1991-2019
Riau Pos
l SENIN, 29 APRIL 2019 l HALAMAN 12
Baru Satu Kecamatan Selesai Rekapitulasi Laporan AFIAT ANANDA, Pekanbaru PANITIA Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kota Pekanbaru masih melaksanakan pleno rekapitulasi suara. Hingga kini, baru satu kecamatan yang selesai. Yakni Kecamatan Sukajadi. Sisanya ada yang menghitung suara untuk DPRD Provinsi dan DPRD tingkat kota. Ketua KPU Pekanbaru Anton Merciyanto kepada Riau Pos menuturkan, proses penghitungan memang agak sedikit lambat. Karena PPK sendiri lebih mengedepankan asas kehati-hatian. Ditambah lagi batas waktu pleno tingkat kecamatan masih panjang, yakni sampai 4 Mei 2019. “Kan masih lama, sampai 4 Mei 2019. Ya memang kami lebih mengedepankan asas kehati-hatian,� sebut Anton, Ahad (28/4). Diakui dia, dari 12 kecamatan yang ada di Kota Pekanbaru baru 1 kecamatan yang selesai. Yakni Kecamatan Sukajadi. Selebihnya ada yang masih menghitung suara tingkat DPRD provinsi, ada yang sudah memasuki penghitungan DPRD tingkat kota. Namun kebanyakan masih menyelesaikan tingkat provinsi.
Riau Pos kemudian mencoba meminta data C1 yang sudah ada di KPU Pekanbaru, namun Anton menyatakan belum satupun ada data yang masuk ke pihaknya. Karena proses rekapitulasi sendiri berjenjang. Mulai dari tingkat TPS, kecamatan baru tingkat kota. Di sisi lain, pantauan Riau Pos pada situs hitung KPU pemilu2019.kpu.go.id data yang masuk untuk DPRD tingkat Kota Pekanbaru baru 3,553 persen. Sedangkan untuk daerah pemilihan baru 3 dapil yang terisi. Yakni Dapil Pekanbaru 1, 2 dan 3. Sedangkan untuk jumlah TPS yang masuk baru sebanyak 87 dari 2.448 TPS se-Kota Pekanbaru. Sisanya masih kosong dan sama sekali belum terinput. Data di atas terakhir dilihat Riau Pos pada Ahad (28/4) sekitar pukul 19.58 WIB. Untuk hasil, sementara Partai Demokrat unggul dengan perolehan suara partai sebanyak 19,07 persen. Di tempat kedua diduduki oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan raihan 15,72 persen. Di posisi ketiga ada Partai Gerindra dengan raihan 15,48 persen. Sisanya disusul oleh PAN dengan 13,46 persen, Golkar 9,01 persen dan PDIP 6,61 persen.(nda)
ICW Kesal, Hakim Tak Cabut Hak Politik Idrus Marham JAKARTA (RP) - Indonesia Corruption Watch (ICW) menyesalkan putusan Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta yang tidak mencabut hak politik Idrus Marham terkait kasus suap PLTU Riau-1. Putusan ini pun mengacu pada tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam putusan di PN Tipikor Jakarta, mantan Menteri Sosial itu pada Selasa (23/4) telah divonis tiga tahun penjara serta denda Rp 150 juta subsider dua bulan kurungan penjara. “Sebenarnya pencabutan hak politik ini untuk menimbulkan efek jera atas perbuatan yang sudah dilakukan, dan untuk mencegah
agar orang-orang ini tidak lagi menduduki jabatan publik,� kata peneliti Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan ICW Kurnia Ramadhana di kantornya, Jalan Kalibata Timur, Jakarta Selatan, Ahad(28/4). Pencabutan hak politik, kata Kurnia, diatur dalam Pasal 18 ayat (1) huruf d UU Tipikor jo Pasal 10 jo Pasal 35 KUHP. Idrus sendiri merupakan seorang politukus, seharusnya KPK dalam tuntutannya dapat menggunakan aturan tersebut. Alasan Idrus tidak dicabut hak politiknya, mengutip pernyataan jaksa, karena perbuatannya dilakukan saat belum menjabat sebagai Menteri Sosial atau jabatan publik.(jpg)
KPU Tak Bertanggung Jawab dengan Penghitungan yang Beredar PEKANBARU (RP) - Sebuah data yang memuat hasil rekapitulasi penghitungan suara di Pekanbaru belakangan jadi perbincangan hangat. Data dengan format PDF itu, beredar melalui jejaring sosial media whatsapp dengan nama file rekap kota dengan isi file sebanyak 30 halaman. Ketua KPU Pekanbaru Anton Merciyanto saat dikonfirmasi Riau Pos mengaku heran dengan data yang beredar tersebut. Ia memastikan penghitungan di dalamnya bukan penghitungan resmi dari KPU Kota Pekanbaru. “Rekapitulasi tingkat kecamatan saja belum selesai. Bagaimana mungkin muncul rekapitulasi kota?� tanya Anton menjawab Riau Pos, Ahad (28/4). Ia kemudian balik bertanya, sumber dan darimana Riau Pos mendapatkannya. “Saya minta kalau tidak
ada sumber yang jelas ga usah dipercaya. Kami minta kepada segenap masyarakat Pekanbaru agar bersabar menunggu hasil rekapitulasi di tingkat Kota Pekanbaru nanti. Hasil rekapitulasi di tingkat PPK sedang berjalan, kalau ada data rekapitulasi hasil pemilu Kota Pekanbaru yang sekarang beredar, dapat dipastikan bukan hasil rekapitulasi yang dilakukan KPU Kota Pekanbaru,� sebutnya. Ia juga menyampaikan bahwa KPU Kota Pekanbaru tidak bertanggungjawab dengan data yang beredar saat ini. Karena menurut dia, data resmi nantinya akan dikeluarkan KPU setelah selesainya pleno tingkat kecamatan paling lambat 4 Mei 2019. Setelah itu, barulah KPU Pekanbaru akan merekapitulasi seluruh data yang telah diplenokan di tingkat kecamatan.(nda)
BANGUN NEGERI BIJAKKAN BANGSA
l SENIN, 29 APRIL 2019 l 23 SYAKBAN 1440 H l 28 HALAMAN
www.riaupos.co
Wali Kota Dumai Masih Bungkam Terkait Penggeledahan KPK di Rumah Dinas ZULKIFLI AS Wali Kota Dumai
Kita berharap sinergisitas diperkuat, karena pembangunan tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah namun semua stakeholder yang ada.
DUMAI (RP) - Penggeledahan rumah dinas Wali Kota Dumai Zulkifli As oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih jadi tanda tanya. Bahkan, Wali Kota Dumai Zulkifli As masih bungkam ketika ditanya mengenai penggeledahan oleh lembaga antirasuah itu. “No comment,� ujar orang nomor satu di Kota Dumai itu singkat usai memimpin upacara hari jadi Kota Dumai, Sabtu (27/4). Padahal sebelumnya, Zulkifli As bercerita pajang lebar menjelaskan mengenai pemban-
gunan Dumai. “Kita berharap sinergisitas diperkuat, karena pembangunan tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah namun semua stakeholder yang ada,� ujarnya. Pascapenggeledahan tersebut, Wali Kota Dumai beraktivitas seperti biasa. Bahkan pada hari jadi Kota Dumai, Zulkifli As memiliki jadwal yang cukup padat. Pada pagi hari, Zulkifli As menjadi inspektur upacara hari jadi Kota Dumai. Kemudian dilanjutkan menghadiri rapat paripurna hari jadi Kota Dumai di DPRD. Setelah itu di lanjutkan dengan kegiatan pemberian bingkisan ke bayi
@riaupos
@riaupos.co
Riau Pos
RAMADAN, ASN PULANG LEBIH CEPAT Laporan JPG, Jakarta
RAMADAN di Indonesia selalu identik dengan pengurangan jam kerja, termasuk bagi para aparatur sipil negara (ASN). Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan untuk memangkas waktu kerja ASN satu jam selama bulan Ramadan. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat
ď Ž Baca Wali Kota Halaman 11
ď Ž Baca Ramadan Hal. 11
BAWASLU FOR RIAU POS
SAKIT: Koordinator Divisi Humas dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Riau Neil Antariksa saat membesuk pengawas desa yang dirawat di salah satu rumah sakit di Kabupaten Bengkalis, baru-baru ini.
Bawaslu Riau Iuran Beri Santunan PEKANBARU (RP) - Jumlah pengawas yang sakit kian hari kian bertambah. Hingga saat ini, setidaknya ada 33 pengawas dari berbagai tingkatan yang jatuh sakit dan dirawat. Bahkan ada 1 orang pengawas kecamatan yang meninggal. Penyebabnya pun beragam. Namun bisa dipastikan rata-rata pengawas yang jatuh sakit disebabkan karena faktor kelelahan. Koordinator Divisi Humas dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Riau Neil Antariksa kepada Riau Pos menuturkan, pihaknya sejauh ini sudah mengusulkan agar pengawas yang sakit
maupun meninggal agar diberi santunan. Namun sampai kini pihaknya belum mendapat kejelasan dari Bawaslu RI. Apakah usulan santunan itu dikabulkan atau tidak. “Yang saya dengar baru untuk petugas penyelenggara. Ya kami berharap untuk pengawas juga dikabulkan. Memang saya secara pribadi bersama komisioner lain sudah sempat membesuk ke beberapa daerah. Kami tanya, penyebab utama rata-rata adalah karena kelelahan,� sebut Neil kepada Riau Pos, Ahad (28/4). Lebih jauh disampaikan dia, tugas pengawas dalam proses Pemi-
lu 2019 ini memang cukup berat. Bahkan untuk menghindari adanya potensi kecurangan, pihaknya sudah meminta agar pengawas di lapangan untuk tidak meninggal lokasi TPS pada saat pemilihan dan penghitungan dan lokasi penghitungan tingkat kecamatan selama proses berlangsung. “Artinya kalau sudah selesai atau dilanjutkan esok harinya gapapa ditinggalkan. Tapi kalau masih proses hitung kami minta itu wajib diikuti semuanya. Begitulah kurang lebih pengawasan yang dilakukan,� pungkasnya. Karena lamanya proses rekapitulasi, akhirnya banyak pengawas
yang jatuh sakit bahkan harus mendapat perawatan di rumah sakit. Tentunya hal itu memerlukan biaya. Maka dari itu seluruh anggota Bawaslu Riau berimisiatif untuk iuran demi meringankan beban pengawas yang dirawat. Soal pengawas yang meninggal, dikatakan Neil terjadi menjelang Pemilu 2019. Tepatnya pada 14 April 2019. “Sebelum pemilihan. Kami juga sudah menyampaikan belasungkawa dan berharap keluarga yang ditinggalkan tabah. Bagaimana pun juga beliau adalah pahlawan demokrasi,� tambah Neil.(nda)
Mulan Jameela Melenggang, Dhani Belum Pasti ke Senayan JAKARTA (RP) - Sejumlah nama-nama beken dari Partai Gerindra mendapat kursi di Dewan Perwakilan Rakyat. Termasuk di antaranya penyanyi kondang yang juga istri dari Ahmad Dhani, Mulan Jameela. Wasekjen Gerindra Andre Rosiade untuk pertama kalinya lolos ke parlemen. Dia berhasil meraih satu kursi dari daerah pemilihan (Dapil) Sumatera Barat I. “Saya Alhamdulillah, suara terbanyak di dapil saya. Saat ini lagi dihitung antara 135 ribuan, deh, in sya Allah,� kata Andre saat dikonfirmasi awak media tentang kepastian dirinya lolos ke parlemen, Ahad (28/4).
Andre mendapat informasi bahwa pelantun ‘’Wonder Women’’, Mulan Jameela ikut lolos dari Dapil Jabar XI. “Nah, kalau Mulan Jameela menurut infonya lolos. Iya lolos di Garut,� ungkap Andre. Namun, Andre belum bisa mengkonfirmasi kabar yang menyebutkan suami dari Mulan Jameela, Ahmad Dhani Prasetyo lolos ke DPR. Menurut dia, pentolan grup band Dewa 19 itu belum bisa dipastikan lolos ke parlemen. Saat ini, perolehan suara Dhani bersaing ketat dengan Politikus Gerindra, Bambang Haryo.(mg10/jpnn)
ika Serikat yang menginginkan perubahan. Semua TPS dipenuhi pemilih yang berjejer antre untuk mencoblos. Pemilihan Presiden Amerika Serikat yang berlangsung tanggal 4 November 2008 tersebut akhirnya memenangkan Barack Obama (Demokrat) yang mengalahkan saingan terkuatnya dari Republik, John McCain. Hal ini terasa juga pada pemilu
ALEKSEY NIKOLSKYI/SPUTNIK/AFP
HADIRI: Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla saat menghadiri pertemuan puncak Roundtable Belt and Road Forum (BRF) edisi II di Ji Xian Hall, International Convention Center, Beijing, Cina, Ahad (28/4/2019).
SELAMA RAMADAN
32,5 jam per pekan 6,5 Jam per hari
Indonesia Lawan Diskriminasi Sawit JAKARTA (RP) - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk melawan kebijakan Uni-Eropa mendiskriminasi produk kelapa sawit (Crude Palm Oil). Komitmen tersebut bahkan ditegaskan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam pertemuan Roundtable Belt and Road Forum (BRF) edisi II di Ji Xian Hall, International Convention Center, Beijing, Cina. Â JK mengatakan, Indonesia merupakan salah satu produsen sawit terbesar di dunia.
Di mana ada sekitar 16 juta orang yang terlibat dan menggantungkan hidupnya dalam perkebunan dan industri sawit. Namun sayangnya, sektor ini terus menghadapi perlakuan diskriminatif dari sejumlah negara, terutama negara Eropa. “Perlakuan diskriminatif ini diterapkan dengan mengatasnamakan isu keberlanjutan (sustainable palm oil),� ujarnya dalam keterangan tertulis, kemarin (28/4). JK menjelaskan sawit memi-
liki kontribusi signifikan dalam pencapaian pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) di Indonesia. Pada saat yang sama, isu ini telah menjadi perhatian dari negara produsen sejak lama, yang diperkuat dengan dukungan data. Sayangnya, kata Wapres, semua data tersebut tidak didengarkan. “Diskriminasi terus dijalankan dan tentunya akan
HARI BIASA
37,5 jam per pekan 7,5 Jam per hari TEKNIS 5 HARI KERJA Hari Kerja
Waktu Kerja
TEKNIS 6 HARI KERJA Istirahat
Senin-Kamis 08.00 - 15.00 12.00-12.30 Jumat
08.00 - 15.30 11.30-12.30
Hari Kerja
Waktu Kerja
Istirahat
Senin-Kamis-Sabtu Jumat
08.00-14.00 12.00-12.30 08.00 - 14.30 11.30 -12.30
ď Ž Baca Indonesia Halaman 11 SUMBER:OLAHAN BERITA/GRAFIS:AIDIL ADRI
JPG
LOLOS: Mulan Jameela saat nendampingi Ahmad Dhani mengikuti sidang di Pengadilan Surabaya beberapa waktu lalu. Pasangan suami istri caleg asal Partai Gerindra ini diprediksi terpilih jadi wakil rakyat.
Adu Kuat Pembenaran dan Kebenaran M E L I H AT da n merasakan atmosfir di hari pencoblosan pemilu 17 April 2019 lalu, jadi teringat pada laporan headl i n e d i b e b e ra p a media yang meliput pemilihan presiden Amerika Serikat 2008 yang pertama kali memunculkan Barack Obama sebagai kontestan. Tingkat partisipasi rakyat Amerika begitu tinggi sebagai akibat efek Obama yang begitu kuat menarik perhatian rakyat Amer-
PERBANDINGAN JAM KERJA ASN
presiden 17 April 2019. Beberapa pengamat menjelaskan, sejak Orde Baru sampai Orde Reformasi belum pernah melihat antusiasme rakyat begitu tinggi antre di TPS ingin menggunakan hak suaranya memilih pemimpinnya. Dibanding Pemilu 2014 yang kandidat capresnya sama, Pemilu 2019 jauh lebih besar antusiasme rakyat ingin terlibat langsung memilih pemimpinnya. Nampak dan terasa ada gerakan rakyat yang semakin membesar menginginkan jagoannya menang. Belum lagi jika ditilik dari sisi musibah yang menimpa petugas pelaksana Pemilu yang sudah
tercatat ratusan meninggal dunia dan ribuan yang jatuh sakit karena kelelahan. Pemilu serentak tahun ini memang begitu dahsyat menghentak dan mengoyak-ngoyak. Menghitung suara di kecamatan banyak menorehkan catatan panjang. Begitupun realitas politik pemilih dan yang dipilih menampilkan rona dunia demokrasi yang tak pasti. Antusiasme rakyat dari kota sampai desa-desa terpencil laksana gelombang yang terus membesar memadati TPS. Kedua kandidat capres (01 dan 02) yang
KRI Tjiptadi Ditabrak Kapal Vietnam
52 Kg Sabu-Sabu di Inhil Masuk dari Malaysia JAKARTA (RP) - Badan Narkotika Nasional (BNN) merilis data sementara penangkapan pelaku pembawa 52 kg sabu-sabu dari Johor, Malaysia yang masuk ke Indonesia melalui Kabupaten Indragiri Hilir (inhil) pada Kamis (25/4) lalu. ď Ž Baca 52 Kg Halaman 11
SUBUH ZUHUR ASAR 04.49 12.13 15.30 MAGRIB ISYA 18.17 19.27 Rengat 6 mnt, Bangkinang +2 mnt, Tembilahan 7 mnt, Pasirpengaraian + 4 mnt, Bengkalis -3 mnt, Selatpanjang 5 mnt, PangkalanÂkerinci - 2 mnt, Siak SriIndrapura 2 mnt, Bagansiapiapi +2 mnt, Telukkuantan +2 mnt. INTERNET
DITABRAK: KRI Tjiptadi 381 saat ditabrak oleh kapal Coast Guard Vietnam di Perairan Natuna, Kepulauan Riau, Sabtu (27/4/2019).
ď Ž Baca Adu Halaman 11
Rp425 Juta Bertebaran di Jalan MICHIGAN (RP) - Kepala pria asal Grand Haven, Michigan, AS, ini mungkin kini sedang cenut-cenut. Bagaimana tidak. Dia tak sengaja membuang uang 30 ribu dolar AS atau setara Rp425 juta di jalanan Kamis
LALOLA EASTER ď Ž REDAKTUR: DENNI ANDRIAN
ď Ž Baca KRI Halaman 11
JAKARTA (RP) - Harapan masyarakat agar pelaku korupsi dihukum berat masih jauh api dari panggang. Merujuk kajian Indonesia Corruption Watch (ICW), sekitar 79 persen terdakwa rasuah, dari 1.053 perkara dan 1.162 terdakwa yang dipantau pada 2018 lalu itu divonis ringan oleh pengadilan. Vonis ringan tersebut di kisaran 1 hingga 4 tahun. Peneliti ICW Lalola Easter mengatakan, dari data tersebut pihaknya juga mendapati rata-rata putusan hakim terhadap pelaku korupsi hanya dua tahun enam bulan. Rata-rata itu meliputi hasil sidang perkara di pengadilan negeri (PN), pengadilan tinggi (PT) dan Mahkamah Agung (MA). �Rata-rata ini meningkat dari tahun 2017, yaitu dua tahun dua bulan,� ujarnya di
ď Ž TATA LETAK: ELWE
JAKARTA (RP) - KRI Tjiptadi 381 yang tengah bertugas di bawah koordinasi Komando Armada I ditabrak oleh kapal Coast Guard Vietnam di Perairan Natuna, Kepulauan Riau. Insiden itu terjadi Sabtu (27/4) sekitar pukul 14.45 WIB ketika KRI Tjiptadi tengah melaksanakan penegakan hukum terhadap kapal ikan asing (KIA) Vietnam. Keterangan tersebut disampaikan langsung oleh Panglima Komando Armada I
79 Persen Koruptor Dihukum Ringan
ď Ž Baca Rp 425 Juta Halaman 11
ď Ž REDAKTUR: DENNI ANDRIAN
Riau Pos
l LANGGANAN & PENGADUAN (0761) 64637, HP +62 823 8440 9900 l ECERAN Rp4.500 LANGGANAN Rp120.000/bulan (LUAR KOTA TAMBAH ONGKOS KIRIM)
ď Ž Baca 79 Persen Halaman 11 ď Ž TATA LETAK: MEGA