Pontianak Post

Page 1

Pontianak Post

Rabu, 31 Desember 2008 M / 3 Muharram 1430 H

SELEBRITI

Tahun Baru di Jakarta Artis cantik Bunga Citra Lestari sepertinya sudah kehabisan uang sehingga merayakan tahun baru kali ini hanya di Jakarta. Pasalnya, waktu menikah kemarin, Bunga dan Ashraff menghabiskandana ratusan juta untuk biaya pernikahannya. “Tahun baru kumpul sama Ashraff dan keluarganya. Karena kemarin waktu bulan madu waktunya hanya berdua denganAshraff aja,” kata Bunga di studio 6 RCTI, Kebun Jeruk, Jakarta Bunga Citra Lestari Barat, kemarin. Meskipun tidak bisa merayakan tahun baru ke luar negeri ataupun ke luar kota, Bunga tidak merasa sedih.

P e rt a ma da n T e rut a ma di K al i m a n t a n B a r a t

Kisah Man of The Year yang Sebenarnya

Pribadi Lengkap ala Hoping Ciak Kuping SIAPA ”Man of The Year” pilihan saya? Pasti ini: Bernard Lawrence Madoff. Panggilan akrabnya Bernie. Pernah disindir dengan nama ”Madman” (orang gila), gara-gara ada kata ”mad” di nama belakangnya. Padahal, Madoff itu sebenarnya harus dibaca ”Maydoff”. Bukan saja karena dia telah mendapat gelar sebagai ”penipu perorangan terbesar dalam sejarah kehidupan

manusia” dengan nilai Rp 600 triliun. Tapi, juga karena pribadinya yang lengkap. Dialah yang dalam 70 tahun sejak kelahirannya di New York memberi contoh sempurna dalam kehidupan nyata di dunia. Pernah sangat miskin (jadi penjaga pantai), pernah sangat kaya (rumah-rumahnya bernilai sekitar Rp 600 miliar). Pernah sangat baik, pernah sangat jahat. Pernah sangat dermawan, pernah sangat kikir. Pernah

O l e h

Dahlan Iskan

memberikan keuntungan besar (ada kliennya yang sambil tidur saja dapat untung Rp 20 miliar per tahun), pernah membuat kerugian besar (seorang klien kehilangan uang Rp 5 triliun). Pernah hidup dengan kebebasan (begitu banyak rumahnya, termasuk yang menghadap lautan bebas), pernah dalam tahanan (sekarang). Pernah membuat orang yang mestinya mati itu bisa mempertahankan hidup (dia banyak membantu rumah

REUTERS/Mohammed Salem (GAZA)

TEWAS: Dua kakak beradik Lama Hamdan dan Haya tewas akibat serangan brutal Israel kemarin di Beit Hanoun, Jalur Gaza kemarin.

11:47 15:13

17:52 19:06 04:20

TAHUN BARU ISLAM

Pemilu Jangan Putuskan Silaturahmi JAKARTA – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kemarin melakukan tabligh akbar menyambut tahun baru Islam 1430 H. Dalam kesempatan itu presiden meminta semua komponen bangsa bersiap menyambut tahun baru 1430 H dan 2009 M yang merupakan tahun pemilu. SBY meminta semua pihak menjaga pemilu dengan penuh tanggung jawab. Dengan demikian, kompetisi lima tahun sekali ini tidak merusak sendi-sendi persaudaraan dan tali silaturahmi. ”Meskipun ada kompetisi, itu wajar dalam sebuah demokrasi, tapi jangan pernah memutus tali silaturahmi. Jangan! Persaudaraan kita insya Allah abadi, sesama umat Islam, sebangsa dan setanah air,” ujar SBY dalam sambutannya kemarin. u Ke Halaman 11 kolom 1

u Ke Halaman 11 kolom 1

Kapal Tempur Israel Tabrak Kapal Bantuan

u Ke Halaman 11 kolom 5

“Sesungguhnya shalat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktu­nya atas orang-orang yang ber­ iman.” (An-Nisa’: 103)

sakit), pernah pula membuat orang bunuh diri (seorang kliennya bunuh diri minggu lalu karena tidak tahan kehilangan uang besar). Dia pernah bohong (bagaimana sebenarnya dia menjalankan bisnis ini), tapi dia juga pernah sangat jujur (sebelum ditahan dia membisikkan kata-kata jujur kepada stafnya mengenai bisnis jenis apa yang sebenarnya yang dilakukan itu, lewat kata-katanya

GAZA CITY--Upaya Israel membuat bangsa Palestina menderita seperti tidak ada batasnya. Tak hanya mengguyur Gaza dengan bom dengan jet tempur tanpa henti selama empat hari, kapal-kapal Israel juga menyerang pihak mana saja yang mencoba memberikan bantuan kepada korban serangan yang sudah menewaskan 375 orang itu. Kemarin (30/12) kapal patroli Israel menembaki dan menabrak kapal yang ditumpangi 16 aktivis kemanusiaan dari LSM Free Gaza Movement yang membawa bantuan medis. Kapal bernama The Dignity itu berusaha menerobos blokade penjagaan Israel di laut tengah untuk mengirimkan bantuan obatobatan seberat tiga setengah ton. Elize Ernshire, salah satu aktivis yang ikut u Ke Halaman 11 kolom 1

Deadline Sunset Policy Diundur Akibat Pendaftar Membeludak JAKARTA – Kebijakan penghapusan sanksi pajak atau sunset policy yang seharusnya berakhir hari ini, 31 Desember 2008, diperpanjang pemerintah. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan sunset policy diperpanjang dua bulan sampai Februari 2009. Keputusan itu diambil untuk memberikan kesempatan terakhir kepada wajib pajak yang belum sempat memanfaatkan fasilitas

keringanan tersebut. Sri menyampaikan keputusan tersebut setelah dipanggil Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Presiden kemarin (30/12). Selain Sri, Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro serta Ketua Badan Pusat Statistik (BPS) Rusman Heriawan juga dipanggil mendadak oleh presiden. Menurut Ani, sapaan Sri Mulyani, dalam pertemuan itu, presiden meminta evaluasi kebijakan-kebijakan perekonomian yang telah dikeluarkan selama 2008, termasuk soal sunset policy. Pemerintah akan memper-

panjang sunset policy karena membeludaknya pendaftaran wajib pajak pada detik-detik akhir penutupan sunset policy 2008. ’’Sunset policy akan diperpanjang sampai Februari. Tapi, jangan tunggu sampai 28 Februari lagi. Ini adalah (perpanjangan) yang terakhir,’’ ujarnya. Perpanjangan tersebut, menurut dia, memerlukan landasan hukum yang kuat. ’’Kami cari landasan hukum yang paling kuat supaya masyarakat kita sebagai pelaksana bisa jalan,’’ ungkapnya. Landasan hukum yang dimaksud, kata dia, bisa dikeluarkan dalam bentuk

perpu. Perpanjangan tersebut, lanjut Ani, akan diimbangi dengan sosialisasi penuh di berbagai daerah. Petugas pajak akan bertemu langsung dengan para wajib pajak individual serta para pelaku lainnya. ’’Banyak yang merasakan bahwa mereka terpanggil untuk menjadi wajib pajak,’’ ungkapnya. Penerimaan pajak saat ini, kata dia, sudah mencapai 7 persen di atas target. Saat ini masih dihitung lebih detail untuk segera dilaporkan kepada presiden setelah penutupan tahun buku. u Ke Halaman 11 kolom 5

Jelang Sumpah, Hakim Agung Sepuh Ambruk

Sindikat Heroin Afrika Modifikasi Aksi

JAKARTA – Penolakan batas usia hakim agung usia 70 tahun oleh berbagai kalangan selama ini seperti menemui pembenaran. Kemarin (30/12) menjelang pembacaan sumpah jabatan enam hakim agung baru terjadi insiden kecil. Wakil Ketua MahkamahAgung (MA) HarifinA Tumpa yang sedianya melantik enam pengadil baru itu terjatuh. Melihat tubuh sosok 66 tahun tersebut lunglai, beberapa hakim agung di sampingnya berusaha menahan Harifin. Karena insiden itu, prosesi pelantikan tertunda beberapa saat. Beberapa petugas kemudian berdatangan menolong hakim sepuh itu. Dia didudukkan di kursi. Hanya jeda beberapa saat, setelah Harifin mampu berdiri lagi, prosesi pelantikan kembali berlanjut. Namun, Harifin terpaksa

Tetap Jebak Perempuan WNI

u Ke Halaman 11 kolom 5

Fery Pradolo/Indo Pos

BARANG BUKTI: Puluhan barang bukti kejahatan yang berhasil disita selama tahun 2008 digelar di Ruang Rapat Utama Mabes Polri, Jakarta.

JAKARTA – Sindikat narkoba internasional jaringan Afrika Barat terus bergerilya untuk memuluskan aksi mereka di Indonesia. Tak hanya memacari atau bahkan menikahi perempuan Indonesia yang pada waktunya akan difungsikan sebagai kurir, kini mereka telah memodifikasi aksinya dengan mencari perempuan Malaysia

beretnis Tionghoa. Perempuan itulah yang nanti dikirim ke Tiongkok untuk menyelundupkan heroin. ”Itu modus terbaru mereka. Kami berhasil menahan dua perempuan warga Malaysia keturunan,” kata Kalakhar Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Gories Mere dalam jumpa pers akhir tahun di Mabes Polri kemarin (30/12). Sindikat itu mengurangi pemakaian jasa perempuan Indonesia. u Ke Halaman 11 kolom 1

Lima Tahun Para Guru Besar UI Bermusik Jazz

Sulit Bikin Lagu karena Tak Biasa Celetukan Sebagai guru besar Universitas Indonesia (UI), mereka termasuk orang-orang yang sibuk dalam kegiatan akademis di kampus. Namun, berkat komitmen dan kecintaan pada musik, The Prof, kelompok band yang didirikan para profesor itu, sudah lima tahun eksis.

Erika Octaviana Sari, Jakarta DENGAN setelan baju warna dominan hitam, para personel band itu tampil energik membawakan Erika Octaviana Sari/Jawa Pos lagu-lagu mereka. Beberapa kali pe- BARU SATU ALBUM: Prof Dr Sarlito Wirawan Sarwono (kiri) dan para personel nonton yang memadati pusat perbe- band The Prof saat unjuk kebolehan di depan publik.

lanjaan di kawasan Jakarta Selatan tersebut bertepuk tangan. Mereka seperti ingin memberi semangat kepada para awak band yang beberapa di antaranya sudah berambut putih dan berkacamata itu. Selama satu jam penuh itu, mereka membawakan 10 lagu. Meski sudah cukup sepuh, sambil memegang alat musik, beberapa di antara mereka tak sungkansungkan menggoyangkan pinggul. Mengikuti irama musik jazz yang mengalun lembut. Hari itu (14/12) tak banyak penonton yang mengira bahwa 10 musikus tersebut adalah para profesor yang sehari-hari bergulat dengan berbagai disiplin ilmu di Universitas Indonesia (UI). The Professor Band, nama band itu, memang kumpulan profesor yang gemar bermusik. Menurut Prof Dr Paulus Wirutomo MSc, The Prof, singkatan The Professor Band, resmi dibentuk pada 2003. Namun, cikal bakal terbentuknya band itu berlangsung sejak beberapa tahun sebelumnya. ’’Awalnya hanya ingin mengisi acara wisuda di FISIP

Online: http://www.pontianakpost.com/ *Mempawah, Sambas, Singkawang, Bengkayang Rp 2.500 *Landak, Sanggau, Sintang Rp 3.000 *Ketapang Rp 3.000 *Kapuas Hulu Rp 3.000

u Ke Halaman 7 kolom 1

Jawa Pos Group Media


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.