Edisi 7 Februari 2013

Page 1

@faktakrw

HU Fakta Karawang

Minta Dimutasi..! KAMIS, 7 FEBRUARI 2013

KARAWANG - Sejumlah Staf pegawai di Inspektorat Karawang mengaku sudah tidak betah bekerja di tempat itu. Alasannya, lantaran sering bekerja lembur hingga larut malam. Bahkan tidak jarang mereka harus menginap di kantor karena pekerjaan har-

Terbit 12 Halaman

us diselesaikan dalam satu malam. “Bekerja di Inspektorat itu tidak seperti bekerja di OPD lain. Setiap hari saya harus pulang bahkan harus nginep di kantor,” ungkap seorang staf pegawai Inspektorat Karawang yang enggan menyebutkan

Sejumlah Pegawai Inspektorat Merasa Tak Betah Karena Sering Lembur

namanya kepada Fakta Karawang, Rabu (06/02) siang. Menurut dia, dengan sistim kerja seperti itu, dia sangat sulit berkumpul dengan keluarg-

anya di rumah. Setiap kali dirinya pulang, anak dan istrinya sudah terlelap tidur. “Selama beberapa bulan ini, paling cepat saya harus pulang jam 9

malam,” katanya. Namun bukan hanya dirinya yang merasa jenuh bekerja di Inspektorat. Banyak dari teman sekerjanya yang juga ber-

harap dimutasi ke OPD lain. Sementara itu sumber lain di Inspektorat, yang juga merupakan staf di sana, juga mengaku hal yang sama. Kata dia, selama dua tahun lebih dirinya sering menginap di kantor Inspektorat karena harus menyelesaikan banyak pekerjaan.

Pekerjaan itu menurut dia berkenaan dengan penyimpangan-penyimpangan administrasi yang dilakukan sejumlah oknum PNS atau Kabupaten Karawang. “Capek banget kalau kerja di Ke Halaman 11

Wanita Paruh Baya Disambar Kereta Api Kondisi Mengenaskan, dengan Bagian Tubuh Hancur dan Tercecer KARAWANG – Mayat perempuan paruh baya tanpa identitas ditemukan di rel kereta api Jalan Tuparev Karawang, Rabu (6/2) pagi. Mayat dengan kondisi mengenaskan, bagian tubuh terpotong dan berceceran itu, diperkirakan merupakan korban tabrak kereta api, yang terseret hingga pintu perlintasan Tuparev. “Perkiraan saya sih dia merupakan korban tertabrak kereta api dari arah Jakarta. Di tertabrak sekitar beberapa meter dari rel Tuparev. Dan kejadiaannya sekitar jam 4.00 WIB pagi,” ujar Petugas Pintu Perlintasan Kereta Api Tuparev, Sanusi, di lokasi.

Penemuan mayat perempuan dengan tubuh terseok dan tercecer itu, kontan menjadi perhatian warga. Akibatnya, jalur pintu perlintasan KA Tuparev sedikit tersendat dan warga berkerumun di sekitar lokasi, untuk melihat mayat tersebut. Dari pantauan Fakta Karawang di lokasi, kondisi mayat sangat mengenaskan. Ceceran bagian tubuh mayat berserakan hingga ke luar rel. potongan tangan mayat di temukan sekitar 1 meter dari tubuhnya. Sementara potongan kakinya ditemukan sekitar 200 meter dari tubuhnya. Tak ada yang mengetahui identitas mayat. Bahkan, kapan kepajdian tertabraknyapun, baik warga di sekitar rel maupun petugas pintu perlintasan, mengaku tak tahu. “Tiba-tiba sudah seperti ini. Saya juga heran melihat kerumunan orang, ketika saya

TERCECER : Warga yang melintas di Jalan Tuparev, penasaran untuk melihat mayat dengan tubuh tercecer yang tergeletak di rel kereta api Tuparev. Tampak warga tengah mengamati potongan tubuh mayat.

Ke Halaman 11 foto : bayu hidayah

One Way Terkendala Oknum Penyidik Polsek Klari Jalan Rusak Dianggap Ciderai Institusi Kepolisian Tekan Warga dengan Biata Pencabutan Rp2 Juta

KARAWANG – Tindakan yang dilakukan oleh oknum penyidik di Polsek Klari, yang meminta uang pencabutan perkara Rp 2 juta, dipandang sebagai sikap ketidakprofesionalan seorang polisi dalam menjalankan tugasnya. Harusnya, sebagai pelayan

dan pelindung masyarakat, polisi bisa memberikan rasa aman tanpa tekanan kepada masyarakat. Dan tindakan itu telah menciderai institusi kepolisian. Hal itu dilontarkan Ketua Ke Halaman 11

Kapolsek Klari:

Kami Hanya Memediasi

KARAWANG - Pihak Polsek Klari menepis soal ada anggotanya yang meminta uang pencabutan perkara sebesar Rp 2 juta kepada pelapor ataupun terlapor terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan sepeda motor. Kapolsek Klari, Kompol Agus Suwarsono, berdalih Yono Kurniawan

Ke Halaman 11

Agus Suwarsono

KARAWANG - Program jalur satu arah di tiga titik jalan di Karawang nampaknya harus mengalami kendala.Selain belum sepenuhnya diketahui oleh masyarakat Karawang umumnya, kendala lain adalah banyaknya jalan berlubang di sepanjang Jalan AR. Hakim. Seperti diungkapkan Kasatlantas Polres Karawang

AKP.M.Rano H.Sik kepada Fakta Karawang di ruangannya kemarin.Menurut Rano, salah satu kendala uji coba ‘one way’ bagi kepolisian dalam hal ini Satlantas Karawang, adalah banyaknya jalan berlubang di sepanjang jalan AR.hakim. “Selain itu, tepat di depan Ke Halaman 11

Baliho Masih Menempel KARAWANG – Penertiban alat peraga kampanye Pilgub Jabar di Karawang, kacau. Hingga masa jeda pemasangan alat peraga kampanye itu, penertiban tidak terlaksana. Padahal, pemasangan alat peraga tersebut sudah banyak yang melanggar aturan, serta mengganggu estetika dan etika. Sementara Satpol PP Karawang mandeg, tak ada gerakan untuk melakukan penertiban alat

peraga tersebut. Ketua Panwaslu Karawang, Asep Saefuddin Muksin, mengatakan, isi dalam alat peraga sosisalisasi paslongub di Karawang sudah merujuk ke arah kampanye. Dimana di dalamnya sudah terdapat beberapa unsur kampanye. Seperti, ada pasangan calon, ada ajakan untuk memilih salah satu calon serta ada foto : ega

Ke Halaman 11

Heaven Electronia Center

Siap Meriahkan Bazar KARAWANG - Tempat solusi berbelanja elektronik Heaven Electronic Center siap memamerkan barang elektronik pilihan keluarga di Karawang Central Plaza (KCP) mulai 8-10 Februari 2013 nanti. Promosi Departemen HEC Karawang Jon Kurniawan menjelaskan, dalam bazar tersebut HEC akan memperkenalkan banyak produk elektronik dari merk Sharp. Selain akan memamerkan barang elektronik dengan harga yang sangat murah, kesempatan itu juga konsumen akan berkesempatan mendapatkan souvenir menarik yang sudah disiapkan panitia. “Konsumen cukup membawa surat unfoto : ega

PAMER: Heaven siap meriahkan bazar elektronik.

Redaksi dan Iklan : Jl. Ir. H. Juanda No. 62 Karawang | Telp. 0267 8490864 | Fax : 0267 8490867

SATU ARAH: Polres Karawang tengah melakukan uji coba satu arah.

Dewi Nurhasanah

Kejar Masa Depan Mojang Cantik ini, harus membanting tulang untuk menafkahi diri dan adik – adiknya. Kini ia study di salahsatu Perguruan Tinggi di Purwakarta. Prinsif hidup gadis kuat ini, tidak mau ngeluh dan KO dengan kondisi hidup. “Setiap hari saya bekerja siang dan malam. Semua saya lakukan untuk menafkahi diri dan ibunda saya. Hidup itu untuk dijalani dan dinikmati tinggal angan – angan saja,” tuturnya seraya berkaca – kaca. Gadis berusia 20 tahun ini, tinggal di Kampung Sampih Rt 03 Rw 01 Desa Cibinong,

Jatiluhur Purwakarta. Ia telah menjadi korban broken home sejak masih balita. Tapi menurutnya, semua itu tidak akan menyurutkan semangngatnya untuk selalu berkarya dalam hidup. Mojang Purwakarta yang amat cantik dan tegar ini, sangat menyayangi ibunya. Menurut pengakuannya, tidak gengsi sedikitpun meskipun jadi korban Broken Home.” Semua ini menjadi pelajaran berharga buat saya. Kedepannya tatkala saya berumah tangga, tak ingin kejadian yang sama Ke Halaman 11

Dewi

Ke Halaman 11

website : http://www.faktakarawang.com


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.