Harga Eceran
Rp 2.000 Langganan: Rp 55.000/bulan (Luar Samarinda dan Balikpapan ditambah Ongkos Kirim)
JUMAT 25 FEBRUARI 2011 No.288/Tahun 8
32
INDEPENDEN & KREDIBEL
Halaman
TRIBUN KALTIM/M WIKAN H
Berlangganan Hub: 0542-7020151, 0541-202416
TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN
TRIBUN KALTIM/M WIKAN H
TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN
Empat calon walikota bersama istri memberikan suara di tempat pemungutan suara (TPS) terdekat dari kediaman masing-masing dalam Pemilukada Balikpapan periode 2011-2016, Kamis (24/2). Pencoblosan berjalan aman dan lancar.
Golput di Atas 30 Persen ! Rizal-Heru Unggul Sementara di Pemilukada Balikpapan BALIKPAPAN, TRIBUN Pesta demokrasi Pemilukada Kota Balikpapan 2011 berlangsung aman, tertib dan lancar. Hingga Kamis (24/2) malam, hasil penghitungan
suara Pemilukada Kota Balikpapan yang diikuti empat pasangan calon, pasangan no urut 4 Rizal Effendi-Heru Bambang dengan perolehan sekitar 60 persen.
Hasil penghitungan suara versi real count KPU Kota Balikpapan hingga pukul 22.00 Wita, pasangan nomor urut 1Bambang Edyono-Fahrudin meraih 4 %, nomor urut 2
Syukri Wahid-Usman 30%, pasangan nomor urut 3 Abdul Hakim-Wahidah 5 %, dan pasangan Rizal-Heru 61 %. ! Bersambung Hal 8
Nurdin Ngotot tak Mau Lengser # Tidak Gentar dengan Aksi Demo # Demonstran Deadline Menpora Bubarkan PSSI “Dia bilang tidak akan mundur akibat demodemo ini. Nurdin tidak memaksakan diri menjadi ketua, dia hanya dicalonkan oleh mayoritas pengurus daerah.” Kadir Halid Adik Kandung Nurdin Halid
JAKARTA, TRIBUN - Ketua Umum PSSI Nurdin Halid tetap ngotot tak ingin lengser dari kursinya, kendati Revolusi PSSI telah dicanangkan ribuan massa yang menduduki markas PSSI di Jakarta dan teriakan reformasi dari pecinta bola di sejumlah kota. Keengganan Nurdin itu
disampaikan adik kandungnya, Kadir Halid, saat memberikan keterangan pers di Warkop Daeng Anas, Makassar, Kamis (24/2). “Nurdin berada di Bone dan Makassar selama dua hari untuk acara keluarga. Dia bilang tidak akan mundur akibat demo-demo ini. Nurdin tidak memaksakan diri menjadi ketua, dia hanya dicalonkan oleh mayoritas pengurus daerah,” tandas pria yang juga anggota DPRD Sulawesi Selatan. Kata Halid, kakaknya juga mengaku tidak gentar dengan gelombang demonstrasi yang sedang dilakukan suporter sepakbola Indonesia. Bahkan, ia menduga aksi itu dibayar pihak tertentu. “Dia bilang pada saya, dia tidak gentar dengan demo-
demo seperti sekarang. Sudah biasa,” tuturnya. Mengenai maraknya aksi suporter yang menuntut Nurdin mundur dan PSSI direformasi dan diubah total, Kadir menduga hal tersebut ada yang merekayasa. “Saya tahu demo itu titipannya siapa, siapa yang
bayar. Yang di Surabaya, Solo dan Makassar, saya tahu siapa orang-orang di belakangnya,” jelas Kadir yang menjabat Ketua Pengda PSSI Sulawesi Selata. Saat ditanya balik, apakah demo yang pro PSSI dan Nurdin juga dibayar, Kadir menegaskan, “Kami tidak
pernah mengarahkan. Mereka bergerak atas dorongan sendiri karena merasa Nurdin terzalimi. Nurdin dianggap bapak yang sudah dihina banyak orang.” Sementara itu, ratusan massa Forum Komunikasi ! Bersambung Hal 9
Keluarga Somasi Andi KELUARGA besar Nurdin Halid tak terima dengan pernyataan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Malarangeng yang terus memojokkan Nurdin. Bahkan, Andi Malarangeng terkesan menyuruh orang untuk mendemo Nurdin Halid. Mereka menyebut, Andi seperti preman. Atas pernyataan Andi tersebut, dalam waktu dekat, keluarga Nurdin akan mengajukan somasi sekaligus tuntutan hukum kepada Andi Malarangeng. “Kami tunjuk pengacara untuk menelaah pernyataan Andi Malarangeng yang
dinilai memprovokasi masyarakat untuk demo. Bukan cuma somasi tapi keluarga besar Nurdin Halid juga akan lakukan tuntuan hukum,” tegas adik kandung Nurdin yakni Kadir Halid dalam jumpa pers di Warkop Daeng Anas, Makassar (24/2). Menurut Kadir, keluarga besarnya telah tercoreng namanya akibat pernyataan Andi. “Andi Malarangeng telah mempermalukan keluarga besar Halid. Dia merasa dirinya paling hebat,” tegasnya. Kadir juga menyebut,
AP/HUSSEIN MALLA
Warga mengacungkan senjata dalam demo di Tobruk, Libya, Kamis (24/2).
Rakyat Antre Senjata ! Menko Polkam: WNI segera Dievakuasi BENGHAZI, TRIBUN - Pemandangan lazim di Benghazi, Libya, adalah banyaknya antrean warga. Ternyata, sebagaimana warta AP dan AFP, Kamis (24/2), warga berbaris teratur menanti giliran mendapat senjata. Asal tahu saja, senjata-senjata itu justru berasal dari
FAKTA RUSUH DI LIBYA ! Dua pilot pesawat tempur Angkatan Udara Libya membelot, dan menerbangkan pesawat jet mereka ke Malta, Senin (21/2). Menurut beberapa pejabat pemerintah Malta, dua pilot itu membelot setelah
! Bersambung Hal 9
! Bersambung Hal 9
! Bersambung Hal 9
selamat pagi Muhaimin Minta Gus Choi Mundur Selamat untuk Rizal-Heru Uki M Kurdi Direktur Tribun Kaltim
SELAMAT hari Jumat. Mohon lakukan hal-hal yang baik di hari Jumat yang baik ini. Takwa yang sesungguhnya, dapatlah diukur dari sejauh mana kita ! Bersambung Hal 8
JAKARTA, TRIBUNKetua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar kabarnya gerah dengan sikap mbalelo anggota DPR RI dari FPKB, Effendy Choirie saat voting hak angket pajak. Muhaimin meminta Gus Choi (panggilan Effendy Choirie) mengundurkan
pesan pendek diri dari PKB. kepada Gus Choi. “Muhaimin Tak lama minta saya setelah pesan mundur,” kata pendek masuk Effendy Choirie dari Muhaimin, kepada Gus Choi wartawan di gedung MATANEWS.COM menyerahkan Effendy Choirie nasibnya di parlemen, parlemen ke tangan Jakarta, Kamis (24/2). Muhaimin. “Saya bilang Permintaan mundur dari ente ketua umum saya Muhaimin itu yang punya otoritas. disampaikan melalui
Namun karena saya mencintai PKB, saya tidak akan mundur,” jawab Gus Choi. Mantan Ketua Fraksi PKB ini mengemukakan, pilihan meninggalkan PKB akan dijalani bila partai tidak lagi menghendaki. “Kalau Anda (Muhaimin) ! Bersambung Hal 9
Butuh Waktu Lama KOMISI Banding Komite Pemilihan PSSI masih terus mempelajari dan membahas memori banding yang diajukan empat bakal calon (balon) Exco yang sama-sama terganjal pada tahapan
verifikasi Komite Pemilihan Pengesahan Calon Exco PSSI 2011-2015 itu. “Kami masih belum bisa memastikan kapan (tugas) ini ! Bersambung Hal 9