Haluan 4 Juni 2017

Page 1

Harian Umum

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat

11 MINGGU 4 JUNI 2017 9 RAMADAN 1438 H

EDISI: 220, TAHUN KE-69 Harga Eceran Rp3.750/Eks (Luar kota tambah ongkos kirim)

LEMBAH HARAU

12

TUTURAN

13

GABA GABA

14

SULAM EMAS

Bangkitkan Adrenalin SIAPA yang tidak mengenal Lembah Harau. Dinding-dinding lembah nan curam, begitu menantang untuk memuaskan hati para penggiat olahraga climbing. Pijatan dan lubang batu granit di sepanjang dinding dengan beragam bentuk, menjadi salah satu tantangan tersendiri para pemanjat tebing untuk membuat jalur sendiri. Ada jalur untuk pemula hingga professional.

HAL. 16

04.53 12.17 15.42 18.20 19.33

Sesungguhnya orang-orang yang kafir, harta benda dan anak-anak mereka, sedikitpun tidak dapat menolak (siksa) Allah dari mereka. Dan mereka itu adalah bahan bakar api neraka. (QS Al Imran 3:10)

Mutiara Ramadan

Ramadan dan Pemimpin yang Peduli Rakyat MERASA peduli dengan nasib sesama, ikut mendengarkan rintihan orang lain, memperhatikan nasib orang-orang melarat (fakir-kiskin) meruOleh: pakan sikap yang mesti tumbuh dalam diri seorang mukmin, setelah melaksanakan ibadah puasa Ramadhan. Itulah pertanda realisasi perintah Tuhan dalam al-Qur’an tentang pentingnya memelihara Hablum Minallah Wa Hablum Minan Nas H.SYAFRUDDIN NURDIN (Ali-Imran 112). Meningkatkan hubungan kasih sayang antara sesama makhluk (Hablum-Minan Nas), merupakan salah satu target yang harus dicapai dalam pelaksanaan ibadah puasa. Artinya, bagi setiap orang yang melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadhan mestilah tumbuh dan muncul dalam dirinya “perasaan kasih-sayang antar sesama”, “perasaan solidaritas sosial” dan rasa senasibsepenanggungan dengan saudaranya yang lain. Sikap seperti ini (Hablum-Minan Nas), oleh kaum muslimin biasanya direalisasikan menjelang Idul Fitri. Di mana kaum muslimin menunjukkan solidaritasnya terhadap fakirmiskin yang lemah dan melarat, dengan menunaikan zakat fitrah. Sehingga mereka dapat berhari raya dan ikut serta bergembira ria bersama-sama dengan kaum muslimin lainnya. Sikap yang mulia ini diharapkan dapat berlanjut sepanjang hari dan bahkan sepanjang masa, karena dengan memelihara dan melestarikan “perasaan kasih sayang antar sesama”, insya allah ukhuwah islamiyah di kalangan umat Islam bisa berjalan langgeng dan jurang pemisah antara golongan the have dan the have not secara berangsur-angsur dapat dikurangi.

>> RAMADAN : hal 07

KEMBALI MELAUT — Nelayan Muaro Lasak kembali ke muara setelah pulang dari melaut, Jumat (2/6). Setelah beberapa hari lalu cuaca buruk melanda kota Padang kini nelayan sudah bisa kembali melaut. HUDA PUTRA

SEBAGIAN WARGA SOLOK ABAIKAN POLEMIK PERSEKUSI

DKI Siap Tampung Fiera JAKARTA, HALUAN — Polemik persikusi terus berlanjut. Para korban mendapat ruang perlindungan dari penguasa. Sementara, pihak-pihak yang disudutkan oleh korban persikusi tersebut tak diproses.

Soal perlindungan ini, Jakarta paling responsive, terutama terhadap dokter Fiera yang sejak beberapa waktu lalu sudah meninggalkan Sumbar. Plt Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan Pemprov DKI siap memberikan bantuan perlindungan bagi korban persekusi. Djarot juga bersedia membantu dokter Fiera Lovita, warga Solok, Sumbar yang diduga diintimidasi, pindah kerja ke DKI.

“Kalau misalnya dia (dokter Fiera) merasa nggak aman, ya ajukan pindah ke DKI,” kata Djarot di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (2/6). Djarot mengaku sudah mengkomunikasikan ide tersebut kepada Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Agus Suradika. Dia ingin agar dokter Fiera bisa dibantu oleh Pemprov DKI.

PENDAPATAN PERKAPITA SUMBAR RENDAH

“Saya tadi bilang sama Pak Suradika, bantu saja,” ujar Djarot. Hal ini tentunya akan dikoordinasikan terlebih dahulu dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Kesehatan. “Iya, tetep koordinasi sama BKN dong, sama Kementerian Kesehatan. It’s okay, nggak ada masalah,” katanya.

>> DKI : hal 07

Panggung

Pemerintah Diminta Ambil Langkah PADANG,HALUAN — Pendapatan perkapita Sumbar berada di bawah rata-rata nasional dan berada pada angka paling bawah dibanding provinsi lain, Fraksi Golkar DPRD Sumbar meradang. Fraksi Golkar DPRD Sumbar berpandangan saat pendapatan perkapita masih rendah sama halnya upaya

peningkatan kesejahteraan masyarakat yang dilakukan pemerintah daerah masih jauh dari kata berhasil. Berdasarkan data Bank Indonesia Perwakilan Sumbar, pendapatan per kapita Sumbar pada 2016 berada di bawah nasional yang sebesar Rp47,96 juta. Pada tahun yang sama, ternyata pendapatan perkapita

Sumbar Rp37,21 juta per tahun. Di Sumatera, pendapatan per kapita Sumbar di bawah Jambi (Rp49,64 juta), Sumatra Utara (Rp44,56 juta), Sumatra Selatan (Rp43,55 juta), Bangka Belitung (Rp46,46 juta), dan Riau (Rp104,96 juta).

>> PEMERINTAH : hal 07

DPRD: Carikan Solusi untuk Nelayan Bagan PADANG,HALUAN — Komisi II DPRD Sumbar terus mendorong pemerintah provinsi (pemprov) mencarikan solusi atas kelangsungan nasib nelayan kapal bagan. Hal tadi karena belum direvisinya Permen nomor 71 tahun 2016

oleh pemerintah pusat. Terkait ini, Peraturan Menteri (Permen) Kelautan dan Perikanan Nomor 71 Tahun 2016 menyebutkan, seluruh nelayan kapal bagan telah dilarang untuk melaut. Sebab, penggunaan kapal bagan dikua-

tirkan akan merusak terumbu karang yang selama ini ada. Dikarenakan peraturan tadi ribuan nelayan Sumbar terancam kehilangan mata pencaharian sejak peraturan ini keluar. >> DPRD : hal 07

PARA personil Blondi berfoto bersama dalam sebuah kesempatan usai latihan. IST

BLONDI

Siapkan Single Pertama BLONDI salah satu grup musik asal Kota Padang yang berdiri awal 2017 lalu tengah disibukkan dengan persiapan single pertama. “Kalau tak ada halangan InsyaAllah single pertama akan relis setelah lebaran mendatang,”

ujar drummer Blondi, Faiz kepada Haluan, pekan kemarin. Sedikit bocoran dari Blondi, menurut Faiz single pertama yang tengah disiapkan akan kental dengan nuansa pop jazz.

>> SIAPKAN : hal 07

MUTIA, SI PENGGUNA JERSEY SEMEN PADANG DI PRANCIS

Calon Doktor Fisika Plasma itu Jadi Viral di Medsos

L

Pencarian-pun dilakukan oleh banyak fans hingga akhirnya menemukan satu nama, Mutia Meireni. Pada laga itu, Mutia yang berjilbab hitam mengenakan jersey home Semen Padang, merah. Sambil menenteng kamera, ia tampak fokus memperhatikan pertandingan yang juga diisi dua pemain yang berasal dari pembinaan sepakbola di Padang, yakni M Iqbal (Nomor Punggung 6) dan Firza Andika (29). Haluan mencoba melakukan konfirmasi kepada Mutia.

aga Perdana Timnas U-19 di ajang Toulon Tournamen di Prancis menjadi sorotan banyak pecinta bola di negeri ini. Kala itu, Timnas besutan Indra Syafri tampil gemilang kala menghadapi tim besar Brazil U-20 di Stadion d’Honneur, Salon de Provence, Rabu (31/5) atau Kamis (1/6) dini hari WIB. Tapi, ada cerita lain di balik gemilangnya M.Iqbal Cs di laga bergengsi itu Dari 2x 40 menit laga, tiba-tiba, sorot kamera mengarah ke fans Indonesia yang mengenakan jersey Semen Padang FC. Sontak, jagad media sosial, khususnya grup fans Semen Padang FC kaget. Dari catatan waktu, kamera

www.harianhaluan.com www.harianhaluan.com

Laporan RAKHMATUL AKBAR mengarah ke si fans di menit 75-76. Kendati sesaat, namun, mengguggah rasa penasaran. Siapa dia?

MUTIA (kiri) berfoto dengan coach Indra Sjafri usai laga di Stadion d’Honneur, Salon de Provence, Prancis. IST Redaktur: Rakhmatul Akbar

>> CALON : hal 07 Layouter: Luther


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.