Riau Pos
politika jumat, 5 oktober 2018
jumat, 5 OKTOBER 2018 25 muharam 1440
BANGUN NEGERI BIJAKKAN BANGSA
28 HALAMAN
l langganan & pengaduan (0761) 64637, HP +62 823 8440 9900 l ECERAN rp4.500 l LANGGANAN Rp120.000/bulan (Luar Kota Tambah Ongkos Kirim)
halaman 12
Golkar Pecat Tiga Kadernya yang Mendukung Prabowo-Sandiaga JAKARTA (RP) - Partai Golkar memecat tiga kadernya yakni Cupli Risman, Fadhly, dan Arsi Divinibum karena mendeklarasikan diri mendukung pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019. Padahal, partai beringin ini sudah resmi melabuhkan dukungan ke pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin. “Atas pertimbangan di atas, rapat DPP Partai Golkar tanggal 3 Oktober 2018 yang dipimpin Ketua Umum DPP Partai Golkar memutuskan memberikan sanksi berupa pemberhentian sebagai anggota Partai Golkar dan pencabutan NPAPG kepada saudara Fadhly, saudara Cupli Risman, dan saudara Arsi Divinibun,” kata Sekjen Partai Golkar Lodewijk Fredrich Paulus di DPP Partai Golkar, Rabu (3/10). Fadhly merupakan caleg DPR RI Dapil Jatim V, Cupli Risman caleg DPRD Dapil DKI Jakarta IV dan Arsi Divinibun adalah anggota Partai Golkar. Lodewijk mengatakan, keputusan itu diambil berdasarkan beberapa pertimbangan di internal partai. Di antaranya pertimbangan Majelis Etik Partai Golkar. “Majelis Etik Partai Golkar yang
menyampaikan rekomendasi atas pelanggaran etik yang dilakukan kader Partai Golkar melalui surat Nomor 013/ME/GOLKAR/x/2018 tanggal 2 Oktober 2018,” ungkap dia. Lodewijk menegaskan, yang dilakukan Cupli, Fadhly, dan Arsi telah melanggar keputusan dan aturan partai beringin. Serta membangkang pada aturan AD dan ART. “Bertentangan dan membangkang pada kebijakan Partai Golkar yang secara resmi telah mendukung pencalonan Pak Joko Widodo sebagai Capres 2019,” ucapnya. Sebelumnya, Forum Caleg Golkar mendeklarasikan diri mendukung pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno di Pilpres 2019. Padahal Golkar sudah resmi mendukung pasangan Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin sebelum masa pendaftaran capres-cawapres beberapa waktu lalu. Ketua DPP Partai Golkar Bidang Media dan Penggalangan Opini Ace Hasan Syadzily menjelaskan, dalam video deklarasi tersebut sebenarnya hanya terdapat dua caleg resmi Partai Golkar. Dua orang itu, kata dia, tidak mewakili sikap partai beringin. (int/wws)
Caleg Muda Jangan Takut Pencitraan JAKARTA (RP) - Para caleg muda generasi milenial harus berani tampil pada Pemilu 2019. Hal tersebut dikatakan Direktur Eksekutif Centre for Electoral, Hadar Nafis Gumay di depan peserta program Kader Bangsa Fellowship Program (KBFP) angkatan 8. Hadar Nafis mengatakan, secara umum yang perlu diingat pemimpin muda adalah harus dapat melakukan konsolidasi. “Jangan sampai pemimpin muda ini terkotak-kotak karena peluang untuk menampilkan jati diri semakin rendah,” kata dia. Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI itu juga sempat menyarankan penggunaan sistem pemilu proporsional terbuka dalam pemilihan anggota legislatif pada pemilu serentak 2019. Dia lebih setuju masyarakat bisa menentukan langsung siapa wakil rakyat yang mereka inginkan. Sebab, jika pemilu proporsional tertutup, tidak lagi ada nama caleg di surat suara, hanya lambang partai. “Ini tidak baik, karena jika kita memilih partai, lantas wakil rakyat
yang ditentukan oleh partai ternyata orang-orang yang sebenarnya tidak terlalu kita inginkan,” ujarnya. Sementara itu, di era yang serba digital, media sosial menjadi salah satu faktor penentu. Jumlah pengguna internet di Indonesia meningkat signifikan. Peran media sosial tidak dapat dikesampingkan. “Dunia media sosial bukan lagi dunia yang terpisah karena telah mempengaruhi kehidupan sehari-hari,” kata Direktur Eksekutif Digitroops, Fahd Pahdepie. Fahd memberikan masukan kepada calon legislatif agar tidak takut disebut melakukan pencitraan. Sebagai bagian untuk meyakinkan publik, upaya pencitraan sangat wajar dan sah dilakukan. “Pertama yang harus dilakukan, bilang pada diri sendiri kalau itu memang pencitraan. Kenapa kita harus menolak disebut pencitraan padahal itu sah dan boleh dilakukan karena memang ruangnya. Jangan takut dibilang pencitraan,” tegas Fahd. (yuz/jpg)
Hoax Tidak Jadi Alat Politik PEKANBARU (RP) - Wakil Ketua DPRD Riau Kordias Pasaribu mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh dengan berita hoax. Menurut dia, saat ini hoax menjadi ancaman terbesar yang dapat memecah belah bangsa. Apalagi, tahun ini merupakan tahun yang sangat rawan. Mengingat Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 akan dilaksanakan sebentar lagi. “Melihat situasi belakangan, saya mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar cek dan ricek. Jangan sampai kita larut dalam sebuah informasi yang sama sekali belum tentu kebenarannya,” kata Kordias kepada Riau Pos, Kamis (4/10). Hal yang sama juga ia alamatkan kepada seluruh peserta Pemilu. Agar tidak memanfaatkan hoax untuk kepentingan pribadi. Ia meminta, jangan mengorbankan masyarakat
dengan informasi bohong untuk mengeruk keuntungan. Hal itu merupakan sebuah tindakan amoral yang bisa merugikan banyak pihak. “Ini perlu menjadi perhatian kita semua dan ini sangat serius. Kita harus hentikan hoax jika tidak akan merusak serta mengancam negara yang kita cintai ini. Hoax tidak pandang bulu. Bisa saja dilakukan oleh orang tua, remaja, perempuan, laki-laki. Maka kita harus waspadai ini,” ucapnya. Terakhir, legislator asal Kota Pekanbaru meminta agar semua unsur bersatu padu untuk memerangi hoax. Bila perlu, lanjut Kordias, hilangkan dulu perbedaan pilihan politik. Dengan begitu, Riau khususnya bisa selamat dari ancaman hoax yang mendatangkan perusahaan sesama anak bangsa.(nda)
BOY SLAMET/JPG
KOKOH: Masjid Terapung yang jadi ikon Kota Palu masih tampak kokoh di pinggir Pantai Talise, Kamis (4/10/2018). Wilayah di sekitarnya porak-poranda akibat gempa dan tsunami yang mengguncang Sulawesi Tengah pada 26 September lalu.
afiat ananda/riau pos
RAPAT: Ketua KPU Riau Nurhamin (tiga kiri) saat memimpin rapat koordinasi masa kampanye bersama Bawaslu, Polda Riau dan parpol peserta Pemilu 2019 di Kantor Bawaslu Riau, Jalan Gajah Mada, Kamis (4/10/2018).
Caleg Pasang APK Harus Izin KPU Laporan AFIAT ANANDA, Pekanbaru Komisi Pemilihan Umum (KPU), Bawaslu dan Polda Riau melaksanakan rapat koordinasi bersama partai politik (parpol) peserta Pemilu, Kamis (4/10). Rapat yang berlangsung di Kantor KPU Riau, Jalan Gajah Mada itu membahas teknis masa kampanye. Di antaranya adalah pemasangan titik alat peraga kampanye (APK) hingga disain APK yang wajib diserahkan parpol hari ini, Jumat (5/10). Dari hasil rapat tersebut didapati beberapa kesimpulan. Yakni titik
pemasangan APK yang diatur oleh KPU, teknis pemasangan APK yang wajib diketahui KPU serta jadwal pencetakan APK yang nantinya diserahkan kepada parpol. “Kami masih menunggu disain APK dari parpol. Nantinya yang akan mencetak adalah KPU,” ujar Ketua KPU Riau Nurhamin. Nantinya, para caleg yang telah didaftarkan parpol menyerahkan disain masing-masing APK ke parpol. Selanjutnya barulah parpol yang menyerahkan kepada KPU. “Jadi begitu urutannya. Karena yang menjadi peserta pemilu itu kan adalah parpol. Jadi Caleg
menyerahkan disain ke parpol nanti parpol yang meneruskan ke KPU,” jelasnya. Sementara itu, Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan yang turut hadir dalam rapat tersebut meminta agar seluruh parpol mengingatkan para calegnya. Jangan sampai memasang APK di luar ketentuan yang telah disepakati. “Tadi kita sudah sepakati bersama titiknya diatur. Enggak boleh pasang sembarangan. Kami dari Bawaslu telah berkomitmen untuk menindak tegas itu,” ungkapnya. Selain itu dirinya juga meminta para parpol juga mengingatkan para caleg untuk membuat bahan
kampanye yang berupa citra diri sesuai dengan aturan. “Kami juga minta jangan sampai berlebihan. Karena sejak masa kampanye mulai itu aturannya sudah mulai jalan,” tuturnya. Soal adanya APK caleg yang sudah terpasang saat ini, Rusidi memastikan hal itu adalah pelanggaran. Atas dasar itu pihaknya sudah menyurati parpol terkait dan akan memberikan teguran bila tidak dilepaskan. “Kami beri waktu hingga akhir pekan. Bila masih membandel kami beri teguran tertulis. Kemudian bisa saja dengan pencopotan secara paksa,” tegasnya.(nda)
Usut Misteri di Balik Kebohongan Ratna Subuh Zuhur ASAR 04.44 12.04 15.11 Magrib ISYA 18.08 19.16 Rengat 6 mnt, Bangkinang +2 mnt, Tembilahan 7 mnt, Pasirpengaraian + 4 mnt, Bengkalis -3 mnt, Selatpanjang 5 mnt, Pangkalankerinci - 2 mnt, Siak SriIndrapura 2 mnt, Bagansiapiapi +2 mnt, Telukkuantan +2 mnt.
dalam kasus itu akan terlihat bagaimana gambaran utuhnya. Ibarat sebuah puzzle, potongan-potongan gambar akan disusun hingga bisa diketahui gambar utuhnya. ”Mungkin ada sebuah gambar yang indah atau justru yang menakutkan,” ungkapnya. Peran setiap orang dalam kasus tersebut juga akan diteliti berdasar barang bukti yang telah dikumpulkan. ”Dalam hukum, sengaja atau tidak sengaja itu, ancaman hukumannya berbeda. Niat itu penting dalam sebuah kejadian,” papar mantan Wakabaintelkam tersebut. Dalam kasus Ratna, poli-
si telah memanggil seorang dokter dan perawat. Keduanya bekerja di rumah sakit kecantikan tempat Ratna dioperasi. ”Mereka diperiksa di Polda Metro Jaya,” jelasnya. Fa k t a - f a k t a l a i n j u g a ditemukan di balik kebohongan Ratna. Salah satunya, biaya operasi kecantikan Ratna dibayar dengan rekening yang sama dengan rekening yang digunakan menggalang dana kemanusiaan untuk musibah kapal tenggelam di Danau Toba. ”Seharusnya penggalangan dana masyarakat dilaporkan. Kalau untuk internal itu perlu Baca Usut Halaman 2
PALU (RP) - Distribusi bantuan yang belum merata menjadi masalah baru penanganan pascagempa Palu, Donggala dan Sigi. Kondisi itu membuat banyak pe ngungsi yang belum terjamah bantuan mulai kelimpungan lantaran kehabisan stok logistik dan obat-obatan. Di Donggala bagian utara
salah satuya. Korban terdampak gempa yang mendirikan posko pengungsian darurat di perbukitan di sana sangat berharap bantuan segera tiba. Di antaranya, beras, selimut, tenda dan obat-obatan. Sebab, persediaan makanan mulai men Baca Bantuan Halaman 11
Juara Bertahan Putra Tumbang PEKANBARU (RP) Kejutan terjadi di hari ketiga pelaksanaan Honda Developmental Basketball League (DBL) Riau Series 2018, Kamis (4/10). Juara bertahan putra, SMAN 1 Siak tumbang di tangan SMA Santo Tarcisius Dumai. Dua tim yang ini tergabung di Grup A bersama SMA Dharma Loka Pekanbaru dan SMAN 1 Ujungbatu. Langkah SMAN 1
Siak mempertahankan gelar juara bakal berat karena mereka tergantung dengan hasil yang didapat tim lain di grup itu. Dalam pertandingan di GOR Tribuana itu, SMAN 1 Siak menurunkan starting line up, Alfindo (nomor punggung 6), Ospaldo Pebrian (7), Calvin (11), Stheven Thomas (18), Baca Juara Halaman 11
Kelola Kawasan Hutan lewat Program Perhutanan Sosial di Riau (1)
Hutan Subur, Sagu Tumbuh Menjamur DORONG SAGU: Pekerja mendorong tual sagu dari dalam hutan untuk dibawa ke kilang di Desa Sungai Tohor, Kepulauan Meranti, beberapa waktu lalu.
jpg
BERKUNJUNG: Cawapres 02, Sandiaga Uno (tengah) ketika berkunjung ke Kantor Redaksi Jawa Pos di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (4/10/2018).
voice yang diberikan oleh mantan direktur Jawa Pos, Dahlan Iskan atas jasanya sebagai konsultan. “Saking membekasnya, invoice itu saya figurakan. Kalau lagi down kayak kasus hoaks kemarin, saya lihat invoice-nya. Jadi termotivasi kembali,” ucapnya. Kali ini, Sandiaga memang te lah maju sebagai cawapres men-
dampingi Prabowo Subianto di pilpres mendatang. Dia juga telah mengunjungi sebagian daerah di tanah air. Fokus isu yang dia angkat tak lain adalah bidang ekonomi. Di antaranya, kata dia, mengenai lapangan kerja dan bahan pokok yang lebih terjangkau. Sebaliknya, dirinya pun berjanji
akan membawa kampanye kali ini dengan kesejukan dan kedamaian. “Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf orangtua kita, saya dengan Pak Prabowo ingin juga membuat inovasi dalam berpolitik. Yakni, kita saling berbagi semangat dan inovasi menghadapi begitu banyak tantangan,” ujarnya.(aim/jpg)
tata letak: ARIF OKTAFIAN
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) menerbitkan izin pengelolaan hutan desa untuk tujuh desa, pada 27 November 2017. Dampaknya begitu terasa bagi masyarakat. Mereka pun bisa mengelola kawasan hutan secara legal seperti di Kepulauan Meranti. Laporan SOLEH SAPUTRA, Sungai Tohor HENING di tepi hutan Desa Su ngai Tohor pecah oleh suara
mesin diesel yang menggerakkan alat pengolahan sagu. Sejak pagi hingga sore hari, 14 kilang Baca Hutan Halaman 11
Soleh Saputra/Riau Pos
Idrus Bantu Eni Minta Uang dari Kotjo Sempat Janjikan Setnov Dapat Bagian 6 Juta Dolar AS JAKARTA (RP) - Sidang perdana perkara dugaan korupsi pembangunan PLTU Mulut Tambang
REDAKTUR: edwir sulaiman
Laporan JPG, Jakarta POLISI mendapatkan sinyal adanya tindak pidana yang terorganisasi di balik kebohongan Ratna Sarumpaet. Misteri apakah kebohongan itu memang disengaja dan direncanakan dengan tujuan tertentu diyakini bisa terungkap. Kadivhumas Polri Irjen Setyo Wasisto menuturkan,
Sandiaga Kenang Invoice dari Dahlan Iskan JAKARTA (RP) - Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno melakukan kunjungan ke kantor Jawa Pos, Kamis (4/10) sore di Jakarta. Mengenakan kemeja biru dongker, Sandi ditemani Wakil Ketua BPN yang juga Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso. Sandiaga langsung disambut hangat oleh Direktur Utama Jawa Pos Grup Hidayat Jati. Sandiaga mengatakan kalau kunjungannya kali ini mengulang memorinya ketika awal merintis usaha. Dia bernostalgia mengenai ikatan hubungannya yang akrab dengan media Jawa Pos Grup. Dia bilang, media yang berpusat di Surabaya itu telah menjadi bagian kehidupannya. “Jawa Pos ini telah menjadi bagian hidup saya, karena saya memulai usaha awalnya diberikan kesempatan oleh keluarga Semola dan Pak Dahlan untuk menjadi konsultan di sini,” ungkap Sandiaga. Tak hanya itu, Sandiaga juga bercerita bahwa Jawa Pos Grup merupakan perusahaan yang memiliki jejak sejarah yang teramat penting dalam karirnya. Buktinya, dirinya pun masih ingat in-
Jadi Tersangka, Ditangkap di Bandara
Bantuan Gempa Palu Belum Merata
redaktur: edwar yaman
Riau-1 memang hanya untuk Johanes Budisutrisno Kotjo sebagai terdakwa. Namun, sejumlah politikus kembali muncul dalam surat dakwaan yang dibacakan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis siang (4/10). Termasuk di antaranya mantan Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) dan Baca Idrus Halaman 11
tata letak: furqon lw