Haluan 06 Oktober 2017

Page 1

Harian Umum

Mencerdaskan Kehidupan Masyarakat JUMAT,

6 Oktober 2017 / 16 Muharram 1439 H / Edisi: 005, Tahun ke-70 / Harga Eceran Rp3.750/Eks (Luar kota tambah ongkos kirim)

Kasus Mandeh Dikoordinasikan ke Kejagung

HUT TNI – Defile pasukan saat peringatan HUT ke-72 Tentara Nasional Indonesia di Dermaga Indah Kiat, Cilegon, Banten, Kamis (5/10). Peringatan HUT TNI ini TNI dimeriahkan latihan gabungan dengan menggunakan alutsista andalan dari masing-masing matra TNI, Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara. IST

Sesungguhnya Kami menghidupkan dan mematikan dan hanya kepada Kami-lah tempat kembali (semua makhluk). (QS Kaaf ayat 43) SUBUH ZUHUR ASHAR MAGRIB ISYA

04.50 12.10 15.14 18.14 19.22

WIB WIB WIB WIB WIB

PADANG, HALUAN — Penyidik Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Ditjen Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melakukan koordinasi dengan Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait penanganan kasus perusakan Mandeh. Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) dalam kasus ini, telah dikeluarkan sejak pertengahan September lalu. Direktur Penegakan Hukum Pidana, Direktorat Jenderal Penegakan Hukum (Ditjen Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHKH), Muhammad Yunus menyebutkan, pihaknya menemukan indikasi dan bukti kuat adanya perusakan hutan secara sengaja untuk kepentingan bisnis oleh Wakil Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar. “Sekarang masih dilakukan pendalaman sejauh mana izin yang dikantongi oleh Wakil Bupati Pessel itu. Kenapa dia bisa membabat hutan lindung. Kita juga

JIKA sudah lengkap semuanya, nanti kasus ini dilimpahkan ke Kejagung. Pelimpahan ke Kejagung sesuai dengan aturan main yang berlaku” MUHAMMAD YUNUS Direktur Penegakan Hukum Pidana Ditjen GakkumKLHKH.

berkoordinasi dengan Kejagung dan pihak kepolisian,” terang Yunus, Kamis (5/10) malam. Yunus mengatakan, jika seluruh berkas sudah lengkap, kasus ini akan dilimpahkan ke Kejagung. “Jika sudah lengkap semuanya, nanti kasus ini dilimpahkan ke Kejagung. Pelimpahan ke Kejagung sesuai dengan aturan main yang berlaku. Penanganan kementerian,

tentu pelimpahan ke Kejagung,” kata Yunus. Dengan bukti yang dimiliki itu, penyidik akhirnya mengeluarkan Sprindik. Dalam Sprindik disebutkan, penyidikan perusakan Kawasan Wisata Terpadu (KWT) Mandeh dimulai pada 15 September 2017 karena diduga melanggar Pasal 98 dan Pasal 109, Udang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Dalam sprindik tertulis Rusma Yul Anwar telah melakukan usaha atau kegiatan yang tidak memiliki izin lingkungan di Mandeh. “Karena ada bukti, kami mengeluarkan sprindik terkait kasus ini,” katanya. Ditanya lebih jauh soal pernyataan Direktur Jenderal Gakkum LHKH, Rasio Ridho Sani soal status tersangka Rusma Yul Anwar, Yunus tidak mau menjawab detail. “Saya

>> KASUS hal 07

Panglima: Jangan Ragukan Kesetiaan TNI JAKARTA, HALUAN — Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menegaskan bahwa TNI akan selalu setia terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan UUD 1945 dan Pancasila. Gatot mengatakan, prajurit juga akan selalu menjunjung tinggi

sumpah prajurit. Hal itu diungkapkan Gatot Nurmantyo saat berpidato pada upacara peringatan HUT ke-72 TNI, di Dermaga PT Indah Kiat, Cilegon, Banten, Kamis (5/10/2017), yang dihadiri oleh Presiden Joko Widodo. “Sebagai Panglima, mewakili selu-

BRIAN LANJUTKAN PENDIDIKAN KE AMERIKA

ruh prajurit di Tanah Air, izinkan saya tegaskan kembali sekali lagi bahwa sampai kapan pun TNI akan setia dan menjunjung tinggi sumpah prajurit yang tadi disampaikan Bapak Presiden. Kesetiaan pada NKRI yang berdasarkan UUD 1945 dan Pancasila adalah sendi

utama yang melekat erat pada setiap jiwa dan raga prajurit TNI,” tegas Gatot. Gatot mengatakan, politik TNI adalah politik negara. Menurut Gatot, politik negara merupakan politik yang

>> PANGLIMA: hal 07

BASKO MENJAWAB SEGALA TUDUHAN

Zaynul Didapuk Jadi GM Basko Hotel ‘Mana Mungkin Saya Menyewa Tanah Saya Sendiri’

PADANG, HALUAN — Manajemen Primer Basko Hotel melakukan pergantian General Manager (GM), Kamis (5/10). Bertempat di lantai enam Basko Hotel, Zaynul Arifin didapuk menggantikan Br i an Putra Bastara.

Brian diberi amanah menjabat sebagai Direktur Utama PT Basko Minang Plaza. Brian yang merupakan putera Basrizal Koto, juga akan melanjutkan pendidikannya ke luar negeri. Dalam serah terima jabatan, tampak hadir Zico Basko selaku Komi-

saris Basko Grup, Nando Basko, GM Basko Grand Mall Robby Wiryawan, Pemimpin Umum Haluan Zul Effendi, Pemimpin Perusahaan Haluan David Ramadian, serta jajaran

>> ZAYNUL hal 07

SERAH terima jabatan wewenang, dan tanggung jawab General Manager Hotel Basko yang semula diemban oleh Brian Putra Basko kepada Zaynul Arifin, Kamis (5/10). Brian diberi amanah menjabat sebagai Direktur Utama PT Basko Minang Plaza dan akan melanjutkan pendidikannya ke luar negeri. HUDA PUTRA

PADANG, HALUAN — Pemilik Basko Group H. Basrizal Koto menegaskan, ia tak pernah melakukan perjanjian sewa-menyewa tanah dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Adapun tanah tempat berdirinya perusahaan PT Basko Minang Plaza (BMP) dan Basko Hotel merupakan tanah yang ia beli pada 1991 dari Johan Makmur, atas saran Gubernur Sumbar, Wali Kota Padang, dan Camat Padang Utara saat itu. Keterangan itu disampaikan Basko di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Padang yang diketuai Sutedjo dengan anggota Agnes serta R Ari Muladi, pada sidang pemeriksaan dirinya sebagai terdakwa kasus

H BASRIZAL KOTO didampingi penasehat hukum memperhatikan dokumen yang diperlihatkan jaksa di depan majelis hakim Pengadilan

>> ‘MANA hal 07 Negeri Padang, Kamis (5/10). IST

Curhat Basko Soal Laporan yang Dipetieskan

P

EMILIK Basko Group H. Basrizal Koto memberikan keterangan dalam sidang. Di depan majelis hakim, Basko mengutarakan ketidakadilan yang di rasakan. Hal itu terkait laporannya soal perusakan aset dan tentang penghinaan dan pemalsuan surat dan tanda tangan yang diduga dilakukan pihak PT KAI. yang dilaporkan ke pihak kepolisian. Laporan itu sampai sekarang tidak pernah ditanggapi. Padahal, sejumlah

www.harianhaluan.com

Redaktur: BHENZ MAHARAJO

bukti sudah diserahkan kepada polisi. Baik Polresta Padang atau Polda Sumbar. Basko merasa, ada pihakpihak yang membangun opini, bahwa semua tanah yang ada di Basko Hotel dan Basko Grand Mall itu adalah tanah PT KAI. Seakan, apa yang ia lakukan, semuanya merupakan sebuah pelanggaran dan kesalahan. Basko pun merasa ada ketidakadilan yang ia terima dalam hal ini. Basko juga menceritakan

>> CURHAT hal 19 Layouter: IRV@ND


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.