Riau Pos Sabtu Edisi 13 Oktober 2018

Page 1

Riau Pos

POLITIKA SABTU, 13 OKTOBER 2018

SABTU, 13 OKTOBER 2018 4 SAFAR 1440

BANGUN NEGERI BIJAKKAN BANGSA

24 HALAMAN

l LANGGANAN & PENGADUAN (0761) 64637, HP +62 823 8440 9900 l ECERAN Rp4.500 l LANGGANAN Rp120.000/bulan (LUAR KOTA TAMBAH ONGKOS KIRIM)

HALAMAN 8

OSO Gugat KPU ke PTUN Laporan JPG, Jakarta

AFIAT ANANDA/RIAU POS

LATIHAN FISIK : Komisioner Bawaslu seluruh kabupaten/kota se-Riau saat menjalani latihan fisik yang dilatih oleh personel Arhanud 13/Parigha Bhuana Yudha (PBY), Jumat (12/10/2018).

Bawaslu Ditempa di Arhanud 13/PBY PEKANBARU (RP) - Pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 telah dimulai sejak saat ini. Di mana seluruh kontestan telah memulai masa kampanye sejak beberapa pekan lalu. Untuk itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Riau merasa perlu melakukan persiapan ekstra. Mulai dari fisik, mental, pengambilan keputusan hingga penanaman nilai kebangsaan dalam setiap diri pengawas. Untuk itu, Bawaslu Riau

beserta jajaran menggelar latihan khusus selama tiga hari, mulai 11 Oktober hingga 13 Oktober 2018 di Arhanud 13/PBY. Koordinator Divisi Pengawasan, Humas dan Hubal Bawaslu Provinsi Riau Neil Antariksa menyebutkan, kegiatan ini sengaja digelar pihaknya untuk menghadapi Pemilu 2019. “Kegiatan diikuti kurang lebih 80 orang peserta yang berasal dari pengawas kabupaten/kota se-Riau,� kata Neil kepada Riau Pos, Jumat (12/10).

Ia menjelaskan, kegiatan yang wajib diikuti oleh seluruh Bawaslu kabupaten/kota itu memuat beberapa unsur pelatihan. Tidak hanya pemahaman terhadap aturan dan Undang-Undang, yang menjadi modal bagi pengawas adalah ketahanan fisik dan mental. Maka, lanjut Neil, dengan dilatih oleh kesa­ tuan khusus TNI pihaknya yakin para peserta dapat menjadi pengawas yang andal dan tangguh seperti TNI.

“Pengawasan bukan pekerjaan mudah. Di mana dalam bertugas akan ada banyak tantangan. Mulai dari menguras pikiran, tenaga hingga mental. Bahkan bisa jadi para pengawas akan mendapat ancaman nanti­ nya. Jadi semua itu perlu dipersiapkan,â€? imbuhnya. ‘’Semoga seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan baik agar dalam menjalankan tugas nantinya bisa maksimal,’’ tambahnya. (nda)

SELURUH sengketa pencalonan Pemilu 2019 seharusnya sudah rampung Kamis (11/10) jelang tengah malam lalu. Namun, masih ada sengketa yang episodenya berlanjut yakni, pencalonan Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai anggota DPD. Sengketa yang diajukan OSO ditolak Bawaslu. Namun, ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) itu masih akan melanjutkan gugatan ke PTUN. �Kami ajukan ke PTUN karena Bawaslu tidak bisa menilai PKPU,’’ terang pengacara OSO Dodi Abdul Kadir saat dikonfirmasi kemarin,(12/10). Pihaknya tidak bisa menerima alasan Bawaslu bahwa peraturan KPU sudah terbit sebagai tindak lanjut putusan MK terkait status OSO yakni, larangan bagi pengurus atau fungsionaris parpol mencalonkan diri sebagai anggota DPD. Sengketa tersebut memang imbas dari putusan MK Nomor 30/PUU-XVI/2018 tentang Pencalonan Anggota DPD. Dalam putusannya, MK memasukkan fungsionaris

parpol sebagai pekerjaan lain yang terlarang untuk dirangkap calon anggota DPD. Putusan itu keluar sepekan jelang penetapan daftar calon sementara (DCS) anggota DPD. MK menyatakan bahwa putusan tersebut berlaku sejak Pemilu 2019. Karena itu, KPU diberi petunjuk tertulis untuk menambahkan syarat baru bagi calon senator asal parpol. Para calon senator itu bisa melanjutkan pencalonan bila telah menyatakan pengunduran diri secara tertulis dari kepengurusan parpol. Dengan begitu, anggota DPD 2019 dan seterusnya benar-benar bebas dari pengurus parpol. Dodi mengungkapkan, pihaknya akan mengajukan sengketa ke PTUN Jakarta pada Senin (15/10) atau Selasa (16/10). Amunisi yang hendak dibawa OSO adalah pasal 262264 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Sebab, nama OSO sudah masuk dalam DCS anggota DPD wilayah Kalimantan Barat, namun tidak masuk dalam DCT. ’’Di pasal itu dikatakan, dari DCS ke DCT itu adalah dalam kaitan dengan adanya pengaduan masyarakat,’’ lanjutnya. Artinya, setelah masuk DCS,

calon anggota DPD hanya bisa didiskualifikasi berdasar pengaduan masyarakat. �Tidak ada pengaduan masyarakat terkait pencalonan OSO dan tidak ada pemanggilan terhadap dia. Maka, seharusnya nama OSO bisa masuk dalam DCT,� katanya. Pasal itulah yang menurut Dodi dilanggar KPU. KPU dianggap tidak mengikuti persyaratan dalam tahapan yang telah ditetapkan. Sementara itu, Bawaslu juga tidak melihat hal tersebut sebagai pelanggaran. ’’Jadi, putusan ini berdasar selera, perasaan,’’ tambahnya. Sementara itu, Ketua KPU Arief Budiman menyatakan, pihaknya siap menghadapi gugatan yang diajukan OSO ke PTUN. ’’Kami ikuti proses persidangan di PTUN-nya,’’ terangnya saat ditemui di KPU, kemarin (12/10). Arief menjelaskan, sampai saat ini, posisi OSO adalah calon yang tidak memenuhi syarat. Karena itu, namanya tidak tercantum dalam DCT. Pihaknya belum membaca detail putusan Bawaslu yang menolak sengketa yang diajukan OSO. Bila memang bunyinya ditolak, berarti OSO tetap dinyatakan TMS. (byu/c17/fat/das)

RPG

6 Meninggal, 4 Orang Hilang

Sumbar Diterjang Banjir dan Longsor PADANG (RP) - Banjir dan longsor melanda sejumlah daerah di

Sumatera Barat (Sumbar). Selain merusakkan sejumlah infrastruktur, juga menimbulkan korban jiwa. Sedikitnya, 6 orang korban dilaporkan meninggal dunia akibat bencana. Tiga warga dilaporkan meninggal

tertimbun longsor di kawasan Nagari Tanjuang Bonai, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar, Kamis (11/10) malam.

Hati-Hati Kunjungi Tempat Terlarang Kampanye Kampanye yang dimaksud, JAKARTA (RP) - Komisioner Bawaslu Fritz Edward Siregar tutur Fritz, ialah menyampaikan mengatakan, KPU sudah menga- visi-misi, mempromosikan diri, tur tempat-tempat yang terlarang atau membagikan barang kamuntuk aktivitas kampanye. Karena panye. ’’Tapi, saat dia melakukan itu, yang harus diperhatikan apa- kunjungan biasa atau fungsi-fungkah ada aktivitas kampanye saat si lain yang tak berhubungan dengan kampanye, itu menurut seorang kandidat berkunjung kami tidak melanggar,’’ ke suatu tempat. Â? Â€  Â?ÂŒ ˆ Â? Â€  Â?   Â‚ Â?  tuturn  ÂƒÂ‚Â? „ Â? Â… Â„ ya saat Â? Â? Â? Â? ­ Â€Â‚

 Â? Â? € „Â? Â? Â? Â? Â? Â?   ­ „ ­Â? Â?‹ Â? ­ Â€Â‚  Â€ Â? Â?ƒ ­ Â?ƒƒ‚Â? „ Â? ˆ Â? Â€  Â? Â? ­ Â? Â?  ­Â?   Â‡ Â?  ­Â?  Â? Â?   Â„ Â?‰

 Â?  Â?Â?  Â? Â‡Â‚ Â„ ­Â? Â?‹ Â? ­ Â€Â‚‰

Â? Â? Â? Â? ­ Â€Â‚ Â?‚Â?  Â? ‚Â? Â?ƒ Â? Â? Â? Â„ Â? Â? Â?ƒƒ‚Â?ƒ Â… † ‡ ˆ Â? Â€  Â? Â? ­ Â? Â?  ­Â?   Â‡ Â?  ­Â?  Â? Â?   Â„ Â?‰

Â?ƒ Š‚ € Â? ‡ ƒ Âˆ Â? Â€  Â? ƒ ‚Â?ƒ ­ Â€ Â„ Â? ­ Â? Â? Â‹ Â?ƒ ‡ Â?  Â? † „ Â? ‚Â? Â‚„ ­ Â?‹ Â? „  Â‚­Â‚­Â‰

ditemui di Bawaslu kemarin. Dalam pasal 280 ayat (1) huruf h UU Pemilu dijelaskan, ada tiga lokasi yang terlarang untuk aktivitas kampanye. Yakni, fasilitas pemerintah, tempat pendidikan, dan tempat ibadah. Namun, dalam penjelasan pasal tersebut, tiga lokasi terlarang tersebut boleh dikunjungi bila kandidat diundang oleh penanggung jawab fasilitas. Tentu saja, sang kandidat hadir tanpa atribut kampanye. Karena itu, Fritz mengingatkan para kandidat agar berhati-hati saat hadir di tempat terlarang. Kalaupun tidak membawa atribut kampanye, cara bertutur di lokasi juga harus diperhatikan. Jangan sampai menjurus ke citra diri atau promosi. ’’Ada perspektif masyarakat yang melihat berbeda apabila ada paslon yang melakukan tindakan seperti itu,’’ lanjutnya. Fritz menambahkan, Bawaslu akan membahas lebih lanjut persoalan itu secara internal. Terutama batasan-batasan yang lebih spesifik saat kunjungan ke lokasi-lokasi terlarang untuk kampanye.(lum/byu/bay/c4/fat/jpg)

M ADITYA PUTRA (SMAN 8 Pekanbaru)

MUDRIK SULAIMAN (SMAN 1 Pekanbaru)

ď Ž Baca Sama-Sama Halaman 4

Laporan TIM RIAU POS,Pekanbaru ANGGARAN Belanja Pendapatan Daerah Perubahan (APBD-P) Riau tahun ini ditiadakan. Ini dilakukan karena defisit anggaran yang terjadi di Pemprov Riau. Defisit anggaran atas dampak tunda salur

dana bagi hasil (DBH) dari pemerintah pusat. Setidaknya, ada Rp1 triliun DBH dari pusat yang masih terutang kepada Riau. Hal ini memberi dampak buruk kepada daerah. Banyak kegiatan yang tak terlaksana. Banyak proyek strategis yang mengalami

ď Ž Baca Pusat Halaman 7

SUBUH ZUHUR ASAR 04.40 12.02 15.13 MAGRIB ISYA 18.06 19.14

RUSIDI RUSDAN Ketua Bawaslu Riau

Kami telah menjadwalkan pemanggilan. Dimulai dari Pak Syamsuar sebagai gubernur terpilih. Kemudian berturut-turut beberapa orang bupati dan wali kota se-Riau.

Ribuan Honorer K2 Daftar CPNS

PEKANBARU (RP) - Dugaan tindak pidana pemilu yang dilakukan kepala daerah di Riau terus didalami Bawaslu. Kali ini, Bawaslu Riau secara resmi melayangkan surat panggilan kepada 11 kepala daerah yang ikut menandatangani deklarasi dukungan terhadap capres-cawapres Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Berdasarkan surat tersebut, Bawaslu menjadwalkan pemanggilan selama dua hari. Yakni tanggal 17-18 Oktober 2018. Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan menuturkan, selain memanggil 11 kepala daerah, pihaknya juga memanggil pihak lainnya. Seperti KPU Provinsi Riau dan Projo Riau. ď Ž Baca 11 Kepala Halaman 2

Rengat 6 mnt, Bangkinang +2 mnt, Tembilahan 7 mnt, Pasirpengaraian + 4 mnt, Bengkalis -3 mnt, Selatpanjang 5 mnt, Pangkalan­kerinci - 2 mnt, Siak SriIndrapura 2 mnt, Bagansiapiapi +2 mnt, Telukkuantan +2 mnt.

11

Kepala Daerah Digilir 2 Hari

Projo Didampingi Kapitra Ampera

SAMA-SAMA YAKIN JADI PEMENANG

PEKANBARU (RP) - Tim yang a ka n b e r t a r u ng di partai final Honda Developmental Basketball League (DBL) Riau Series 2018 sama-sama yakin akan keluar sebagai pemenang. Di bagian putri juara bertahan SMAN 1 Pekanbaru akan berhadapan dengan SMAN 1 Telukkuantan.Sementara di bagian putra SMAN 1Pekanbaru akan berhadapan de­ ngan SMAN 8 Pekanbaru.

ď Ž Baca 6 Meninggal Halaman 4

RUSAK PARAH: Kondisi kawasan Lubuk Layang, Kecamatan Rao Selatan, Kabupaten Pasaman rusak parah terkena dampak terjangan air Batang Sibinail, Kamis (11/10/2018). Terjangan air sungai itu juga merubuhkan jembatan.

JAKARTA (RP) – Badan Kepegawaian Negara (BKN) menampik adanya upaya mempersulit para tenaga honorer kategori dua (K2) untuk mendaftar CPNS baru. Data sampai Jumat (12/10) pukul 16.00 WIB menyebutkan, jumlah honorer K2 yang daftar CPNS mencapai ď Ž Baca Ribuan Halaman 4

Pekanbaru-Duri Ditempuh 11 Jam DURI (RP) - Pembangunan jalan lintas Pekanbaru-Duri nyaris selalu menyusahkan rakyat. Tak terkecuali pengerjaan rigid beton yang kini sedang berlangsung di area seputaran Jembatan Sakai dalam wilayah Samsam, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis. ď Ž Baca Pekanbaru Halaman 4

ď Ž REDAKTUR: DENNI ANDRIAN

ď Ž TATA LETAK: WAN SARUDIN

ď Ž REDAKTUR: EDWAR YAMAN

Menengok FSB 2018: Melayu, Islam, Sungai, dan Istana

Liukan Penari di Atas Kapal Warnai Sungai Jantan Syaputri dan Novelia dari Sanggar Tasek Seminai muncul di tengah kapal feri milik Dinas Perhubungan. Sudah dipasang umbul-umbul berwarna putih. Lampu dipadamkan, kembang api berkali-kali memecah langit Kota Siak di tepian Sungai Jantan. Tenangnya air sungai menjadi saksi bisu gegap gempita pembukaan Festival Siak Bermadah 2018. Laporan Eka Gusmadi Putra, Siak

TARI kato. Begitu disebut oleh sang koreografer. Tarian ini adalah sebuah kreasi baru hasil kolaborasi antara Vita Oktaviana dari Tim Ikkon-Bekraf (Inovatif dan Kreatif Melalui Kolaborasi Nusantara-Badan Ekonomi Kreatif ) RI dengan dua penari dari Sanggar Tasek Seminai, Siak. Menggunakan kapal feri sebagai arena panggungnya, tarian ini terinspirasi dari perjalanan sultan ketika menyambangi berbagai daerah kekuasaannya. Kostum tari didesain Dede Ananta dan ď Ž Baca Liukan Halaman 2

EKA G PUTRA/RIAU POS

BUKA FESTIVAL: Dua penari tari kato di atas kapal di tengah Sungai Siak menjadi pembuka Festival Siak Bermadah 2018 dalam rangka Hari Jadi Siak Ke-19,Kamis (11/10/2018). ď Ž TATA LETAK: MEGA


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.