Haluan 08 September 2011

Page 1

EDISI : 119 TAHUN LXIII

KAMIS 8 SEPTEMBER 2011 M / 9 SYAWAL 1432 H

HARGA ECERAN

Rp2500

HARI INI TERBIT 24 HALAMAN

SEJARAH MENCATAT, HALUAN TERBIT SEJAK 1948 DAN MENJADI TUAN RUMAH DI NEGERI SENDIRI

KASUS PEMELIHARAAN JALAN

Dan jika seorang diantara orang-orang musyrikin itu meminta perlindungan kepadamu, maka lindungilah ia supaya ia sempat mendengar firman Allah, kemudian antarkanlah ia ketempat yang aman baginya. Demikian itu disebabkan mereka kaum yang tidak mengetahui. (QS At Taubah 9:6)

SUBUH ZUHUR ASHAR MAGHRIB ISYA

04.55 12.16 15.25 18.19 19.28

Wabup Agam Nyatakan Dirinya tak Bersalah

WIB WIB WIB WIB WIB

http://www.pkpu.or.id

UMAR

PADANG, HALUAN — Wakil Bupati Agam Umar, terdakwa dugaan penyelewengan dana pemeliharaan jalan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Agam tahun 2008, mengatakan, dirinya tidak bersalah.

Alasannya, setelah dilakukan audit oleh Inspektorat pada 13 Januari lalu, ia telah mengembalikan uang pemeliharaan jalan yang dipinjamnya sebesar Rp347 juta. Demikian disampaikan Umar

saat membacakan pembelaan atas tuntutan yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Ardi dan Quarta, pada sidang sebelumnya. JPU menuntut terdakwa dua tahun penjara dan denda Rp100 juta,

subsider lima bulan kurungan. Terdakwa menjelaskan, penyetoran uang tersebut dilakukan dalam tiga tahap. Bersambung ke Halaman 11

REFLEKSI

KASUS MUNIR — Sejumlah personil Kepolisian berusaha membubarkan aksi duduk dari sejumlah aktivis pejuang Hak Asasi Manusia (HAM) saat menggelar aksi unjuk rasa mengenang tujuh tahun wafatnya aktivis pejuang HAM Munir di depan Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (7/9). Mereka menuntut dan menagih janji Presiden Yudhoyono yang akan menuntaskan kasus Munir.

Kemiskinan dan Kepedulian Orang Rantau OLEH: UNDRI SEKARANG ini kita tidak dapat menafikan bahwa orang miskin mengurita jua di negeri yang konon kaya akan sumber daya alamnya dan brilian akan keintelektualan orangnya. Berdasarkan data statistik, di Sumatera Barat saja jumlahnya sekitar 9 % dari jumlah penduduknya. Walaupun upaya untuk memberantas penyakit yang sering menghingapi negara sedang berkembang ini sudah berpuluh jurus dimainkan. Namun keampuahannya belum jua membuahkan hasil. Belakangkan ini kita kenal program atau proyek seperti program KUR, ada bantuan bibit ikan ternak, coklat dan program satu ekor satu petani-program andalan pemerintah daerah Sumatera Barat dibawah kepemimpinan Irwan Prayitono dan Muslim Kasim saat sekarang ini.

Bersambung ke Halaman 11

ANTARA

BANTUAN GEMPA UNTUK RUMAH IBADAH

Sisa Dana Diserahkan Akhir 2011 DANA bantuan gempa untuk rumah ibadah di Sumb ar masih bersisa Rp8,6 miliar. Dana ini akan dimasukkan ke dalam APBD Perubahan dan diserahkan akhir 2011.

PADANG, HALUAN — Bantuan gempa untuk rumah ibadah yang masih tersisa dan belum sempat diserahkan pada akhir tahun anggaran 2010 lalu, akan dibagikan akhir tahun ini. Jumlahnya sekitar Rp8,6 miliar. Masjid, musala,

surau, gereja dan rumah ibadah lainnya yang sudah terdaftar tetap akan menerima bantuan tersebut, setelah dianggarkan kembali pada perubahan APBD Sumbar 2011. Kepala Dinas Pengelolaan

Keuangan Daerah (DPKD) Sumbar Zul Evi Astar dan Kepala Biro Bina Sosial Setdaprov Sumbar Abdul Gafar yang dihubungi Haluan secara terpisah Rabu (7/9), di Padang menjelaskan, dana bantuan gempa untuk rumah ibadah ini sudah dianggarkan dalam perubahan APBD Sumbar 2010, berasal dari bantuan dan sumbangan pihak ketiga untuk gempa Sumbar 2009. Bersambung ke Halaman 11

KASUS SUAP WISMA ATLET

ILHAM YUSARDI

MUHAMMAD Rifki, bocah 6 tahun terbaring di rumahnya. Butuh bantuan untuk pengobatan penyakitnya.

Bola Mata Rifki Makin Tabudua MUHAMMAD Rifki, bocah 6 tahun yang terlahir dari ibu Santi dan ayah Syafri, warga warga dusun Tabek Anduang Jorong Tanjuang Aro Nagari Sikabu-kabu Padangpanjang, Kabupaten Limapuluh Kota hanya bisa terbaring tak berdaya dipembaringan. Kian hari, kedua bola mata bocah ini terus membesar dan gatal-gatal. Bagi orang tuanya, Syafri maupun Santi, penyakit anak tercintanya adalah sebuah misteri dan sungguh di luar pengetahuannya. Akibat penyakit tersebut, anak dari keluarga tidak mampu ini hanya banyak menghabiskan waktunya di tempat tidur. Apalah daya, orang tuanya tidak punya biaya untuk membawa anaknya ke rumah sakit. ”Dulu memang pernah kami bawa ke dokter. Tapi sayang dokter tidak bisa menjelaskan penyakit anak saya. Setelah itu saya bawa saja ke dukun kampung,” tutur Syafri

Bersambung ke Halaman 11

Rosa Dituntut Lebih Berat

ANTARA

TERDAKWA suap pembangunan Wisma Atlet Palembang, Mindo Rosalina Manulang usai sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu (7/9). Rosa dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum 4 tahun penjara serta pidana denda sebesar Rp200 juta subsider enam bulan kurungan.

JAKARTA, HALUAN — Mantan Direktur Pemasaran PT Anak Negeri, Mindo Rosalina Manulang

alias Rosa yang menjadi terdakwa korupsi terkait pembangunan wisma atlet di Palembang dituntut

empat tahun penjara. Sedangkan Manager Marketing PT Duta Graha Indah, Mohammad El Idris El Idris hanya dituntut tiga setengah tahun penjara. Selain itu, Jaksa penuntut umum (JPU) dalam persidangan di Pengadilan Khusus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu (7/9) juga menuntut Rosa membayar denda Rp200 juta subsidair enam bulan kurungan. Rosa dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi. Jaksa menyebutkan bahwa hal yang memberatkan terdakwa yang merupakan mantan anak buah Muhammad Nazaruddin ini adalah tidak mendukung program pemerintah dalam upaya memberantas korupsi di tanah air. Selian itu terdakwa juga tidak mendukung berjalannya reformasi birokrasi dalam pengadaan barang dan jasa. Bersambung ke Halaman 11

Mutasi di Pemprov Segera Bergulir

PADANG, HALUAN — Dalam waktu dekat, gerbong mutasi, rotasi dan promosi kembali akan bergulir di lingkungan Pemprov Sumbar, terutama untuk mengisi sejumlah posisi kosong yang ditinggal pejabatnya karena pensiun. Nama-nama pejabat yang akan mengisi jabatan tersebut, sudah diusulkan oleh sejumlah SKPD terkait. Diantara posisi kosong itu adalah jabatan Asisten I Bidang Pemerintahan Setdaprov Sumbar. Jabatan ini dipercayakan pada pelaksana tugas Asnol Amri yang juga menjabat sebagai Staf Ahli Gubernur. Terhitung 1 September kemarin, Asnol Amri memasuki masa pensiun. Gubernur Sumbar Irwan Prayitno yang dihubungi Haluan di Padang, kekosongan ini segera akan diisi. “Jabatan yang kosong itu segera kita isi dengan menempatkan pejabat defenitif, karena ini erat kaitannya dengan penyelenggaraan pemerintahan daerah,” terang Irwan Prayitno. Dikatakan, proses mutasi, rotasi dan promosi di lingkungan pemprov Sumbar tengah berlangsung. Tahapan prosesnya kini berada di Sekdaprov Sumbar. Sekdaprov Sumbar Ali Asmar yang dihubungi terpisah mengatakan, rencana mutasi, promosi dan rotasi tak hanya untuk mengisi posisi asisten I dan staf ahli yang ditinggal pejabatnya yang pensiun, tetapi juga untuk mengisi posisi lainnya di SKPD yang membutuhkan. Bersambung ke Halaman 11

Daya Saing Indonesia Turun

JAKARTA, HALUAN — Pe- laporan WEF. ringkat daya saing Indonesia Survei lembaga tersebut juga versi Forum Ekonomi Dunia menyebutkan suplai listrik juga (WEF) turun dua tingkat pada masih tidak dapat diandalkan. 2011-2012 menjadi 46 dari 44 Laporan itu juga menyebutkan dari 144 negara pada bahwa penilaian 2010-2011. Hal ini institusi publik di membuat peringkat Indonesia mengalami Daya Saing daya saing Indonesia penurunan. jauh di bawah negara Pelaku bisnis yang tetangga Malaysia, disurvei juga menyaSingapura dan bahkan takan bahwa korupsi Brunei Darussalam. dan penyuapan Peringkat daya saing Malay- menjadi masalah yang pelik sia naik dari 26 menjadi 21, dalam melakukan bisnis di dan Singapura yang naik dari Indonesia. Faktor keamanan 3 menjadi peringkat 2. Brunei juga menjadi hal yang menjadi Darussalam menempati posisi perhatian para pelaku bisnis. 28 atau naik dari posisi sebe- Bahkan mereka menilai faktor lumnya yang hanya 32. Semen- keamanan kembali ke level tara itu, Thailand meski pering- tahun 2005. katnya turun namun masih Hal itu diakui oleh Menko berada di atas Indonesia. Perekonomian Hatta Rajasa. Thailand sekarang di posisi 38 Ia menilai, penurunan peringkat atau turun dari posisi sebe- Indonesia terjadi karena jeleklumnya 26. nya sistem birokrasi, kepastian Menurut laporan WEF hukum, dan sarana infrastruktur untuk daya saing global 2011, di Indonesia. penurunan peringkat Indonesia “Kita terus terang saja, kita dipengaruhi masalah infra- sudah antisipasi, dari 9 kemusturktur dan pasokan listrik. dahan berusaha di tanah air kita “Kualitas pelabuhan meng- rangking yang paling menjadi khawatirkan dan tidak menunjukkan perbaikan,” demikian Bersambung ke Halaman 11


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Issuu converts static files into: digital portfolios, online yearbooks, online catalogs, digital photo albums and more. Sign up and create your flipbook.