SENIN
ECERAN Rp4.500 LANGGANAN Rp120.000 (Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)
14 DESEMBER 2015 | 2 RABIUL AWAL1437 | 40 HALAMAN
Gila. Jadilah Indra Itu. Bah UMUR Indra Gunawan sudah 25 tahun, tapi kuliahnya belum selesai. Indra nyangkut di semester XII untuk prodi yang sangat bergengsi: fisika material. Boleh dikata, Indra sudah nyaris lulus. Tinggal satu kedipan lagi. Tapi, ketika saya
tanya, lewat SMS, apakah bertekad akan menyelesaikannya, Indra hanya mengirim simbol ini: ????. Sebenarnya Indra tidak mengalami kesulitan apa-apa. Baik uang maupun otak. Kesulitannya hanya satu: waktu. Kini In-
dra sangat sibuk dengan risetnya, penemuannya, dan cita-citanya. Otaknya sangat cemerlang. Sejak SMA di Medan, Indra sudah memenangi olimpiade fisika. Oh, ada kesulitan satu lagi: tanggung jawab. Indra merasa harus bertanggung
47
jawab untuk dana penelitian yang diberikan teman saya yang kaya dan dermawan: Sandiaga Uno. Saat itu Indra lagi meneliti beberapa material yang kalau dikomposisikan Baca Gila Halaman 8
Hasil Sementara Pleno PPK Laporan TIM RIAU POS, Pekanbaru redaksi@riaupos.co.id
MINUS Kepulauan Meranti, semua kabupaten/kota yang menggelar pilkada serentak di Baca Pemenang Halaman 11
SUMBER:PLENO TINGKAT PPK/GRAFIS:AIDIL ADRI
Kurs Rupiah 13 Des 2015 13.914,00
15.294,96
9.842,95
3.208,17
Riau Jangan Jadi Penonton Bersiap Hadapi MEA Empat Pilar MEA
SUMBER: YAHOO!FINANCE
SUBUH 04.41
ZUHUR 12.07
ASAR 15.32
MAGRIB
ISYA
18.09
19.23
Rengat 6 mnt, Bangkinang +2 mnt, Tembilahan 7 mnt, Pasirpengaraian + 4 mnt, Bengkalis -3 mnt, Selatpanjang 5 mnt, Pangkalankerinci - 2 mnt, Siak SriIndrapura 2 mnt, Bagansiapiapi +2 mnt, Telukkuantan +2 mnt.
Akhir Tahun yang Manis DUBAI (RP) – Pukulan telak Mohammad Ahsan yang mengarah ke badan tak bisa diantisipasi oleh pebulutangkis Cina, Chai Biao. Poin didapat dan game pun selesai pada menit 53. Pasangan ganda putra terbaik Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan pun didapuk menjadi juara di BWF Super Series Final 2015, setelah menundukkan pasangan Cina, Chai Biao/Wei Hong Baca Akhir Halaman 11
Siap-siap, Listrik Padam 4 Jam Puluhan tahon dah kami macam ni... 2016 Diprediksi Kemarau Panjang Jerebu lagi lah tu... Riau Jangan Jadi Penonton
Maklumlah, nak maen belom bise...
REDAKTUR: EDWAR YAMAN
IMAM HUSEIN/JAWA POS/JPG
BERI PENGHARGAAN: Menko Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani (3 kiri) didampingi Ketua DPD Irman Gusman (dua kiri) memberikan tanda penghargaan Dwija Praja Nugraha kepada Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Gubernur Banten Rano Karno dan beberapa kepala daerah lainnya saat perayaan HUT ke-70 PGRI di Gelora Bung Karno, Jakarta, Ahad (13/12/2015).
PEKANBARU (RP) - Akhir tahun ini, sebuah regulasi ekonomi baru akan dijalankan bersama negara-negara ASEAN. Termasuk Indonesia dalam sistem Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Secara umum, MEA memberikan fasilitas untuk mengekspor seluas-luasnya. Baik itu barang, jasa hingga tenaga kerja ke masing-masing negara yang tergabung dalam kesepakatan sistem regional ini. Termasuk Indonesia maupun Riau yang ada di dalamnya. Siap tidak siap, MEA tidak bisa dihindarkan, harus dihadapi. Plt Gubernur Riau (Gubri) Arsyadjuliandi Rachman Baca Riau Halaman 8
MEA 2015 merupakan sebuah proses, bukan sebuah iven. Proses tersebut pada intinya akan membuat ASEAN menjadi semakin atraktif, berdaya saing tinggi." n ARSYADJULIANDI RACHMAN PLT Gubernur Riau
Pilar 1
Pilar 2
Pasar tunggal dan berbasis produksi
Kawasan ekonomi yang berdaya saing
Pilar 3
Pilar 4
Integrasi dengan ekonomi global
Pembangunan ekonomi yang merata
Tunjangan Guru Tak Dihapus Dua Kali Puan Tanya, Boleh Teruskan Pidato Tidak? JAKARTA (RP) - Yang ditunggu tidak datang, yang menggantikan pun jadi kena getah. Itulah yang terjadi dalam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-70 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Ahad (13/12). Puluhan ribu guru berkostum putih-hitam yang memadati Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, kemarin sepertinya kecewa karena Presiden Joko Widodo (Jokowi) batal hadir. Dan, ke-
datangan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani pun, tampaknya tidak bisa menghapus kekecewaan tersebut. Itu terlihat dari respons mereka. Sejak nama Puan disebut pembawa acara sampai ketika membuka salam sebelum membaca pidato, berkali-kali disambut teriakan huuuu. Teriakan itu menggema dari tribun yang ditempati para
guru di stadion berkapasitas sekitar 100 ribu orang tersebut. Di atas pentas Puan pun sampai geregetan. “Saya boleh meneruskan (membaca pidato Jokowi, red) apa enggak?” kata Puan. Dia sampai mengulang dua kali. “Saya boleh meneruskan atau tidak,” sambungnya. “Boleh, para guru menyahut.” Baca Tunjangan Halaman 2
website: www.riaupos.co | e-Paper: epaper.riaupos.co | email: redaksi@riaupos.co | majalah: www.majalah.riaupos.co
TATA LETAK: MEGA