SELASA
ECERAN Rp4.500 LANGGANAN Rp120.000 (Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)
26 MEI 2015 | 8 SYAKBAN 1436 | 44 HALAMAN
Presiden Janji Tak Intervensi
INTERNET
TEMUI PRESIDEN: Sembilan perempuan yang tergabung dalam tim panitia seleksi (pansel) calon pimpinan KPK konferensi pers usai menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (25/5/2015). Pansel KPK menyatakan kesiapan untuk proaktif menjaring calon komisioner.
JAKARTA (RP) - Panitia Seleksi Komisioner KPK sudah mulai bekerja. Pasca bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (25/5), Pansel KPK menyatakan kesiapan untuk proaktif menjaring calon komisioner. Langkah tersebut dilakukan guna mengantisipasi sepinya pendaftar. Ketua Pansel KPK Destry Damayanti menegaskan kalau bukan hanya pansel yang bisa mengajak tokoh-tokoh terteFntu untuk mendaftar. Seluruh masyarakat Indonesia yang Baca Presiden Halaman 2
Golkar Pastikan Ikut Pilkada Serentak Laporan JPNN, Jakarta
KONFLIK Partai Golkar mulai menemui titik terang. Meski masih bersifat untuk jangka pendek, jalan islah antara kubu Aburizal Bakrie (Ical) dan Agung Laksono ini mulai terlihat. Kondisi ini
Kurs Rupiah
menjadikan Partai Golkar optimis ikut pilkada serentak 9 Desember mendatang. Kepastian adanya kesepakatan awal islah itu setelah Ketua Umum DPP Golkar hasil Munas Ancol, Agung Laksono bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kal-
25 Mei 2015
13.252,00
14.557,32
9.901,37
3.677,03
SUBUH 04.43
ZUHUR 12.11
ASAR 15.36
MAGRIB 18.17
ISYA 19.30
la (JK) malam tadi. Usai pertemuan, Agung mengaku sudah terjadi kesepakatan islah dengan kubu Munas Bali. Untuk diketahui, sebelumnya JK juga sudah bertemu dengan Ketua Umum DPP Golkar hasil Munas Bali, Aburizal Bakrie yang didampingi
Sekjen Idrus Marham. “Terdapat kesepakatan awal dalam menyusun sebuah kesepakatan bersama antara kubu Munas Ancol dengan kubu Munas Bali,” kata Agung usai bertemu dengan JK di kediaman Wapres, Menteng Jakarta, Senin malam
JAKARTA (RP) - Kasus beras plastik benar-benar membingungkan. Kapolri Jenderal Badrodin Haiti juga mulai meragukan kebenaran adanya beras plastik yang beredar di masyarakat. Baca Kapolri Halaman 2
tidak sampai mengganggu. Tetapi justru dengan kesepakatan ini ada satu pintu bersama yang menjamin nama-nama yang bakal diusung Partai Golkar bisa ikut pilkada,” jelas Agung. Baca Golkar Halaman 11
Menpora Belum Penuhi Permintaan Wapres
Rengat 6 mnt, Bangkinang +2 mnt, Tembilahan 7 mnt, Pasirpengaraian + 4 mnt, Bengkalis -3 mnt, Selatpanjang 5 mnt, Pangkalankerinci - 2 mnt, Siak SriIndrapura 2 mnt, Bagansiapiapi +2 mnt, Telukkuantan +2 mnt.
Kapolri Ragukan Beras Plastik
(25/5). Dengan kesepakatan itu, kata dia, maka dipastikan Golkar akan tetap bisa ikut pilkada serentak. “Partai Golkar dipastikan bisa ikut (pilkada serentak, red), karena itu harus diatur sedemikian rupa, sehingga adanya perselisihan ini
INTERNET
BERI KETERANGAN: Wakil Presiden Jusuf Kalla (dua kiri) didampingi Wakil Ketua Umum PSSI Hinca Panjaitan (kiri), Ketua Dewan Kehormatan PSSI Agum Gumelar, dan Ketua KOI Rita Subowo memberi keterangan pers kepada awak media di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (25/5/2015).
10 WNI Gagal Bebas PHNOM PENH (RP) - Pembebasan 11 WNI asal Meranti, yang masih dituntut perusaAfni haan judi online Dai Long, Ka- Zulkifli mboja, masih berlangsung alot. Setelah proses negosiasi ‘’meja’’ yang deadlock, Sabtu (23/5) lalu, KBRI melakukan upaya diplomasi antar negara. Hingga Ahad siang (24/5), negosiasi yang dimulai dengan nota protes dan nota diplomatik pada Pemerintah Kamboja itu, sempat menemui titik terang. ‘’Jaksa Kandal berjanji akan melepaskan 10 orang WNI lagi tanpa syarat apapun. Hari ini (kemarin, 25/5, red)’’ ungkap Pitono pada Riau Pos Group (RPG).
‘’Saya sudah sangat gembira dan menyiapkan mobil untuk menjemput mereka. Targetnya bisa pulang bersama dengan 13 lainnya hari Rabu nanti,’’ tambah Pitono. Namun ternyata, janji Kepala Kejaksaan Kandal tak terbukti. Kemarin siang, Pitono mendadak dapat kabar mengejutkan. Karena Jaksa Kandal memang mau membebaskan 10 orang dan tetap melanjutkan proses hukum pada Jefry. Namun paspor 10 WNI tersebut ditahan, kasus hukum dilanjutkan dan mereka tidak
JAKARTA (RP) - Kisruh persepakbolaan Indonesia membuat Istana turun tangan. Pembekuan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) membuat Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) prihatin. Atas dasar itu JK mempertemukan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nachrawi dan pengurus PSSI. JK minta Menpora mencabut pembekuan induk sep akbola itu. Menpora menanggapi permintaan JK ini Baca Menpora Halaman 11
Tahap Awal, Rp230 M Dana Desa untuk Riau PEKANBARU (RP) - Pemerintah mengucurkan dana desa dalam tiga tahapan. Untuk Provinsi Riau, tahap awal dikabarkan baru sebesar Rp230 miliar. Namun apakah sudah ditransfer atau belum, Pemprov Riau hingga kini belum mengetahui. Pasalnya pengiriman langsung ke kas daerah kabupaten. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappe-
da) Provinsi Riau M Yafiz menjelaskan, dirinya belum mengetahui bagaimana detilnya anggara itu dikirim ke 10 kabupaten di Riau. “Kalau tidak salah, dana transfer untuk desa sebesar Rp230 miliar pada tahap awal 2015 ini untuk Riau,” kata Yafiz dikonfirmasi, Senin (25/5). Baca Tahap Halaman 11
Baca 10 WNI Halaman 8
Kasus Meranti Jadi Taruhan Martabat Indonesia
KBRI FOR RPG
BERTEMU KBRI: Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir (dua kanan) bertemu dengan pihak KBRI Kamboja, beberapa waktu lalu. Pemulangan 13 WNI masih tertunda karena keterangan mereka masih diperlukan untuk menyelamatkan 11 WNI lainnya.
REDAKTUR: EDWAR YAMAN
PHNOM PENH (RP) - Sebanyak 10 Warga Negara Indonesia (WNI) asal Kepulauan Meranti, Riau, saat ini masih dituntut perusahaan judi melakukan tindakan penipuan di Kamboja. Berdasarkan hasil negosiasi, kasus ini baru bisa diselesaikan dengan sejumlah uang ganti rugi. Namun misi KBRI Kamboja telah berubah. Kasus WNI Meranti, akan menjadi kunci penting perlindungan hukum bagi ribuan WNI lainnya di Negeri Seribu Pagoda. Terutama bagi mereka yang beker-
ja di lokasi-lokasi perjudian yang rawan kejahatan. Konsentrasi staf KBRI di Kamboja, Senin (25/5), masih untuk mengurus kelanjutan kasus WNI asal Meranti. Apalagi saat ini perusahaan judi masih melakukan penuntutan hukum pada 11 WNI lainnya. Staf politik EK Sophoeun, warga negara Kamboja yang menjadi salah satu tim negosiator pembebasan WNI asal Meranti, sejak pagi terlihat serius Baca Kasus Halaman 8
website: www.riaupos.co | e-Paper: epaper.riaupos.co | email: redaksi@riaupos.co | majalah: www.majalah.riaupos.co
TATA LETAK: MEGA