TRIBUNKALTIM - 11 FEBRUARI 2011

Page 1

Harga Eceran

Rp 2.000 Langganan: Rp 55.000/bulan (Luar Samarinda dan Balikpapan ditambah Ongkos Kirim)

JUMAT 11 FEBRUARI 2011 No.274/Tahun 8

32

INDEPENDEN & KREDIBEL

Halaman

Berlangganan Hub: 0542-7020151, 0541-202416

Tokoh Ormas Gerakkan Massa ■ Perusuh Temanggung dari Solo dan Pekalongan ■ Tersangka Masih 8 Orang ”Tokoh ormas itu, sebelum kejadian sudah stay (berada) di Pekalongan dan sehari sebelum kerusuhan stay di Parakan, Temanggung” Widiyanto Direktur Kewaspadaan Nasional

TEMANGGUNG, TRIBUN - Direktur Kewaspadaan Nasional Pada Dirjen Kesbangpol Kementerian Dalam Negeri Widiyanto

mengungkapkan, ada tokoh ormas yang menggerakkan massa. Tokoh tersebut juga membelokkan perkara penistaan agama yang dilakukan Antonius Richmond Bawengan menjadi kerusuhan. “Tokoh ormas itu, sebelum kejadian sudah stay (berada) di Pekalongan dan sehari sebelum kerusuhan stay di Parakan, Temanggung,” ungkap Widiyanto, usai bertemu Bupati Temanggung, Hasyim Afandi dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, di Kantor Bupati ● Bersambung Hal 8

Logat Jakarta ORGANISASI massa setempat mencurigai adanya provokator dari luar Temanggung dalam kerusuhan di Temanggung. Provokator tersebut diduga memberi komando kepada

massa agar rusuh dan membakar gereja. Demikian diungkapkan salah satu anggota Presidium Forum Umat Islam ● Bersambung Hal 9

Misteri Salam Tabik AFP/ROMEO GACAD

Abu Bakar Ba'asyir dikawal petugas saat menjalani sidang perdana pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (10/2). Abu Bakar Ba'asyir didakwa telah melakukan tindak pidana terorisme dengan merencanakan pelatihan militer bersenjata di Jalin Jantho, Aceh Besar.

Ba’asyir Diangkut Baracuda JAKARTA, TRIBUN Pengamanan persidangan tersangka teroris Amir Jemaah Anshorud Tauhid (JAT) Abubakar Ba’asyir, benar-benar super ketat. Hampir 2.000 personel kepolisian diturunkan mengamankan jalannya persidangan yang digelar di

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (10/2). Ba’asyir yang kali kesekian menjadi terdakwa kasus terorisme mendapat pengawalan ekstra dari pasukan Gegana dan Densus 88 Antiteror. Pengasuh Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki, Sukoharjo

itu diangkut dengan mobil lapis baja, Baracuda, sejak dari ruang tahanannya di Rutan Bareskrim Polri ke PN Jaksel di Jl Ampera. Ribuan massa pendukung Ba’asyir berdatangan dari berbagai ● Bersambung Hal 8

PEREKAM peristiwa penyerbuan rumah Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, Banten, masih belum jelas siapa orangnya. Namun, dalam rekaman

yang beredar luas di media, perekam leluasa mengambil gambar tanpa gangguan. Bahkan ternyata, seorang ● Bersambung Hal 9

Samarinda Aman SAMARINDA,TRIBUN Insiden berdarah yang menyebabkan tewasnya tiga anggota jemaah Ahmadiyah di Cikeusik, Padeglang, Banten, Minggu (6/2) lalu, membuat sejumlah daerah lain melakukan

pengamanan ekstra di daerahnya. Di Samarinda, jajaran Polresta juga melakukan hal serupa. Polresta Samarinda mengatakan sudah mulai ● Bersambung Hal 8

Arga Menangis Bacakan Pledoi JAKARTA, TRIBUN - Arga Tirta Kirana, mantan Kepala Divisi Legal Bank Century, yang juga menjadi terdakwa dalam kasus bailout Bank Century, menangis di ruang sidang ketika membacakan pledio (pembelaan) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (10/2). Seperti ada yang tersendat di kerongkongannya, suara Arga terdengar parau, air matapun mengalir dari pelupuk matanya. Sebagai

seorang ibu tiga orang putri dan sebagai pencari nafkah keluarga, ia meminta majelis hakim membebaskannya dari segala jeratan hukum. “Bagaimana, nasib ketiga putri saya yang masih lima tahun yang masih sekolah, putri kedua delapan tahun, dan yang paling tua berusia 19 tahun duduk di bangku kuliah. Saya mohon Majelis Hakim yang terhormat memutus saya seadil-adilnya, dan bebas,” tuturnya.

Ia merasa tidak bersalah dan dikorbankan dalam penuntasan kasus Century, dimana ia yang hanya seorang pegawai dituntut lebih tinggi dari dua orang bosnya, Hermanus Hasan Muslim (Dirut Bank Century), dan Robet Tantular (Pemilik Bank Century). “Seharusnya Hasan Muslim dan Robert yang bertanggug jawab, saya tidak ● Bersambung Hal 9

PERSDA/HERUDIN

Arga Tirta Kirana mencium anaknya, Alanda Kariza, menjelang sidang pledoi dirinya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (10/2).

Persisam Tembus Papan Atas Max Minta KPK Periksa Mega ● Bontang FC Kalah di Kandang SAMARINDA, TRIBUN Persisam Putra Samarinda menang 2-0 atas PSPS Pekanbaru dalam laga lanjutan Indonesia Super League (ISL) di Stadion Segiri Samarinda, Kamis (10/2) sore. Kemenangan tim kesayangan masyarakat Samarinda ini dihasilkan melalui gol Julio Lopez di menit ke-46 serta gol bunuh diri pemain PSPS Pekanbaru Dedy Gusmawan pada menit 82. Kemenangan ini membuat posisi Persisam tembus papan atas klasemen sementara ISL. Dengan poin 22, Elang Borneo menempati ● Bersambung Hal 8

JAKARTA, TRIBUN - Max Moein, tersangka kasus suap pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (DGS BI) meminta supaya Megawati Soekarnoputri dan Hasyim Muzadi diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mega dan Hasyim dianggap bisa menjadi saksi yang meringankan bagi Max. “Kami terus mendesak agar KPK menghadirkan beberapa saksi

meringankan, seperti Megawati Soekarnoputri dan Hasyim Muzadi,” kata ujar kuasa hukum Max, Petrus Salestinus di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (10/2). Selain kedua orang itu, Petrus juga berharap KPK segera memanggil Taufik Kiemas, Tjahjo Kumolo, Theo Syafei, Sutjipto dan Heri Akhmadi. Orang-orang ini, ● Bersambung Hal 9

Mengurus KTP Wajib Nyanyi Indonesia Raya JAKARTA, TRIBUN - Mulai Kamis (10/2) kemarin, di kelurahan Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur, setiap warga yang mengurus administrasi di kantor kelurahan wajib untuk

hafal lagu kebangsaan RI, Indonesia Raya. Warga juga diuji untuk menyanyikannya secara benar. Lurah Halim ● Bersambung Hal 9

Karen Tetap Dirut Pertamina selamat pagi ● 27 Orang Diseleksi untuk Direktur Hulu Pandeglang dan Temanggung TRIBUN KALTIM/DWI ARDIANTO

Pemain Persisam Julio Lopez (kiri) melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang PSPS Pekanbaru.

JAKARTA, TRIBUN - Menteri BUMN Mustafa Abubakar menyatakan dengan tegas posisi Direktur Utama Pertamina tetap Karen Agustiawan. Namun saat ini pemerintah sedang menyeleksi 27 orang calon pengisi kekosongan kursi Direktur Hulu Pertamina. “Bu Karen sudah ketemu dengan saya, dan saya laporkan tentang isu

tersebut bahwa Bu Karen tidak mengundurkan diri. Jadi informasi yang beredar tidak benar,” jelas Mustafa di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (10/2). Dikatakan Mustafa, saat ini pihaknya tengah melakukan uji

SELAMAT hari Jumat. Allah berfirman dalam surah Hud, “Jika Tuhanmu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisish pendapat, kecuali

Uki M Kurdi ● Bersambung Hal 8

Direktur Tribun Kaltim

● Bersambung Hal 9


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.