1991-2019
BANGUN NEGERI BIJAKKAN BANGSA
l SABTU, 26 JANUARI 2019 l 20 JUMADIL AWAL 1440 H l 24 HALAMAN
www.riaupos.co
Riau Pos
@riaupos
@riaupos.co
l LANGGANAN & PENGADUAN (0761) 64637, HP +62 823 8440 9900 l ECERAN Rp4.500 LANGGANAN Rp120.000/bulan (LUAR KOTA TAMBAH ONGKOS KIRIM)
Riau Pos
FOTO BERSAMA Gubri H Wan Thamrin Hasyim foto bersama pada pengecoran terakhir proyek pembangunan Jembatan Siak IV yang bakal menghubungkan Jalan Jenderal Sudirman dan Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Jumat (25/1/2019). DEFIZAL/RIAU POS
Laporan SARIDAL MAIJAR, Pekanbaru PEMBANGUNAN Jembatan Siak IV menghabiskan waktu 10 tahun. Dimulai sejak 2009 dan selesai tahun ini. Pembangunan berlangsung di masa kepemimpinan empat gubernur. Mulai dari Rusli Zainal, Annas Maamun, Arsyadjuliandi Rachman, dan Wan Thamrin Hasyim.
Rencananya, jembatan megah ini diresmikan pada 14 Februari mendatang. Bangunan yang telah meng habiskan anggaran dari APBD Riau sebesar Rp440 miliar ini akan menjadi ikon Riau. Jumat (25/1), dilakukan pengecoran terakhir jembatan oleh Gubernur Riau, H Wan Thamrin Hasyim. Hadir juga Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan ď Ž Baca Jembatan Halaman 7
Tentang
Jembatan Siak IV MHD AKHWAN/RIAUPOS
Jarak antara kabel: 10 meter Jumlah kabel: 14 kabel
SEJARAH PEMBANGUNAN
Ketinggian pylon atau tiang utama: 75 meter
2009 Struktur bangunan bawah sisi Rumbai. Panjang: 800 meter Panjang bentang utama: 155 meter
Total Anggaran: Rp440 miliar APBD Riau
Lebar jembatan: 20,50 meter
2010 Lanjutan bangunan bawah sisi Rumbai dan pengaman tebing.
2010-2013
2017-2018
Pengerjaan sisi Jalan Sudirman, pengerjaan timbunan pada jalan akses, dan pengerjaan aproach span sisi Rumbai.
Lanjutan pengerjaan pylon, pengerjaan aproach span sisi Rumbai, pengerjaan main span, dan pengerjaan bangunan pelengkap.
SUMBER:OLAHAN BERITA/GRAFIS:AIDIL ADRI/BURHANI ANAS
Kuansing Tuan Rumah Porprov X Riau PEKANBARU (RP) – Rangkaian pemilihan tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Riau 2021 berakhir, Jumat (25/1). Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) terpilih sebagai EMRIZAL PAKIS pemenang. Kabupaten ini memperoleh dukungan 11 suara, mengungguli Kota Pekanbaru (2 suara) dan Kepulauan Meranti (1 suara). ď Ž Baca Kuansing Halaman 7
Serahkan Keputusan kepada Puput JAKARTA (RP) - Ayah Puput Nastiti Devi, Aiptu Teguh Sriyono tampaknya sudah merestui pernikahan anaknya dengan Basuki Tjahaja Purnama. Hal ini setelah, dia buka suara tentang rencana pernikahan mantan Gubernur DKI Jakarta itu. “Saya serahkan pada anaknya sendiri karena dia sudah dewasa. Dia punya pemikiran sendiri. Apapun yang terbaik untuk dia, kami dukung,â€? kata Teguh saat dihubungi, Jumat (25/1). ď Ž Baca Serahkan Halaman 7
SUBUH ZUHUR ASAR 04.59 12. 24 15.48 MAGRIB ISYA 18.26 19.39 Rengat 6 mnt, Bangkinang +2 mnt, Tembilahan 7 mnt, Pasirpengaraian + 4 mnt, Bengkalis -3 mnt, Selatpanjang 5 mnt, PangkalanÂkerinci - 2 mnt, Siak SriIndrapura 2 mnt, Bagansiapiapi +2 mnt, Telukkuantan +2 mnt.
ď Ž REDAKTUR: EDWAR YAMAN
"Nyanyianâ€? Neneng, Mendagri Diperiksa KPK JAKARTA (RP) – “Nyanyianâ€? Bupati Bekasi (nonaktif ) Neneng Hasanah Yasin membuat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (25/1). Politikus PDI PerjuaÂngan itu dimintai keterangan untuk mendalami sejauh mana keterkaitannya dengan perkara perizinan proyek Meikarta di Cikarang, Bekasi yang melibatkan Neneng. Tjahjo yang kemarin mengenakan baju batik tiba di KPK sekitar pukul 10.00. Sebelum masuk ke lobi gedung, Tjahjo sempat menyapa awak media yang menunggu di depan gedung. Tak lama kemudian, dia naik ke ruang pemeriksaan di lantai dua untuk menjalani serangkaian penyidikan. Usai diperiksa, Tjahjo pun kembali memberikan keterangan kepada media. â€?Saya sebagai mendagri ditanya terkait kesaksian Ibu Neneng, intinya apa yang saya ketahui, apa yang saya dengar atau apa yang saya bicarakan dengan bupati, sudah itu saja,â€? ungkap Tjahjo. Dalam persidangan terdakwa Billy Sindoro di Pengadilan Tipikor Bandung pada Senin ď Ž Baca “Nyanyianâ€? Halaman 2
Selidiki Tabloid Indonesia Barokah Dewan Pers Pastikan Alamat Redaksi Palsu
FEDRIK TARIGAN/JPG
USAI DIPERIKSA: Mendagri Tjahjo Kumolo (kiri) berjalan keluar Gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Jumat (25/1/2019).
JAKARTA (RP) – Kasus peredaran tabloid terkait pilpres kembali muncul. Jika pada 2014 ada tabloid Obor Rakyat yang isinya memojokkan Joko Widodo (Jokowi), kali ini muncul tabloid Indonesia Barokah yang menyerang Prabowo. Sangat mungkin kasus peredaran tabloid itu masuk ranah kepolisian. Sebab, Bawaslu dan Dewan Pers menunjukkan tanda-tanda angkat tangan. Jumat (25/1), Dewan Pers mendapat pengaduan terkait beredarnya tabloid tersebut. Sehari sebelum nya, laporan serupa diter-
ima Bawaslu. Ketua Dewan Pers Yosep Stanley Adi Prasetyo menyatakan, pihaknya sudah melakukan sejumlah langkah untuk menindaklanjuti peredaran tabloid itu. Pihaknya sudah menerima bukti tabloid tersebut dan sedang memeriksa kontennya. Pihaknya juga sedang memastikan apakah ada identitas tabloid yang dicantumkan. Dan bila ada, apakah wartawannya punya kompetensi. ’’Kami periksa badan hukumnya juga, benar atau tidak,’’ terangnya saat dikonfirmasi kemarin. Di saat bersamaan, Dewan Pers juga sudah bersurat ke alamat yang tertera di tabloid. Juga, menurunkan ď Ž Baca Selidiki Halaman 2
Presiden Tak Mau Tanggapi Protes Remisi Pembunuh Wartawan JAKARTA (RP) – Drama “main� pingpong dipertontonkan pemerintah dalam menyikapi desakan pembatalan remisi perubahan pidana seumur hidup menjadi pidana penjara sementara untuk narapidana (napi) I Nyoman Susrama. Bukan hanya Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yasonna H Laoly, Jumat (25/1) Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun terkesan mengabaikan polemik remisi itu. Saat ditanya awak media, Jokowi enggan menanggapi protes penggiat pers terkait remisi Susrama. Mantan Wali
Kota Solo itu justru melempar “bola panas� remisi kontroversi itu ke Yasonna. �Tanyakan Menkumham,� kata Jokowi singkat di Bekasi, kemarin. Jokowi terkesan tidak memahami kebijakan yang ditandatanganinya itu. �Kalau teknis begitu tanyakan ke Menkumham,� ujarnya. Jawaban Jokowi tentu tidak memuaskan pihak keluarga AA Gde Bagus Narendra Prabangsa di Bali. Prabangsa merupakan korban pembunuhan sadis yang diotaki Susrama pada 2009 lalu. Pemberian pengampunan untuk Susrama telah membuat keluarga Sus-
rama, terutama sang istri Anak Agung Sagung Mas Prihantini, kecewa berat. Namun, pihak-pihak yang merasa dirugikan atas remisi tersebut boleh sedikit bernapas lega. Sebab, desakan atas pembatalan remisi rasa grasi untuk Susrama kemarin mendapat dukungan dari Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM Bali Sutrisno. Melalui surat tertulis di atas materai, Sutrisno berjanji membawa usulan pencabutan remisi tersebut ke Yasonna. ď Ž Baca Presiden Halaman 2
MIFTAHUL HAYAT/JPG
UNJUK RASA: Koalisi massa yang diikuti AJI, LBH Pers, YLBH, dan FPMJ berunjuk rasa di depan Istana Presiden, Jakarta, Jumat (25/1/2019). Mereka menuntut Presiden Joko Widodo mencabut remisi untuk I Nyoman Susrama, terpidana kasus pembunuhan wartawan Radar Bali, Prabangsa. ď Ž TATA LETAK: ELWE