
5 minute read
SDG10 Kurangi Ketidaksetaraan
sdg 1 0 Kurangi ketimpangan di dalam dan antar negara
• Secara progresif capai dan pertahankan pertumbuhan pendapatan dari 40% populasi terbawah. • Berdayakan dan dorong inklusi sosial, ekonomi dan politik bagi semua, tanpa memandang usia, jenis kelamin, disabilitas, ras, etnis, asal, agama atau ekonomi atau status lainnya. • Pastikan peluang yang sama dan kurangi ketimpangan hasil, termasuk dengan menghapus
Advertisement
UU, kebijakan dan praktik yang diskriminatif dan dorong UU, kebijakan dan tindakan yang sesuai dalam hal ini. • Adopsi kebijakan, terutama kebijakan fiskal, upah dan perlindungan sosial, dan secara progresif mencapai kesetaraan yang lebih besar. • Pastikan representasi dan suara yang meningkat untuk negara berkembang dalam pengambilan keputusan. • Fasilitasi migrasi dan mobilitas orang secara tertib, aman, teratur dan bertanggung jawab. • Terapkan prinsip perlakukan khusus dan berbeda untuk negara berkembang, khususnya negara kurang berkembangs.
Mayor Victoria Edmonds
Perwakilan Senior PBB di New York, ISJC
xfam, a UK‐based charity, the regulation and monitoring of the poorest countries – is asked O reported in 2010 that 388 of financial markets and to participate in this annual the richest people owned the institutions, as well as project to raise funds. That same wealth as half of the encouraging development money enables people with few world’s population – the poorest assistance and direct foreign financial resources to help half. When Oxfam reported in investment to regions where the themselves. 2014, the number of rich people need is greatest. Corruption and greed are had dropped to 80, and by 2015 Most of the specific targets of usually the root cause of why the number was down to 62 who SDG 10 ‐ a selection of which are there is inequality within and owned the same wealth as half shown at the top of the page ‐ among countries. The human the world’s population.1 use very complicated language. desire to look after oneself, Income inequality is on the We might think this has nothing rather than care about others, is rise, with the richest 10 per cent to do with us. Wrong! Every caused by our sinful nature. earning up to 40 per cent of total Christian needs to follow the Scripture addresses inequality, global income. The poorest 10 example of Jesus and care and in 1 John 2:16 we read: ‘For per cent earn only between two particularly for the poor. While everything in the world—the lust and seven per cent of total Jesus said, ‘The poor you will of the flesh, the lust of the eyes, global income. When taking into always have with you, but you and the pride of life—comes not account the population growth in will not always have me’ from the Father but from the developing countries, inequality (Matthew 26:11), he was not world.’ has increased by 11 per cent. giving us an excuse to do nothing As long as there is sin in this
Increasing inequality needs about poverty. world, reducing inequities within urgent action. But what can be We have the wonderful and among countries will be a done to help those who earn so opportunity through The problem. But the words of Jesus little? What policies will include Salvation Army Self‐Denial Fund remind us of a reality: ‘I have all people regardless of sex, race (World Services programme) to told you these things, so that in or ethnicity? Income inequality is help others who deal with me you may have peace. In this a complex global problem that inequity in many of the poorest world you will have trouble. But requires complex global places on earth. Every take heart! I have overcome the solutions. This involves improving Salvationist – even those living in world’ (John 16:33).
1 https://www.theguardian.com/business/2016/jan/18/richest‐62‐billionaires‐wealthy‐half‐world‐population‐combined
Apa yang Alkitab ajarkan?
• Nafsu mata adalah godaan melihat hal-hal yang seharusnya tidak kita lihat atau menginginkan hal-hal yang seharusnya tidak kita miliki. Dengan kata lain, yaitu mengarahkan pandangan kita pada sesuatu disertai keingingan dan hasrat, sebab hal itu berpotensi menjadi penyebab ketidaksetaraan. Sebaliknya, orang Kristen diperintahkan: ‘Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah.’ (Ibrani 12:2).
• Kita hidup di dunia yang mendambakan apa yang orang lain miliki – potensi penyebab ketidaksetaraan antar negara. Contoh nyata dari nafsu kedagingan ini adalah banyaknya perang yang terjadi selama bertahun-tahun – negara-negara menyerang negara lain untuk mendapatkan sumber daya mereka, seperti minyak dan mineral. Dalam Keluaran 20:17 kita membaca:
‘“Jangan mengingini ... apapun yang dipunyai sesamamu.”’
• Kesombongan hidup adalah godaan akan kebesaran atau kekuasaan yang mengambil alih kemampuan berpikir kita dan yang terlihat dalam ketidaksetaraan bangsa-bangsa. Kita diingatkan bahwa kesombongan dapat menguasai hidup orang dan, tak lama kemudian, menghancurkannya kecuali mereka terus-menerus menjaga hati di hadapan Tuhan. Kesombongan terlihat dalam beberapa cara: mulai dari keinginan untuk mendapat pujian atau kemuliaan untuk hal-hal yang dilakukan orang lain (atau Tuhan) hingga keinginan agar orang lain ‘menyembah’ atau menjunjung tinggi kita. Kadang kita ingin ‘membuat nama untuk diri sendiri’ atau merasa dihargai atau lebih penting dari orang lain. Terkadang kita ingin berada dalam posisi berkuasa atas orang lain sedemikian rupa untuk meningkatkan ego kita atau demi ‘hak membual’ (Yesus berkata bahwa mereka yang ingin menjadi besar harus menjadi pelayan terbesar – lihat Matius 20:25‐ 28). Amsal 4:25‐27 memerintahkan kita: ‘Biarlah matamu memadang terus ke depan dan tatapan matamu tetap ke muka. Tempuhlah jalan yang rata dan hendaklah tetap segala jalanmu. Janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, jauhkanlah kakimu dari kejahatan.’

APA yang seharusnya KITA DOAKAN?
• Orang yang menderita akibat ketidaksetaraan. Baik melalui kesempatan yang terbatas, percakapan dan sikap yang terisolasi atau kualitas hidup yang tidak terpenuhi, semoga mereka merasakan pengharapan dan tujuan.
• Sesama Kristen yang alami ketidaksetaraan, ketidakadilan & kemiskinan dalam hidup. Semoga iman mereka pada Kristus tetap kokoh meski hadapi tantangan. Semoga mereka yang saat ini belum kenal Tuhan temukan nilai mereka dalam Dia.
• Orang-orang di seluruh masyarakat dan di seluruh dunia yang bertindak tidak adil akibat prasangka dan sikap masyarakat.
Semoga keadaan berubah dan semua orang bekerja sama untuk mencapai kondisi terbaik untuk satu sama lain.
Apa yang dapat kita lakukan?
• Menjadi pendukung bagi mereka yang dirugikan karena ketidaksetaraan. Misalnya, adakan atau libatkan percakapan tentang kesenjangan gaji, sikap yang mendorong ketidaksetaraan, dan niatkan untuk melakukan pendekatan positif kepada mereka yang berbeda dari anda.
• Dukung inisiatif yang dirancang untuk mengurangi ketidaksetaraan dan memberikan dukungan praktis kepada mereka yang kurang beruntung. Misalnya, ikuti proyek yang mendukung tunawisma, orang miskin, minoritas, dan kelompok lainnya.