuasa hukum Djoko adalah atas putusan PK Mahkamah Agung Nomor 12 PK/Pid. Sus/2009 tanggal 11 Juni 2009. Dalam putusan itu, bos Grup Mulia ini dihukum dua tahun penjara dan denda Rp 15 juta subsider 3 bulan. Pihak Djoko u Ke Halaman 8 kolom 1

Rani Juliani

Calhaj Gusar, Urusan Haji Masih Tunggu Pusat Soal Fatwa Haram Vaksin Meningitis PONTIANAK--Belum adanya kepastian penggunaan vaksin meningitis membuat sejumlah calon haji (calhaj) Kota Pontianak dan sekitarnya menjadi gusar. Mereka ramai bertanya apakah vaksinasi masih diberlakukan atau tidak. “Sampai sekarang kita belum bisa memberi kepastian, apakah vaksinasi meningitis masih diberlakukan atau tidak. Kita masih menunggu informasi dari pusat,” kata Masri kepada Pontianak Post, Senin (29/6)

kemarin. Jawaban ini terpaksa disampaikan Masri SAg, Kepala Staf Bagian Kepenghuluan dan Haji di Kantor Urusan Agama Pontianak Kota, kepada para calhaj terkait pro kontra penggunaan vaksin meningitis yang diyakini mengandung enzim babi. Meski sempat didatangi calhaj, bukan berarti mereka lantas mengundurkan niat untuk pergi berhaji hanya gara-gara vaksin meningitis. Musim haji tahun ini, jumlah calhaj untuk Kecamatan Pontianak Kota adalah 201 orang atau naik 30 persen dari tahun lalu, 148 orang calhaj. u Ke Halaman 8 kolom 5

Ke Kampung Jamaah An Nasir yang Sudah Bersiap Sambut Ramadan

Pastikan Hari Lebaran Rabu dan Kamis Jamaah An Nasir di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, sering menjadi berita menarik karena selalu berbeda dalam memulai awal puasa dan Lebaran. Kini, meski Ramadan kurang sekitar dua bulan lagi, mereka sudah bersiap-siap.

AGUNG P. ISKANDAR, Gowa TAK sulit mengenali jamaah An Nasir. Yang pria berjubah hitam, rambut dicat pirang, dan mengenakan serban di kepala yang bagian atapnya lancip. Yang wanita mengenakan burqa yang menutupi Agung Putu Iskandar/Jawa Pos hampir seluruh wajah dan hanya terbuka PIRANG: Ustadz Rangka (tengah) bersama dua anggota jamaah An Nasir di di bagian mata. Mawang, Gowa.

Permukiman jamaah tersebut terletak di Kabupaten Gowa, sekitar 10 kilometer ke arah barat Kota Makassar. Persisnya di Desa Mawang, Kecamatan Bontomarannu. Letaknya sebenarnya tidak terlalu terpencil. Bahkan, desa mereka dilalui jalan poros Malino, sebuah jalan provinsi di Sulawesi Selatan. Tak sampai satu kilometer memasuki Desa Mawang, ciri khas anggota jamaah mulai tampak. Bocah sepuluh tahunan berambut gondrong dengan ujung rambut dicat pirang terlihat berkeliaran. Tampaknya, kewajiban untuk gondrong dan pirang tak hanya dikenakan pada orang dewasa, anak-anak pun harus menaati hal itu. Semakin jauh masuk ke desa, penjaga toko, montir, pedagang sayur, dan petani dengan ciriciri serupa semakin banyak terlihat. Sebelum mencapai kompleks permukiman, akan terlihat banyak petak sawah dan toko-toko

Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000

u Ke Halaman 11 kolom 5

Jawa Pos Group Media


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.